Tahun 1908, 1928
Sekolah atau Kampus berhasil tumbuhkan Nasionalisme
Tahun 1945
Partai-partai hembuskan Nasionalisme hasilkan Kemerdekaan
Sejak itu hingga kini Nasionalisme Indonesia terasa tersungkur
oleh PKI yang makin tak jelas juntrungannya
gelombang reformasi juga makin menjauhkan Nasionalisme
eforia demokratisasi, kekuasaan parta politik
makin mengenyahkan Nasionalisme
Kasus Jaksa tertangkap tangan saat disuap
peyuapnya hidup mewah dipenjara
polisi bermain mata sudah biasa
hakim dipenjara tak sedikit
makin kaburkan Nasionalisme negeri
Idealisme penduduk negeri
tercurah pada materi
Sekolah tak mampu tanamkan Nasionalisme
makin banyak lahirkan alumni
yang senang melanggar aturan lalu lintas,
tak suka antri, suka nyogok, gemar korupsi,
…….
Hari ini
ada rasa asing yang sangat tak biasa mendesak dihati
perasaan Nasionalisme kembali menggelora
beramai-ramaia kenakan garuda di dada
dengan warna kebesaran merah putih
lupakan suka, enyahkan duka
bersatu mendukung Tim Nasional Sepak bola
tua, muda, kaya, miskin, pembesar, rakyat jelata, …
punya perasaan yang sama
Cinta negeri berlambang Garuda
Sebuah pelajaran Nasionalisme dari lapangan hijau

dagang iya, mendukung iya - http://fotodedi.wordpress.com
Kenapa kini terkenal dengan sebutan Tim Nasional, bukan PSSI? Anda tau jawabnya?
“nasionalisme” sudah lama dia pergi entah kapan dia kembali……..
dia lagi di jeddah saudi …. he he .. piss to