@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

ternyata SMK 29 itu tak seburuk yang kami kira. Halamannya rapih, orang-orangnya ramah, lapangannya pun luas sekali. Walau kami ber-5 berbeda jurusan, tapi kami tetap menjunjung Solidaritas tanpa batas !!!

2 Comments

20120720-172121.jpg

Sebelum bercerita tentang cita-cita saya, saya ingin memperkenalkan diri dahulu. Nama saya Fajar Nabila Aditama, panggil saya Fajar saja. Hobiku main Game Online dan Bersepeda, saya sekolah di SMP 43 dan lulus dengan mendapat NEM : 35.40

Pada awalnya gak pernah terlintas di pikiranku akan melanjutkan sekolah di SMK 29 Penerbangan, sampai akhirnya ada tetanggaku yang masuk SMK 29 dan mendapat Beasiswa. Ternyata SMK 29 tak seburuk yang ku kira sebelumnya. Saat dinyatakan LULUS, aku langsung berpikir untuk melanjutkan ke SMK 29 ini, walau agak mengherankan bagi teman-temanku. Soalnya aku terkenal jago Matematika, IPA, dan TIK mereka bertanya “jar, kenape lo masuk STM ? gak takut ape lo?”. Mungkin agak mengherankan, tapi inilah jalan yang akan ku ambil….

Aku bersama ke-5 temanku lainnya yang sama-sama masuk SMK 29, kaget!! ternyata SMK 29 itu tak seburuk yang kami kira. Halamannya rapih, orang-orangnya ramah, lapangannya pun luas sekali. Walau kami ber-5 berbeda jurusan, tapi kami tetap menjunjung Solidaritas tanpa batas !!!.

Semua indah sampai saat waktunya untuk Mencukur rambut…..

Karena saya masuk STM penerbangan yang diwajibkan memiliki potongan Rambut pendek, yasudah lah… bagiku semakin besar pengorbanannya semakin besar pula hal kita raih kelak dari pengorbanan itu. Nah, saat pembukaan MOPDB, aku masuk kelas F-22 RAPTOR yang di bina oleh kak Budi dan kak Fadhli. Melihat tubuh kak pembina yang tegap dan gagah, semakin yakin kalau di sinilah tempat ku. Aku berfikir “Kapan ya bisa kayak gitu ???” pasti itu membutuhkan kesabaran dan latihan yang tekun.

Hari pertama MOPDB aku banyak bertemu teman-teman baru, dan Pak Dedi Dwitagama memberi motifasi pada kami calon taruna untuk berfikir positif dan memberikan yang terbaik. Saat Beliau menginformasikan tenteng Beasiswa, aku berfikir “wah… susah juga kalau pengen dapet beasiswa, harus belajar dgn tekun neh” ternyata tetanggaku yang tadi itu, juara lomba Futsal se-DKI.

Semakin bulat tekatku untuk masuk sini, bukan hanya dibina Fisik dan Mental Prajurit, tapi disini sangat disiplin soal Ibadah kepada Allah swt. Dijamin deh sekolah di SMK 29 gak ada ruginya….

-WELCOME TO THE FAMILY-

Kami berdualog di twitter dan blog … goodjob Fajar, smg sukses & sejahtera hidupmu kelak, ayo latih hobby Fajar yg serius supaya juara dan dapat beasiswa, love u Jar.

About these ads

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building also as photografer. Please visit; http://dedidwitagama.wordpress.com, http://trainerkita.wordpress.com and http://fotodedi.wordpress.com

2 thoughts on “ternyata SMK 29 itu tak seburuk yang kami kira. Halamannya rapih, orang-orangnya ramah, lapangannya pun luas sekali. Walau kami ber-5 berbeda jurusan, tapi kami tetap menjunjung Solidaritas tanpa batas !!!

  1. aku juga insyaallah mau masuk smkn 29. tapi aku ragu, soalnya banyak yg bilang kalo anak cewe masuk situ masa depannya suram, tapi kalo yg cowo engga. soalnya yg dibutuhin cowo.
    bener tidak ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 16,379 other followers