@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Penanganan masalah murid di sekolah #pendidikankarakter

4 Comments

20130116-123434.jpg
Saat guru mengajar di kelas, ada anak yang bermasalah, meninggalkan kelas nongkrong di kantin atau lainnya … Guru kelas langsung melaporkan ke Guru Bimbingan Konseling (BK)… Benarkan demikian?

Ada berapa Guru BK di sekolah anda, misalnya ada 800 murid di sekolah anda dengan tiga guru BK, berarti satu Guru BK manangani hampir 300 murid … Betapa sulitnya …. Akibat cara kerja yang salah, masalah murid di Sekolah tidak dapat ditangani dengan baik dan menumpuk berpotensi meledak pada saat tertentu, bagaimana sebaiknya?

Biasanya di Indonesia setiap kelas memiliki seorang guru yang care, mengurus berbagai hal khusus di kelas itu, bia disebut Wali Kelas, atau Penasehat Akademis, dll. Seorang wali kelas mengurus 20 hingga 40 murid, ini alternatif cara penyelesaian yg bisa anda praktekkan i sekolah anda:

1. Murid yang bermasalah orang tuanya dipanggil oleh wali kelas dan ditangani oleh wali kelas, bukti penanganan berupa surat panggilan, surat pernyataan dan bukti konseling.

2. Jika mengulangi atau masih bermasalah, orang tuanya dipanggil lagi oleh wali kelas dan ditangani oleh wali kelas, bukti penanganan berupa surat panggilan, surat pernyataan dan bukti konseling.

3. Jika mengulangi atau masih bermasalah, ketiga kali orang tuanya dipanggil lagi oleh wali kelas dan ditangani oleh wali kelas, bukti penanganan berupa surat panggilan, surat pernyataan dan bukti konseling.

4. Setelah tiga kali penanganan wali kelas murid itu belum “sembuh”, saatnya guru BK turun tangan dengan melakukan pemanggilan pertama kepada orang tua dan ditangani oleh Guru BK, bukti penanganan berupa surat panggilan, surat pernyataan dan bukti konseling.

5. Jika masih belum “sembuh, Guru BK melakukan panggilan orangtua yang kedua, bukti penanganan berupa surat panggilan, surat pernyataan dan bukti konseling.

6. Jika masih belum “sembuh, Guru BK melakukan panggilan orangtua yang keriga, bukti penanganan berupa surat panggilan, surat pernyataan dan bukti konseling.

7. Setelah tiga kali konseling dengan wali kelas dan tiga kali konseling Guru BK murid belum juga “sembuh”, dibuatkan rekomendasi oleh Guru BK kepada Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan alternatif penanganan berikutnya … Kini saatnya wakil kepala sekolah bidang kesiswaan melakukan pemanggilan, bukti penanganan berupa surat panggilan, surat pernyataan dan bukti konseling.

Biasanya pada tahap ke tujuh di atas orang tua dan anaknya sadar bahwa mungkin anaknya tak cocok bersekolah di sekolah anda … dan biasanya orang tua memutuskan memindahkan sekolah anaknya … mungkin mereka juga malu berkali-kali dipanggil ke sekolah.

Jika tak terlalu berat, biasanya pada panggilan ketiga wali kelas kepada orang tua, murid berubah jadi baik atau sembuh dari “penyakitnya”. Daripada sekolah tapi tak sekolah, sering berada di tempat yang tak seharusnya … lebih baik pindah ke sekolah yang diinginkan atau berhenti sekolah dan lakukan hal-hal yang lebih baik … Semoga bermanfaat … Anda punya cara lain?

About these ads

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building also as photografer. Please visit; http://dedidwitagama.wordpress.com, http://trainerkita.wordpress.com and http://fotodedi.wordpress.com

4 thoughts on “Penanganan masalah murid di sekolah #pendidikankarakter

  1. Setuju dengan saran Pa Dedi… saya pernah menangani anak2 bermasalah empat tahun lalu saat menjadi wali kelas 4. Mulai dari pemanggilan orang tua, koordinasi dengan BK, sampai ke Kepsek. Menjelang kenaikan kelas, 2 siswa mendapat catatan khusus “naik kelas percobaan” tapi 1 siswa dipindah sekolahkan oleh ortunya. Alasan ortu tsb, anak mereka kurang cocok sekolah di tempat kami yang pulang jam 4 sore, ingin ke sekolah yang jam belajarnya lebih singkat. Kami persilakan… daripada tidak ada perubahan di kelas 5 nanti. Memang tidak mudah ya Pa, menangani siswa bermasalah…

    • apapun hasilnya, yg penting setiap masalah harus diselesaikan, jgn sampe anak bermasalah di sekolah orang tua tak tahu … dan saat org tua tahu masalahnya sudah kronis … good job bu dewi, trm ksh ibu dewi kembali komentar … smg ibu dalam sehat dan sukses selalu

  2. heheheheh,…
    terima kasih atas pencerahannya Pak… ^_^
    mohon bantuanntya… ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 15,675 other followers