Blog Pendidik


Leave a comment

DKI Jakarta Juara Umum LKS SMK tingkat Nasional 2018

32332574_2048344601873641_3841582297602064384_n

Robi, SMKN 61 Jakarta Juara 1 Fishery LKS SMK tingkat Nasional di Lombok 2018

Provinsi Jawa Tengah yang menjadi juara umum tahun lalu pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) 2018 harus rela menyerahkan piala bergilir dan bergengsi di dunia pendidikan kejuruan itu kepada Provinsi DKI Jakarta.

“Selamat kepada para pemenang dan juara umum LKS 2018. Para juara terbaik tahun ini akan dipersiapkan untuk mengikuti World Skill Competition tahun depan di Rusia,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Hamid Muhammad saat memberikan sambutan pada acara Penutupan LKS 2018 di Lombok City Center, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (11/5).

Berdasarkan siaran pers, Sabtu(12/5), Hamid mengatakan, kegiatan LKS ini merupakan pencapaian tertinggi tingkat nasional bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di masing-masing bidang keahliannya.

Ia menyebutkan, dalam LKS tahun ini terdapat 56 bidang keahlian yang dilombakan. Ajang bergengsi tahunan ini diikuti oleh 1.077 peserta lomba yang merupakan perwakilan dari 34 provinsi di Indonesia. Lomba ini juga merupakan salah satu bentuk perhatian besar dari pemerintah terhadap pendidikan kejuruan atau vokasi di Indonesia.

Selanjutnya, khusus untuk para juara yang akan mewakili Indonesia pada WSC nanti, Hamid mengimbau untuk mempersiapkan diri dan meningkatkan kompetensinya mulai sekarang. Pasalnya, Indonesia berada pada peringkat 12 dari 88 negara peserta WSC pada 2017 lalu.

“Target tahun depan pada WSC adalah mendapatkan medali sebanyak-banyaknya dan meningkatkan peringkat Indonesia di ajang itu,” tutur Hamid.

Sementara itu, Direktur Pembinaan SMK Kemdikbud, M. Bakrun menambahkan, secara umum para juri LKS 2018 menilai bahwa ada peningkatan kompetensi peserta yang signifikan pada LKS tahun ini. Tak hanya itu, berbagai dunia usaha dan dunia industri pun turut memberikan hadiah tambahan serta beasiswa bagi para juara dalam lomba itu.

Sumber: http://www.beritasatu.com/satu/492036-dki-jakarta-juara-umum-lomba-kompetensi-siswa-2018.html

Rincian Perolehan Medali Kontingen LKS SMK Provinsi DKI Jakarta :

Perolehan Medali Emas sebanyak 17 medali terdiri dari :
1. Autobody Repair(SMK N 26)
2. Automobile Technology(SMK N 4)
3. Industrial Control(SMK N 26)
4. Plumbing and Heating(SMK N 1)
5. CADD Building (SMKN 26)
6. Mechatronics( SMKN 56)
7.Electronic Application( SMKN 26)
8. Pastry Cook (SMKN 32)
9. Cooking (SMKN 30)
10.Beauty Therapy (SMKN 27)
11.Hotel Accomodation(SMK N 24)
12.Health and Social Care(SMK N 28)
13.Bilingual Secretary(SMKN 15)
14.Nautica Crulse Ship(SMK N 36)
15.Fishery (SMKN 61)
16.Agronomy(SMKN 63)
17.Painting & Decoration(SMK N 58)

Perolehan Medali Perak sebanyak 5 medali terdiri dari:
1.Prototype Modeling
2.CNC Milling (SMKN 5)
3.Wall and Floor Tiling (SMKN 4)
4.Nautica
5.Wood Craft

Perolehan Medali Perunggu sebanyak 3 medali, terdiri dari :
1.Electrical Instalation
2.Graphic Design Technology (SMKN 6)
3.CADD Building (SMKN 52)

Untuk South East Asian Creative Camp (SEA Camp)
Medali Emas : Educational Game Development(SMKN 7)
Medali Perak : Multimedia Augmented Reality (SMKN 6)
Medali Perunggu : Online Tourism Promotion Model (SMKN 27).

Siapa yang punya nama-nama anak hebat yang juara? 

Advertisements


Leave a comment

Keuntungan Pabrik Rokok

Gils bet guys, pabrik rokok dapet untung 12 trilyun lebih srahun, artinya stiap bulan untung satu trilyun lebih, berapa yg kamu sumbang jadi keutungan pabrik rokok? Sementara anak”mu, tetanggamu & sodara”mu kekurangan gizi?

Jaga nama baik sekolah? Udah jadul guys … sekolah terlalu luas, banyak bet muridnya … kamu ga bakal kuat, jaga nama baik dirimu sensiri aja guys, maka keluargamu jadi baik, sekolahmu baik dan negaramu juga jadi baik … kalo jaga kesehatan diri sendiri aja ga bisa gimana mo jagain negara guys, asep ko diisep, pakw duit lagi belinya, mending nabung buat beli mobil jalan” ampe bali, happy deh.


Leave a comment

Berfikir Positif itu Menyenangkan, Happy deh

“Masih suka sirik liat orang senang?
Masih suka panas liat orang hebat?
Terus elo nyinyir, ngomongin kejelekan orang itu kesana-kemari?
Cape booo …
dia happy-happy … elo cepet mati”

Kalo anak sekarang mah bilangnya gini, ga usah netting deh guys, lebih baik elo cari kesibukan yang bikin diri elo seneng daripada sirik ngeliat orangasik, terus ngegibah sana-sini yang bikin elo sakit hati sendiri dan mati berdiri.

Lagu HATERS dari Tantri KOTAK kena banget buat pelaku, yang ngakunya bahagia melebihi dari orang yang digibahin padahal sesungguhnya dia lagi menderita liat kehebatan orang, selalu mencari celah untuk mencela dan mengkritik orang lain.

Kalo elo bahagia, gau sah ngaku-ngaku deh bahagianya elo, nikmati aja sendiri, ajak deh keluarga elo, orang lain mah pasti kebawa bahagia liat elo bahagia, tapi kalo elo keseringan netting maka penderitaan eli bakal panjang.

Begini lyriknya:

hei pembenciku, jangan benci aku
nanti kamu tersiksa
hei pembenciku, jangan mengintaiku
nanti kamu kecewa

aku senang-senang menikmati hidupku
kenapa kamu yang jadinya tersiksa
terganggu karena aku

ngaku-ngakunya bahagia tapi kenyataannya
kamu susah
susah melihat melihat kalau aku bahagia
itu derita lo

hei pembenciku, jangan benci aku
buang energi saja
hei pembenciku, semakin kau benci aku
semakin susah hidupmu

aku senang-senang menikmati hidupku
kenapa kamu yang jadinya tersiksa
terganggu karena aku

ngaku-ngakunya bahagia tapi kenyataannya
kamu susah
susah melihat melihat kalau aku bahagia
itu derita lo

kenapa sih lo mau hidup lo jadi susah
selalu jalin celah untuk bisa mencela
sudahlah aduh kawan ya lagi buat apa
yang ada lo kecewa kalo gue sih having fun

kritik sini kritik sana semua lo gak suka
kasih makan juga nggak tapi lo yang marah-marah
gue sih gak masalah, tapi lo naik darah
selalu aja salah mending kita party aja

kau benci tapi ku jadi termotivasi
buat ku lebih baik, kau malah makin keki
sudah berhenti kawan, kita kan bukan lawan
bangkitkanlah hidupmu, jangan kau sia-siakan

ngaku-ngakunya bahagia tapi kenyataannya kamu susah
susah melihat melihat kalau aku bahagia ooo
ngaku-ngakunya bahagia tapi kenyataannya kamu susah
susah melihat melihat kalau aku bahagia, itu derita lo


4 Comments

Kalo Kamu bisa Beli Jakarta Mau diapain?

“Andai aku makmur, kubeli Jakarta,
dan kamu bisa bayangkan kalau Jakarta tiba-tiba putih semua …”

Petikan puisi Remy Sylado tiba berkelebat berkali-kali di benak saya, datang tiba-tiba saat saya berkendara, saat saya berjumpa penduduk Jakarta, saat saya menikmati Jakarta, termasuk merenung saat beristirahat tiba di rumah di Jakarta. Andai tokoh dalam puisi itu bisa membeli Jakarta, maka Jakarta akan diberi warna putih pada semua tempat sesuai keinginan dirinya, karena dia yang memiliki Jakarta. Pemilik Jakarta itu akan mewarnai dinding-dinding semua bangunan menjadi putih, berangkali esensi dari putih pada puisi Remy Sylado adalah Jakarta dibuat menjadi bersih, suci dan memberi kenyamanan untuk semua penduduknya.

Karena Jakarta miliknya, maka dia akan menata bangunan di Jakarta nyaman untuk ditinggali warganya, dengan kelengkapan sarana kebutuhan sosial yang bisa membuat penduduknya sejahtera. Jalan-jalan dibuat bagus dengan trotoar yang nyaman dan dipenuhi pohon pelindung yang berbunga dan berbuah, bebas dinikmati penduduknya. Jika ada yang memetik bunga dan buah di Jakarta, pemilik Jakarta membiarkannya karena bunga dan buah itu uuntuk dinikmati bersama, tetapi ketika pohonnya dirusak, pemilik Jakarta akan memberi sangsi hukuman buat perusak tanaman dan sarana umum lainnya.

Karena Jakarta miliknya, maka dia akan merancang dan menyediakan sarana angkutan umum yang nyaman buat diri dan semua warga Jakarta agar rakyat Jakarta tak perlu membeli sepeda motor dan mobil untuk melakukan perjalanan kemanapun, sebagai pemilik Jakarta dia akan menerapkan pajak pembelian kendaraan bermotor yang mahal, tarif parkir yang selangit agar penduduk terdorong menggunanakan sarana transportasi publik dan pencemaran tak terjadi di Jakarta.

Jakarta milik semua penduduknya, sehingga sebagai pemilik dia bebas mengendarai sepeda motor tanpa SIM, melawan arus dan parkir dimanapun dia suka, sehingga sepanjang jalan-jalan di Jakarta penuh dengan parkir sepeda motor dan mobil. Karena jalan-jalan di Jakarta punya dia, maka dia bebas kebut-kebutan di jalan siang dan malam, saat polisi menangkapnya mereka berusaha dengan berbagai cara agar bisa damai dan kebut-kebutan lagi.

Jakarta milik semua penduduknya, sehingga sebagai pemilik dia bebas berjualan dimanapun, termasuk menutup jalan umum untuk berjualan, untuk pernikahan, puntuk perayaan apa saja, tak peduli pengguna jalan harus berpindah ke jalur lain yang kecil dan membuat jadi macet berkepanjangan

Jakarta milik semua sehingga semua bebas mencorat coret dinding tiang, jembatan, bangunan dan dimanapun yang dia mau karena itu adalah miliknya. Walau sudah ditutup dengan cat warna hitam, putih atau abu-abu, pemilik dinding itu datang lagi mencoret lagi, karena itu adalah miliknya.

Jakarta milik semua penduduknya, termasuk sekolah dan perguruan tinggi, pemiliknya ingin kuliah secara gratis, belajar sesuai mood yang cenderung seenaknya, saat soal ujian susah mereka menjerit dan menyalahkan orang lain, saat tak lulus pemilik sekolah protes tak terima berpegang pada hak azasi manusia, pemilik sekolah ingin lulus dan memiliki ijazah tanpa kerja keras dan dimudahkan dalam semua aspeknya.

Jakarta milik semua pendudukmya, sebagai pemilik dia bebas makan dan minum apa saja, termasuk miras oplosan. Bebas menggunakan narkoba, jika tertangkap dan hasil cek laboratorium terbukti menggunakan narkoba tetap tak ingin dihukum karena penjara di Jakarta juga miliknya dan dia tahu banyak hal yang tak nyaman di penjara, karena sebagai pemilik penjara di Jakarta dia tahu berpa harga seporsi jatah makanan tahanan disana.

Apakah anda pemilik Jakarta?


2 Comments

Apa Manfaat Sekolah

Kalau ternyata sejak masih remaja dia kecanduan games online
Kalau ternyata sejak masih remaja dia kecanduan rokok dan narkoba
Kalau ternyata sejak masih remaja dia kecanduan ngebut
Kalau ternyata sejak masih remaja dia kecanduan sex bebas

Kalau ternyata setelah dewasa dia cuma jadi pengangguran
Kalau ternyata setelah dewasa dia cuma jadi pemulung
Kalau ternyata setelah dewasa dia cuma jadi koruptor
Kalau ternyata setelah dewasa dia cuma jadi perokok

Kalau ternyata setelah dewasa dia meninggal karena narkoba
Kalau ternyata setelah dewasa dia meninggal karena miras oplosan
Kalau ternyata setelah dewasa dia meninggal karena kebut-kebutan motor
Kalau ternyata setelah dewasa dia meninggal karena rokok

Kalau ternyata jadi rakyat yang gampang ditipu
Kalau ternyata jadi rakyat yang gampang dibeli
Kalau ternyata jadi rakyat yang gampang dirayu
Kalau ternyata jadi rakyat yang gampang dilupakan

Kalau kamu?


Leave a comment

Menikmati Depan dan Belakang Mereka

DWITAGAMA SMKN 7 JAKARTA A

DWITAGAMA SMKN 7 JAKARTA F

DWITAGAMA SMKN 7 JAKARTA AJ

Di SMKN 7 Jakarta 280318 saya bergembira jumpa sahabat lama Mr. Fauzi teman se asrama di PPPGT Bandung tahun 1996, dan ketemu anak-anak muda hebat yang bersiap menggapai sukses, miss u much guys.

Nikmati reportase training saya disini, ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya ada lebih dari 1.230 bisa dinikmati di channel youtube sayaperlu download slide-slide Saya silahkan klik di slide share.


2 Comments

Buku Kenangan Anak Zaman Now

Saat akan tamat SD, SMP tahun tujuh puluhan saya dan teman-teman membuat buku kenangan yang diedarkan kepada semua teman sekelas atau tetangga kelas untuk mengisi data-data yang biasanya diakhiri dengan kata kenangan. Ada diantara kami yang menggunakan buku kenangan yang format kosongnya di jual di toko buku dengan kotak foto, biasanya kita siapkan foto lebih selain untuk ijazah, sehingga ada wajah di buku kenangan itu … entah dimana buku itu sekarang, beberapa kali pindah rumah dan aksi bongkar gudang membuat buku itu entah ada dimana sekarang?

Anak zaman now tak lagi membuat buku kenangan, di era digital mereka membuat video saat akan lulus dan berpisah dengan teman-temannya, ini salah satu contohnya.

Ada berapa video kamu di youtube? Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya ada lebih dari 1.230 bisa dinikmati di channel youtube sayaperlu download slide-slide Saya silahkan klik di slide share.


4 Comments

Sekolah Lanjutan Masa Depan

Tahun tujuh puluhan guru-guru saya bercerita bahwa ketika mereka bersekolah di Sekolah Rakyat pada zamannya, prosentase murid yang lulus SD sangat sedikit, dari semua murid satu kelas bisa jadi yang lulus hanya seperlima dan dari seperlima yang lulus SD yang bisa melanjutkan ke SLTP prosentasenya kecil.

Demikian juga yang berhasil lulus dari sekolah lanjutan pertama dan sekolah lanjutan tingkat atas tak banyak. Faktanya kehidupan penduduk negeri tetap berjalan seperti biasa, yang jadi sarjana hanya mereka yang benar-benar pintar. Yang kemampuan intelektualnya kurang sadar diri dan memilih pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan minat dan bakatnya.

Seniman, atlit, tentara, politikus, guru, dosen dan orang-orang hebat di berbagai bidang tetap bisa muncul dalam pola seleksi dan kelulusan yang sangat ketat. Saya membayangkan ke depan murid yang sekolah di sekolah lanjutan pertama dan atas tidak hanya mempelajari pelajaran umum, tetapi sudah fokus ke bidang-bidang yang sesuai dengan bakat, minat dan potensi warga negara.

Saya memimpikan warga negara dengan kemampuan seni, olahraga, teknologi dan sebagainya bisa berprestasi pada berbagai event internasional seperti sea games hingga olimpiade. Pemerintah menyiapkan sarana, pelatih, anggaran dan berbagai hal yang bisa melahirkan orang-orang hebat di berbagai bidang.

Mereka yang  berminat menjadi peneliti, ilmuwan atau pengajar perguruan tinggi bisa belajar hingga jenjang S3.


7 Comments

Tentang Corat-coret Baju setelah Ujian

Foto di atas diposting oleh murid SMK yang diberi caption begini:

@mridwanfachri:

Ingat yah Adik adikku yg telah menyelesaikan Sekolah nya 3 tahun ini.

Jangan Mencoret coret Seragam sekolah mu karena seragam yg engkau gunakan itu di beli dengan hasil keringat orang tua mu yg ditukarkan menjadi uang.

Hargailah perjuangan mereka walaupun engkau sudah lulus dan tak memakai seragam itu lagi Setidak nya engkau simpan untuk menjadi kenangan yg tak terlupakan. 😇😇

~Muhammad Ridwan Fachri~ @smkn36jakarta

#nocoretcoretseragam
#pernahsekolah
#1tahunyglalu
#smkbisa
#purnaosis
#purnarohis
#purnaKKP
#smkn36jakarta

————————————————-
Seragam yang menemani proses hebatkan diri sayang kalo dicoret-coret trus dibuang, seragam yang berisi kenangan sampah memang sebaiknya dibuang or dibakar.

Di sekolah Ridwan, setiap benda yang menempel di bajunya harus diperoleh melalui perjuangan, pendidikan, kursus, latihan, pencapaian, dsb. Sehingga menjadi sesuatu yang bisa dinikmati kenangan proses pencapaian itu dan tidak pantas jika dicorat-coret atau dibuang.

Kalo kamu?


3 Comments

Kantong Parkir Motor di Sekitar Sekolah

pelajar bermotor

Syarat seseorang boleh mengendarai kendaraan bermotor adalah sudah berusia 17 tahun dan memiliki SIM, kenapa? Karena kematangan pribadi dan emosi seseorang yang sudah berusia 17 tahun lebih dewasa dibanding usia sebelumnya, sehingga kemungkinan terjadi kecelakaan di jalan dan korban jiwa bisa dicegah.

Dinas Pendidikan sudah melarang murid sekolah mengendarai kendaraan bermotor ke sekolah, sehingga sekolah tidak mengijinkan muridnya membawa kendaraan dan parkir di dalam lingkungan sekolah. Sayangnya, dengan berbagai alasan orang tua membolehkan anaknya pergi dan pulang ke sekolah mengendarai sepeda motor dan mobil sendiri.

Manajemen sekolah seolah menutup mata terhadap kebiasaan muridnya membawa kendaraan bermotor ke sekolah dan memarkirnya di kantong-kantong parkir di sekitar sekolah, pemilik lahan di sekitar sekolah seolah mendapat sumber penghasilan baru memanfaatkan lahan yang tersedia, bahkan ada beberapa rumah yang sengaja dipugar menjadi ruang terbuka untuk menampung ratusan sepeda motor anak sekolah lanjutan di sekitarnya dengan tarif parkir beragam, mulai 2.000 hingga 5.000 rupiah untuk penitipan selama 8 jam, mulai pk 7 sampai 15 WIB.

Kepolisian punya intel atau binmas pasti tahu adanya kantong-kantong parkir di wilayah kerjanya, harusnya pelajar itu di edukasi dan ditilang  jika masih melanggar agar tak makin banyak korban mati karena kecelakaan lalu lintas.

Screen Shot 2018-03-13 at 12.15.48 PM


2 Comments

Sekolah Gratis dan Sekolah Bayar

Di Negeri Paman Besut ada dua kelompok sekolah; yaitu sekolah gratis dan sekolah bayar.

Di sekolah gratis, murid mendaftar di awal tahun ajaran baru atau sekitar bulan Juni – Juli dengan persyaratan umur atau nilai ujian nasional, jika memenuhi syarat anak  diterima di jenjang pendidikan SD hingga SLTA tanpa biaya alias gratis.

Beberapa murid malas masuk sekolah, wali kelas dan guru Bimbingan Konseling memanggil anak itu dan orang tuanya, dilakukan konseling beberapa kali murid itu tetap malas ke sekolah, dia datang ke sekolah hanya pada saat ulangan akhir semester. Sekolah tak berani memberi sangsi mengeluarkan murid itu karena takut dilaporkan ke polisi atau ke Dinas Pendidikan dihubungkan dengan hak memperoleh pendidikan. Saat kenaikan kelas guru-guru dan kepala sekolah tak berani memutuskan tidak naik untuk anak-anak yang malas datang ke sekolah hingga mereka naik ke kelas 6 atau 9 dan 12. Di kelas terakhir atau tahun terakhir mereka makin malas hadir ke sekolah dan hanya datang saat ujian nasional, bahkan beberapa diantara mereka harus dijemput oleh guru atau karyawan tata usaha agar datang ke sekolah mengikuti ujian.

Guru-guru sekolah gratis seperti hilang keberanian menangani anak-anak yang nakal atau berperilaku menyimpang di sekolah, misalnya membolos, merokok, berkelahi, bullying, tidur di kelas, berbuat onar atau mengganggu suasana belajar di kelas karena berita-berita guru yang memberi teguran atau memberi sangsi kepada murid yag tidak disiplin direspon dengan kekerasan oleh murid, bahkan ada yang bersama orang tua melakukan tindak kekerasan kepada guru, bahkan ada murid yang memukul gurunya hingga meninggal dunia.

Murid-murid mengetahui situasi itu, mereka jadi malas belajar dengan baik, datang ke sekolah seperti membunuh waktu atau bersosialisasi dengan teman sebaya, murid-murid merasa tak perlu belajar serius, karena teman yang jarang masuk bisa melenggang ujian, naik kelas hingga lulus sekolah. Mereka pun yakin dengan belajar santai saja mereka akan naik kelas dan lulus memperoleh ijazah.

Hal itu berlangsung bertahun-tahun hingga masyarakat memberi label sekolah gratis, sekolah santai, masuk sekolah seenaknya, bisa lulus dan dapat ijazah. Yang lebih menyenangkan adalah pemerintah memberi uang kepada murid-murid memenuhi janji kampanye dibalit nama kartu pintar, dsb.

Di sekolah bayar, calon murid baru mendaftar sejak bulan September atau sekitar sembilan bulan sebelum pendaftaran di sekolah gratis, dengan membeli formulir, mengikuti tes seleksi, wawancara, dan jika lulus harus membayar biaya bervariasi hingga jutaan kepeng, bahkan ada yang hingga puluhan juta kepeng disetor ke sekolah.

Ada


Leave a comment

Menikmati Bapak Alvian di SMKN 50 Jakarta

dwitagama smkn 50 jakarta

Foto di atas adalah bagian dari suasana motivasi buat murid SMKN 50 Jakarta agar lebih semangat mencapai hidup sukses dan mempesona di Aula atas kantin 16 Maret 2018. Namanya ALVIAN, teman-temannya biasa memanggilnya dengan nama kesayangan BAPAK mengajukan pertanyaan pada akhir sessi dialog kami.

Saya masih ingat, tiga tahun lalu saat Bapak baru masuk di SMKN 50 Jakarta, ada kegiatan masa orientasi beliau mengajukan pertanyaan, fotonya yang di bawah ini. Bapak masih pake seragam SMP, dia sudah gemuk dibanding teman-teman yang lain, hingga kelas 12 badannya makin gemuk. Semoga sukses hidupmu ya Bapak, love u.

dwitagama-smkn-50-jakarta-7a.jpg

Nikmati dokumentasi training-training saya disini, ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya ada lebih dari 1.230 bisa dinikmati di channel youtube sayaperlu download slide-slide Saya silahkan klik di slide share.


3 Comments

Biarkan Saya Menanam Pohon

Biarkan orang mau bubarkan KPK supaya ga ada calon kepala daerah yang ketangkep OTT.

Biarkan KPK menunda penetapan tersangka karupsi gara” dianggap mengganggu proses pilkada.

Biarkan para calon kepala daerah berkampanya pada masa bekum saatnya dibalut berbagai kemasan, doekapose media tiap hari.

Biarkan anak sekolah mengendarai kendaraan bermotor tanpa SIM dan maur di jalan tak sadar diri hingga mati.

Biarkan remaja isap rokok sambil nongkrong sama teman”nya di sudut-sudut kota.

Ada waktu sedikit saya nanem puun dan posting di blog ini, terima kasih telah berkunjung dan komentar.


2 Comments

Tak Ada lagi Kampanye Sekolah Gratis?

Screen Shot 2018-03-07 at 11.02.23 AM

Mendikbud RI meminta calon kepala daerah tak lagi kampanyekan sekolah gratis. Apakah permintaan itu bakal dituruti oleh mereka yang ikut kontestasi pemilihan kepala daerah? Apakah maksud pernyataan tersebut? Saya mencoba menganalisa penyebabnya.

  1. Dorongan Kreatif. Menteri mendorong calon kepala daerah untuk tidak kopi paste, meniru gaya dan isi kampanye calon gubernur atau calon presiden sebelumnya.
  2. Pendidikan gratis efeknya tak bagus untuk kualitas pendidikan sehingga secara perlahan rakyat diedukasi bahwa tak ada pendidikan gratis yang pada akhirnya nanti rakyat harus ikut serta membayar biaya pendidikan. Undang-undang sistem pendidikan nasional sesungguhnya memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi membiayai pendidikan.
  3. Pembiayaan pendidikan minimal 20 persen APBN mungkin dirasa tak cukup untuk membiayai program pendidikan di negeri ini, sehingga harus ditambah untuk pencapaian kualitas pendidikan yang bermutu.
  4. Menteri sedang lupa kalau bos beliau menggunakan isu pendidikan gratis untuk kampanye pemilihan gubernur dan presiden.
  5. Penyebab lain, anda tahu apa?


2 Comments

Cara Kreatif Merayakan Hari Pendidikan Nasional di Sekolah “Zaman Now”

Solo-4-SOLO_PERINGATAN-HARDIKNAS

Foto: solopos.com

Masih ingat acara hari peringatan pendidikan nasional tahun lalu di sekolah anda? Upacara bendera, membacakan sambutan pejabat tinggi pagi hari, setelah itu tak ada apalagi hanya belajar seperti biasa. Coba tanyakan kepada semua warga sekolah, apa kesan mereka di hari pendidikan nasional? Cuma lelah, pegal berdiri, berpanas-panas, mendengar sambutan yang tak jelas terdengar akibat cara baca yang kurang tepat atau soun system yang mutunya kurang baik. Acaranya sama saja dari tahun ke tahun sejak di Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi.

Tujuan Pendidikan Nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Bagaimana model peringatan hari pendidikan nasional agar punya kesan yang baik untuk semua warga sekolah di zaman now?

Berdasarkan tujuan pendidikan di atas, tampilkan kreasi murid dan guru yang menunjukkan manusia yang cerdas, manusia utuh, beriman, bertaqwa, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Kegiatan-kegiatan di bawah ini bisa jadi alternatif pilihan untuk dilakukan di sekolah anda, yaitu:

  1. Lomba stand up comedi antar kelas, dengan tema yang dipilih berhubungan dengan manusia yang cerdas, manusia utuh, beriman, bertaqwa, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
  2. Lomba flash mob dengan iringan lagu nasional dan daerah antar kelas untuk menunjukkan manusia yang memiliki keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
  3. Lomba lukis dengan tema manusia yang cerdas, manusia utuh, beriman, bertaqwa, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
  4. Lomba foto di instagram dengan tema manusia yang cerdas, manusia utuh, beriman, bertaqwa, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
  5. Lomba video atau web series yang diunggah ke youtube dengan tema manusia yang cerdas, manusia utuh, beriman, bertaqwa, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
  6. Lomba masak, karena semua murid akan menjadi orang tua yang dituntut kemampuan memberi asupan gizi yang baik buat anak-anaknya sebagai cermin dari manusia yang cerdas, manusia utuh, beriman, bertaqwa, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
  7. Pertandingan olahraga tradisional seperti gobak sodor, galasin, ular naga, dsb yang mengindikasikan manusia yang memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
  8. Lomba demonstrasi kreatif antar kelas dengan tema manusia yang cerdas, manusia utuh, beriman, bertaqwa, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Ini perlu agar sejak sekolah anak murid punya pengetahuan dan pengalaman demonstrasi yang baik dan mencapai tujuan yang diinginkan dengan cara yang baik dan beradab tak anarkis.
  9. Kegiatan lainnya yang dibicarakan dengan pengurus OSIS sekolah anda yang bermuara pada aktualisasi tujuan pendidikan nasional yaitu; manusia yang cerdas, manusia utuh, beriman, bertaqwa, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Selamat mempersiapkan peringatan hari pendidikan yang berkesan di sekolahmu untuk anak-anak zaman now.


Leave a comment

Berani bertanya itu bagus

28782870_10155028950871582_2151837897977215501_n28471633_10155028947071582_5353884037848474402_n28471527_10155028945646582_5376548218913439980_n

Saya selalu sangat senang menerima pertanyaan dari anak-anak muda, karena berani bertanya itu bagus, bisa menumbuhkan berbagai karakter bagus seperti, percaya diri, berfikir sistematis, mendengar, menyimak, dsb. Foto-foto di atas adalah dokumentasi perjumpaan saya dengan anak-anak hebat di SMKN 27 Jakarta 020318. Reportase lainnya bisa disimak disini.

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya ada lebih dari 1.230 bisa dinikmati di channel youtube sayaperlu download slide-slide Saya silahkan klik di slide share.


Leave a comment

Melejitkan Prestasi Murid di Sekolah

Prestasi murid di sekolah bisa dikelompokkan jadi dua kelompok yaitu PRESTASI ORGANIK dan PRESTASI IMITASI.

Prestasi organik murid adalah prestasi yang diperoleh melalui proses pembinaan di sekolah. Misalnya murid di sekolah kamu sering juara basket melalui latihan yang rutin ekskul basket kamu, murid dilatih secara khusus bahkan porsinya ditambah ketika akan mengikuti kompetisi yang hasilnya tim basket kamu sering juara pada berbagai kompetisi dan hasilkan banyak piala dipajang berjejer di beranda sekolah.

Prestasi imitasi itu diraih oleh murid di sekolah kamu yang sudah aktif di bidang yang ditekuni dan sudah sering menjadi juara semenjak belum menjadi murid di sekolahmu, andai dia jadi juara membawa nama sekolah mu itu tetap prestasi imitasi karena dia dilatih di luar sekolahmu.

Prestasi imitasi juga bisa diperoleh pada saat sekolah kamu ditunjuk mewakili wilayah kamu untuk ikut kompetisi di jenjang yang lebih tinggi pada kegiatan-kegiatan yang diadakan mendadak.

Untuk bisa memperoleh prestasi yang manapun perlu kerjasama dari berbagai fihak di sekolah, yaitu;

Kepala Sekolah harus punya semangat mendorong muridnya berprestasi pada berbagai bidang kehidupan, bidang akademik dan non akademik harus mendapat perlakuan dan dukungan yang sama.

Guru-guru yang mengajar di sekolah harus mendukung murid berlatih dan ikut kompetisi dengan memberi izin meninggalkan jam pelajaran di kelas untuk berlatih dan ikut kompetisi.

Karyawan dan Satpam sekolah harus ikut serta mendukung murid berprestasi dengan mengijinkan murid berlatih di luar jam sekolah dan pada hari libur sekolah.

Orang tua murid biasanya sangat mendukung anaknya yang ingin berprestasi, sekolah harus mengkomunikasikan kegiatan kompetisi kepada orang tua, sesekali mereka bisa diundang untuk membicarakan keikutsertaan di kompetisi, dsb.

Pemilihan cabang olah raga, kesenian atau bidang yang ingin dimasuki untuk berprestasi perlu pertimbangan, misalnya untuk cabang olah raga renang peluang merebut prestasi perlu sarana yang mahal dan latihan rutin yang keras lebih dari lima tahun, sementara berapa tahun kah murid anda bersekolah di sekolah anda?

Cabang pencak silat adalah salah satu yang bisa diraih prestasi lewat latihan rutin selama setahun dan jumlah kompetisi yang cukup banyak di negeri ini memungkinkan murid jadi juara tak lama.

Musik atau band adalah salah satu bidang seni yang butuh waktu lama untuk bisa berprestasi, butuh waktu belasan tahun hingga puluhan tahun hingga sebuah grup band bisa sukses berprestasi.

Lakukan riset tentang cabang oleh raga atau bidang seni apa yang jarang sekali ditekuni murid-murid sekolah di daerah atau di negeri anda. Indonesia punya segudang kegiatan olah raga dan seni yang bisa dipilih untuk jadi media pendidikan karakter, tekuni secara serius, buat dokumentasinya dan diunggah ke youtube, maka jangan terkejut kalau sekolah anda dihubungi event organizer hingga prestasi jadi biasa.

Selamat berprestasi.


Leave a comment

Puisi Hits: Pada Tiang

663859_720

Saya mengelola blog ini dan blog lain di Kompasiana, sangat terkejut ketika saya menuliskan kesediahan buat tiang yang ditabrak mobil di sekitar permata hijau Jakarta dan menjadi viral di mass media, ternyata puisi itu dijenguk oleh lebih dari tiga ribu pembaca, begini puisinya:

Pada tiang alam menitipkan ranting
Pada tiang dititipkan daun
Pada tiang dialirkan listrik
Pada tiang disampaikan pesan

Pada tiang dikabarkan usaha
Pada tiang disebarkan wajah
Pada tiang ditambatkan kenangan
Pada tiang dilukis bahagia

Pada tiang ditabrakkan mobil
Pada tiang dipuaskan ambisi
Pada tiang dihindari masalah
Pada tiang diletakkan karangan bunga

Foto: https://foto.tempo.co/read/61255/usai-ditabrak-setnov-tiang-listrik-ini-jadi-ajang-berfoto-warga


Leave a comment

Stadion GBK bakal jadi Rongsokan?

Sekolah Gratis,
Berobat gratis,
Ga punya uang buat beli tiket,
Datang aja ke stadion,
pintu bakal dibukain,
Nonton bola gratis,

Pertandingan sepakbola yang sukses tak hanya diukur dari kualitas pemain dan permainannya saja, tetapi juga diukur dari seberapa tertibnya penonton di tribun. Oleh sebab itu di setiap kompetisi selalu ada peraturan yang berhubungan dengan penonton disertai sangsi jika dilanggar. Kejadian beberapa hari yang lalu, ketika persija memenangkan pertandingan, beberapa sarana di stadion GBK dirusak oleh para pendukung persija, apa yang terjadi jika persija kalah? Apakah makin banyak terjadi perusakan stadion?

Kumpulan orang-orang yang akan menyaksikan pertandingan sepakbola seharusnya diantisipasi dengan sistem pengamanan yang baik, misalnya penonton yang tak memiliki karcis tidak diperkenankan untuk mendekati stadion, bisa saja disediakan lokasi penampungan penonton tak berkarcis di tempat-tempat tertentu seperti parkir timur senayan, lapangan ABC, jalan asia afrika, dsb dengan disediakan tayangan liputan layar lebar seperti bioskop keliling, agar penonton yang tak berkarcis masih bisa menikmati kesebelasannya bertanding tanpa harus memaksa masuk ke stadion dengan merusak pintu atau pagar stadion GBK.

Mayoritas penonton sepakbola adalah anak muda atau remaja, diantara mereka tak memiliki uang untuk membeli karcis, tapi sangat takut tak bisa menyaksikan kesebelasan favoritnya bertanding, mereka juga terbiasa merasa kalah, tak memiliki penghasilan atau hidup dengan perjaan yang tak menentu, sering merasa kalah. Saat orang-orang yang takut dan kalah bergabung menjadi satu, dalam jumlah ratusan atau ribuan, menjadi gelombang dahsyat yang memunculkan kekuatan luar biasa untuk menembus barikade polisi, merusak pagar, memanjat dinding atau melakukan apa saja untuk bisa mendapat keinginan menyaksikan secara langsung kesebelasannya bertanding.

Semua penduduk mestinya tahu, bahwa stadion GBK sedang dipersiapan untuk perhelatan besar negeri ini yang mendatangkan atlit-atlit dari berbagai negara, stadion GBK mestinya dirawat agar atlit luar negeri dan masyarakat di negaranya bisa melihat bahwa Indonesia punya sarana olehraga yang pantas dibanggakan. Sayang sekali ternyata beberapa bagian stadion GBK dirusak.

Panitia harus memberi sangsi kepada pelaku dan kesebelasan yang tak mampu mengendalikan penontonnya. Ada pengurus persija yang menyadari bahwa akibat perbuatan penontonya bisa saja persija dilarang bertanding di stadion GBK, atau pertandingan persija di stadion GBK tak boleh disaksikan penggemarnya, jadi lucu dan aneh pertandingan sepakbola berlangsung tanpa sorak sorai penonton dan kursi penonton yang kosong.

Persija memberi sangsi kepada jakmania?, hebat jika ini terjadi. Harus ada yang bertanggung jawab atas kejadian ini, kerusakan harus segera diperbaiki, dan antisipasi mencegah kejadian ini tak berulang lagi harus dilakukan untuk pertandingan sepakbola berikutnya, agar negeri ini punya stadion bagus  dan bukan stadion rongsokan.


2 Comments

Pengunjung dari Amerika

Screen Shot 2018-02-19 at 8.02.36 AM

Selamat pagi sahabat.

Tiba-tiba saya tertegun mengamati statistik blog saya tanggal 9 Februati 2018 yang melonjak di angka 600 lebih pengunjung dalam satu hari, dan yang mengejutkan lebih dari separo pengunjung saya berasal dari negeri paman sam.

Aloooow pembaca nun jauh disana, terima kasih telah mengunjungi blog saya, berharap ada manfaat dari interaksi dunia maya buat perbaiki kualitas generasi muda. Kalau benar demikian banyak engunjung dari Amerika saya sangat bersyukur, tetapi apakah mungkin notifikasi lokasi pengakses bisa disetting beda dengan posisi sebenarnya seseorang saat mengakses internet?.

Posting-posting saya yang banyak dikunjungi orang adalah tentang PIKK Remaja, Janji siswa, merayakan hari kartini, tips mengelola kegiatan ekskul, dsb.

Tiba-tiba ada rasa geer (gede rasa) di hati dan menduga suatu saat bakal ada yang mengundang saya ke Amerika untuk berbagi tentang apa yang saya kerjakan selama ini, hehehe ngarep.com.

Terima kasih kepada semua pengunjung setia blog saya, juga buat anda yang follow blog saya dan yang suka memberi komentar dan like di posting blog saya, semoga bermanfaat.


Leave a comment

Menafsirkan Kebaikan Tuhan

“Tuhan baik banget, Gue ga punya pekerjaan. Apa aja yang bisa Gue kerjain asal menghasilkan uang Gue jalannin aja. Sering Gue ga punya uang, tapi ngerokok ga pernah berhenti, selalu aja ada orang yang ngasih Gue rokok”

Kalimat di atas dikatakan oleh seseorang (sebut saja “B”) yang kecanduan rokok sementara dirinya tak bekerja, tak punya penghasilan tetap tetapi bisa terus memenuhi kecanduannya menghisap rokok.

Apakah Tuhan baik banget? Memberikan rezeki kepada B sehingga bisa menikmati sesuatu yang dia sukai tanpa harus membeli. Apakah Tuhan sedang menguji mahluknya agar bisa memilih hal yang baik untuk dirinya. Apakah Tuhan tak tahu bahwa rokok itu berbahaya untuk kesehatan manusia? Ini jelas tak mungkin karena tuhan maha tahu segalanya.

Konsumsi rokok penduduk negeri ini sangat mengkhawatirkan, data konsumsi rokok dunia tahun 2014 dari 5,8 trilyun batang yang dikonsumsi orang sedunia, 4,14 persen atau sekitar 240 milyar batang rokok dikonsumsi oleh perokok Indonesia, menempatkan negeri ini sebagai negara pengkonsumsi rokok ke-4 di dunia.

Tingginya konsumsi rokok masyarakat Indonesia tentu saja amat merisaukan. Pasalnya, ongkos yang harus dibayar akibat dampak buruk yang ditimbulkan oleh konsumsi rokok sangat mahal. Di negeri ini, kebiasaan merokok telah membunuh 225 ribu orang setiap tahun. Sementara itu, lebih dari 97 juta masyarakat Indonesia—yang bukan perokok—saban hari terpapar asap rokok sehingga berisiko menderita berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh asap rokok, yang konon mengandung 4.000 jenis senyawa kimia beracun.

Menurut Anda?


3 Comments

Nangkring di Artikel Utama Kompasiana

Screen Shot 2018-02-12 at 6.28.24 AM

Mampir yuuuuk

Salah satu cara merawat semangat ngeblog adalah dengan mengunjungi blog orang lain (blog walking). Kompasiana memberi tempat kepada banyak sekali penulis bagus di negeri ini untuk mengungkapkan kreatifitasnya, saya banyak belajar membaca plus menulis, disamping menulis di blog yang sedang anda kunjungi ini, sejak tahun 2007, terima kasih telah berkunjung dan berkomentar.


3 Comments

Pernah Jadi ATM?

Seorang teman, sebut saja INFORMAN bercerita sekitar belasan tahun lalu dia sempat menjadi PLT sebutan untuk pejabat yang melaksanakan tugas menggantikan pejabat yang berpulang, dan pada suatu ketika beliau dipanggil atasannya untuk bersiap-siap dilantik sebagai pejabat definitif. Hingga saatnya pelantikan tiba, ternyata yang dilantik bukan INFORMAN, tetapi orang lain yang berasal dari luar unit kerjanya, sebut saja namanya LUKIMAN.

INFORMAN bercerita bahwa LUKIMAN bisa diangkat menjadi pejabat karena dipromosikan oleh SPOKEMAN yang dikenal dekat dengan orang nomor satu di institusinya, sementara INFORMAN bilang dia tak punya relasi yang bisa mendorongnya ke jabatan yang lebih tinggi. Dan menurut informan saat LUKIMAN menjadi pimpinan di unit kerjanya SPOKEMAN rutin datang setiap waktu tertentu untuk meminta sesuatu seolah datang ke ATM, hal itu terus berlangsung walau LUKIMAN sudah pensiun dari kerjanya dan baru berhenti setelah SPOKEMAN pindah ke alam lain.

Kamu pernah jadi ATM?


4 Comments

MANFAAT GURU BLOGGING

Teacher-Blogging-Teacher-Blog--e1470915618361

Ilustrasi, https://logicroots.com/

 

Perkembangan teknologi saat ini mempermudah semua orang dalam berbagai bidang, termasuk Guru dalam hal mengelola proses interaksi belajar mendidik muridnya. Dengan menggunakan telepon genggam, seorang guru dapat mengelola blog yang memberi manfaat sebagai berikut:

1. Menjalin komunikasi lebih intens dengan murid.

Keterbatasan waktu pertemuan di kelas sering membuat masalah dalam penyampaian materi pelajaran yang harus dituntaskan pada waktu tertentu, memalui blog guru dapat menyampaikan materi pelajaran, pesan-pesan dan berbagai hal yang bermanfaat buat pencapaian tujuan pembelajaran.

2. Menunjukkan model hasil kerja murid yang baik.

Hasil kerja murid yang baik, memenuhi syarat minimal atau bermutu bagus dapat di display guru di blognya berupa teks, foto, atau video sehingga bisa dijadikan contoh murid yang lein mengerjakan tugas-tugas sekolah. Hal itu bermanfaat untuk teman-teman di kelasnya, satu sekolah, bahkan bisa jadi contoh untuk semua orang yang memerlukannya dari seluruh dunia.

3. Membuat guru selalu update, menambah pengetahuan.

Memiliki blog, seorang guru akan sering berkunjung ke blog-blog orang lain dan menjadi selalu update, menambah pengetahun, hal ini akan menambah perbekalan guru saat berinteraksi dengan murid di kelas dan tak menjadi guru “jadul” atau menyampaikan informasi yang “basi”.

4.  Meningkatkan kemampuan menulis, kreatif dan berfikir kritis.

Menulis blog, sesedikit apapun kalimat yang ditulis untuk diposting, jika dilakukan berulang-ulang akan meningkatkan kemampuan menulis. Saat mencari ide topik apa yang mau ditulis akan membuat guru semakin kreatif mencari topik-topik untuk ditulis yang dirasa bisa bermanfaat buat pembaca blognya dan menjadikan dirinya terbiasa berfikir kritis.

5. Mengabarkan kegiatan di kelas dan sekolah kepada orang tua murid dan masyarakat.

Hal yang paling mudah untuk ditulis dan diposting di blog guru adalah kegiatan sehari-hari di kelas dan sekolah. Hal ini menjadi penghubung antara seolah dengan orang tua dan stakeholder pendidikan lainnya seperti dinas pendidikan, alumni, perusahaan, pemerintah daerah, kementerian pendidikan, dsb.

6. Melihat perkembangan model-model belajar melalui blog guru yang lain.

Blog walking, mengunjungi blog-blog teman adalah kebiasaan pemilik blog yang akan membuat seorang guru akan menambah referensi berbagai hal untuk perbaikan kinerja menghasilkan kinerja yang terbaik membentuk generasi muda berkualitas.

7. Menunjukan hasil karya, prestasi, hobby atau minat guru.

Guru bidang studi apapun, blog bisa jadi alat untuk menambah porto folio yang mendisplay hasil karya sesuai mata diklat yang diampu di kelas, hal ini bisa dilihat oleg semua orang di dunia, yang terhubung melalui mesin pencari google, dsb. Jika seorang guru memiliki hobby atau perestasi pada bidang lain yang berbeda dengan mata diklat yang diajarkan, blog bisa jadi tempat untuk mempromosikan karya guru, misalnya seorang guru matematika yang gemar melukis bisa memajang karya lukisnya di blog pribadi yang mempromosikannya ke seantero dunia dan mengantarkan pembeli yang berminat untuk berinteraksi dan membeli hasil karyanya.

Seorang guru fisika yang hobby menanam pohon secara hidroponik bisa mendisplay hasil karyanya, menuliskan metode-metode perawatan tanaman hidroponik yang membuat pemilik blog diundang menjadi pembicara atau narasumber pada bidang tanaman hidroponik.

8. Mempromosikan sekolah.

Ide tulisan yang paling banyak buat seorang guru adalah kegiatan di sekolahnya, saat dokumentasi tulisan, foto dan video kegiatan sekolah diunggah di blog guru, itu akan menjadi promosi sekolah yang dapat dinikmati oleh murid, orang tua, stakeholder pendidikan lainnya seperti dinas pendidikan, alumni, perusahaan, pemerintah daerah, kementerian pendidikan, dsb. Jika di satu sekolah banyak guru yang memiliki blog, maka makin banyak promosi sekolah memenuhi jagat maya yang terhubung oleh mesin pencari.

9. Terhubung dengan masyarakat luas diluar sekolah.

Memiliki blog, seorang guru bisa dikenal masyarakat luas seantero negeri hingga ke seluruh dunia. Walau guru hanya beraktifitas di sekolah, tulisan yang diposting di blognya bisa dinikmati oleh semua orang se dunia. Teman guru akan bertambah lewat interaksi di blog, teman pembaca yang berprofesi beda pun akan bertambah, bahkan terbuka kesampatan yang sangat luas untuk melakukan perjalanan di dalam atau luar negeri menghadiri undangan kegiatan-kegiatan tertentu yang diawali lewat perjumpaan di blog.

Dimana anda bisa membuat blog? Banyak yang menyediakan fasilitas pembuatan blog, misalnya: blogger, wordpress, kompasiana, dsb. Tentang cara membuat blog, silahkan googling, semoga bermanfaat.

 

 


Leave a comment

Menikmati Pagi Tiga Stanza


Jam pertama di SMKN 50 Jakarta, saya sangat menikmati anak-anak tadarus al quran bersama dipandu dua petugas dari ROHIS (organisasi kerohanian islam, ada yang kebaktian, setelah itu mereka semua berdiri di kelas masing-masing menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya tiga stanza, serius sekali … dipandu sound system yang terpusat suasana sekolah yang teridiri dari 19 kelas hanya terdengar lagu kebangsaan, dan saya terdorong mendokumentasikan suasana kelas dan luar ruangan dari lantai 3 sekolah, bagaimana di sekolah anda?


Leave a comment

Membentuk Generasi Perokok

Anda ingat kapan pertama kali merokok? Apa yang menyebabkan Anda jadi perokok?

Sejak menit pertama dilahirkan, bayi itu sudah menghirup aroma rokok lewat kecupan ibunya di pipi dan di dahi kepalanya, desahan nafas yang melahirkan dihirup bayi yang masih merah itu. Ayahnya diberi kesempatan untuk melihat bayi yang baru saja dilahirkan istrinya pun mencium warga baru dunia dan hembuskan aroma rokok ke hidung bayi mungilnya.

Saat tiba di rumah setelah proses kelahiran, setiap pagi bayi itu menghirup aroma rokok dari asap yang dihembuskan ayah ibunya, karena setiap pagi ada seremoni minum kopi plus merokok yang dilakukan kedua orang tuanya, sering ditambah dengan asap rokok yang dihembuskan oleh kakak bayi itu yang beranjak dewasa. Jadilah bayi itu terbiasa dengan asap dan aroma rokok keluarga di rumahnya.

Saat balita, bayi yang mulai berlari itu sering diajak ayahnya mengantar kakak ke sekolah, di kendaraan ayahnya menghisap rokok melanjutkan seremoni ngopi di rumah yang belum rampung, jika naik sepeda motor asap dari ayahnya bergerak ke belakang dan dihirup oleh istri dan anaknya dalam gendongan. Jika mereka menggunakan mobil, asap mobil beredar di dalam ruang kabin mobil dan dihisap seluruh penumpang di dalamnya.

Saat bayi itu beranjak remaja dan bersekolah di Sekolah Dasar, setiap hari ayahnya mengantarkan ke sekolah sambil hembuskan asap dan dihisap anaknya yang duduk di belakang. Dan ketika sedang ngobrol atau bermain dengan teman sekolahnya sepulang sekolah, di tempat-tempat yang biasa mereka nongkrong, tawaran menghisap rokok langsung diterima karena dia sudah terbiasa dengan aroma asap sejak dilahirkan.

Sejak Sekolah Dasar anak itu sudah mulai menghisap rokok, dan ketika ayah ibunya tahu bahwa anaknya merokok, mereka tak bisa melarangnya atau berbuat apa-apa karena kedua orang tuanya merokok. Jadilah semua anggota keluarga di rumah itu perokok semua hingga ayah ibunya meninggal dan ketika dewasa anak itu mengulangi perbuatan orang tuanya kepada anaknya. Terbentuklah generasi turun temurun perokok yang sangat sulit untuk berhenti atau dihentikan. Menurut anda? Bagaimana cara berhenti merokok?


Leave a comment

Beritakan Sekolahmu sebelum Diberitakan Fihak Lain

“Sekolahmu pernah jadi bahan berita yang jejaknya terus terekam hingga kini?”

Sangat menyedihkan jika beritanya agak kurang sedap tetapi blow up nya hingga ke media cetak, televisi dan online. Silahkan cek di google jika anda ingin tahu jejak sekolah anda di masa lalu.

Sekolah zaman dulu yang menyadari pentingnya publikasi membuat berita sekolahnya dalam bentuk leaflet, buletin, majalah, koran mini, dsb. Ada juga yang membayar fihak lain untuk memuat berita sekolahnya di media yang dikelola fihak lain seperti koran mingguan, majalah, buletin, dsb. Anda mungkin tahu ada “wartawan” yang rutin berkunjung ke sekolah anda mencari berita atau minta foto dokumentasi sekolah yang akan mengisi koran atau majalah yang dicetak amat terbatas yang biasanya akan diantar ke sekolah yang dimuat beritanya dan tak bisa dibeli di kios penjual koran dan majalah atau toko buku di wilayah anda. Jika sekolah anda tahun 2018 ini masih melakukan itu artinya ketinggalan gerbong dunia digital.

Di era digital sekarang ada berbagai aplikasi atau software yang bisa membuat media cetak dan online untuk memberitakan berbagai kegiatan sekolah, dan murid-murid SD sudah bisa mengoperasikannya hanya menggunakan telepon genggam.

Jika guru, karyawan dan murid dilibatkan dalam membuat berita maka akan banyak sekali berita sekolah bisa diproduksi dan ditayangkan di internet lewat media semacam website, blog, instagram, youtube, dsb. Biayanya gratiiiiiiis.

Jika sekolah anda sudah terbiasa memberitakan diri sendiri, maka ketika ada suatu peristiwa kurang baik yang diberitakan oleh fihak lain, anda tak terlalu kaget, dan tak jadi menyedihkan karena berita baik yang sekolah anda buat sendiri jauh lebih banyak jumlahnya. Berita kurang baik itu akan terkubur oleh ribuan berita yang sudah ditayangkan hasil karya guru, tata usaha dan murid-murid.

Kids zaman now dilatih sebentar saja akan mampu memproduksi berita sekolah memanfaatkan smartphone milik mereka yang bakal membuat murid senang, orang tua riang, sekolah cemerlang di jagat raya berita. Seperti halnya artikel yang anda baca ini saya produksi dengan smartphone sambil menjemput yunior pulang sekolah, selamat memberitakan.


2 Comments

LGBT

Lesbian,
Gay,
Bisex,
Transgender,

Sama
Rokok
Ga ada
Bedanya

Katanya berlandaskan hak asasi manusia, seseorang merokok itu hak asasi dirinya, orang lain tak boleh mengganggu, juga tak bisa melarang siapapun untuk merokok, kita seolah jadi biasa dan tak bisa berbuat apa-apa ketika melihat anak mengenakan seragam sekolah dasar dan SLTP menghisap rokok saat berangkat atau puang dari sekolah. Pemilik warung pun tak menolak ketika anak-anak kecil membeli rokok dan menghisap di depan matanya. DI siang hari, sore dan malam hari, sekelompok remaja berkumpul di berbagai lokasi bercengkerama sambil merokok bersama, masyarakat terdiam, apakah itu karena hak asasi manusia?

Setelah merokok jadi biasa, remaja mulai mencoba mencari sensai yang lebih dengan mencoba ganja atau jeis narkotika lainnya yang penggunaannya persis dengan rokok dihisap, apakah itu masih hak asasi? Kalau ada yang melarang anak-anak merokok, dan si anak tak terima berlanjut melaporkan kepada yang berwajib dengan pasal perbuatan tidak menyenangkan, apakah polisi akan memproses?

Berhubungan intim dengan sejenis, apakah termasuk hak asasi seseorang? Berhasrat pada lelaki dan perempuan, dan berperilaku seperti lawan jenis juga hak asasi manusia? Sejauh suka sama suka, seolah jadi hak asasi, tak ada yang bisa dihukum? Kecuali ada korban yang tak terima diperlakukan oleh sesama jenis dan melaporkan kepada polisi, jika korban diam tak melaporkan?

Rokok sudah menguasai negeri ini, apakah LGBT bakal mencekeram negeri ini? Menurut Anda?


Leave a comment

Menyiapkan Pembicara Publik di SMKN 50 Jakarta


Salah satu aktifitas yang sangat saya nikmati di SMKN 50 Jakarta adalah proses melatih murid menjadi pembicara publik, dikemas dengan berbagai nama, misalnya; literasi, kultum, ceramah, debat, kampanye, dsb.

Seperti yang terjadi pada hari Jumat 120118 pagi, sebelum jam pelajaan dimulai semua murid duduk di lapangan upacara mendengar beberapa temannya menyampaikan sesuatu, bicara di depan lebih dari 600 murid dan guru itu sesuatu yang luar biasa, dan bakal dikenang sepanjang hayat, kalo kamu?


Leave a comment

Sekolah Online

online-community-panel-software-free-ebook-download2-2

Booming gaya hidup online yang menghantam Indonesia bisa jadi mempengaruhi gaya pendidikan negeri ini sekarang atau nanti, saya membayangkan begini pelaksanaannya;

Pada awal tahun ajaran baru murid mendaftar secara online hingga melengkapi persyaratan administrasi secara online, pada waktu yang dijadwalkan murid harus datang ke sekolah untuk masa orientasi yang jadwal dan materinya sudah diunduh oleh murid, kedatangan ke sekolah dimaksudkan untuk mengetahui berbagai sarana di sekolah dan guru-guru, tata usaha dan kepala sekolah.

Murid-murid mengunduh materi pelajaran dan mempelajari di rumah, ada jadwal untuk bimbingan atau konsultasi yang membuat murid datang ke sekolah pada waktu-waktu tertentu, termasuk untuk menyerahkan tugas-tugas ko kurikuler yang tak bisa diunggah lewat internet, tetapi berbentuk benda nyata sebagai hasil karya kreatifitas murid seperti lukisan, teknologi, tumbuhan, dsb.

Untuk materi pelajaran yang menumbuhkan karakter, murid bekerja sama dengan teman-temannya membangun dan memperlihatkan karakter yang jadi target pelajaran untuk diobservasi guru dan mendapat nilai.

Untuk pelajaran yang terukur seperti olahraga, prakarya, multimedia, komputer, kesenian murid boleh berlatih di rumah, sekolah atau dimana saja secara mandiri atau bersama teman-temannya dan pada akhir semester diuji pencapainya dengan memperlihatkan hasil latihannya; misalnya kemampuan renang gaya dada yang harus bisa menempuh jarak tertentu dengan waktu tertentu, bermain dalam tim basket, volley, bertanding cabang olahraga bela diri, dsb. Dalam bidang seni murid mendemonstrasikan membuat lukisan di hadapan guru penguji, mempergakan tarian daerah atau modern hasil latihan bersama teman, mementaskan karya teater, melagukan musikalisasi puisi, dsb.

Murid didorong lebih mencintai tanah air, menikmati keindahan, mengenali keberagaman melalui kegiatan hidup bersama pendududk yang berjarak ratusan kilometer dari rumahnya dan kemudian dibuat dokumentasi berupa tulisan, foto dan video yang dipresentasikan di sekolah di diupload di website, blog dan media sosial milik sekolah maupun murid

Pada tahun terakhir di sekolah, murid fakus berlatih mengerjakan soal-soal ujian nasional plus workshop-workshop yang menumbuhkan daya kritis terhadap karakter, seni, olahraga dan kebangsaan, termasuk membuat projek tugas akhir sekolah membuat sesuatu aktifitas yang bisa memberi kontribusi meningkatkan kualitas kehidupan penduduk di suatu daerah, proses pengerjaan tugas dan laporan projek didokumentasikan di setiap blog murid dan akun youtube murid masing-masing.

Murid melakukan kontrak atau perjanjian untuk memenuhi target belajar setiap mata pelajaran, termasuk penjadwalan penyelesaian tugas atau projek-projek dan jadwal ujian online atau tatap muka. Kehadiran murid di sekolah tidak setiap hari, tergantung kebutuhan untuk memenuhi kontrak belajar. Hal ini menumbuhkan mental mandiri dan ketekunan murid untuk menyelesaikan pelajaran.

Sehubungan dengan pembentukan karakter warga negara yang baik, sepanjang proses belajar murid harus memenuhi tata tertib di sekolah dan aturan hukum di masyarakat, pelangaran terhadap tata tertib dan pelanggaran hukum yang mengakibatkan murid berurusan dengan polisi hingga menjadi terpidana akan menimbulkan sangsi seperti tidak lulus sekolah atau dikeluarkan. Data pelanggaran hukum pelajar akan diberitahukan polisi kepada sekolah.

Sekolah merupakan bagian dari masyarakat, proses belajar di sekolah harus lengsung mendidik murid mematuhi peraturan hukum seperti membawa kendaraan bermotor setelah berusia 17 tahun dan memiliki SIM, naik motor mengenakan helm, tidak mengambil barang milik orang lain, dsb.

Kemampuan teknologi informasi mutlak dikuasai oleh guru, karena komunikasi dengan murid harus memanfaatkan internet.

Perubahan akan terus terjadi karena perubahan adalah sesuatu yang abadi, termasuk cara mendidik warga negara dan mau tak mau kita harus menerimanya, menurut anda?


Leave a comment

Rokok itu Hebat, si Miskin jadi Lupa

Screen Shot 2018-01-11 at 12.52.18 PM

Saya mencoba memahami pola fikir para pecandu rokok.
Seorang Perempuan tua kurus kering badannya dengan sisa daging sedikit di badannya, kulitnya gelap, rambutnya tak lagi putih mungkin karena sering berjemur matahari, sering saya jumpai pagi buta sebelum matahari pancarkan seluruh sinarnya ke bumi, menarik gerobak berisi sampah dan barang bekas, kadang saya jumpai dia sedang membereskan hasil perolehan sampah, mengelompokkan barang bekas sesuai kandungan bahan bakunya.

Sambil mengerjakan semua hal di atas terselip rokok di jarinya, dihisap sambil diresapi seolah sedang menikmati sesuatu yang … entah apa rasanya (karena saya tak merokok) saya kesulitan menuliskan apa yang dirasakan ibu itu, sementara untuk bertanya saya tak sampai hati. Mungkin pada situasi hidupnya yang sulit, karena kemiskinan dan ketiadaan skill yang bisa jadi penghasilan, dia bisa dapat kenikmatan dari rokok, miskin hidup jadi tak terasa, mungkin dia jadi merasa hidupnya lebih sejahtera, lebih bahagia dengan merokok.

Ternyata menurut survey Badan Pusat Statistik, merokok mengakibatkan penduduk makin miskin, kalo kamu?


Leave a comment

Budget Plangaplongo Jiwa Sosialita

Pada suatu pagi saya menjumpai remaja yang kurus, bercelana pendek, memainkan rokok kretek termahal di negerinya, memijat-mijat ujungnya lalu membakarnya, dia tampak serius sekali menikmati hisapan dan hembusan asapnya.

Percakapan kami seperti pada capture di atas, tapi tak berlanjut karena dia menjauh dari saya, akankah rumah sakit negeri ini bakal dipenuhi oleh orang-orang tua yang masa remajanya seperti dia?