
http://www.inspirasidaily.com/
Saya sering bingung ketika akan menandatangani kelengkapan dokumen untuk berhutang jika itu untuk keperluan yang konsumtif, saya tahu bahwa yang bersangkutan sudah cukup banyak hutangnya disana-sini.
Ternyata orang-orang yang seperti itu beranggapan beruntung bisa berhutang, memperoleh sesuatu lebih dahulu sebelum uangnya terkumpul … bahkan sering orang itu sudah mengalokasikan pendapatan yang belum didapatnya untuk mengangsur pinjaman, misalnya tunjangan sertifikasi dirinya sudah dialokasikan untuk membayar angsuran ini-itu …. dan ketika pembayaran tunjangan sertifikasi telat, yang bersangkutan bingung diuber debt kolektor. Dia bilang; “Negara aja berhutang, kenapa kita tidak?”





































