@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan


Leave a comment

aku ini bisa apa lah, cuma nunggu angin kibarkan diriku

 

Bendera bisa ngomong, mungkin bakal bilang gini: “aku tuh sbenernya banci bangeets sama mreka yg ngaku” mencintai aku tapi kerjanya brantem mulu ga nyadar kalo banyak yg eksploitasi aku prkaya diri sndiri, smntara aku ini bisa apa lah, cuma nunggu angin kibarkan diriku.”

Dia liat mass media, dengar pembicaraan orang tentang aparat yang saling tuding, seperti ingin saling memenjarakan, aktifis partai yang gemar  ribut, juga saling tuding, seperti ingin saling memenjarakan, fulisi sibuk urusan laporan” kriminalisasi & begal shg lupa banyak penyelundup & pencuri kekayaan alam di hutan & laut luas, hadeeeeh!!!!


1 Comment

Sementara para perokok tetap miskin, hidup susah dan penyakitan, bagaimana dengan anda?

IMG_4288-0
Pada saat tertentu di negeri paman besut saya berada dalam situasi dimana hampir semua orang di tempat itu merokok. Mereka seperti sangat menikmati setiap hisapan asap benda putih 9 cm, sering tak bersuara menghisap asap, menghembuskan lewat mulut dan hidup, kadang matanya terpejam, merem melek gitu, terlihat mereka sangat menikmati asap yang dibungkusnya tertulis “membunuhmu”.

Mungkin buat mereka itu adalah suatu kenikmatan tiada tara, dengan kemampuan keuangan yang terbatas mereka membeli rokok sebatang dan menjadikan rokok itu sebagai media pengantar kenikmatan, yang tumbuhkan rasa suka, senang, bahagia, dsb.

Mereka tak berfikir buat traveling naik pesawat plus nikmati kuiliner khas daerah wisata yang dikunjungi, uang yang terbatas, pengaruh teman-teman, persepsi keliru tentang rokok, solidaritas, setia kawan, telah menjerumuskan mereka menjadi perokok yang menumpuk ribuan macam zat kimia beracun di dalam tubuh, ditambah promosi gencar politikus yang memberi fasilitas gratis berobat di rumah sakit untuk si miskin atau peserta program kesehatan tertentu.

Kadang saya tergoda untuk berbicara atau bertanya pada perokok itu, apa nikmatnya menghisap asap, sejak kapan jadi penghisap, berapa biaya yang dialokasikan untuk membeli benda yang harus dihisap, dsb.

Tahukan mereka bahwa jutaan perokok yang ada di negeri paman besut telah memberi keuntungan banyak sekali buat pemilik pabrik rokok dan kabarnya menjadikan pemilik pabrik rokok itu sebagai orang terkaya di dunia. Sementara para perokok tetap miskin, hidup susah dan penyakitan, bagaimana dengan anda?


3 Comments

Pasar tradisional buat belajar karakter

IMG_4287
fotokita.net

Jika anda ingin mempelajari katakter manusia, datanglah ke pasar tradisional pagi hari, cari posisi dimana anda bisa duduk santai mengamati orang-orang yang masuk dan keluar dari pasar, perhatikanlah dengan seksama pengunjung pasar, apa yang anda lihat?

Kecantikan alami.
Saat bangun tidur, kita dapat melihat level kecantikan seseorang, mereka belum mandi, tak bermake up, sering mereka seperti mengenakan pakaian tidur langsung ke pasar. Yang tak cantik tampil asal membuatnya makin kurang sedap dipandang juga tak sedikit.

Semangat hidup.
Perhatikan pengunjung pasar yang bersemangat datang ke pasar dengan bergairah, siap dengan rencana atau catatan apa yang akan dibeli pagi itu, terlihat dari matanya yang bersemangat dan gerakan badanaya yang lincah, fokus ke lokasi-lokasi yang sudah direncanakan dan segera meninggalkan pasar setelah selesai.

Masuklah ke pasar, amati transaksi pedagang dan pembeli, prosesnya akan sangat cepat jika pembeli dan pedagangnya memiliki semangat hidup yang menyala, sering diiringi senyum dan saling menyapa.

Pengunjung yang kurang semangat hidupnya sering tampak bingung di pasar, berjalan kesana-kemari dengan tatapan kurang fokus, demikian juga dengan pedagangnya, mereka terlihat kurang bergairah dan menjalankan usahanya secara santai.

Peduli kesehatan.
Amati bentuk tubuh pengunjung, ada yang sangat ideal dan terlihat sehat, lihat apa yang dibeli di pasar, biasanya bahan makanan yang sehat, lihatlah mereka yang berukuran jumbo, bafang belanjaannya bisanya kurang sehat & umumnya bisa sgera dinikmati, kadang mereka mencari makanan matang yang siap di santap begitu tiba di rumah atau mereka langsung menikmati makanan di di pasar.

Apalagi yang bisa anda pelajari di pasar?


2 Comments

sekolah itu tak pernah sepi peminat, walau berbiaya mahal

IMG_4239

IMG_4240
Pembinaan karakter siswa butuh kreatifitas dan kerjasama dengan berbagai fihak di dalam sekolah maupun di luar sekolah.

Dua foto di atas memperlihatkan isi foto album instagram yang merespon pendidikan karakter saat jadi siswa baru di SMKN 36 Jakarta, bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), anak-anak yang baru lulus SMP dilatih kebersamaan, disiplin, tanggung jawab, kerjasama, cinta negara, dsb.

Kementrian dan Dinas Pendidikan sudah mengatur tatacara pembinaan siswa baru, menurut saya itu boleh diikuti sebagai standar minimal, sekolah sebaiknya meningkatkan level standar kegiatan dengan melibatkan siswa senior, guru, dan fihak luar seperti industri, perguruan tinggi, TNI, Polisi, dsb.

Tentang biaya, ini mungkin jadi masalah sehingga sekolah enggan menaikkan standar, pembinaan siswa baru jadi kegiatan yang selalu begitu, hampir tak pernah berubah dari tahun ke tahun. Kuncinya kembali ke kreatifitas pengelola sekolah dan keberanian untuk menaikan standar kegiatan yang sering disebut MOS atau Masa Orientasi Siswa baru.

Kurikulum, Ujian Nasional, adalah batas minimal yang harus dicapai sekolah dalam interaksinya dengan anak didik, sekolah yang terbiasa minimalis dalam pencapaian berbagai standar di sekolah, akhirnya akan ditinggalkan masyarakat, berbagai label yang disematkan untuk sekolah yang biasa sekedar sesuai standar akhirnya ketahuan bahwa itu sekedar kedok; ingat dulu ada sekolah dengan label TELADAN, SBI, SSN, UNGGULAN, dsb. Sekolah itu outputnya biasa-biasa saja tak seperti labelnya.

Banyak sekolah yang tak peduli terjadap label ini itu tetapi berusaha menanamkan karakter unggul dengan memberi standar lebih pada proses pendidikan di sekolahnya dan hal itu disukai masyarakat hingga sekolah itu tak pernah sepi peminat, walau berbiaya mahal.

Bagaimana sekolahmu?


1 Comment

Kapan terakhir lihat lubang kubur? 

 

Ketika mau tawuran, merokok, pake narkoba, minum oplosan, kebut-kebutan, apakah pelaku sadar bahwa dirinya sedang mendekat ke lubang berukuran sekitar 2 x 1 meter, dan bakal menetap selamanya di lubang itu membusuk?

Daripada mempercepat jadwal pemakaman, lebih baik mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, menyenangkan, hasilkan uang, nambah sahabat, atau apa aja deh yg bikin hidup lebih hidup & bermanfaat buat alam semesta.

Kapan terakhir lihat lubang kubur? 


Leave a comment

Kopdar Akbar Guru Blogger Nasional: Dahsyat, Kreatif, Luar Biasa, Allahu Akbar! (part 1)

Dedi Dwitagama:

Mendokumentasikan kenangan hebat, terima kasih Pak Ustadz Bhayu

Originally posted on بِقَدْرِ الْكَدِّ تُكْتَسَبُ الْمَعَالِى:

bersama timKomunitas Sejuta Guru Ngeblog(KSGN) hadir dalam rangka memfasilitasi guru-guru untuk lebih massif lagi memanfaatkan teknologi (IT) di era digital ini khususnya dalam hal ngeblog. Selain itu juga KSGN memotivasi dan senantiasa memberi inspirasi untuk selalu berprestasi, kreatif dan berkontribusi mengisi internet dengan konten-konten positif agar konten-konten negatif tergusur. Kini, 1 tahun sudah kami menginfakkan waktu, tenaga, pikiran dan ilmu yang dimiliki. Kesemua instruktur dengan rela berangkat ke daerah-daerah tanpa harus repot menyediakan akomodasi dan transportasi. Bagi sekolah atau lembaga yang menginginkan pelatihan gratis cukup menyediakan tempat saja. Karena perjalanan itulah rasa syukur patut dan fardhu ‘ain kita panjatkan. Apalagi ulang tahun perdana ini kami mengundang seluruh guru blogger dan komunitas blogger di Indonesia untuk bertemu, silaturahim dan sharing dalam event Kopdar Akbar Guru Blogger Nasional Bersama Indosat. Bertambah rasa syukur bertambah pula kenikmatan dan insya Allah bertambah pula kebaikan yang kita dapatkan.

View original 685 more words


Leave a comment

Ketika Guru Go-Blog Berkumpul

Dedi Dwitagama:

Reportase yang bagus, dan makin bagus karena ada namaku … nuhun pisan bapaaa ti kulon

Originally posted on budakkulon:

Reportase untuk Blogger Reporter Indonesia (BRID)

DSC05420 copyJika saja Andrea Hirata tidak menuliskan tentang Ibu Muslimah dalam bukunya yang berjudul Laskar Pelangi, tentu hingga sekarang kita tidak akan mengenal sosok guru bersahaja dari Belitong tersebut. Tanpa disadari, tulisan Andrea Hirata yang melibatkan Ibu Muslimah dalam novelnya turut memperkenalkan sang guru kepada dunia. Puncaknya adalah ketika Ibu Muslimah mendapatkan penghargaan Satya Lencana Pendidikan yang diberikan langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada Peringatan Hari Guru Nasional akhir tahun 2008 silam.

Guru yang baik akan meninggalkan kesan yang baik bagi para muridnya, kesan yang baik akan tersimpan lama dalam ingatan sang murid. Seperti yang dilakukan Andrea Hirata, beberapa murid mungkin akan menuliskan kisah hidup di sekolah yang pernah mereka lalui bersama sang guru dalam bentuk tulisan di Blog pribadi ataupun buku. Maka untuk bisa menjadi guru yang baik dan kekal dalam kenangan, bersikaplah professional serta  tanamkan nilai-nilai baik kepada para murid.

Pesan…

View original 746 more words


2 Comments

blogwalking itu menyenangkan sekali ketika __________



Berkunjung ke blog teman atau blogwalking itu sangat menyenangkan, apalagi menjumpai nama dan foto diri kita di blog teman, terima kasih untuk pemilik blog http://honeymoonbackpacker.com yang berkenan memotret & manulis ttg Saya.

Apakah anda pernah ditulis, difoto & dipublish di blog teman?


Leave a comment

Kopdar Akbar Guru Blogger Nasional: Guruku Cahayaku!

Dedi Dwitagama:

Liputan sahabat Blogger, trm ksh Bunda

Originally posted on honeymoonbackpacker:

Pagi ini aku mengusap bening yang membasahi pipi. Sangat terharu berada ditengah-tengah ratusan guru bersahaja. Meski sudah menjadi guru mereka selalu haus ilmu. Sikap yang patut ditiru!

View original 1,941 more words


6 Comments

Kopdar Akbar Guru Blogger Nasional, KSGN – Indosat

banner

banner

Saya menyampaikan materi Nikmatnya jadi guru Blogger saatu sessi bersama Ibu Amiroh Adnan, Guru SMKN 3 Jombang dan Bapak M. Subakri Guru SDN Jambekumbu 01 Lumajang Jawa Timur, dimoderatori oleh Bapak Namin AB. Inti sessi Saya adalah mengispirasi yang hadir untuk mengabarkan kebaikan yang terjadi di sekolah, di rumah dan dimanapun agar tumbuh budaya produktif dan profesional. Silahkan nikmati slide di bawah ini.

<a title="Nikmatnya jadi Guru Blogger"


Leave a comment

17 Blogger Indonesia Paling Inspiratif 2014

Dedi Dwitagama:

Alhamdulillah, terima kasih buat pengunjung blog saya dan yang sudah menilai, semoga bermanfaat

Originally posted on Motivator Pendidikan Kreatif:

buku saya mau jadi guru goblog

Motivator Kreatif-Apa kabar sahabat? semoga pagi menjelang siang ini semangat untuk mengabdi dalam dunia pendidikan terus membara dalam jiwa kita, sebagai pendidik kitalah pemegang kendali dalam menentukan generasi bangsa terbaik. Oleh sebab itu tentu kita harus terus memantaskan diri dengan meningkatkan kualitas diri kita.

Pagi menjelang ini saya ingin berbagi dengan sahabat semua tentang 17 Blogger paling Inspiratif, tentu ini versi saya dan khusus bagi para Gulu Blogger.  Jadi buat anda yang tidak saya masukan dalam kategori ini, jangan marah yah, he..he… Bisa saja karena saya belum kenal dengan anda kalau kenal mungkin saya masukin juga dalan 17 Blogger Indonesia Paling Inspiratif.

Inilah kriteria yang saya nilai untuk 17 Blogger Paling Inspiratif :

View original 256 more words


Leave a comment

tindakan kriminalisasi terhadap sekolah atau kepala sekolah

IMG_4172

Di Negeri Paman Besut terjadi kekisruhan antara Gubernur dengan DPRD, berawal dari pemgusulan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah – APBD, Gubernur menyatakan bahwa Satuan Kerja Pemerintah Daerah – SKPD tidak mengusilkan program, kegiatan atau rencana pengadaan barang senilai lebih dari 12 trilyun kepeng, tetapi muncul pada APBD yang dikeluarkan oleh DPRD.

Ternyata anggaran lebih dari 12 trilyun kepeng itu diantaranya untuk pengadaan peralat listrik UPS di sekolah yang harganya per unit untuk setiap Sekolah antara 3 sampai 5 milyar kepeng.

Dikabarkan bahwa sekolah-sekolah tak mengajukan permintaan pengadaan alat itu, tetapi langsung di drop ke sekolah untuk dipasang, beberapa sekolah menyatakan bahwa kebutuhan mereka sebenarnya adalah penambahan daya listrik, sekolah sudah mengajukan permintaan penambahan daya listrik, tapi tak kunjung terealisir.

Kisruh terus terjadi hingga artikel ini ditulis, liputan media tak henti mengungkap pandapat berbagai fihak tentang anggaran yang tak kunjung disetujui, hingga para fihak melaporkan fihak lain ke KPK dan Kepolisian. Anggaran operasional sekolah tak kunjung turun, sementara kegiatan sekolah harus dijalankan, pemeliharaan sekolah tak berhenti, ujian sekolah harus dilakukan, kebersihan memerlukan alat dan bahan yang harus dibeli, tenaga guru dan tata usaha honor hatus dibayar, berbagai biaya tak bisa ditunda. Kepala sekolah hatus kreatif dan kerja keras mengendalikan sekolah hingga ada yang harus menggunakan berbagai sumber dana bahkan meminjam uang untuk biaya operasional sekolah.

Dalam keadaan sulit dimana anggaran tak kunjung disetujui, sehingga tak bisa turun untuk digunakan mendanai berbagai kegiatan sekolah, Kepala Sekolah mendapat tambahan beban dipanggil Kepolisian Negeri Paman Besut untuk diperiksa sehubungan dengan pengadaan barang yang diributkan.

Anda pernah diperiksa Polisi? Bagaimana rasanya mendapatkan panggilan dan menjadi terperiksa? Mereka yang tak terbiasa berhubungan dengan Polisi, dipanggil Polisi dan diperiksa selama berjam-jam adalah sebuah persitiwa yang tak mengenakkan. Kalau boleh meminjam istilah media, apakah sedang terjadi Kriminalisasi di Dunia Pendidikan? Oleh siapa? Jika pelapornya adalah Gubernur atau DPRD, apakah mereka bisa dianggap melakukan tindakan kriminalisasi terhadap sekolah atau kepala sekolah?

Menurut Anda?


Leave a comment

Begal itu karena miskin, bodoh, hukum tak jalan atau pemerintah tak mampu sediakan alat transportasi?

IMG_4170

Seorang murid bertanya kepada Saya, “Kenapa banyak begal di negeri ini?”
Saya menjawab, “Ada beberapa hal yang menyebabkan itu terjadi.”
Murid itu bilang, “Apakah karena mereka terlalu miskin?”

Saya jawab, bahwa mungkin kemiskinan bisa jadi pengebab terjadinya tindak kriminal, karena orang butuh makan, sementara dia miskin, tak punya penghasilan, maka dia jadi begal.

Selain miskin, menurut Saya pelaku begal itu bodoh, tidak bisa bekerja di sektor yang baik, tak melanggar hukum, sehingga tak beresiko dipenjara atau mati dihakimi massa.

Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah juga punya andil kesalahan pada masalah ini, karena tidak mampu menyediakan sarana transportasi yang baik, ramah, aman, murah dan nyaman yang bisa mengantarkan penduduk ke tempat beraktifitas, andai angkutan umum aman, nyaman, murah maka rakyat tidak akan membeli sepeda motor untuk bepergian kemana-mana. Di jalan raya tidak akan dipenuhi oleh sepeda motor.

Rakyat merasa tak aman berkendara di jalan malam hari atau siang hari, bahkan para begal berani merampas motor di rumah penduduk, karena jumlah sepeda motor jutaan di negeri ini dan yang membutuhkan juga sangat banyak karena sistem transportasi massal yang buruk.

Di Singapura, Tokyo, Seoul, jarang sekali ada sepeda motor lalu lalang di jalan, karena penduduk lebih senang bepergian naik kereta bawah tanah yang banyak, nyaman, aman, murah dan tepat waktu.

Rakyat resah, tak aman, pelaku begal yang tertangkap dihajar hingga mati, bahkan ada yang dibakar hidup-hidup. Negeri ini jadi seperti belantara yang tak punya pemerintah, tak punya polisi, seolah semua diurus sendiri oleh penduduk dari mulai kendaraan untuk bepergian, mengamankan diri selama di perjalanan, di rumah, di tempat kerja, menangkap pelaku begal hingga menghukumnya sampai mati, karena rakyat melihat penanganan hukum terhadap pelaku kejahatan sering tak memenuhi harapan rakyat.

Begal itu karena miskin, bodoh, hukum tak jalan atau pemerintah yang tak mampu sediakan alat transportasi?


Leave a comment

menitipkan kenangan di instagram

IMG_2227
perhatikan foto di atas, mungkin itu difoto secara spontan tanpa perencanaan, kemudian diunggah ke instagram, apa yang terjadi saat meteka lulus sekolah, kuliah atau kerja?

kenangan masa-masa sekolah lanjutan adalah kenangan yang indah, akan diingat terus hingga puluhan tahun ke depan, jika foto zaman dulu yang di cetak bisa terselip atau hilang, foto diatas masih bisa dinikmati seperti banyak video masa lalu yang bisa dinikmati di youtube hingga kini, saat reuni foto-foto & video itu bisa jadi media merangkai keindahan kenangan masa remaja.

instagram saya @dwitagama, apa instagram anda?


Leave a comment

Bahagia itu sederhana, cuma gara-gara instagram

IMG_4041

Bahagia itu sederhana, peserta senang ikut training trus minta foto bareng setelah selesai training motivasi di SMPIT AL FATIH hari ini 28 Februari 2015 dan diposting di instagram mereka itu, ssuatuuuu banggeets, terima kasih buat angkatan 8 SMPIT AL FATIH CITRA RAYA Tangerang, simak kabar ” nya di http://trainerkita.wordpress.com.


1 Comment

Menikmati Trio Andepang, tiga penyanyi cilik Tanah Batak

Andai satu sekolah punya tiga anak macam ini, trus dibuat videonya satu minggu satu, upload ke youtube, maka jutaan lagu bisa menghibur negeri kalahkan berita korupsi, kriminalisasi, beras, partai saling gugat, begal, dsb.


Leave a comment

Slide Workshop “Salam Pagi di Sekolah”, BNN RI

Kegiatan Workshop “Salam Pagi di Sekolah”, BNN RI berlangsung 23 Februari 2015 di RRI Jakarta, kabar training-training saya lainnya bisa dinikmati disana.


Leave a comment

Tips mengelola Instagram

IMG_2179
Anda sudah punya akun di instagram? kalau sudah, brapa foto isi album anda? brapa follower akun anda? berapa yang anda dillow?

Instagram adalah media sosial yang menyediakan fasilitas menyimpan foto-foto pemilik akun yang hanya bermodal email, dan mempublikasikan sehingga foto-foto kita bisa dinikmati orang sedunia.

Seleksi Foto
Ada yang jarang sekali mengupload foto karena takut kesan org lain thd anda, ada pengguna instagram yang rajin upload foto-foto apa saja tentang dirinya, pekerjaan, perjalanan, teman, kegiatan, dsb.

Upload saja foto-foto yang anda rasa boleh dilihat orang lain, nikmati isi album foto anda, nikmati juga instagram relasi anda, akan tiba saatnya anda tahu karakter diri anda dan foto-foto apa yang sebaiknya anda upload atau tidak.

Like & kommentar
Pada instagram kedua hal diatas jadi seperti media silaturahmi yang menyatakan anda telah melihat atau berkunjung ke akun relasi anda, kedua hal itu juga bisa menambah jumlah follower anda.

Berikan like & kommentar anda untuk foto-foto relasi anda yang menarik perhatian anda. Beri balasan like & komment kepada mereka yang melakukan hal itu buat foto anda, kita seperti saling sapa.

Following & folower
Anda boleh follow siapa saja yang ingin anda ketahui kabar atau lihat wajahnya, jika berubah fikiran anda bisa unfoll kapan saja, bebas.

Jika ada yang follow anda sebaiknya anda juga following ybs sbg ungkapan terima kasih atas difollownya akun anda. Jika akun toko online follow anda & anda tak berkenan following akun itu, silahkan saja tak follow, bebas.

Caption atau keterangan foto
Agar relasi anda lebih bisa menikmati foto-foto anda, sebaiknya foto anda dilengkapi dengan keterangan tentang apa saja yang mau anda kabarkan, jika ingin relasi anda segera tahu bahwa ada foto bersama dia yang anda upload, anda bisa masukkan akun inatagram rekan anda atau memberi tag akun instagram relasi anda.

Keterangan foto yanga terlalu sedikit bikin relasi anda tak berminat kasih atensi pada foto anda, caption yang terlalu panjang merepotkan relasi anda, karena sering orang-orang memanfaatkan waktu yang sedikit untuk. membuka instagram.

Pemakaian hastag, tagar, tanda pagar (#) yang terlalu banyak juga bikin malas fihak lain, kecuali ada tujuan tertentu.

Hastag, tagar, tanda pagar (#)
Manfaatnya untuk mengelompokkan jenis, kategori, direktori, kejadian, dsb sehingga mudah dicari oleh semua orang, misalnya #SMKN50Jkt itu akan mengumpulkan semua foto di instagram yang menuliskan hastag skolah itu, sehingga memudahkan pencarian & lebih fokus menikmatinya.

Tag foto
Suatu cara anda mengabarkan kepada relasi anda agar ybs melihat foto itu, mungkin karena dia afa di foto atau sebab lainnya.

Tak perlu memberi tag kepada relasi yang tak ada hubungannya dg foto itu shg tak ada kesan pamer.

Jujur
Sebuah kata yang berlaku universal, juga untuk instagram, jika anda posting bukan foto anda sendiri sbaiknya ditulis sumber fotonya. Dalam smua hal jujur itu bikin nikmat, tak jujur seperti manabung & menunda waktu hukuman buat pelaku,

Say Thank You
Kepada relasi anda atas like & komment mereka bisa bikin mreka kasih lika & komment lagi foto-foto anda.

Saya berterima kasih buat relasi yang kasih like & kommet foto saya yang mengunggah warna hitam, krn prasaan saya yang sedang kurang baik, padahal tak ada yg bisa dinikmati dari foto di atas, mungkin karena captionnya yang jujur jadi menarik perhatian orang lain.

Masih belum punya instagram? donlot segera aplikasinya lalu nikmati kedahsyatan bertukar album foto, karena saat ini makin sulit cari tempat untuk mencetak foto, silahkan follow akun instagram saya; dwitagam, saya akan follow anda, kita silaturahim lewat fotooo, happy deh,


Leave a comment

Darah habis, masuk liang kubur tak bisa dihindari

IMG_3901

Seorang Bapak pernah jadi anak STM
yang doyan tawuran di sekitar Blok M
Diantara teman-teman sekolahnya dia berani berantem
Perut sobek tertusuk pisau lawan tak membuatnya merem

Bapak itu sering bangga
Bercerita pada keluarga
Berlari di jalan menguber atau diuber seperti tak beda
Mendapat perhatian, dilihat orang, masuk koran bikin besar dada

Bapak itu kini punya anak yang skolahnya di Blok M
Stiap hari dia was-was, takut anaknya kena hantam
Berdoa selalu setiap anaknya berangkat sekolah dg tangan menggenggam
Selalu stress jika anaknya belum pulang hingga malam

Bapak itu sudah siapkan dana banyak
Jika tiba-tiba ada kabar menghentak
Puluhan juta rupiah seperti dalam kotak
Siap obati operasi akibat tawuran anak

Beruntung di sekolah anaknya banyak kegiatan ekskul
Peraturan tegas dijalankan, murid yang tawuran dikeluarkan

Ada anak keluarga miskin
Terbiasa dalam tas clurit dimasukin
Sekolahnya tak berani tegas pada muridnya
Merokok, bawa senjata tajam atau tawuran dibiarkan saja

Mayoritas anak miskin itu terbiasa bergerombol di jalan
Alasan menunggu bis yang sama solider teman
Nongkrong cari musuh bersama basis terlihat yakin
Naas, batu menghantam kepalanya hingga pecah seperti manekin

Masuk rumah sakit hendak dioperasi
Tak ada biaya karena keluarga sulit mencari
Darah habis tak terperi
Masuk liang kubur tak bisa dihindari


2 Comments

Belajar, berorganisasi, bermusik di SMKN 50 Jakarta

Sekolah harus memberi dorongan kepada murid-muridnya untuk belajar banyak hal, termasuk belajar berorganisasi dan musik, video direkam di SMKN 50 Jakarta 3 Februari 2015, bagaimana di sekolah anda? ada berapa jenis kegiatan ekstra kurikuler murid sekolah anda?


Leave a comment

Luar biasa jika ada Group Taiko di Sekolah Menengah Kejuruan

Ada Group Taiko di Jepang itu biasa, Group Taiko Mahasiswa jurusan sastra Jepang itu biasa, yang luar biasa jika ada Group Taiko di Sekolah Menengah Kejuruan, nikmati dua video dokumentasi Taiko SMKN 36 Jakarta.

KELAHIRAN TAIKO

TAIKO merupakan Instrument Perkusi yang paling Primitif dalam masyarakat Jepang. TAIKO ada dan sudah digunakan di Jepang Kuno lebih dari 2000 tahun yang lalu. Menurut beberapa penelitian Arkeology dan Antropology , orang-orang kuno di Era Jyomon sudah menggunakan Drum (Tambur) sebagai alat Komunikasi atau alat untuk Ritual Keagamaan. Namun Perkusi yang mereka gunakan diduga cukup berbeda dengan yang ada saat ini.

Continue reading


Leave a comment

Bahagia ketemu anak-anak hebat SMKN 36 Jakarta

IMG_1867

IMG_1871

IMG_1803

IMG_1807

IMG_1810-0

Amazing banget, berdiri di tempat yg sering saya nikmati sekitar empat tahun yang lalu, berjumpa dengan teman-teman guru & karyawan serta murid-murid yang dahsyat di SMKN 36 Jakarta, datang lagi ke Cilincing 26 Januari 2015 membuat tak ingin cepat pulang, miss and love u guys, smg smua dalam sehat & sukses slalu.


Leave a comment

Senioritas itu bagian dari latihan Leadership di Sekolah bisa cegah kekerasan atau sebaliknya

2015/01/img_3572.jpg

2015/01/img_3580.jpg

2015/01/img_3574.jpg

2015/01/img_3584.jpg

2015/01/img_3600.jpg

2015/01/img_3614.jpg

2015/01/img_3612.jpg

Dalam kehidupan real di masyarakat senioritas adalah hal yang tak bisa dicegah, karena ada yang lebih tua dan kebih muda, jika peran, tugas dan tanggung jawab disepakati dan dijalankan dengan baik, maka hidup jadi nyaman dan produktif.

Kehidupan di Sekolah adalah model dari masyarakat real di kehidupan nyata, Guru sebagai orang tua, ada kakak tertua dan adik bungsu yang baru masuk sekolah, jika semua warga sekolah menyadari apa misi utama yang dijalankan sekolah, misalnya untuk SMK menyiapkan murid untuk memasuki dunia kerja, kuliah di perguruan tinggi atau wirausaha, maka semua kegiatan harus bermuara ke tiga hal itu, semua interaksi harus mengarah kesana.

Kakak-kakak senior dilibatkan sejak menyeleksi adik kelasnya sesuai kriteria penerimaan siswa baru di sekolah, mereka dipilih dari anggota OSIS atau aktifis ekskul diberi pelatihan selama beberapa hari tentang program penerimaan siswa baru, teknis pelaksanaan, latihan atau simulasi, pemahaman format-format, dsb.

Pada proses pelatihan diberikan hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh senior kepada adik kelasnya serta konsekwensi atau sangsi jika terjadi pelanggaran, demikian juga untuk junior atau anak baru, diberi tahu tentang hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh junior kepada kakak kelasnya atau rekan se kelas serta konsekwensi atau sangsi jika terjadi pelanggaran, sehingga tumbuh perasaan sayang, saling membimbing dan kerjasama.

Sebelum Masa Orientasi Sekolah atau MOS, murid senior yang akan menjadi panitia juga melalui seleksi dan pelatihan beberapa hari tentang semua hal yang akan dilakukan saat MOS, dengan trainer Anggota TNI yang juga menjadi trainer saat MOS untuk semua murid baru. Murid Senior menjadi asisten trainer para tentara di lapangan, in jugasuatu proses pendidikan leadership yang luar biasa, semua dilatih jadi pemimpin buat dirinya sendiri dan orang lain. Kepada semua panitia dan peserta diberi tahu hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh senior kepada adik kelasnya atau sebaliknya serta konsekwensi atau sangsi jika terjadi pelanggaran.

Setelah MOS , saat proses belajar, kegiatan ekskul, praktek, dsb, murid senior menjadi petugas membimbing adik kelasnya untuk menyelesaikan tugas-tugas sekolah atau mendampingi saat ada kegiatandi luar sekolah seperti lomba, kompetis, dsb. Ketika kerjasama murid menghasilkan prestasi sekolah memberi apresiasi dengan memberi penghargaan di hadapan semua teman, guru dan warga sekolah.

Jika terjadi tindak kekerasan yang dilakukan senior kepada adik kelasnya atau sebaliknya pembina siswa segera memanggil fihak-fihak yang terlibat dan menjatuhkan sangsi sesuai kesepakatan yang sudah ditandatangani di awal tahun ajaran, pelaku kekerasan dikembalikan kepada orang tuanya atau dikeluarkan dari sekolah.

Tibalah saatnya senior mengikuti ujian nasional, beberapa dari mereka yang memperoleh nilai terbaik diberi penghargaan di hadapan semua warga sekolah dan diberi kesempatan berbicara bagaimana bisa meraih prestasi tertinggi di hadapan adik kelasnya.

Senioritas itu jika dikendalikan dengan baik bisa memberi manfaat dan melatih karakter kepemimpinan anak didik, bagaimana di sekolah anda?


Leave a comment

Kamu tak merokok, berarti kamu sangat hebat

Rokok itu hebat
dia kalahkan jutaan orang
yang tak berpendidikan hingga profesor,
yang tak berpenghasilan hingga konglomerat,
yang tak kerja hingga presiden,
yang muda maupun yang tua,
yang beragama dan tak beragama,
yang miskin hingga kaya,
yang jelek hingga cakep,
yang kurus hingga gemuk,
yang laki atau perempuan,
yang pandai bicara atau tuna wicara,
yang jantan, betina atau bencong,

Kamu tak merokok
berarti kamu sangat hebat
jauh lebih hebat dari
yang tak berpendidikan hingga profesor,
yang tak berpenghasilan hingga konglomerat,
yang tak kerja hingga presiden,
yang muda maupun yang tua,
yang beragama dan tak beragama,
yang miskin hingga kaya,
yang jelek hingga cakep,
yang kurus hingga gemuk,
yang laki atau perempuan,
yang pandai bicara atau tuna wicara,
yang jantan, betina atau bencong,

Seharusnya, siapapun kamu
yang tak berpendidikan hingga profesor,
yang tak berpenghasilan hingga konglomerat,
yang tak kerja hingga presiden,
yang muda maupun yang tua,
yang beragama dan tak beragama,
yang miskin hingga kaya,
yang jelek hingga cakep,
yang kurus hingga gemuk,
yang laki atau perempuan,
yang pandai bicara atau tuna wicara,
yang jantan, betina atau bencong,

itu faham,
bahwa kesehatan harus dijaga
bahwa di rokok itu banyak zat beracun
bahwa rokok itu merusak tubuh
bahwa rokok itu membunuhmu

Kamu tak merokok
berarti kamu sangat hebat
jauh lebih hebat dari
yang tak berpendidikan hingga profesor,
yang tak berpenghasilan hingga konglomerat,
yang tak kerja hingga presiden,
yang muda maupun yang tua,
yang beragama dan tak beragama,
yang miskin hingga kaya,
yang jelek hingga cakep,
yang kurus hingga gemuk,
yang laki atau perempuan,
yang pandai bicara atau tuna wicara,
yang jantan, betina atau bencong,


Leave a comment

Tips Mengelola Majalah Dinding Sekolah

Majalah Dinding merupakan salah satu kegiatan ekstra kurikuler yang bisa melatih berbagai karakter murid seperti: orientasi masa depan, kerjasama, saling menghargai, perencanaan, kreatif, produktif, eksplorasi, konsisten, dsb.

Agar majalah dinding di sekolah bisa memberi manfaat buat pengelola maupun pembacanya, silahkan simak beberapa tips mengelola majalah dinding sekolah:

1. Bentuk Dewan Redaksi, bisa mengikuti model redaksi majalah, koran atau penerbitan lainnya.

2. Sepakati bersama seluruh anggota tim redaksi atau aktifis mading, masa tayang mading berlangsung berapa lama, misalnya; seminggu, dua minggu, atau sebulan sekali.

3. Sepakati Konsep mading, apakah mengangkat tema-tema tertentu atau sistem rubrik, ruang-ruang tetap.

4. Sepakati materi yang akan diangkat mading anda; jika konsep tema & masa tayang sebulan sekali, artinya dewan redaksi harus menyiapkan paling sedikit 12 tema selama satu tahun, sebaiknya disiapkan tema-tema cadangan untuk mengantisipasi masalah kekurangan materi atau lainnya.

Foto di bawah ini adalah contoh mading yang berkonsep tema; SARAPAN

Sumber: Google

Sumber: Google

5. Jika yang dipilih konsep rubrik yang diupdate sebulan sekali, misalnya ada rubrik Headline, Tokoh, Puisi, Siswa berprestasi, Guru Kita, Sekolah Tetangga, dsb; maka Dewan Redaksi harus menyiapkan materi setiap rubriknya terdiri dari 12 unit sepanjang tahun.

Foto di bawah ini adalah contoh mading dengan konsep Rubrik

Sumber: Google

Sumber: Google

6. Tentukan jadwal tanggal atau hari mading itu diupdate.

7. Tayangkan nama dewan redaksi dilengkapi dengan alamat twitter, email atau nomor HP yang bisa dihubungi

8. Lengkapi mading dengan gambar-gambar, karena banyak orang yang tertarik dengan unsur gambar atau warna.

9. Libatkan pembaca atau murid yang tak tergabung dalam ekskul mading untuk mengisi mading, sertakan foto wajah yang menyumbang artikel atau foto karyanya. Proses pengiriman karya bisa lewat email, kotak yang disediakan atau dikirim langsung kepada anggota dewan redaksi.

10. Dokumentasikan setiap edisi mading dengan memuat semua artikel dan foto-foto di mading dengan cara mengupload di blog mading, bisa dibuat di wordpress, kompasiana, blogger, blogdetik, dsb. Foto-foto saat rapat redaksi, proses menggarap edisi, foto bareng anggota dewan redaksi dan pembena, atau apa saja bisa ditayangkan di blog mading.

Contoh blog mading SMPN 243 Jakarta.
mading dwitagama2
http://mdsmpn243jkt.blogspot.com/

11. Ikut serta kegiatan lomba atau kompetisi mading yang sering diadakan oleh berbagai fihak sebagai pembanding dengan mading sekolah lain.

12. Tugaskan dewan redaksi untuk berkunjung ke sekolah lain untuk mengamati mading sekolah tersebut sebagai pembanding untuk perbaikan.

13. Simpan atau arsipkan materi mading yang sudah ditayangkan yang pada suatu saat dapat ditayangkan ulang, jika dirasa perlu atau untuk mengisi ruang yang kosong.

14. Tempatkan mading di tempat yang strategis agar mudah dilihat oleh warga sekolah.

15. Lakukan perbaikan-perbaikan yang dianggap perlu untuk membuat mading lebih menarik para pembacanya.

Selamat berkarya.

Menilai mutu kegiatan ekstra kurikuler atau OSIS Sekolah kita

Leave a comment

20150112-120339.jpg
Pada suatu kesempatan saya berjumpa dengan pengurus OSIS banyak Sekolah bagian timur Jakarta, Saya bertanya kepada mereka bagaimana aktifitas kegiatan ekskul atau OSIS di sekolah mereka, beberapa dari mereka menjawab bahwa teman-teman merka dangat aktif falam kegiatan ekstra kurikuler atau OSIS di sekolahnya, saya melanjutkan pertanyaan: sebutkan lima prestasi terakhir dan waktunya, mereka bilang beberapa waktu terakhir belum meraih juara lagi.

Suatu kegiatan ekstra kurikuler di sekolah yang rajin melakukan kegiatan, berlatih, bersinergi dengan aktifis kegiatan yang sama dari sekolah lain, melakukan latihan bersama, mengikuti lomba-lomba yang diadakan sekolah lain, atau instansi lain, kadang diundang untuk tampil pentas atau eksibisi di sekolah sendiri, sekolah lain, atau even-even di luar sekolah.

Keikutsertaan di perlombaan-perlombaan berkali-kali pada akhirnya akan bermuara pada raihan prestasi atau juara, karena sifat dasar remaja yang menyukai tantangan dan persaingan.

Sekolah seharusnya mendorong semua unit organisasi ekstra kurikuler di sekolahnya untuk serius latihan, ikut serta pada lomba atau kompetisi di dalam kota atau di luar kota atau tampil demonstrasi pada kegiatan-kegiatan di sekolah sendiri, sekolah lain, di dinas pendidikan, di pemda atau di acara-acara yang sesuai dengan jenis ekskul sekolah.

Menilai mutu kegiatan ekstra kurikuler atau OSIS Sekolah kita sangat mudah, cukup didata berapa banyak prestasi yang sudah dicapai oleh unit ekskul tersebut, jika selama setahun ekskul di sekolah anda tak pernah tampil demo, tak pernah ikut kompetisi atau tak pernah meraih juara, mungkin kegiatan ekskul tersebut belum dikelola secara serius, karena selama setahun padti ada kesempatan untuk demo, atau ikut kompetisi.

Kemungkinan besar ekskul yang mandul itu anggota atau peminatnya juga sedikit, tak serius latihan, tak didorong ikut kompetisi atau kitang dukungan dari sekolah, tetapi jika dukungansudah cukup diberikan tapi tak kunjung berprestasi, mungkinsaatnya ekskul tersebut dibubarkan dan diganti dengan ekskul lain yang lebih diminati siswa agar lebih berani berkompetisi.

Negeri ini butuh penduduk yang serius berlatih sesuatu dan berani berkompetisi serta berprestasi.


1 Comment

Rakyat Negeri Paman Besut: pantat panas, pinggang meradang, mata berkunang … itu biasa

20150104-083514.jpg

Di Negeri Paman Besut merdeka sudah lebih 60 tahun
Presidennya berganti setiap lima tahun
Gubernurnya berganti setiap lima tahun
Bupati berganti juga setiap lima tahun
Walikota berubah setiap lima tahun

Meteri berganti kadang berkali-kali satu periode
Pegawai Negerinya berjumlah jutaan
Anggarannya Kepeng dengan jumlah NOL nya dua belas bahkan lima belas
Nama program pembangunannya ganti selalu
Semua bertujuan mensejahterakan rakyat
Semua bertujuan mencerdaskan rakyat

Rakyat negeri tatusan juta jumlahnya
Punya kebiasaaan menjenguk desa setahun sekali
Negara menyediakan bus-bus gratis yang di beritakan di media
Agar ada kesan negara mengurus warganya pulang ke desa
Sesungguhnya biaya berasal dari keuntungan pengusaha yang berasal dari rakyat
Saat kembali ke kota rakyat harus membayar mahal angkutan balik ke kota
Jika tak mau, rakyat gunakan mobil pribadi dan sepeda motor meregang nyawa

Mungkin karena tak terbiasa berfikir kritis
Atau terbiasa dibungkam tak di dengar atau tak dipedulikan
Rakyat seolah tak faham bahwa angkutan umum harus disiapkan pemerintah
Bahawa angkutan umum adalah bagain dari kesejahteraan rakyat
Angkutan umum kecil dan besar yang disediakan seolah untuk rakyat
Sesungguhnya adalah model sebagian rakyat yang gemar uang banyak
Yang tak mempedulikan pelayanan, fokus pada untuk berlipat

Rakyat negeri paman besut merasa angkutan umum terlalu mahal
Tapi tak memberi pelayanan yang baik
Akhirnya rakyat memilih jalannya sendiri dengan memaksa diri membeli speda motor & mobil
Tak ada uang cukup rakyat membeli secara kredit dengan harga selangit
Rakyat merasa senang jadi mudah dan nyaman bepergian kemanapun
Bahkan merasa hidupnya jadi lebih makmur punya motor dan mobil
Jarak ribuan kilometer ditempuh di atas jok mengadu nyawa dirasa rekreasi
Rakyat lupa atau enggan bicara bahwa pemerintah seharusnya siapkan angkutan umum

Mobil-mobil angkutan umum kecil dan besar diemohi rakyat
Rusak tak terawat jadi besi tua kadang jadi pencabut nyawa
Yang berpunya berebut tiket pesawat dengan harga tiket melompat
Yang miskin semotor berempat tempuh ribuan kilo tetap merasa hebat
Jalan tersumbat ratusan kilometer seolah tak ada yang lihat

Para presiden, menteri, gubernur, walikota dan pegawai nikmati kerja
Bepergian menggunakan pesawat khusus, pengawal khusus, kendaraan khusus
Tak merasa pengap di kendaraan yang penuh sesak
Yak tahu jalan macet seperti cicak yang merayap

Rakyat lupa bahwa saat kampanye pemilihan umum
Para calon wakil rakyat, juga calon bupati, gubernur, dan presiden
Berjanji tingkatkan sejahtera rakyat, pintarkan rakyat
Tapi setelah menjabat mereka seperti lupa atau asik sendiri hingga masa jabatan berakhir
Rakyat tetap sengsara, biasa menyelesaikan masalah sendiri
Cukup dihibur dengan bus-bus gratisan saat mau pulang kampung
Sambil dihibur penyanyi dangdut kelas kampung
Rakyat tak faham bahwa setelah itu mereka diperas, dirampok penghasilannya yg sedikit
Dengan ongkos angkutan yang harganya selangit
Seolah bergembira berpetualang di atas roda dua dengan anak istri bersama teman satu desa
Istirahat setiap dua jam sambil menikmati minuman berkafein & makanan bermecin
Bergeletak di pinggir jalan, di pom bensin, di masjid & musholla
Tak sedikit yang sakit hingga meregang nyawa di jalan yang berlubang
Itu terjadi puluhan tahun di negeri yang sering merasa tak ada yang mengurus
Mungkin karena berulang puluhan tahun seolah jadi benar, jadi biasa
Penederitaan jutaan penduduk seolah jadi pesta, tradisi yang biasa

Ketika saat pemilihan umum datang lagi
Para calon kampanye, berteriak ingin sejahterakan & pintarkan penduduk
Tak lupa paket hiburan dangdut gratis menyenangkan rakyat
Setelah terpilih mereka asik sendiri, bahkan sering ribut sendiri
Lupa janji kampanye yang diteriakkan
Rakyat dibiarkan bodoh terus
Punya kendaraan merasa jadi sejahtera padahal makan tak ada
Bepergian mudah kemana saja padahal bikin nyawa tak ada

Mungkin karena miskin & tak bisa berbahasa asing
Rakyat negeri paman besut tak bisa lihat rakyat negeri sebelah
Yang pemerintahnya siapkan angkutan umum yang baik buat rakyatnya
Hingga rakyat tak perlu punya motor atau mobil
Tapi mereka bisa pergi kemana saja dengan biaya lebih murah tak macet
Angkutan umum datang setiap sekian menit sekali di negeri itu
Sementara di negeri paman besut, angkutan umum ditunggu berjam-jam tak ada

Mungkin karena terlalu bodoh
Rakyat negeri paman besut tak faham apa tugas pemerintah apa hak rakyat
Rakyat yang bodoh itu seolah puas dengan panggung hiburan gratis di pinggir jalan saat tahun baru
Atau sekolah gratis dan berobat gratis
Karena bepergian hanya jarak dekat, sepeda motor seolah cukup
Kalaupun jauh dipaksa ditempuh walau pantat panas, pinggang meradang, mata berkunang
Rakyat negeri paman besut terlalu bodoh
Karena sekolah tak jelas kurikulumnya


1 Comment

Puisi Tuhan Sembilan Senti, Karya: Taufik Ismail

 photo chain_smoking.jpg

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-
perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk
orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana
kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter
tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun
menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut
dan hidungnya mirip asbak rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul
saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya
mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya
ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu,
Bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,
turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik,
sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya,
pakai dasi,
orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat merujuk
kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka
terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
putih warnanya,
ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka
memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda
yang terbanyak kelompok ashabul yamiin
dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.
Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum.

Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr.
Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.
Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang,
karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,
sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan,

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.
Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok
lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,
tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana
dalam nikmat lewat upacara menyalakan api
dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,

Rabbana,
beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.
Amin Yaa Rabbalalamin


Leave a comment

This slideshow requires JavaScript.


Ribuan foto-foto lainnya bisa dinikmati disini.


Ratusan video saya lainnya bisa dinikmati disana.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 17,345 other followers