@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Hadiah 99 Guru Teladan SD Terpencil = Gaji Ke-13 Presiden, Penghargaan atau ?????

1 Comment

DIEMOH DAN DINANTI

Di Negeri Pak Besut secara rutin tiap tahun diadakan pemilihan Lurah, Dokter, Mahasiswa, hingga Guru Teladan. acara itu berlangsung berpuluh tahun sudah, entah kenapa kegiatan itu kini makin sepi peminat. Para Lurah, Dokter, Mahasiswa, hingga Guru pada lomba yang seharusnya jadi gensi, … kenapa?

Salah satu faktor penyebabnya tersingkap kemarin, pertama; Negeri Pak Besut tak terlalu peduli dengan warga teladan dan tak memberi hadiah yang layak sampai-sampai Presidennya memberikan Gaji ke-13 untuk dibagi ke-99 Guru Teladan SD. Ini pasti dilakukan karena presidennya menilai penghargaan untuk warga teladan itu belum cukup.

Kenapa tidak dikucurkan dana yang cukup untuk mengapresiasi warga teladan? … padahal setiap tahun para teladan itu mengunjungi Gedung Wakil Rakyat yang Terhormat dan ikut sidang tahunan di gedung yang dipilox penduduknya yang aktor beken itu. Rupanya para pemenang Pemilu itu tak ingat dengan warga teladan negeri karena sibuk saling gontok perebutkan pengajuan anggaran yang dianggap lebih penting dan strategis. Itu faktor penyebab yang kedua.

Kalo memang tak penting dan strategis kenapa diadakan? janganlah presiden negeri bersedih tak bisa nikmati gaji ketiga belasnya.

Apakah faktor penyebab ketiga dan seterusnya? Saya mengundang pembaca dan penduduk negeri yang pernah ikut pemilihan itu untuk sharring pendapat, selamat bersiap berbuka puasa.

About these ads

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building also as photografer. Please visit; http://dedidwitagama.wordpress.com, http://trainerkita.wordpress.com and http://fotodedi.wordpress.com

One thought on “Hadiah 99 Guru Teladan SD Terpencil = Gaji Ke-13 Presiden, Penghargaan atau ?????

  1. sungguh disayangkan yang namanya guru teladan SD terpencil tidak pernah nyampe beritanya.kalau tunjangan terpencil nyampe beritanya,soal -soalnya banyak oknum mau mencari untungnya dengan dalih pemotongan administrasi, seperti halnya SD daerah sulit Kabupaten Karangasem Bali banyak guru tidak dilaporkan bertugas di SD daerah sulit sehingga tunjangan mubasir kembali ke kas negara dengan cara itu bisa ditekan uang pelicinnya.Kami terpaksa berbagi tunjangan dengan cara, Guru ada 14 orang yang datang cuma 4 orang terpaksa dibagi ber -14 orang jadi cape deh,mohon direalisasi .terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 16,380 other followers