
http://us.123rf.com/
Awalnya guru itu berpendidikan S1
Saat rapat sekolah enggan bicara
bahan ajar statis bertahun-tahun
Cara mengajar tetap tak disuka
Buku, bacaan tak bertambah
Organisasi tak ada diikuti
Nulis di blog atau buku tak mau
Kemampuan komputernya ” na’ ni’ nu”
Jadi pembina upacara kakinya bergetar
Yang ditanya uang dapat berapa
Guru itu kuliah lagi dan lulus S2 hingga S3
Tapi kenapa
Saat rapat sekolah enggan bicara
bahan ajar statis bertahun-tahun
Cara mengajar tetap tak disuka
Buku, bacaan tak bertambah
Organisasi tak ada diikuti
Nulis di blog atau buku tak mau
Kemampuan komputernya ” na’ ni’ nu”
Jadi pembina upacara kakinya bergetar
Yang ditanya uang dapat berapa
Advertisement
Apa ada yang begitu Pak?
Kaya’na ada bu kokom, thx kommentna
Di masyarakatpun tak ada pengaruhnya, karena ia pinter untuk sendiri … semoga sekolah betul betul mengubah manusia tidak sekedar menjadi lebih pinter tapi menjadi lebih bermanfaat untuk orang lain dan sekitarnya … Met lebaran Pak Dedi … selamat beractivitas kembali … Hapunten bilih abdi aya kalepatan … salam tuk kel …
apalagi sudah ditambah sertifikat guru profesional, tapi kompetensinya masih begitu-begitu saja, tak ada peningkatan …