@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan


Leave a comment

Keriput, dibalut, manggut-manggut, diseruput, kemput

Kulitnya kriput,
Tulang ama kulit dibalut,
Jalannya manggut-manggut,
Minumnya kopi diseruput,
Asap beracun yg dihirup ampe pipinya kemput

Semalam saya menjumpai perokok tua
Mungkin sejak muda di merokok

20140210-125604.jpg

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

KARENA TERNYATA ROKOK DIPRODUKSI BUAT ANAK MUDA YANG MISKIN, GELAP KULITNYA & BODOH, apakah termasuk kita?


Leave a comment

Hari tanpa tembakau sedunia 31 Mei

20140531-094508.jpg
Di Amerika, Australia dan Eropa pabrik rokok besar dunia tutup karena pajak rokok dinaikkan, 70% bungkus rokok harus menunjukkan gambar penyakit kangker tengggorokan, dan tulisan merk rokok hanya kecil saja, rokok tak bolehdiiklankan dimanapun, serta kesadaran penduduknya karena pendidikan atau perhatian orang tua, sekolah, pemerintah terhadap pemeliharaankesehatan terus meningkat.

Indonesia baru melarang iklan rokok di beberapa tempat umum, belum semua lokasi, tapi paling tidak sudah mulai adaupaya mengejar keterbelakangan kita dari negara-negara maju, termasuk kesedian anda membaca tukisan saya ini …. karena rokok memang sepertinya dibuat untuk anak muda kulit berwarna, miskin, dan bodoh, apakah itu termasuk anda?


Leave a comment

Perokok itu bodoh

20140210-125604.jpg

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

KARENA TERNYATA ROKOK DIPRODUKSI BUAT ANAK MUDA YANG MISKIN, GELAP KULITNYA & BODOH, apakah termasuk kita? Udah miskin, bodoh pula?


Leave a comment

Jika anda pagi ini merokok, apakah pekerjaan anda tukang angkut sampah atau sopir?

20140505-075719.jpg
Pagi ini saya melihat dua pembunuhan, pertama seorang supir dibunuh dibelakang mobil ketika menunggu bosnya, pembunuhnya adalah sebatang rokok yang asapnya diisap supir malang itu.

Kedua, seorang tukang angkut sampah menyumpal mulut dan hidungnya dengan asap rokok sambil memindahkan sampah dari tempat sampah penduduk ke gerobak pengangkut sampah, mungkin untuk kurangi bau busuk dari sampah dia menggunakan asap rokok yang membunuhnya.

Jika anda pagi ini merokok, apakah pekerjaan anda tukang angkut sampah atau sopir?


4 Comments

Perokok itu gelap kulitnya

20140210-125604.jpg

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

KARENA TERNYATA ROKOK DIPRODUKSI BUAT ANAK MUDA YANG MISKIN, GELAP KULITNYA & BODOH, apakah termasuk kita? Miskin dan jelek pula?


5 Comments

Perokok itu miskin, tapi merasa makmur gitu, bagaimana denganmu?

20140210-125604.jpg

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

KARENA TERNYATA ROKOK DIPRODUKSI BUAT ANAK MUDA YANG MISKIN, GELAP KULITNYA & BODOH, apakah termasuk kita? Miskin dan penyakitan?


Leave a comment

Perokok itu muda

20140210-125604.jpg

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

KARENA TERNYATA ROKOK DIPRODUKSI BUAT ANAK MUDA YANG MISKIN, GELAP KULITNYA & BODOH, apakah termasuk kita?


2 Comments

Upaya Sekolah mencegah murid kecanduan rokok dan narkoba, gimana di sekolahmu?

20140217-082828.jpg
Kalau ditanya apakah ada program pencegahan penyalahgunaan atau sosialisasi masalah rokok di sekolah anda? Jawabannya pasti ada dan sudah dilakukan.

Coba diteliti kembali, kapan hal itu dilaksanakan? tahun lalu? Sekian tahun lalu? Perhatikan atau ingat-ingat deh, siapa yang jadi target kegiatan itu? Berapa murid yang ikut kegiatan itu? apakah mereka masih sekolah saat ini atau sudah lulus?

Sekolah sering lupa, atau merasa sudah melakukan kegiatan di atas, padahal kegiatan itu dilakukan sekian tahun yang lalu dimana murid-murid yang ikut kegiatan sudah lulus, sementara ratusan murid yang masih bersekolah saat ini belum mendapatkan pembekalan atau tambahan pengetahuan tentang rokok dan narkoba.

Upaya pencegahan bahaya rokok dan narkoba sebaiknya menjadi budaya atau bagian kegiatan-kegiatan yang selalu dikerjakan di sekolah, beberapa strategi yang bisa dilakukan sekolah diantaranya sebagai berikut:

1. Sosialisasi bahaya rokok dan narkoba untuk murid baru, ini bisa dilakukan saat Masa Orientasi Siswa – MOS, atau penyuluhan oleh senior pengurus OSIS saat upacara atau apal pagi di sekolah.

2. Penerapan aturan TATA TERTIB SEKOLAH berhubungan dengan rokok & narkoba disosialisasikan kepada murid dan orang tua atau wali murid, dan penandatangan dokumen surat pernyataan yang ditulis tangan bahwa murid dan orang tua sudah membaca tata tertib, menyetujui isinya dan siap menerima sangsi terhadap pelanggaran tata tertib.

3. Perkembangan zaman, situasi dan pemahaman warga sekolah mengharuskan REVISI TATA TERTIB SEKOLAH SETIAP TAHUN, upaya itu harus melibatkan semua warga sekolah, guru, karyawan, orang tua, murid, alumni, Komite Sekolah, industri, dinas, perguruan tinggi atau siapa saja yang menjadi mitra sekolah selama ini. Proses revisi harus dilakukan, walaupun kemudian isi tata tertib yang sudah ada masih bagus dan bisa digunakan tanpa penambahan atau pengurangan lagi itu jadi forum sosialisasi program dan tata tertib sekolah.

4. UPAYA PENCEGAHAN ROKOK & NARKOBA BERKELANJUTAN, berbagai kegiatan bisa dilakukan misalnya: razia isi tas murid secara acak di lobby sekolah pada hari-hati tertentu, atau razia ke kelas, di toilet, dsb. Foto di atas memperlihatkan murid yang dilibatkan melakukan upaya pencegahan. Pada sekolah lanjutan murid kelas 8 atau 11 harus diberikan lagi kegiatan yang sesuai dengan minat mereka berhubungan dengan rokok dan narkoba, demikian juga untuk murid yang di kelas 9 atau 12 harus diberi pembekalan dalam bentuk yang berbeda dengan sebelumnya.

Alternatif kegiatanuntuk kelas 8 & 9 atau 11 & 12 adalah:
– Lomba Poster
– Lomba film atau video pendek
– Lomba pidato
– Lomba karya tulis
– Stand up Comedy, dsb
– yayasan Kanker
– Rumah Sakit Paru
– LSM HIV/AIDS
– Komnas Pengendalian Tembakau
– Polisi
– masih banyak lagi

4. KONSISTENSI TERAPKAN ATURAN LEWAT REWARD DAN PUNISHMENT sangat perlu, murid kita itu pintar, apalagi orang tuanya … sekali saja sekolah tak konsekwen menerapkan tata tertibnya sendiri maka ketika ada murid yang melanggar aturan akan menuntut hal yang sama, oleh sebab itu jalankan tata tertib secara konsisten atau rubah tata tertib jika dirasa tak sesuai lagi.

Jika murid dan orang tua sudah disosialisasikan, menandatangani surat pernyataan bermaterai, melanggar peraturan, diingatkan, dilakukan konselng (didukung dengan bukti-bukti), melakukan pelanggaran berkali-kali, maka murid itu pantas menerima sangsi sesuai tata tertib … andai keluarga murid yang kena sangsi memperkarakan dengan bantuan pengacara, maka sekolah akan memenangkan kasusnya.

5. SALURKAN ENERGI DAN KREATIFITAS MURID, tumbuhkan berbagai kegiatan ekskul yang disukai murid, tampilkan pada berbagai kesempatan di sekolah, seperti MOS, peringatan hari besar, ketika menerima kunjungan tamu, di upacara atau apel pagi, ulang tahun sekolah, class meeting, pensi dan berbagai kesempatan lainnya.

Anda punya tambahan lainnya?


1 Comment

Membayangkan Taufik Ismail bacakan puisinya: Tuhan Sembilan Senti

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok.

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok.

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im sangat ramah bagi perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok.

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah…ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya apakah ada buku tuntunan cara merokok.

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok.

Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok, tapi tempat cobaan sangat berat bagi orang yang tak merokok.

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita.

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran, di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok.

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut dan hidungnya mirip asbak rokok.

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul saling menularkan HIV-AIDS sesamanya, tapi kita tidak ketularan penyakitnya. Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya mengepulkan asap rokok di kantor atau di stop-an bus, kita ketularan penyakitnya. Nikotin lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS.

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia, dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu, bisa ketularan kena.

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok.

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil, pertandingan bulutangkis, turnamen sepakbola mengemisngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok.

Di kamar kecil 12 meter kubik, sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh, dengan cueknya, pakai dasi, orang-orang goblok merokok.

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im sangat ramah bagi orang perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok.

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita.

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh, duduk sejumlah ulama terhormat merujuk kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.

Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.

Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka terselip berhala-berhala kecil, sembilan senti panjangnya, putih warnanya, kemana-mana dibawa dengan setia, satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya.

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang, tampak kebanyakan mereka memegang rokok dengan tangan kanan, cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda yang terbanyak kelompok ashabul yamiin dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz. Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.
Kalau tak tahan, di luar itu sajalah merokok.

Laa taqtuluu anfusakum. Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr. Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi). Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok. Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz. Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang, karena pada zaman Rasulullah dahulu, sudah ada alkohol, sudah ada babi, tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok, lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan, jangan.

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu, yaitu ujung rokok mereka.

Kini mereka berfikir. Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap, dan ada yang mulai terbatuk-batuk.

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini, sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok. Korban penyakit rokok lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas.

Lebih gawat ketimbang bencana banjir, gempa bumi dan longsor, cuma setingkat di bawah korban narkoba.

Pada saat sajak ini dibacakan, berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya, bersembunyi di dalam kantong baju dan celana, dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna, diiklankan dengan indah dan cerdasnya.

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri, tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini, karena orang akan khusyuk dan fana dalam nikmat lewat upacara menyalakan api dan sesajen asap tuhan-tuhan ini.

Rabbana, beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.

Sumber: Blog SMA ISLAM AHMAD YANI BATANG


2 Comments

SEPULUH NEGARA PEROKOK TERBANYAK DI DUNIA, Indonesia ketiga booo

20130416-100216.jpg

China = 390 juta perokok atau 29% per penduduk
India = 144 juta perokok atau 12.5% per penduduk
Indonesia = 65 juta perokok atau 28 % per penduduk (~225 miliar batang per tahun)
Rusia = 61 juta perokok atau 43% per penduduk
Amerika Serikat =58 juta perokok atau 19 % per penduduk
Jepang = 49 juta perokok atau 38% per penduduk
Brazil = 24 juta perokok atau 12.5% per penduduk
Bangladesh =23.3 juta perokok atau 23.5% per penduduk
Jerman = 22.3 juta perokok atau 27%
Turki = 21.5 juta perokok atau 30.5%

STATISTIK PEROKOK di INDONESIA***
(Catatan:** Data diolah Penulis dari hasil laporan WHO 2008 dengan statistik jumlah perokok 1.35 miliar orang)

Statistik Perokok dari kalangan anak-anak dan remaja:
Pria = 24.1% anak/remaja pria
Wanita = 4.0% anak/remaja wanita
Atau 13.5% anak/remaja Indonesia

Statistik Perokok dari kalangan dewasa:

Pria = 63% pria dewasa
Wanita = 4.5% wanita dewasa
atau 34 % perokok dewasa

Jika digabungkan antara perokok kalangan anak+remaja+dewasa, maka jumlah perokok Indonesia sekitar 27.6%. Artinya: setiap 4 orang Indonesia, terdapat seorang perokok. Angka persentase ini jauh lebih besar daripada Amerika saat ini yakni hanya sekitar 19% atau hanya ada seorang perokok dari tiap 5 orang Amerika. Perlu diketahui bahwa pada tahun 1965, jumlah perokok Amerika Serikat adalah 42% dari penduduknya. Melalui program edukasi dan meningkatkan kesadaran untuk hidup sehat tanpa rokok (+pelarangan iklan rokok di TV dan radio nasional), selama 40 tahun lebih Amerika berhasil mengurangi jumlah perokok dari 42% hingga kurang dari 20% di tahun 2008 ini.

PERTUMBUHAN PRODUKSI ROKOK DI INDONESIA

Dari data WHO di atas, Indonesia dinobat sebagai negara dengan konsumsi rokok terbesar nomor 3 setelah China dan India dan diatas Rusia dan Amerika Serikat. Padahal dari jumlah penduduk, Indonesia berada di posisi ke-4 yakni setelah China, India dan Amerika Serikat. Berbeda dengan jumlah perokok Amerika yang cenderung menurun, jumlah perokok Indonesia justru bertambah dalam 9 tahun terakhir. Pertumbuhan rokok Indonesia pada periode 2000-2008 adalah 0.9 % per tahun.

Namun, perlu dicatat bahwa selama 2000-2003, produksi rokok Indonesia menurun dari 213 miliar batang (2000) menjadi 173 miliar batang (2003) atau turun 18.7%. Namun, sejak 2004 hingga 2008 pertumbuhan rokok Indonesia sangat besar dari 194 miliar [2004] menjadi 230 miliar batang [2008] atau naik 18.6% selama kurun 5 tahun. Jadi selama pemerintah SBY-JK periode 2004-2009, industri rokok tumbuh pesat dengan pertumbuhan rata-rata 4.6% tahun. [Baca : Industri Rokok Tumbuh Pesat].

Tidak kurang Rp 100 triliun rupiah dana masyarakat dikeluarkan hanya untuk membeli sekitar 225 miliar batang rokok. Dan dari pangsa pasar yang begitu besar dan subur di negeri ini, maka perusahaan rokok menjadi salah satu sumber bisnis bagi para milionaire Indonesia.

Di setiap kemasan rokok, kita pernah membaca peringatan keras akan dampak merokok yakni “Merokok dapat menyebabkan Kanker, serangan Jantung, Impotensi dan gangguan Kehamilan dan Janin“. WHO pun mengingatkan bahwa rokok merupakan salah satu pembunuh paling berbahaya di dunia. Pada tahun 2008, lebiih 5 juta orang mati karena penyakit yang disebabkan rokok. Ini berarti setiap 1 menit tidak kurang 9 orang meninggal akibat racun pada rokok. Angka kematian oleh rokok ini jauh lebih besar dari total kematian manusia akibat HIV/AIDS, + tubercolis + malaria + flu burung.

Dalam hal ini, tindakan merokok merupakan tindakan merusak kesehatan sendiri, begitu juga tabungan dan penghasilan kita. Menghirup racun rokok secara kontinyu, tidaklah jauh berbeda dengan menghirup bakteri-bakteri penyakit. Ekstimnya, tindakan merokok hampir serupa dengan menghirup flu babi, yakni “mencari penyakit yang akan membawa kematian lebih tragis“. Dan jika tidak ada pencegahan yang serius dalam menghambat pertumbuhan rokok, maka setidaknya 8 juta orang akan meninggal akibat rokok pada tahun 2030. Dan abad 21 ini, akan ada 1 miliar orang meninggal akibat penyakit disebabkan rokok andai saja tidak ada usaha mencegah pertumbuhan rokok.

Sumber: http://www.cancerhelps.co.id/Hot-News/daftar-10-negara-perokok-terbesar-di-dunia.html


Leave a comment

anda orang dewasa, tinggal di kota, berpendidikan tinggi, kalah sama anak kecil yang tak berpendidikan, tinggal di kampung … Happy kah #antirokok

Anda sudah dewasa dan merokok? Wah, ketinggalan zaman …. Lihatlah anak kecil yang sudah mahir merokok di usianya yang masih sangat anak-anak …. kalu anda orang dewasa, mendingan berhenti aja deh …. Malu sama anak kecil … Apalagi anda orang dewasa, tinggal di kota, berpendidikan tinggi, kalah sama anak kecil yang tak berpendidikan, tinggal di kampung … Yang tak merokok adalah orang hebat yang mampu mengalahkan perusahaan besar dunia yang punya uang banyak sekali dan banyak tenaga ahli yang beriklan seolah merokok itu bukan masalah, love u all.


Leave a comment

rupanya walau sudah berpulang, kecanduan rokoknya susah berhenti, dahsyat sekali rokok itu, happy kah?

20130420-090133.jpg
Anda pernah ke Tana Toraja? Kita bisa menikmati banyak tengkorak di lokasi pemakaman … tengkorak-tengkorak itu masih diberi rokok yang utih … rupanya walau sudah berpulang, kecanduan rokoknya susah berhenti, dahsyat sekali rokok itu, happy kah?


Leave a comment

Iklan berhenti merokok yang aneh, tapi kreatif juga sih, kamu bisa bikin yg beda?

Jika partisipasi masyarakat sudah seperti tayangan itu, mungkin makin sedikit perokok di sekitar kita … Wah, anda sudah tak merokok lagi, goood.

Terima kasih sudah berkunjung, membaca dan berkomentar, smg bermanfaat. :)


2 Comments

AKHIR HIDUP BINTANG IKLAN ROKOK MARLBORO: KANGKER BOOO

20130506-144556.jpg
Wayne McLaren, yang pernah menjadi aktor iklan produk rokok “Marlboro Man” dan ketenaranna berhubungan dengan penderitaannya menanggung penyakit, meninggal pada tahun 1992, setelah pertempuran panjang dengan kanker paru-paru. “Dia berjuang pertempuran keras,” kata Louise McLaren, ibu dari mantan aktor 51 tahun dan stuntman Hollywood.

20130506-144704.jpg
MC LAREN SAAT SEHAT & SAKIT

Sebelum berpulang dia sempat menjadi pejuang mengkampanyekan hidup sehat tanpa rokok, “Beberapa kata-kata terakhirnya adalah:” Jaga anak-anak Tembakau akan membunuh Anda, dan saya bukti hidup dari itu.. “


Leave a comment

cowboy ternyata tak merokok

20130315-065409.jpg

20130315-065418.jpg
Dua foto di atas adalah cowboy zaman dulu yang sibuk dipegunungan dengan berkuda.

20130315-065504.jpg
Cowboy modern memamstikan situasi secara digital sebelum mengambil tindakkan …. Ketiga foto di atas tak satupun yang perlihatkan cowboy-cowboy itu merokok … Lalu, kenapa juga ada yang mengasosiasikan cowboy dengan rokok … Seperti foto-foto itu, cowboy ternyata tak merokok … Mereka sadar akibat mengkonsumsi rokok buat kesehatannya.

Selamat pagi pembaca, masih merokok dan bayangkan diri jantan seperti cowboy?


Leave a comment

INDONESIA = ZIMBABWE, SORGA INDISTRI ROKOK

20130320-113141.jpg
Posisi industri rokok di dunia saat ini berada pada era senja kala. Era ini ditandai oleh tumbuhnya kesadaran environtalisme yg kemudian ikut mendorong munculnya inisiatif2 berbasis lingkungan (eco-green). Kesadaran thd kesehatan masyarakat semakin menguat seiring gugatan thd efek kapitalisme dan industrialisasi yg membabi-buta, spt gerakan anti nuklir, anti polusi dan last but not least anti rokok. Indonesia bersama dgn Zimbabwe menjadi ‘the last frontier’ yakni negara terakhir yang menjadi surga para industriawan/kapitalis rokok yg ditandai dgn hukum dan penegakan hukum yg lemah. Kapitalis rokok di Indonesia menempuh jalan yg semakin menyempit dgn berbagai macam trik, pemasaran, iklan, bahkan masuk wilayah charity/amal. Tapi kita saksikan bahwa tidak ada yg namanya FREE LUNCH. Mari sama2 kita renungkan kondisi bangsa nan malang krn didera iklan rokok ini.
by @kartolo200.

Selengkapnya simak disini

Sumber gambar dari sini.


Leave a comment

SEMUA PEROKOK PASTI AKAN BERHENTI MEROKOK

Para perokok itu akhirnya akan berhenti hidap asap dengan tiga cara, yaitu:

DIBERHENTIKAN OLEH PENYAKIT
Setelah dokter mendiagnosa penyakit yang diderita dan menganjutkan atau memaksa perokok itu untuk berhenti merokok.

BERHENTI SENDIRI KARENA SADAR
Penyebabnya banyak, bisa katena anak, pacar, keluarga, pekerjaan, ekonomi, atau lainnya … Walau sudah puluhantahun kecanduan seseorang dengan mudah berhenti merokok.

BERHENTI KARENA MENINGGAL
Jelaas yaaa … :(

Di negara-negara maju, makin sulit menemukan orang yang merokok di tempat umum, karena mereka malu masih belm sadar pentingnya kesehatan dan takut orang di sekitarnya marah karena jadi perokok pasif … Munkin di Indonesia, kita bisa menegur orang yang merokok di tempat umum, seperti pada video di atas, …. atau suami yang merokok, membuat istrinya ciuman dengan asbak … bauuuu tauuuu.

Terima kasih anda kembali berkunjung dan berkomentar di blog saya, semoga bermanfaat.


5 Comments

KITA ADALAH KORBAN ROKOK

20130306-073821.jpg
Hampir semua penggemar musik rock tanah air pasti mengenal DONNY FATTAH, yang pada 29 Januari 2012 tiba-tiba harus menjalani operasi bedah jantung, Dia bilang begini:

“Saya memang gila rokok sebelum kena jantung. Sekarang pikiran saya terbuka. Saya selalu berfikir, kamu tuh bodoh banget sih dulu Don”

Cerita tentang Donny Fattah mengisi halaman depan buku KITA ADALAH KORBAN yang diterbitkan KOMISI NASIONAL PENGENDALIAN TEMBAKAU, twitternya @komnaspt

20130306-075527.jpg


5 Comments

ROKOK bikin Indonesia sebagai negara termiskin di dunia makin miskin, liat menit ke enam video ini

Amati video pada menit ke enam (6.16)
Apa komentar anda? Bagaimana perasaan anda?

20121118-072458.jpg

20121118-072533.jpg

Masih mau terus merokok? Terima kasih telah membaca blog saya dan berkomentar, semoga bermanfaat.


Leave a comment

ternyata kita dibilang TERMISKIN DI DUNIA … Hayooooooo!!!!

20130226-144947.jpg
Lebih 1,3 Milyar perokok di Dunia, Dari 16 negara yang menyelenggarakan “Global Adults Tobacco Survey” (GATS), Indonesia memiliki jumlah perokok aktif terbanyak dengan prevalensi 67 persen laki-laki dan 2,7 persen pada wanita atau 34,8 persen penduduk (sekitar 59,9 juta orang). sehatnews.com

Dahsyat banget yah … Benda 9 cm menaklukkan milyaran orang di dunia, super power banget, berarti orang yang tidak merokok itu lebi hebat, lebih super yah … katena berhasil menaklukan benda yang super power itu, bagaimana dengan Anda?

Anda merokok karena merasa sudah sukses, dan berkemampuan secara materi, sudah makmur atau kaya gitu? Maaf yaaa … liat deh film di bawah ini pada menit keenam, ternyata kita dibilang TERMISKIN DI DUNIA … Hayooooooo!!!!

Video bisa di donlot di Youtube, judulnya: SEX, LIES & CIGARETTES.

Terima kasih sudah berkunjung, membaca dan berkomentar, smg bermanfaat. :)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 15,067 other followers