@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Bila terlambat atau ada kesalahan pun ada hukumannya seperti push up, lari satu jam dan sebagainya. “Didikan semi militer, begitulah … Joe Taslim

Leave a comment

20120728-155344.jpg
Ada nama indonesia Joe Taslim di tren twitter siang ini bikin saya penasaran cari tahu, ternyata dia aktor kedua setelah Iko Uwais yang maen film di HOLYWOOD, kereeeen boooo.

Usut par usut ternyata dia atlet beladiri yg malang melintang di beberapa cabang, hingga terakhir tekuni yudo.

20120728-155731.jpg

“Jujur, saya berasal dari keluarga yang sangat sederhana. Jadi saya waktu itu berpikir, satu-satunya cara untuk meringankan beban orang tua saya adalah dengan menjadi seorang juara, mengikuti jejak kakak saya. Jadi orangtua tidak perlu repot bekerja keras memikirkan kebutuhan saya. Malah kalau bisa saya yang membantu mereka dari bonus yang didapatkan saat memenangi sebuah event kejuaraan,” ungkap Joe Taslim.

Peran Ayah dalam memberikan motivasi pun dirasakan Joe sebagai salah satu faktor yang berperan besar dalam keputusannya menekuni Judo. Joe mengatakan beliau sering menekankan bahwa beladiri ditekuni bukan untuk jadi jagoan berantem, tapi untuk pondasi karakter dan mental, serta sebagai sarana meraih prestasi untuk mengharumkan nama negara.

Berkat nilai-nilai nasionalisme yang selalu ditanamkan beliau juga lah, Joe yang awalnya hanya sekedar ikut-ikutan pun lambat laun sadar, bahwa olahraga adalah salah satu cara untuk membawa kehormatan untuk negara, khususnya untuk prestasi di tingkat internasional.

“Beliau dulu karateka, tapi tidak sampai menjadi atlet nasional. Makanya beliau sangat ingin anak-anaknya sempai ke jenjang itu. Syukur-syukur bisa membawa nama negara ke dunia internasional. Dan sekarang kami berhasil mengabulkan cita-cita beliau,” lanjut Joe.

Sejak memenangi kejurnas judo junior di Makasar pada 1997, Joe remaja pun ditarik ke pelatnas. Sejak itu Joe yang awalnya juga menekuni wushu, memutuskan untuk lebih berkonsentrasi pada judo.

Memasuki kehidupan di pelatnas bagi remaja yang belum lagi genap 17 tahun tentu perlu adaptasi, karena semua harus dilakukan sendiri. “Cuci baju, cuci piring, gosok baju, semua serba mandiri,” katanya. Semua kegiatan diatur waktunya, kapan harus bangun pagi, latihan, makan, bahkan kapan tidur dan semua lampu dimatikan. Bila terlambat atau ada kesalahan pun ada hukumannya seperti push up, lari satu jam dan sebagainya. “Didikan semi militer, begitulah garis besarnya. Kalau ngobrolin semuanya, bisa habis 5 gelas kopi,” katanya sambil tertawa.

Joe menambahkan bahwa di pelatnas atlet dididik dan dilatih keras menjadi aset bangsa. Di sana selalu ditekankan falsafah judo: disiplin adalah nafasku, kesetiaan adalah kebanggaanku dan kehormatan adalah segala-galanya. Setiap pejudo harus pantang menyerah, disiplin, berlatih keras demi kehormatan diri dan negaranya. Apapun hasil yang perjuangan di pertandingan, menang atau kalah, semua dengan terhormat. Falsafah judo itu mendorong menjadi manusia yang lebih baik dan beladiri adalah medianya.

Kerja keras, ketekunan, disiplin, dan semangat yang tercurah itu berbuah manis. Terbukti dari deretan prestasi yang berhasil ditorehkan Joe dalam berbagai kejuaraan. Sebagian diantaranya, sebut saja juara Asia Tenggara pada kejuaraan di Singapore 1999, beberapa medali emas pada kejurnas judo dalam rentang tahun 1999-2009, medali perak pada SEA Games 2007, dan medali emas pada PON 2008.

About these ads

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building also as photografer. Please visit; http://dedidwitagama.wordpress.com, http://trainerkita.wordpress.com and http://fotodedi.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 16,354 other followers