Dedi Dwitagama

Kepala SMK Negeri 36 Jakarta – Cilincing Jakarta Utara, Trainer, Nara Sumber, Motivator, Blogger, Photografer

Dunia Dalam Genggaman GURU BLOGGER

Bersama membina anak bangsa

“Konvergensi teknologi memang telah menjadikan berbagai perangkat elektronik melebur hingga hanya tinggal sebesar genggaman telapan tangan. Tak heran, Telkom pun mendeklarasikan bahwa saat ini dunia telah bisa berada di dalam genggaman kita (The World in Your Hand).”

Guru memfasilitasi peserta didik untuk hidup lebih baik di masa depan, kemampuan guru dalam menyikapi perkembangan teknologi akan memberi nilai tambah profesionalismenya dan lebih dihargai peserta didik dan rekan seprofesi.

Suatu saat Saya berjumpa dengan seorang guru yang sudah menyelesaikan kuliah S3 dan bergelar Doktor, setelah berbicara beberapa topik, beliau bertanya:

“Menulis di blog mendapat angka kredit untuk kenaikan pangkat?”

Wah, Saya cukup terkejut dengan pertanyaan seseorang yang berpendidikan sangat tinggi … apakah demikian sempitnya pandangan seorang guru yang hebat dan mengajar di sekolah paling hebat di Jakarta (kabarnya). Menulis dengan tujuan peroleh angka kredit untuk kenaikan pangkat …. sangat duniawi.

Atau barangkali Saya yang terlalu “gila”, menulis ratusan artikel sejak Novenber 2005 di empat blog saya Principal & Trainer, Photoblog Dedi, Trainer Kita dan blog ini tanpa pernah memikirkan apa yang akan saya dapat.

Saya hanya ingin mendokumentasikan berbagai hal yang saya lakukan dalam peran saya sebagai pendidik, membantu anak negeri untuk hidup lebih sejahtera. Saya berharap tulisan Saya bermanfaat buat orang lain yang sedang memiliki persoalan yang hampir serupa dengan pengalaman yang saya tuliskan, kalaupun tidak … dari berbagai tulisan yang saya publikasikan, orang tua peserta didik di sekolah Saya mengetahui bahwa anak-anak mereka sedang disiapkan ke arah yang kebih baik.

Blog, sebagai dokumentasi berbagai kegiatan, ide, keresahan, kegembiraan atau lainnya akan memberi manfaat untuk pemilik dan pembacanya. Sebagai pendidik, seorang guru harus terbiasa menulis dan mengabarkan apa yang sedang dan akan dilakukan agar bisa jadi bahan evaluasi diri dan menjadi lebih baik.

Saat menulis Blog, Saya juga berkelana menyimak berbagai informasi dari rekan sejawat dan lembaga-lembaga pendidikan di dalam dan luar negeri sehingga tak terasa informasi terserap dan berguna saat dibutuhkan.

Menulis memang bukan hal yang mudah, demikian juga ketika kesulitan ide atau topik yang akan ditulis. Pada saat seperti itu biasanya Saya menulis dalam bentuk puisi, walau hanya sebait. Menulis akan lancar bagaikan air mengalir manakala kita telah membiasakan diri menulis setiap hari. Dari pada tertidur karena tak tahan melawan ngantuk, kita bisa menulis saat menghadiri pertemuan, sebelum tidur, atau kapan saja dan dimana saja asalkan membuat diri kita bisa berbagi kepada orang lain. Hal itu sudah merupakan kenikmatan tersendiri. Apalagi bila banyak komentar yang datang memberikan tanggapan. Sungguh sangat menyenangkan karena bersifat interaktif. Terjadi komunikasi dua arah antara penulis dan pembaca setianya.

Sahabat Saya di dunia maya Riri Satria menulis di blognya begini:

“Nge-blog memungkinkan seseorang untuk mengubah tacit knowledge yang ada di dalam pikirannya, menjadi explicit knowledge, yang bisa dipelajari oleh orang lain. Dalam kerangka knowledge management, proses pengubahan tacit knowledge menjadi explicit knowledge ini sangat penting, karena dengan itulah pengetahuan akan berkembang, dan berbagai ide, wacana, atau pemikiran baru akan dibahas, diperbincangkan, bahkan diuji oleh khalayak ramai, sehingga menambah khazanah ilmu pengetahuan. Semakin banyak orang nge-blog, semakin banyak tacit knowledge yang berubah menjadi explicit knowledge, dan akhirnya akan terbentuk suatu learning society.”

Om Jay, Guru SMP Labshool Rawamangun Jakarta Timur yang sering keliling Indonesia menjadi nara sumber akibat tulisan-tulisan di blognya, beliau sahabat Saya di dunia nyata menulis begini:

“Jasad kita boleh terkubur, tetapi tulisan kita akan kekal dan terus dibaca oleh anak cucu kita. kalau sudah begitu, Yuk kita menulis sebelum tidur. Tidur kita yang panjang, tidurnya mbah Surip dan mbah Willy. S. Rendra. Di kenang karena karya tulisnya yang mencerahkan.”

Selamat Hari Guru Nasional, Saya bangga jadi Guru

Ditulis untuk menanggapi artikel “Dunia Dalam Genggaman”

Filed under: Blogging, Info, e learning , ,

ada revolusi di SMK 36; kata siswa di blognya

uya-koplak

uya-koplak

begini yang ditulis Uya-koplak di blognya:

“aku merasa sekarang sekolah ku sangat berubah, seakan semangat yang dulu tertidur sekarang terbangun dan membuat ku sangat semangat.

kenapa yah ??

kedatangan pa DEDI DWITAGAMA sebagai Kepala sekolah yang baru di SMKN 36 Membuat suasana tampak berubah,

aku pun merasakan perubahan yang mendasar. terutama bagi aku dan Teman-temanku II TKJ sebelumnya aku tak terlalu suka dengan bloging browsing dan berbagi informasi di dunia maya. aku biasanya bosen dan tak ada yang menarik, paling saat aku ingin download lagu saja aku browsing.

tapi sekarang berbeda,
pa DEDI mengenalkan kami tentang Facebook dan Blog, walaupun aku sih sudah pernah coba facebook dan blog. sebelumnya sudah beberapa kali aku membuat blog dan facebook tapi tetap saja aku merasa bosan. tapi sekarang aku tahu manfaat dari facebook dan dengan blog aku bisa berbagi dan belajar. terima kasih pa DEDI

tak hanya sampai disitu…
Guru-guru sekarang lebih menghargai INTERNET, karna sebelumnya mereka hanya berfikir bahwa internet hanya menghancurkan anak bangsa.

sekarang kami bisa lebih dekat dengan guru-guru dan semuanya walaupun berada di tempat yang jauh.

terus semangat…”

Selamat malam pembaca, perubahan apa yg anda lakukan saat ini?

Filed under: Info, e learning, guru

Bertemu sahabat

Pagi ini
Saya antar istri
yang harus ikut pelatihan
dalam rangka sertifikasi
di wisma kinasih cimanggis

tempatnya bagus
tertata, terpelihara
banyak tumbuhan
berbagai jenis buah
daunnya sangat rimbun
saya sangat menikmati

di sekitar aula
berjumpa dengan banyak sahabat
jadi ingat saat-saat kuliah

ada yang masih tetap dengan gaya mahasiswa pendiam
ada yang tetap dengan gaya ramainya
ada juga yang terlihat makin matang
ada yang melihat dari kejauhan

di kaca pintu tertulis
“hotspot area”
langsung Saya tes
baguuus !!! cepat, asyiiik boooo

seorang sahabat lama
berlalu sambil komentar
“Pagi-pagi lihat bokep?”

Wow
kasihan sekali sahabatku itu,
kabarnya dia jadi wakil kepala sekolah
di sebuah SMA di Jakarta Barat
saat ini masih mengganggap internet hanya bokep

Kalau wakil kepala sekolahnya begitu
gimana guru-gurunya
gimana murid-muridnya

Pak Wakil Kepala Sekolah yang terhormat
internet itu seperti jarum suntik
bisa antarkan ke alam kubur
untuk para pecandu narkoba
tapi bisa juga antarkan seseorang jadi Dokter, Doktor, dll
atau peroleh relasi, pekerjaan atau uang yang tak sedikit

Selamat sore pembaca, apa yang Anda nikmati dari Internet?

Filed under: Puisi, Sahabat, Up grade, e learning, guru , , , ,

Merespon kunjungan Bp Gatot HP, Direktur SEAMEO-SEAMOLEC

visioner

visioner

p dedi blog nya bagus dgn foto yg informatif, tolong semua guru di sekolah anda di motivasi punya blog seperti anda, klo bisa lebih baik dari anda..:) …salam buat semuanya

Demikian komentar Bp. Gatot HP Direktur SEAMEO-SEAMOLEC di blog Saya pada blogguru.net. Wah … suprise sekali, begini jawab Saya:

Siap Pak … proses ke arah sana sudah dan terus kami dilakukan … belasan guru SMK Negeri 3 Jakarta memiliki blog … memang belum semua guru punya blog … walau beberpa kali workshop telah kami lakukan, sarana berupa notebook telah difasilitasi …. rupanya budaya menulis masih jadi barang mahal … atau mungkin guru-guru tak biasa menulis … atau tak biasa munculkan kreatifitas, … memunculkan ide-ide kreatif dari diri sendiri amat jarang dilakukan karena kerja yang biasa selalu jalankan instruksi dari atasan atau birokrasi … atau guru-guru biasa seragam sehingga tak berani tampil beda, kalo sebagian besar guru tak punya blog, kenapa harus memiliki :) … walau hanya sekedar beda dalam lay out, warna, apalagi perbedaan pendapat … opini tabu, argumentasi diharamkan … tetapi Saya akan terus berjuang … karena hidup adalah perjuangan, menjadi lebih baik adalah sebuah kewajiban.

Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar Bp. Gatot … Indonesia sangat membutuhkan Bapak

Selamat siang pembaca, apa kreasi Anda hari ini?

Filed under: Info, e learning, guru , , , , , ,

Sharring IT di SMK Negeri 30 Jakarta

kerja cerdas bukan kerja keras

kerja cerdas bukan kerja keras

Sharring masalah IT untuk optimalisasi pendidikan di SMK Negeri 30 Jakarta, Jumat 5 Desember 2008. Diikuti oleh staf inti dan pengelola IT di Sekolah Bertaraf Internasional yang berlokasi di Jl. Pakubuwono VI Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

 

Berdasarkan pengelaman sharring topik sejenis di beberapa Sekolah, umumnya mereka mengeluhkan tentang minimnya waktu dan keterbatasan dalam menulis.

Tentang minimnya waktu, mungkin teman-teman guru kurang bisa mendelegasikan wewenang atau mengorganisir kegiatan sehingga bisa mencapai hasil yang optimal dengan energi yang minimal. Umumnya mereka mengerjakan sendiri berbagai pekerjaannya. Saya jadi terkenang dulu … saat mengajar, Saya hampir selalu memiliki asisten yang membantu pekerjaan Saya; mengelola absen, koreksi, nilai (dengan menggunakan komputer), dan lainnya. Kontroversi memang … banyak teman yang menilai itu tak benar … Saya melihat sisi positifnya (berdasarkan pengalaman masa kecil Saya, ternyata Saya sering disuruh Guru mengerjakan “ini – itu”, dampaknya membuat Saya terlatih kerja yang baik dan serius). Asisten-asisten Saya kini hidup mandiri sebagai mekanik, guru, anggota KPU (dulu dia jadi Presiden BEM UNJ).

Tentang menulis, mungkin karena teman guru terbiasa menyampaikan laporan pada Kepala Sekolah secara lisandan jarang melakukan aktifitas secara tertulis … jadi barangkali kini saatnya dibiasakan laporan atau komunikasi lainnya dilakukan secara tertulis. Saat sharring Saya membagikan kertas kecil, lalu peserta menuliskan tentang apa saja yang terlintas di fikiranya, ternyata mereka bisa …

Selamat sore pembaca, apa yang Anda tulis hari ini?

Filed under: Up grade, e learning, guru , , ,

menyimpan tulisan NINOK LEKSONO; Mumbai, Jurnalisme, dan Masa Depan Internet

anda blogger?

anda blogger?

“Serangan di India bisa menjadi studi kasus lain tentang bagaimana teknologi mentransformasi warga menjadi reporter potensial, menambah satu dimensi baru pada media berita.”(Brian Stelter dan Noam Cohen, “New York Times”, 29/11)

 

Internet sebagai teknologi terbukti ampuh digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari komunikasi personal hingga korporasional, mulai dari perdagangan hingga media. Khususnya untuk yang terakhir, salah satu wujudnya yang telah mapan adalah hadirnya media online seperti Kompas.com.

Dalam perkembangan berikut, muncul fenomena blog, yang aslinya lebih berupa ekspresi personal atas berbagai topik, tetapi dalam perkembangan selanjutnya melahirkan impak yang jauh di wilayah media
dan jurnalistik. Bahkan, muncul pertanyaan fundamental, “Apakah blog menjadi masa depan jurnalistik?”

Jawabannya terpulang pada keyakinan masing-masing, tetapi blog bersama tren lain yang kini juga berkembang, yakni jurnalisme warga (citizen journalism), tak diragukan lagi akan terus berkembang mewarnai perkembangan media.

Salah satu uraian tentang praktik jurnalisme warga yang aktual karena terkait dengan berita utama internasional adalah yang dilakukan Arun Shanbhag ketika terjadi aksi teror di Taj Mahal Palace dan Tower di Mumbai, Rabu (26/11) malam pekan silam. Ia melaporkan apa yang terjadi melalui internet dari teras Colaba Causeway di Mumbai selatan (Lihat Brian Stelter dan Noam Cohen di The New York Times yang dikutip di atas).

Shanbhag sendiri adalah asisten profesor di Harvard Medical School di Boston, yang hari itu kebetulan ada di Mumbai. Karena menyaksikan kejadian itu secara langsung, ia terpanggil untuk berbagi. Lalu, ia
pun mengabarkan tentang suara rentetan tembakan dari senapan melalui Twitter dan mengunggah foto-foto yang ia buat dalam blog pribadinya.

Dalam kenyataan, apa yang dilakukan Shanbhag itu hanya satu dari laporan yang ditulis jurnalis warga. Semuanya memperlihatkan bagaimana teknologi sedang mengubah warga menjadi reporter potensial.

Saat aksi teror memuncak, ada lebih dari satu pesan dalam satu detiknya dengan kata “Mumbai” di dalamnya yang dikirim ke Twitter, layanan pesan pendek yang semula dianggap keanehan, tetapi kini dalam dua tahun berhasil tumbuh menjadi satu panggung berita (news platform).

Pesan-pesan tersebut dan juga lainnya yang dikirim melalui situs web dan juga situs yang digunakan untuk berbagi foto memang terkesan kacau. Namun, itu rupanya sangat berarti untuk menghubungkan orang dari berbagi tempat di dunia.

Sebenarnya apa keunggulan yang ditawarkan media baru ini?

Melalui Twitter, seseorang mendapat umpan (feed) dari banyak orang
dalam satu waktu. Selain itu, jurnalis warga juga bisa menghindar dari
aturan birokrasi yang dihadapi organisasi media. Misalnya saja batas
waktu transmisi video langsung seperti yang dihadapi CNN, yang membuat
reporternya lalu hanya bisa mengirim laporan via telepon, padahal
stasiun TV berita, seperti CNN, amat mengandalkan gambar video.
Sementara kamera dan telepon yang dibawa warga lain, termasuk jurnalis
warga, tidak terikat dengan aturan di atas.

Informasi yang dikirim jurnalis warga ini diakui besar artinya pada
tahap awal krisis, khususnya ketika informasi resmi baik dari
pemerintah maupun media utama masih berusaha menaksir seberapa luas
skala serangan.

Informasi tersebut barangkali sedikit, tetapi informasi yang sedikit,
menurut guru besar Graduate School of Journalism Columbia University
Sreenath Sreenivasan, lebih baik daripada tidak ada informasi sama sekali.

Masa depan internet

Dari uraian di atas tampak internet memegang peranan penting dalam
munculnya dimensi baru jurnalisme.

Mereka yang akrab dengan sejarah internet mengetahui bahwa medium ini
tumbuh dan berkembang bisa dikatakan bukan sebagai produk akhir.
Internet sebagai bukan produk akhir memberi kesempatan luas bagi siapa
pun untuk berkreasi di atasnya. Pebisnis dan penemu bisa
menggunakannya sebagai papan lontar untuk inovasi selanjutnya.

Kini, ketika internet telah menjadi media utama, muncul desakan untuk
mengubahnya menjadi sistem yang sudah mereka kalahkan, yaitu dengan
jalan membuatnya tertutup. Artinya, nanti akan tidak ada lagi peluang
bagi pihak luar untuk “main-main” atau merekayasa (tinkering) sistem
jaringan ini. Kalaupun tidak sepenuhnya, peluang untuk itu hanya akan
dibuka sedikit, di bawah pengawasan ketat (Jonathan Zittrain, “The
Internet is Closing”, Newsweek, 8/12)

Alasan keamanan

Perubahan yang akan terjadi itu sebagian karena adanya kebutuhan untuk
menjawab masalah keamanan yang memang biasanya muncul pada teknologi
terbuka. Sebagian alasan lain adalah karena bisnis.

Namun, upaya untuk mengubah sistem terbuka menjadi sistem tertutup
diperkirakan akan memunculkan inovasi baru yang lazimnya muncul dari
akibat tak terduga aktivitas otak- atik, yang sejauh ini telah memberi
kita web, pesan cepat (instant messaging), jaringan langsung ke pihak
tertentu (peer- to-peer networking), Wikipedia, dan sejumlah inovasi lain.

Langkah penutupan juga akan memunculkan penjaga gawang, yang akan
membuat kita, tetapi juga mereka, tawanan bagi rencana bisnis yang
terbatas dan juga regulator yang umumnya takut pada hal-hal baru yang
mengguncangkan.

Kemungkinan di atas bisa jadi akan menimbulkan gelombang balik yang
mengguncangkan. Bisa kita bayangkan berapa harga yang harus dibayar
untuk berbagai sistem tertutup yang akan diperkenalkan, sementara
pilihan teknologi dan aplikasi mungkin juga akan lebih terbatas.

Namun, konsekuensi hilangnya kreativitas yang selama ini banyak dipicu
dengan bebas dan terbukanya internet boleh jadi yang paling mendalam.
Kita menilai bahwa internet yang kita kenal selama ini adalah salah
satu pembentuk peradaban terbuka dan demokratis yang cocok dengan
zaman dan gaya hidup abad ke-21.

Sumber: Kompas

Filed under: Up grade, e learning , , ,

Lengkapi kabar a-Learning Award 2008

 

e-learning award

e-learning award

Anugerah e-Learning Award 2008 terdiri atas tiga kelompok yakni, kelompok korporat, pendidikan tinggi dan komunitas, dan kelompok sekolah. Pada kelompok korporat dibagi dua kategori. Untuk kategori e-learning korporat penghargaan berturut-turut diberikan kepada PT.Telkom (www.telkom.co. id), PT Indosat Tbk. (www.indosat. com), dan Bank Internasional Indonesia (www.bii.co.id), sedangkan pada kategori pengembangan konten dan software e-learning diraih oleh PT.Bamboomedia Cipta Persada (www.bamboomedia. net), Indonesian Virtual Company (www.invir.com), dan Universitas Bina Nusantara (www.binus.ac. id).

 

Pada kelompok pendidikan tinggi dan komunitas dibagi dua kategori. Untuk kategori e-learning pendidikan tinggi dan komunitas juara I, II, dan III berturut-turut Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya (http://fe.unibraw. ac.id), Institut Pertanian Bogor (http://web.ipb. ac.id/~tepfteta/ ikon), dan jurusan Matematika FMIPA ITS (http://mathematics. its.ac.id), sedangkan kategori Blog edukatif juara I, II, III diraih berturut-turut oleh Romi Satria Wahono (http://www.romisatr iawahono. net), Soetrisno (http://www.chem- is-try.org), dan Heribertus Heri Istiyanto (http://www.istiyant o.com).

Pada kelompok sekolah dibagi tiga kategori. Untuk kategori e-learning sekolah pemenang I, II, dan III berturut-turut SMK Wikrama Bogor, Jawa Barat (www.smkwikrama. net), SMAN 87 Jakarta (www.sman87.net), dan MAN 9 Jakarta (www.man9jkt. web.id). Pemenang kategori telekolaborasi online juara I, II, dan III berturut-turut diraih oleh SMKN 6 Jakarta (www.smkn6dki. or.id), SMAN 2 Bandar Lampung (http://atophysics. wordpress. com), dan SMAN 36 Jakarta (www.sma36.info).

Adapun kategori blog edukatif juara I, II, dan III berturut-turut diraih oleh SMAN 2 Pahandut Palangkaraya Kalimantan Tengah (http://fisikarudy.wordpress.com), SMKN 3 Jakarta (http://dedidwitagama.wordpress.com), dan MAN Pangkalan Bun Kalimantan Tengah (http://urip.wordpress.com).

Mendiknas menyampaikan, penghargaan e-Learning Award adalah salah satu bentuk sosialisasi pemanfaatan TIK untuk pedidikan. Sasaran dari kedua penghargaan ini, kata Mendiknas, adalah pengguna TIK untuk pendidikan yaitu siswa pengembang konten dan aplikasi TIK pendidikan, serta penyediaan jasa pendidikan berbasis TIK. “Saya yakin jika siswa disadarkan akan pentingnya peran TIK dalam memfasilitasi belajar maka mereka akan lebih terdorong untuk memanfaatkan TIK sebagai sumber belajar di luar buku dan guru,” katanya.

Sumber: Setjen Depdiknas RI

Filed under: Info, Up grade, e learning , , , ,

Bersama Pemuda, Blogger hebat

memory

memory


Saya, Ny. Tri, Tri (Menerima Anugrah E-Learning Award untuk Pengembang Konten), Rudy dan Urip

Filed under: Foto, e learning , ,

Mendapat Anugrah e-Learning Award 2008

di stage

di stage

Alhamdulillah
kerja menyenangkan;
mendokumentasikan kegiatan,
menyampaikan ide,
berkeluh kesah,
mendesah,
bernyanyi,
berteriak,
ungkapkan kegembiraan,
memotret situasi dengan kata,
tebarkan semangat,
mencatat kebahagiaan,
dan berbagai keisengan menulis Saya
mendapat pengakuan negeri

Dari kenan Juara 1, 2 dan 3

Dari kanan, Juara 1, 2 dan 3

Blog ini mendapat Anugrah E-Learning Award 2008
dari Pustekkom Depdiknas RI
bersama dengan Rudi Hilkya, Guru Fisika SMA 2 Palangkaraya Kalimantan Tengah
dan Urip Helgeduelbek, Guru MAN Pangkalan Bun Kalimantan Tengah

Terima kasih untuk semua pembaca,
dan Guru serta Karyawan SMK Negeri 3 Jakarta
yang support blog ini

Selamat pagi pembaca, anugrah apa yang Anda terima hari ini

Filed under: Foto, Info, Up grade, e learning , , ,

Bertemu BLOGGER HEBAT

beruntungny Saya jumpa mereka

beruntungny Saya jumpa mereka

Saya jumpai mereka pada penjurian finalis e-learning award 2008 Pustekkom Depdiknas RI pagi ini. Ruang posting ini tak cukup untuk tuliskan tentang mereka, silahkan klik saja link-nya.

Dari kiri; Sutrisno, khusus terbang dari Jepang untuk penjurian ini, Urip Helgeduelbek terbang dari kota Gudeg dan Rudy Hilkya terbang dari Kalimantan Selatan. Selamat berjuang sahabat, negeri ini sangat membutuhkan Anda

Selamat siang pembaca, siapa orang hebat yang Anda jumpai hari ini?

Filed under: Foto, Up grade, e learning , , ,

Dinilai Juri e-Learning Award 2008 Pustekkom Depdiknas RI

Saya diapit Juri

Saya diapit Juri

Follow up posting Saya tentang Finalis e-Learning Award 2008 Pustekom Depdiknas RI, ternyata Saya dinilai oleh Ibu Betti Alisyahbana, mantan petinggi di IBM yang kini bisnis di bidang IT, hobi menyanyi dan banyak mengurus organisasi diantara Yayasan ITB dan praktisi IT dari detik.com Bp Abdul Rahman (maaf jika salah menulis nama).

Pertanyaannya sekitar penerapan e-learning bidang pendidikan, siapa yang berkunjung ke blog ini, berapa banyak, apa fokus isi tulisan Saya dan lainnya.

Saya ingin terapkan e-learning di SMK Negeri 3 Jakarta, untuk itu Saya merasa mutlak menerapkan e-learning pada diri sendiri. Oleh sebab itu Saya lakukan berbagai usaha dalam bentuk pelatihan, sharring ide, upload informasi, instruksi, arahan dan lainnya. Saya mendorong Saya untuk terus belajar secara mandiri dan menuliskan atau mendokumentasikan untuk konsumsi seluruh penduduk bumi. Banyak Guru-guru yang termotivasi dan mulai kecanduan e-learning, karena mereka berusaha memenuhi permintaan Saya untuk melaporkan kegiatan melalui blog mereka, konsultasikan konsep melalui email dan koordinasi melalui tele konferensi.

Berdasarkan komentar, terlihat bahwa pengunjung blog ini terdiri dari Guru, siswa, kepala sekolah dan lainnya. Sambil berkelakar, banyak teman Kepala Sekolah yang ungkapkan rutin berkunjung ke blog Saya.

Fokus tulisan di blog ini adalah “untuk Generasi yang Lebih Baik”, sesuai dengan lingkup kerja Saya di SMK, maka Saya menyiapkan generasi muda/i SMK yang siap memasuki dunia kerja, dengan membekali mereka kemampuan IT melalui interaksi e-learning. Guru-guru didorong untuk mengalami dan mumpuini dalam proses e-learning agar mereka jadi mahir dan mantap memfasilitasi proses belajar demgan peserta didik.

Terima kasih yang tak hingga untuk Bp Deni Triwardana, Bp Haji Bustamam Ismail, Ibu Masnur Tampubolon, Bp Kalis Tegoyono, Arun, Omen, Bp Sarwaono, Bp suparjo, Mba Dwi dan semua teman yang support Saya selama ini, jalan masih panjang … mari terus bersemangat, kita ini Guru profesional, tunjukkan bahwa kita memang layak terima tunjangan sertifikasi.

Alhamdulillah, satu babak dalam hidup Saya sudah dilalui … optimalkan detik yang Allah beri selalu jadi landasan kerja Saya … soal hasil, Saya siap Juara 1 … wow, semua juga mau :D

Selamat siang Pembaca, Anda ikut kompetisi apa hari ini?

Note: terima kasih atas perkenan Bp, Ibu Juri untuk berfoto dengan Sasya dan staf Pustekkom yang membantu klik EOS Saya

Filed under: Foto, Info, Up grade, e learning , , , ,

Membiasakan Laporan Elektronik di SMK Negeri 3 Jakarta

http://smk3jakarta.net

http://smk3jakarta.net

Anda sering ditugaskan atasan
untuk hadir di suatu pertemuan atau sejenisnya?

Bagaimana cara Anda
melaporkan hasil pertemuan
pada yang tugaskan Anda?
“Saya langsung setelah kegiatan via SMS”, bagus
“Saya dengan menelepon setelah kegiatan”, bagus juga
“Saya bicara langsung keesokkan harinya”, maaf itu jadul (jaman dulu)
“Saya laporkan secara tertulis”, lebih bagus dari tiga jawaban di atas
“Saya laporkan melalui email”, lebih bagus dan lebih canggih dari empat jawaban terdahulu

Lalu, “Bagaimana sebaiknya?“, perhatikan budaya yang dibangun di SMK Negeri 3 Jakarta
Klik blog Bp. Haji Bustamam Ismail, beliau Guru Agama Islam cukup senior berusia lebih dari 50 th,
Klik blog Bp. Deni Triwardana, Guru KKPI dan Matematika,
Klik blog Bp Hary, Guru Adm Perkantoran, PNS pendatang baru dari Sambas Kalimantan
Klik blog Ibu Paryaningsih, Guru Adm Perkantoran
Klik blog Ibu Lilik Musyarofah, Guru Bahasa Indonesia yang Ketua MGMP Bahas Indonesia Jkt Pusat
Klik blog Ibu Masnur Tampubolon, Guru senior Bahasa Indonsia yang sedang kuliah S2, berusia tak jauh dari Bp Bustamam
Klik blog Bp Parjono, Guru Matematika yang ganteng
Klik blog Ibu Umi Umairoh, Ketua Jurusan Akuntansi

Dan masih beberapa blogger SMK Negeri 3 Jakarta, mereka melaporkan kegiatan yang diikuti melalui blog pribadinya, selain Saya yang membaca, …  penduduk seluruh dunia bisa ikut mengambil manfaat, tulisan Anda.

Selamat sore Pembaca, sudah laporan pada atsan Anda?

Filed under: Up grade, e learning , , , , , ,

Menjadi Finalis e-Learning Award Pustekom Depdiknas RI

pemberitahuan sbg nominator

pemberitahuan sbg nominator

Kemarin, Saya menerima email dari Panitia e-learning award Pustekom Depdiknas RI (Sign by: Hendro Gunarto) dan hari ini Mba dwi, Sekretaris Saya kabarkan ada fax undangan untuk Penjurian Babak Final, karena

Proses penjurian tahap penyisihan satu dan dua telah terlaksana dengan lancar dan telah terpilih finalis sebanyak tiga peserta setiap kategori. Tahap selanjutnya adalah penjurian untuk para finalis guna merebutkan juara 1,2 dan 3.

Pada posting pertengahan Juli yll Saya kabarkan ttg surat Pustekom yang kabarkan bahwa blog ini masuk nominator e-Learning Award Pustekom Depdiknas RI 2008.

Alhamdulillah, bangga, senang bahagia dan berbagai rasa berkecamuk, kesenangan mencatat berbagai hal tanpa tekanan deadline atau target lain berbuah manis. Support dari teman-teman di SMK Negeri 3 Jakarta tak ternilai besarnya, Bp Deni Triwardana, Arun, Bp Hary, Omen, Bp Haji Bustamam, Bp Sarwono, Mba Dwi dan semua teman yang komitmen terhadap proses e-learning di SMK Negeri 3 Jakarta. Jalan masih panjang teman-teman, mari terus berbuat layaknya Guru Profesional

Kategori peserta adalah sebagai berikut:

Peserta e-Learning Award 2008 dibagi menjadi beberapa kategori sasaran dengan rincian sub kategori sebagai berikut:

a. Korporasi

Kategori award untuk kelompok sasaran korporasi terdiri dari dua sub kategori sebagai berikut:

1. E-Learning Korporasi

Penghargaan yang diberikan kepada korporasi (perusahaan) yang telah menyelenggarakan pendidikan atau pelatihan secara online. Sub kategori ini dapat diikuti oleh perusahaan, baik swasta, BUMN atau BUMD.

2. Pengembang Konten dan Software E-Learning

Penghargaan yang diberikan kepada perusahaan pengembang e-Learning baik sistem maupun konten. Sub kategori ini dapat diikuti oleh perusahaan yang mengembangkan sistem maupun konten pembelajaran berbasis TIK.

b. Pendidikan Tinggi dan Komunitas

Kategori award untuk kelompok sasaran Pendidikan Tinggi dan Komunitas terdiri dari dua sub kategori sebagai berikut:

1. e-Learning Pendidikan Tinggi dan Komunitas

Penghargaan yang diberikan kepada lembaga pendidikan tinggi atau komunitas yang telah menyelenggarakan  pendidikan atau pelatihan secara online. Sub kategori ini dapat diikuti oleh Perguruan Tinggi baik swasta maupun negeri dan komunitas.

2. Blog Edukatif

Penghargaan yang diberikan kepada lembaga pendidikan tinggi atau komunitas, baik atas nama lembaga maupun individu yang telah mengembangkan blog dengan konten pendidikan. Sub kategori ini dapat diikuti oleh Perguruan Tinggi baik swasta maupun negeri dan komunitas atas nama lembaga, komunitas atau individu.

c. Sekolah (School)

Kategori award untuk kelompok sasaran sekolah terdiri dari tiga sub kategori sebagai berikut:

1. E-Learning Sekolah; yaitu penghargaan yang diberikan kepada sekolah yang telah melakukan inovasi e-learning dalam penyelenggaraan pembelajaran di sekolah. Sub aktegori ini dapat diikuti oleh semua sekolah baik negeri maupun swasta untuk semua jenjang pendidikan.

2. Telekolaborasi Online; yaitu penghargaan yang diberikan kepada sekolah yang telah melaksanakan telekolaborasi antarsekolah secara online dalam bentuk berbagi informasi, sumber daya dan keahlian serta menghasilkan suatu produk inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan.  Sub kategori ini dapat diikuti oleh individu atau kelompok atas nama sekolah baik negeri maupun swasta untuk semua jenjang pendidikan.

3. Blog Edukatif; yaitu penghargaan yang diberikan kepada sekolah baik atas nama sekolah maupun individu yang telah mengembangkan blog dengan konten pendidikan. Sub kategori ini dapat diikuti oleh sekolah (atas nama sekolah) maupun guru (atas nama individu).

Selamat Siang Pembaca, kabar gembira apa yang Anda terima hari ini?

Filed under: Info, Up grade, e learning , , , , ,

Sarankan setelah HOTSPOT

biasa dengan lambang itu?

biasa dengan lambang itu?

Sekolah atau lingkungan kerja Anda sudah punya Hotspot?, hebat seperti di banyak Mall, hotel-hotel dan bandara, kini eranya fasilitas itu menjadi standar, kerena kebutuhan komunikasi melalui web para pelanggan mall, tamu hotel, dan pebisnis yang traveling melalui bandara sangat memerlukan sasrana itu.

Coba tanya kepala sekolah atau direktur perusahaan Anda, untuk apa hotspot di lingkungan kerja Anda?.

“Sekarang kan zamannya hotspot, kita ga boleh ketinggalan dari sekolah lain”, Mungkin itu jawaban pimpinan Anda.

Perhatikan cara kerja pemimpin Anda, apakah selama ini selalu koordinasi melalui bicara, telepon atau terus berlanjut hingga SMS dan email … jika Anda sering diminta kirimkan pekerjaan melalui email, maka hotspot buat lembaga Anda sudah menjadi suatu kebutuhan bukan trend atau ikut-ikutan hingga tak mau kalah dari orang lain

Hotspot merupakan alat bantu, setelah itu Guru dan tenaga kependidikan harus terus didorong untuk mengoptimalkan alat bantu itu dengan memberi rangsangan melalui pembuatan bahan ajar berbasis ICT, lomba bahan ajar berbasis IT, kompetisi blog antar siswa, antar guru, antar kepala sekolah dan lain-lain.

Komunikasi dinas terkait dengan unsur dibawahnya, seperti antara Sudin dengan sekolah-sekolah harus didorong manfaatkan Hotspot tadi, saat ini kita sering harus rapat untuk sesuatu yang sesungguhnya bisa dikomunikasikan dan diselesaikan tanpa tatap muka dan arungi macet ibukota, masalah penghematan biaya dan pencemaran lingkungan jadi mengikuti. Sering staf kami harus menjemput selembar surat, sarana fax atau email tak dimanfaatkan.

Suatu kali ada undangan rapat Pk. 12.00, ternyata baru dimulai Pk. 13.30, itupun dibuka dengan makan siang lebih dulu, dan ternyata rapatnya hanya setengah jam … lebih lama waktu menunggu dibanding pembicaraannya … sementara bensin yang dihabiskan, biaya, polusi dan lainnya … mari kita manfaatkan hotspot dengan baik.

Image: tidwit.net

Selamat pagi Pembaca, sudah butuh hotspotkah Anda?

Filed under: Up grade, e learning , , , ,

Kabarkan 300 hotspot di Jakarta Pusat

Walikotanya IT bgt

Walikotanya IT bgt

Pengguna jasa internet di Jakarta Pusat nampaknya bisa bernapas lega. Sebab, PT Telkom akan segera memasang 300 jaringan internet nirkabel (hotspot). Dari 300 hotspot tersebut, 56 diantaranya akan dipasang di gedung sekolah negeri mulai dari tingkat SMP hingga SMA. Selebihnya, akan dipasang di areal publik seperti kantor kelurahan, kecamatan, tempat ibadah, dan ruang terbuka hijau. Layanan hotspot tersebut akan diberikan secara cuma-cuma alias gratis.

Niam Dzikri, General Manager PT Telkom Jakarta Pusat, mengatakan, pemasangan jaringan internet nirkabel tersebut akan dimulai hari ini, Rabu (15/10), dan ditargetkan akan selesai akhir Oktober. “Semuanya kami berikan secara cuma-cuma alias gratis,” katanya saat paparannya kepada walikota, di ruang serbaguna utama, Rabu (15/10).

Pemasangan jaringan nirkabel ini akan cepat terealisasi jika pemilik gedung bersedia memberikan aliran listrik sebagai sumber energi untuk mengaktifkan alat tersebut. “Selama masih ada izin penempatan alat dan listrik, kami siap memasang. Sekarang pun akan kami pasang,” katanya.

Selain menyediakan layanan internet gratis, PT Telkom juga akan memberikan pelatihan internet cuma-cuma kepada warga Jakarta Pusat. “Kalau ada pihak sekolah atau kelurahan dan kecamatan yang meminta kami untuk memberikan pelatihan internet, kami siap. Semuanya juga kami berikan secara gratis seperti pelatihan internet yang diikuti para camat dan lurah serta pejabat Pemkot Jakpus beberapa waktu lalu,” kata Niam Dzikri dengan didampingi Davik Oktavian, Wakil General Manager PT Telkom Jakarta Pusat.

Layanan internet tanpa kabel ini, menurut Niam, dipastikan tidak akan bisa disalahgunakan oleh para siswa untuk mengakses situs-situs porno. Sebab, PT Telkom akan melengkapi jaringan-jaringan nirkabel itu dengan system parental check yakni sistem pengaman jaringan yang secara otomatis memblokir situs-situs porno. Selain itu, radius penggunaannya juga akan dibatasi, sehingga kegiatan siswa tetap terpantau. “Akan kami batasi, jadi tidak bisa sembarangan menggunakannya,” katanya.

Walikota Jakarta Pusat, Sylviana Murni mengaku sangat menyambut baik program PT Telkom yang memberikan layanan internet gratis di sekolah dan layanan publik tersebut. Dengan demikian, ungkapnya, impian untuk menjadikan warganya melek internet akan segera terwujud. “Saya sangat mendukung program ini. Ke depan, saya berharap dapat ditingkatkan,” harapnya.

Andri Kunarso, Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi (Dikmenti) yang hadir dalam kesempatan tersebut juga sangat mendukung program tersebut. “Program sangat luar biasa. Pemasangan internet gratis di sekolah ini sangat mendukung program Permprov DKI Jakarta untuk menjadikan pendidikan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK),” terangnya.

Sumber: Email Ibu Walikota Jakarta Pusat

Selamat pagi Pembaca, Sekolah atau lingkungan Anda sudah berhotspot?

Filed under: Info, Up grade, e learning , , , ,

statistik

  • 396,143
Dedi Dwitagama's Facebook profile

Dedi Dwitagama

Kepala SMK Negeri 36 - Teknologi Industri, Kelautan dan Teknik Komputer Jaringan di Cilincing Jakarta Utara, Nara Sumber, Trainer dan Motivator bidang pendidikan, Teknologi Informasi dan Komunikasi/TIK/ICT, pencegahan penyalahgunaan narkoba, leadership. Ngeblog merupakan salah satu hobinya selain Fotografi. Tentang kegiatan pelatihan, seminar atau training Saya silahkan kunjungi http://trainerkita.blogspot.com. Fofo-foto Saya di http://fotodedi.wordpress.com Principal at SMK Negeri 36 Jakarta, Indonesia. Olso as Trainer and Motivator on Education, ICT, Drug Abuse Prevention, Leadership. About My Training, please visit http://trainerkita.blogspot.com. See my foto's at http://fotodedi.wordpress.com

Kontak Saya

Tel: +628128534836

Email: dwitagama@yahoo.com

Peta Pengunjung

Tak Merokok

anti-narkoba.jpg

Pengunjung saat ini

website counter

Blog Juara

+ e-Learning award Pustekkom Depdiknas RI, Jakarta, Oktober 2008 (Juara ke-2) + Kepala Sekolah Berprestasi DKI Jakarta Juli 2008 (Juara ke-3) + Kompetisi blog “I Love Mobile Blogging”: XL dan Dagdigdug, FKI - JHCC Jakarta, Juni 2008

Kalender

November 2009
S S R K J S M
« Okt    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
Internet Sehat


Click to view my Personality Profile page

Kenangan

dwitagama sylvi

ONO

dwitagamayos2

dwitagamafoke2

dwitagamafoke

dwitagamayos

with president SBY

SPEAKER

SMINAR  H SULTAN (25)

SMINAR  H SULTAN (22)

More Photos

Silahkan berkunjung

Slide Dedi Dwitagama

Negeri Pengunjung