@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Ribut sebentar terus lupa lagi, karakter biasaaa

Leave a comment

20120827-073914.jpg

20120827-073920.jpg
Di Negeri Paman besut
berjejal di angkutan umum itu biasa
calo di stasiun & bandara itu stiap hari
macet di jalan rutin sudah
jalur mudik macet total tiap mau lebaran
sepeda motor buat mudik ribuan jumlahnya
kecelakaan & kematian di jalan terbang ke awan
liputan media langsung dari lokasi tiap tahun

ribut sebentar di media
para pemangku bijak sidak sana sini …
ribut, rame sebentar saja, trus lupaaaa
tiap tahun kejadian terulang lagi
dan seolah tak berdaya

ayo dong perbaiki daerah
sejahterakan wilayah
perbanyak kegiatan ekonomi di daerah
gairahkan luar ibukota
atau lakukan apa saja yg membuat penduduk tak serbu ibukota
bukankah banyak ahli kita punya
studi banding ke luar negeri jutaan sudah

simak tweet sahabat ttg korban
meninggal di negeri lain:

“@budiman_hakim: Presiden Venezuela umumkan 3 hari berkabung nasional bagi 39 korban jiwa ledakan kilang minyak. Bandingkan 39 dan 829 pemudik di Negeri Paman Besut. #pemudik”

berapa jam perjalanan mudik anda?

About these ads

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building also as photografer. Please visit; http://dedidwitagama.wordpress.com, http://trainerkita.wordpress.com and http://fotodedi.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 15,499 other followers