One thought on “SMK Negeri 36 Jakarta diliput HARIAN POSKOTA”
saya salut dengan SMKN 36 untuk penerimaan siswa baru tidak memungut uang pangkal, tidak seperti SMAN 95 jakarta barat memungut uang pangkal seenaknya sendiri tanpa persetujuan sama para orang tua murid, meminta Rp.3.250.000,- belum termasuk buku2 paket, belum termasuk seragam dan belum termasuk SPP, dan belum termasuk uang OSIS, sebetulnya hal ini termasuk pungli, karena hal ini sudah dilarang sama pemerintah tapi kelihatannya larangan itu tidak diselepelekan saja. cukup sekian uneg uneg saya yang selama ini tidak menemukan jalan keluarnya, orang tua murid. sumarsono
saya salut dengan SMKN 36 untuk penerimaan siswa baru tidak memungut uang pangkal, tidak seperti SMAN 95 jakarta barat memungut uang pangkal seenaknya sendiri tanpa persetujuan sama para orang tua murid, meminta Rp.3.250.000,- belum termasuk buku2 paket, belum termasuk seragam dan belum termasuk SPP, dan belum termasuk uang OSIS, sebetulnya hal ini termasuk pungli, karena hal ini sudah dilarang sama pemerintah tapi kelihatannya larangan itu tidak diselepelekan saja. cukup sekian uneg uneg saya yang selama ini tidak menemukan jalan keluarnya, orang tua murid. sumarsono