Dipandang sangat baik, sehingga tak sedikit guru yang menjadi pengurus RT, RW, Lurah, Ulama, Anggota DPRD, DPR, Bupati, Walikota, hingga Wakil Presiden … banyak sekali guru yang jadi tokoh masyarakat.
Anda perhatikan … apa kesamaan dari mereka?
Mereka tak hanya rajin ke sekolah, bekerja baik di sekolah …. tapi mereka juga rajin datang ke pertemuan-pertemuan RT, RW, Lurah, Pengajian, Gereja, dll … mereka rajin menyampaikan ide atau pemikiran …. yang saat berbicara guru lebih baik karena terbiasa bicara di kelas … sehingga masyarakat merasa membutuhkan guru untuk berperan di lingkungannya.
Perhatikan saat PEMILU, PILKADA atau peristiwa-peristiwa besar di masyarakat …. umumnya ada guru yang menjadi panitia.
Guru yang tak punya peran di Sekolah, jarang dilibatkan di kegiatan sekolah atau Dinas Pendidikan wilayahnya biasanya di masyarakat tidak punya peran, dan hanya menjadi pengikut saja.
Selamat pagi pembaca, Anda guru? masih jadi masyarakat biasa …. banyak peluang untuk bisa lebih sukses dalam hidup …. berbuatlah sedikit lebih baik disetiap kerja yang Anda lakukan
Betul saur Bapak Narasumber!
sebagaimana Orang bijak berkata tenteng Guru” Guru Bisa Jadi apa saja,tetapi
apa saja belum tentu bisa jadi Guru”.
Apalagi Guru yg sudah menjadi Pendidik Profesinal yg bersertifikasi tentu lebih bisa jadi Apa saja!
Kata-kata yg harus diwaspadai adalah’Guru bisa apa? atau ‘Apa guru bisa’
asik banget da ah! salam sukses selalu for kita semua!
komentar yang menggairahkan … lebih heboh dari postingnya …. nuhun pisan kang
sy sebagai orang swasta melihat animo masyarakat tuk jd guru semakin meningkat, tp sy melihat juga animo itu tdk dbarengi profesionalisme dan kualitas yg sepadan,……
betul to … seperti di dunia kerjamu … ada sebagian mekanik yang profesional dan terus kembangkan diri …. guru juga gitu, sebagian ada yang serius ngajar dan tingkatkan kualitas diri … trm ksh kommennya … ditunggu terus ya …