@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan


Leave a comment

Nyebur ke laut Cilincing: MADABINTAL SMKN 36 Jakarta dibimbing TNI

Saya mendapat notification dari seorang teman untuk melihat dokumentasi kegiatan MOPDB di SMKN 36 Jakarta, lalu saya ke tekape

ditemani TNI

ditemani TNI


Ternyata pelaksanaan MOS atau MOPDB di SMKN 36 Jakarta tahun ini masih ditemani oleh Bapak-bapak dari TNI, tentara kebanggan negeri, yang tentu memberi warna dahsyat buat mental anak-anak SMKN 36 Jakarta yang baru lulus dari SMP, beranjak menuju kehidupan remaja yang disiplin dan bertanggung jawab.
makan bersama di lapangan sekolah

makan bersama di lapangan sekolah


Ada berbagai kegiatan yang dilakukan, diantaranya pembinaan mental, baris-berbaris, kerjasama, kebersamaan, pengenalan lingkungan, dsb.
PBB dibimbing Tentara

PBB dibimbing Tentara


nyebur ke laut dekat sekolah

nyebur ke laut dekat sekolah


Di bawah ini adalah salah satu hasil MOPDB yang dibimbing Tentara, mereka terbiasa disiplin, tertib berbaris, serius merespon perintah dan jadi pribadi yang kuat, bertanggungjawab, dsb.
Hasil MOPDB

Hasil MOPDB


Bagaimana di sekolah anda? semoga lebih baik.


Leave a comment

Menikmati anak-anak kreatif SMKN 36 Jakarta, keren bedh videonya, miss u much

20130504-191539.jpg
Saya pernah lewatkan hari-hati yang produktif bersama mereka, kami memotret, membuat video … hasilnya ribuan foto dan puluhan video di blog dan youtube. Rupanya mereka makin kreatif,makin hebat, salah satu hasilnya adalah video di bawah ini … Kereeen guys, pembiasaan berkarya hasilkan sesuatu itu adalah esensi manusia memberi manfaat buat orang-orang disekitarnya …. Saya happy banget pernah lewati masa indah bersama kamu, miss u much, semoga sukses yaaaa, love u all.


2 Comments

Fahmy, seorang pelajar SMKN 36 Jakarta yang sadar betapa pentingnya skill untuk bisa bersaing merebut hidup sukses, luph u maaan #pendidikankarakter

Teringat akan keadaan sebagian besar generasi Muda Indonesia dan Gaza Palestina.

Di Pagi hari apalagi dihari libur, pemuda Indonesia masih meringkuk dikasurnya yang hangat, dibuai selimut dan dimanjakan Bantal sampai Matahari terpancar Panaskan Bumi.

Hampir setiap Pagi para pemuda Palestina sama sekali belum memejamkan mata mereka, mereka berjaga dari serangan Israel kePalestina dimalam hari.

Pemuda Indonesia sarapan dengan menu sarapan yang enak dan mudah didapatkan.

Pemuda Palestina memilih untuk berpuasa karena Yahudi Israel masih menutup jalur masuknya bantuan pangan.

Sebagian besar Pemuda Indonesia mudah berpergian dan bila ditanya hendak kemana oleh Orangtua, mereka menjawab: “Biasa Pah-Mah ada acara Anak Muda” yang intinya adalah hura-hura dan poya ria.

Pemuda Palestina mencium tangan ibunya, meminta restu dan doanya untuk pergi berjihad di jalan Allah hari ini.

Pemuda Indonesia mnyanyikan lagu-lagu cinta, galau dan cengeng.

Pemuda Palestina tak henti-hentinya berdoa dan mngulang hafalan Al Qur’an.

Banyak Pemuda Indonesia suka berkata: “Gue empet bgt ama bokap nyokap gue”.

Pemuda Palestina memeluk jasad bapak, ibu, dan adiknya yang berlumuran darah. Mereka tak lagi bernyawa terkena serangan udara Israel.

Kebanyakan Pemuda Indonesia berantem beraninya keroyokan bawa ring dan samurai.

Pemuda Palestina seorang diri menghadang tank-tank Israel dengan sebongkah batu.

Pemuda Indonesia menghabiskan uang orangtuanya di kafe, restoran, salon, mall, dan konser musik.

Pemuda Palestine menatap puing-puing rumahnya yang hancur berantakan. Harta bendanya berubah menjadi abu.

Kami sangat meyakini tidak setiap Pemuda Indonesia seperti tadi.

Semoga kita dapat mengambil hikmah dari kalimat2 di atas.

Sangat berat, tapi dlm stiap zaman, mgerti ttg pelajaran bhw ujian terberat hny mampu disandang org2 yg kuat, spt di Gaza

Hal paling menyedihkan adalah ketika kita hanya sebatas sedih melihat kesedihan mereka. Ayo lakukan sesuatu.

Pray For Gaza, atau menulislah sesuatu ttg Palestina.

Anda baru saja membaa SMS berseri dari Senior saya di jurusan Matematika UNJ yang kini jadi Kepala Sekolah di SMKN 28 Jakarta, Ibu Hj. Nurhasanah, Saya biasa memanggilnya Ibu Ana.

Sebuah keprihatinan pada generasi penerus … beruntung saya pernah mengenal seorang Pelajar SMKN 36 Jakarta yang menulis di twitternya begini:

20121118-203018.jpg

20121118-203055.jpg

Fahmy, seorang pelajar SMKN 36 Jakarta yang sadar betapa pentingnya skill untuk bisa bersaing merebut hidup sukses, luph u maaan.


2 Comments

kangen Pak Haji Tuan, kangen Babeh … kangen arwana …. ach … smua deh


saat bereskan file digital … tiba-tiba saya menemukan ini … ingat ullan (None Jakarta Utara 2012) pembuat video, alam sebagai kameramen dan semua yang di film dan tak ada di film itu … miss u all, smg semua dalam sehat dan sukses selalu … kangen Pak Haji Tuan Wakil Kesiswaan yang punya segudang ikhlas dan serius kerja, kangen Babeh yang kuasai bengkel beserta semua isinya … kangen arwana yang temani kerja nikmat di ruang kerja yang minimalis, dia selalu keliatan keren setiap saat dan geraknya gemulai namun berwibawa, kangen juga semua anak 36 yang asik dan lucu2 plus keren bedh …. ach … smua deh


Leave a comment

Titip doa pada Allah SWT agar usaha mereka dimudahkan buat raih hidup sejahtera … Micu n luph U guys …

20121009-184949.jpg

20121009-185010.jpg
Mengingat wajah ceria mereka, keriuhan saat bersama, nakal yang lucu, kritis dan kemauan yang macam-macam … Titip doa pada Alla SWT agar usaha mereka dimudahkan buat raih hidup sejahtera … Micu n luph U guys …


1 Comment

Jadi kangen suasana kerja yang dahsyat tim redaksi kala itu …

20120813-175304.jpg

20120813-175315.jpg

20120813-175320.jpg
Berkunjung ke wall facebook sahabat saya Bapak Zaenal Harmiyanto, saya menemukan foto 23 Nopember 2009, bersama Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan tim jurnalis majalah SMK UPDATES kami mewawancarai Gubernur di Ruang Kerjanya … Bayu Zen Sutrisno yang bertugas, kin jadi Mahasiswa di Universitas Bakri setelah tamat dari SMKN 36 Jakarta … Miss u all … Jadi kangen suasana kerja yang dahsyat tim redaksi kala itu …

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 15,884 other followers