
http://www.pontianakpost.com
Senyum kecil di tebar
Diselingi wajah iba
Tangan tengadah melambai
Duduk di atas papan beroda
Diantara macet mobil ujung Ciawi
Panas matahari tak mengganggu
memberi isyarat dengan tangan terlentang
diselingi selipkan benda putih 9 cm
Dimulut yang bibirnya tak merah lagi
Pria berkaki buntung itu
Mengemis sambil nikmati kemewahan
Hisap rokok dengan merek tiga angka
Selamat pagi pembaca,
anda perokok?
Saat posting publish di fesbuk
Bp. Damas Doang berkomentar begini:
“Jadi pengen nulis pengalaman masa kecil. Ayah saya memang perokok berat juga. Beliau selalu minta tolong saya untuk melintingkan rokok pada saya.
Suatu hari saya disuruh beli tembakau untuk dilinting. Namun karena kertas (papir/istilah kertas rokok waktu itu) tidak ada yang jual, terpaksa pembuatan rokok tertunda. Akibatnya…karena ayah pada … Read Moresaat itu sangat ingin merokok, beliau marahnya bukan main kepada saya sampai-sampai tangannya melayang di pipi saya.
Waktu itu saya tanggapi saja dengan ringan. Saya tidak marah atau kesal, karena maklum. Tapi sejak itu saya berjanji tidak akan merokok kecuali sudah bekerja alias sudah dapat penghasilan. Alhamdulillah walau sudah bekerja, sampai saat ini rokok itu tidak pernah saya nikmati.”































Komentar Terbaru