ikuti saja antrian atau kamu akan berpulang seperti Saya

Dia melihat dirinya dimandikan
lalu dibungkus kapas dan kain warna putih
dimasukkan dalam keranda

banyak orang bersiap di mobil
tak sedikit yang naiki sepeda motor
raungan sirine sangan keras disekitar dirinya
pengendara sepeda motor berdua
berzigzag tanpa kenakan helm
kebaskan bambu yang dipasangi bendera
kondisi lalulintas Jakarta sore hari yang padat
pengendara lain seperti tak mau kasihh jalan
bukan itu sesungguhnya
karena menepi tak ada tempat lagi
pengendara sepeda motor yang dibonceng turun
kebaskan bendera sambil melotot dan memaki
agar semua orang memberi jalan pada rombongannya

http://v-images2.antarafoto.com/

sementara yang didalam mobil jenazah bilang:
“Saya sudah selesai, tak perlu terburu-buru
hidupmu masih belum tentu
ikuti saja antrian
atau kamu akan berpulang seperti Saya
yang meninggal dunia
karena kecelakaan sepeda motor”

kadang kita telan juga racun yang nikmat di lidah Dan minum api yang sering terasa dingin dan manis

Kita sering perhatikan orang lain
Kita juga sering fokus pada pekerjaan kita
Tapi kita kadang lupa perhatikan dan fokus pada diri sendiri
Dan baru sadar ketika tubuh memberi tanda lewat sakit

Karena sakit, kita baru memberi kesempatan istirahat
Pada tubuh yang kadang kita haruskan aktif tak henti
Lewat jumpa dengan dokter kita baru percaya pada sinyal sendiri
Sesungguhnya setiap detik tubuh kita memberi aneka sinyal

Puasa beri kesempatan pada tubuh untuk istirahat
Setelah setahun bekerja penuhi nafsu kuiliner
Yang kadang kita telan juga racun yang nikmat di lidah
Dan minum api yang sering terasa dingin dan manis

Partai SRI mengusung SRI, sekolah tak hasilkan pemimpin

Sarikat Rakyat Independen kepanjangan SRI
Mau daftar ikut Pemilu 2014
Mengusung calon presiden bernama depan SRI
Yang saat ini ada di Amrik kelola IMF
Pernah jadi menteri, dihebohkan DPR soal Century

Di Twitter
Banyak kicau tentang SRI
Ada juga kicauan beberapa calon presiden
Tapi koq cuma nama yang itu itu aja
Dua ratus juta lebih penduduk negeri
Koq susah cari pemimpin
Kenapa gitu?
Mungkin karena di sekolah
Anak-anak jarang belajar jadi pemimpin
Mereka disuruh manuuuuut terus
Berorganisasi ga boleh
Alumni yang dah lulus
Masih terus ngrecokin
Adik-adiknya bloon mau aja ngikutin
Guru senang karena dapat pembimbing murah
Sering alumni bersedia tak dibeti transport

Akibatnya penduduk negeri tak bisa jadi pemimpin
Maunya jadi rakyat teruuuus
Kalau mimpin jadi tak becus
Ngomong di depan umum gemetar atawa gugup
Menyelesaikan kasus tak mampu
Tentukan tujuan lembaga bingung
Dan mengarahkan lembaga ke arah yang ga jelas
Tergantung arah angin dan kepentingan
Tau-tau “badai” datang menggerus semua

Apakah kita mau tunggu hancur lebih dulu?
Mati mendidik anak negeri berorganisasi denga baik
Agar tumbuh pemimpin baru negeri ini

Papan luncur sulit dikendalikan

Ada permainan masa kecil
Puluhan tahun lalu yang terkenang
Terbuat dari papan bujursangkar
Bersisi setengah hingga satu meter
Di bagian bawahnya dipasanga klaher sebagai ban

Klaher adalah benda yang ada di poros roda mobil atau sepeda
Terbuat dari stainless yang terdapat benda bulat
Kami menyebutnya “pelor”

Dari posisi jalan raya yang tinggi
Sya, kadang bersama beberapa teman naik papan itu
Dan meluncur ke bawah
Seperti skate board
Tapi sulit dikendalikan apalagi buat berbelok
Endingnya … Dimana kami jatoh atau melompat dari papan
Adalah saat yang ditunggu dan timbulkan keheohan
Luka, lecet, memar, dan lainnya jadi biasa

Romantisme masa kanak
Yang terus teringat sampai kini
Kangen mahyudin, anak betawi yang pendiam,
Ganef yang orang sunda, ibunya rame,
Rahmat yang trampil betulkan benang layangan kusut
Taras yang gemar kumpulin perangko
Miss u friends … Smg dalam sehat dan sukses slalu

mengalir pahala atas contoh baik dan ketegasan mendidik terbitkan ampunan yang dimintakan anak cucu

Terbayang puluhan tahun yang lalu
Saya masih belasan tahun
berpuasa di kebayoran baru
jalan bujana dekat sinabung
tak jauh dari mayestik

taraweh di masjid nurul yaqin banyak rakaatnya
jalan bersama teman ke al azhar
sambil belajar berteman

selesai subuh biasanya main di martimbang
taman yang hijau hingga kini
pulang setelah matahari agak tinggi
saat kelas 2 SMP bapak terapkan aturan baru
usai subuh keluar tak diizinkan
lakukan apa saja tetap di rumah

awalnya sedih juga ga bisa ktemu teman-teman
tapi ternyata nikmat tak terkira
kembali dari masjid bergegas tidur
puasa tahun berikut diminta keluarpun tak mau
memilih tidur dan jadi segar puasa sehari

Kangen suasana itu
Semoga Bapak, Ibu, Aki, Nini, Mbah dan smua yang berpulang
dalam terang dan sejuk di kuburnya
mengalir pahala atas contoh baik dan ketegasan mendidik
terbitkan ampunan yang dimintakan anak cucu

Wajah-wajah hitam, bermata cekung, kurus berhibur asap bernikotin makin banyak di negeri paman

Kasihan anak negeri Paman Besut
Masuk sekolah karena iklan
SML adalah Sekolah Menengah Lulus semua
SMB adalah Sekolah Menengah Belum tentu kuliah
Gencar iklan SML di media, berduyun masuk SML
SMB makin kehilangan peminat
Sekolah swasta berlomba membuka SML
Yang tak diterima di SML kemudian masuk SMB
Lima tahun yang lalu sebaliknya
Yang tak diterima di SMB masuk SML

Penduduk negeri tak tahu
Bahwa menurut perundangan negeri
SML bertujuan antarkan alumni ke dunia kerja
SMB antarkan alumni ke perguruan tinggi

Mental dan skill anak negeri tak digarap baik di sekolah
Sehingga lulus SML tak mau kerja,
Tak berani melamar pekerjaan, tak bisa kerja berat,
Tak mau kerja yang jauh, tak bisa kerja serius,
Sulit bekerja sama, tak tahan persaingan, tak mau cape,
Yang mengenaskan, … Pakai baju apa saat melamar kerja, mereka bingung

Sementara yang lulus SMB tak kuliah krn langka biaya
Lamar kerja amat tak siap
Karena tiga tahun tak dibekali kesiapan kerja
Akhirnya bekerja sekenanya
Dibilang kerja, hasilnya tak cukup buat hidup
Dibilang nganggur juga tidak

Beruntunglah anak negeri
Yang sadar masuk SML untuk bekerja
Sehingga sejak awal serap banyak ilmu dan strategi buat kerja
Beruntung setelah kerja dia kuliah lagi
Buat tingkatkan posisi dan penghasilan
Atau almuni SMB yang bermental baik siap kerja
Kemudian bisa bersaing dengan alumni SML
juga bisa lanjut ke perguruan tinggi
Setelah pulang kerja

Pertanyaannya,
Berapa persen di sekolah
Peserta didik yang punya kesadaran di atas
Sehingga mereka menjadi peserta didik yang haus ilmu dan informasi
Senang mendapat tantangan mencerahkan

Berapa persen guru dan tenaga kependidikan
Yang sadar akan missi sekolahnya
Coba tanyakan pada mereka tentang keseriusan dan target mereka
Umumnya cuma konsen target lulus ujian nasional

Pantas mereka tak bisa bersaing rebut kerja
Sulit hidup sejahtera keluar dari kemiskinan
Kerja diluar negeri dengan pemalsuan ini itu jadi jalan pintas
Wajah-wajah hitam, bermata cekung,
kurus berhibur asap bernikotin
makin banyak di negeri paman

ayah, ibu, mertua, tetangga dan para pemimpin serat guru-guru kqmi yang sudah berpulang … Mereka berhak atas pengampunanMu

Alhamdulillaaaaah …. Ktemu Ramadhan lagi … Supaya bisa jadi manusia yang lebih baik …

Selamat jalankan ibadah puasa dan berbagai asesorisnya … Ada banyak keistimewaan yang tak ada dibulan lain … Terima kasih ya Allah, ampuni dosa kami … Dosa kedua orang tua kami, kakek nenek, mbah buyut dan smua keluarga ayah, ibu, mertua, tetangga dan para pemimpin serat guru-guru kqmi yang sudah berpulang … Mereka berhak atas pengampunanMu.