@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Gugatan PEROKOK ke SAmPOERNA

2 Comments

perokok.jpgFaisal Amri Nasution (30), seorang perokok menggugat PT Hanjaya Mandala Sampoerna setelah mengalami menggigil, lemas, kepala pusing, mual-mual, dada bagian kiri terasa sakit serta paru-parunya sesak yang mengakibatkannya sulit bernapas.Ia mengaku, segala kondisi itu terjadi setelah mengkonsumsi 7 batang rokok kretek Sampoerna A Mild pada 20 Desember 2004. Nilai gugatannya tak tanggung-tanggung, Rp1,375 miliar untuk kerugian materiil, dan Rp2 miliar sebagai denda yang harus dibayarkan Sampoerna kepadanya.

Kronologisnya, bermula ketika Faisal membeli satu bungkus rokok kretek Sampoerna A Mild di Supermarket Lion Superindo di Jalan Pemuda Kav 3 Rawamangun, Jakarta Timur pada 20 Desember 2004. Pada saat ia hendak mengkonsumsi rokok tersebut, ada kejanggalan yang didapati. Rasa, aroma maupun asap sisa pembakarannya aneh. Ada percikan api serta asap berwarna biru.

Faisal, perokok aktif yang telah 5 tahun mengkonsumsi Sampoerna A Mild itu mengalami gejala-gejala yang akhirnya membuat ia mengalami susah bernapas. Gejala itu dialami setelah menghisap 7 batang rokok. Akhirnya, Faisal dilarikan ke UGD RS Persahabatan Rawamangun, dan mendapatkan pertolongan darurat.

Selain itu, ia diminta menjalani pemeriksaan medis berupa pemeriksaan darah, paru-paru dan jantung. Dari hasil pemeriksaan tersebut, ia mengalami kendala kesehatan yang diduga kuat sebagai akibat dari mengkonsumsi rokok produk Sampoerna tersebut.

Faisal kemudian menemukan bahwa rokok yang dikonsumsinya menyimpan cacat produksi (defect) yaitu terdapatnya benda asing yang menempel di rokok berupa benang berbahan plastik pada filter rokok. Hal inilah yang mendasari Faisal mengajukan gugatan kepada Sampoerna karena diduga telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) sebagaimana dimaksud pasal 1365 KUHP yang telah menimbulkan kerugian bagi Penggugat berupa gangguan kesehatan.

PMH tersebut merupakan kelalaian yang sesuai dengan ketentuan dalam UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Kasus gugatan perdata ini, tengah diproses di PN Jakarta Selatan. Rabu (26/3) ini, sidang menghadirkan dua saksi yang diajukan pihak kuasa hukum Sampoerna. Kedua saksi tersebut adalah Imron Hamzah (dari Bagian Processing Sampoerna) dan dr. Irwan Hananto (Dokter Paru-paru dari RS Husada, Jakarta). (ING)

Source: Kompas

Image: http://www.papuaweb.org/gb/foto/kawai/06l.html

About these ads

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building also as photografer. Please visit; http://dedidwitagama.wordpress.com, http://trainerkita.wordpress.com and http://fotodedi.wordpress.com

2 thoughts on “Gugatan PEROKOK ke SAmPOERNA

  1. wew……
    saya sering dapat begitu tuh, mas…
    tapi gak pernah sih, separah itu. paling cuma mual dan pusing-pusing.
    Rencana mau berhenti merokok, tapi gak bisa-bisa :<
    Rp1,375 miliar untuk kerugian materiil, dan Rp2 miliar sebagai denda
    wew…..

    jangan2 sengaja cri duit tuh!!!!

    semoga bisa segera berhenti merokok … peristiwa ini bagus juga untuk pembelajaran … counter iklan rokok yang menggila :(

  2. Pak guru, ijinkan saya untuk mengambil gambar perokok di atas dan saya tampilkan untuk satu artikel di man1bojonegoro.com Thanks.

    Maaf, itu bukan foto Saya … search dari Google … matur nuwun sampun mampir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 15,752 other followers