@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan


Leave a comment

Tips Mengelola Ekstrakurikuler di Sekolah

kegiatan-ekstrakurikuler-300x221Ada berapa jenis kegiatan ekstra kurikuler (ekskul) di Sekolah Anda? Berikut ini adalah nama-nama ekskul yang umumnya ada di institusi pendidikan formal, yakni :

A. Ekstrakurikuler / Ekskul Olahraga :
– Sepak Bola
– Bola Basket
– Bola Voli
– Futsal
– Tenis Meja
– Bulutangkis
– Renang
– Billyard
– Bridge
– Fitnes

B. Ekstrakurikuler / Ekskul Seni Beladiri :
– Karate
– Silat
– Tae Kwon Do
– Gulat
– Tarung Drajat
– Kempo
– Wushu
– Capoeira
– Tinju
– Merpati Putih

C. Ekstrakurikuler / Ekskul Seni Musik
– Band
– Paduan Suara
– Orkestra
– Drumband / Marchingband
– Akapela
– Angklung
– Nasyid
– Qosidah
– Karawitan

D. Ekstrakurikuler / Ekskul Seni Tari Dan Peran
– Cheerleader
– Modern Dance / Tari Modern
– Tarian Tradisional
– Teater

E. Ekstrakurikuler / Ekskul Seni Media
– Jurnalistik
– Majalah Dinding / Mading
– Redio Komunikasi
– Fotografi
– Sinematrografi

F. Ekstrakurikuler / Ekskul Lainnya
– Komputer
– Otomotif / Bengkel
– Palang Merah Remaja / PMR
– Pramuka
– Karya Ilmiah Remaja / KIR
– Pecinta Alam
– Bahasa
– Paskibra / Pasukan Pengibar Bendera
– Kerohanian (Rohis, Rohkris, dll)
– Klub Bikers
– Wirausaha
– Koperasi Siswa / Kopsis
– Video Game, dll.

Coba perhatikan prestasi beberapa tahun terakhir di Sekolah Anda, misalnya sekolah Anda menjadi juara pada cabang olahraga Basket selama empat tahun berturut-turut di berbagai kejuaraan dan level atau jenjang kejuaraan, artinya ekskul Basket di seklah Anda sudah berlangsung dan dikelola dengan baik. Kegiatan ekstrakurikuler yang dikelola dengan baik dan diikut sertakan dalam berbagai kegiatan kompetisi pasti pernah meraih  prestasi atau menjadi juara.

Jika Sekolah Anda menjadi juara pada bidang tertentu hanya pada tahun tertentu selama dua atau tiga tahun, itu artinya yang berprestasi adalah murid yang memiliki hobby pada bidang tertentu dan secara kebetulan menjadi murid di sekolah Anda, dan ketika murid itu lulus, Sekolah Anda tak berprestasi lagi pada bidang tertentu.

Bagaimana Mengelola Ekstrakurikuler di Sekolah? Berikut ini ada beberapa alternatif membina kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

  1. Pendataan prestasi & hobby Murid Baru, Sekolah selalu mendata murid baru di awal tahun ajaran mencakup berbagai hal, tambahkan data hobby dan prestasi semua murid, lalu dikelompokkan murid-murid yang memiliki hobby dan prestasi sejenis untuk ditindaklanjuti sebagai asset sekolah.
  2. Kumpulkan murid yang punya prestasi &  hobby yang sejenis, ajak senior-senior di kelas yang lebih tinggi yang memiliki prestasi dan hobby sejenis untuk saling cerita dan berbagi pengalaman tentang latihan dan prestasi yang selama ini dudah mereka peroleh.
  3. Biarkan murid punya hobby sejenis menentukan pimpinan organisasi ekstrakurukulernya & menentukan jadwal latihan, sekolah sebaiknya memfasilitasi berbagai hal agar latihan mereka bisa berlangsung dengan baik dan segera meraih prestasi.
  4. Tugaskan Guru menjadi pendamping unit kegiatan ekstrakurikuler, biasanya menjembatani kebutuhan anak-anak ekskul dengan sekolah dan mencari penyelesaian jika terdapat masalah atau kendala untuk berprestasi.
  5. Ikut sertakan pada Lomba atau Kompetisi sesering mungkin, hal ini akan membuat suasana latihan jadi lebih serius karena adanya target tampil atau kompetisi yang terjadwal, hingga prestasi bukan lagi jadi hal yang jauh di dapat tapi akan jadi bonus dari keseriusan latihan.
  6. Adakan kompetisi di sekolah antar murid sendiri atau undang sekolah lain, kompetisi internal akan menjaring murid lain yang punya potensi dalam bidang tertentu. Kompetisi yang mengundang sekolah lain bisa menjadi ukuran level prestasi ekstrakurikuler di sekolah Anda. Mungkin bisa dicoba mengadakan kompetisi untuk jenjang pendidikan dibawah sekolah anda, misalnya ekskul di SMK Anda mengadakan kompetisi untuk murid SMP atau SLTP di Kota atau Propinsi yang bisa jadi ajang promosi ekskul SMK Anda dan menjaring murid SMP yang berprestasi untuk memilih sekolah Anda saat lulus SLTP, sehingga SMK Anda akan mendapat murid baru yang berprestasi pada bidang ekskul.
  7. Apresiasi Murid yang menjadi Juara di upacara sekolah, umumkan kepada semua warga sekolah, beri penghargaan berupa bingkisan, beasiswa atau apapun yang bisa mendorong murid yang juara untuk terus berprestasi dan murid-murid lain untuk mengikuti kegiatan ekskul dan meraih juara.
  8. Beri kesempatan muncul jenis ektrakurikuler yang baru seauai perkembangan zaman, misalnya BEATBOX, BODY BUILDING, DRONE FOR FOTOGRAFI, PEMBUATAN GAMES & APLIKASI ANDROID, dll.
  9. Bubarkan kegiatan ekstrakurikuler yang selama dua tahun tak pernah jadi juara, buat apa ada jadwal latihan ekskul tapi berlangsung tak serius dan tak menghasilkan, hal itu hanya buang-buang waktu percuma, lebih baik sarananya digunakan untuk keperluan yang lain, karena ekskul yang serius latihan selama setahun dan rajin ikut kompetisi pasti pernah menjadi juara.
  10. Adakan kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dimiliki sekolah lain, ekskul yang mainstream hampir selalu ada di setiap sekolah diantaranya Paskib, Basket, Volley, Futsal, Rohis, dll. Akan sulit untuk meraih prestasi jika Anda memulai ekskul baru yang sudah mainstream, melalui pendataan hobby dan prestasi murid-murid yang sudah anda lakukan, dorong pembentukan ekskul baru, latihan secara serius, ikuti kejuaraan-kejuaraan yang ada atau tampil pada kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan jenis ekskul baru Anda, lihat deh efeknya.
  11. Penuhi undangan tampil dan kejuaraan, yang akan meningkatkan prestasi ekskul sekolah Anda.
  12. Dorong Guru-guru, Karyawan di Sekolah memberi atensi dan dispensasi, Kepala Sekolah sebaiknya memberi pengertian kepada semua Guru, Karyawan (termasuk SATPAM) bahwa prestasi di bidang ekskul murid-murid akan meningkatkan mutu sekolah, membuat masyarakat senang menyekolahkan anaknya, bermanfaat buat murid-murid setelah dewasa dan di masyarakat nanti. Oleh sebab itu Guru harus memberi dispensasi untuk murid-murid yang akan mengikuti kejuaraan untuk meninggalkan kelas, atau SATPAM ikut serta mengawasi anak-anak ekskul latihan di luar waktu belajar sekolah, tak mengusir aktifis ekskul untuk meninggalkan sekolah segera, kecuali ada indikasi melakukan hal-hal yang tak baik.
  13. Dokumentasikan suasana latihan, kejuaraan, pemberian hadiah, dll publish di BLOG, INSTAGRAM, TWITTER, FACEBOOK, YOUTUBE, para Guru Pembina ekskul harus selalu mengingatkan anak-anak aktifis ekskul agar mendokumantasikan suasana latihan, kejuaraan, pemberian hadiah, dll dengan menggunakan SMARTPHONE lalu dipublish di BLOG, INSTAGRAM, TWITTER, FACEBOOK, YOUTUBE, hal ini akan jadi iklan atau pemberitahuan kepada dunia bahwa di Sekolah Anda murid dibekali keterampilan intelektual dan non intelektual lewat ekskul untuk menjadi manusia dewasa yang berprestasi.
  14. Lakukan inovasi untuk meraih prestasi, ukuran kesuksesan kegiatan ekskul adalah prestasi atau penampilan di dalam atau di luar sekolah. Untuk mencapai kesuksesan itu perlu inovasi dari semua warga sekolah terutama aktifis ekskul sendiri agar lelah dan letihnya latihan terbayar dengan prestasi atau apresiasi dan ri berbagai fihak.
  15. Berdoa sebelum ikut kompetisi, ajak semua murid saat upacara untuk bersama berdoa agar tim ekskul yang akan tampil atau berkompetisi bisa mencapai hasil yang baik, hal ini juga bisa jadi promosi aau pemberitahuan buat semua murid di sekolah itu bahwa sekolah Anda punya gairah berprestasi lewat kegiatan ekskul.

Apa prestasi yang terakhir dari sekolah Anda?


Leave a comment

Kangen Puisi

Tahun 1974, saat itu saya duduk di kelas 4 SD Mekarsari Kebayoran Baru Jakarta Selatan sering diutus Sekolah utuk ikut Lomba Deklamasi yang sekarang lebih ngetop dengan Lomba Baca Puisi, salah satu yang sering jadi puisi pilihan adalah puisi berjudul MENYESAL yang diciptakan oleh A. HASJMY
MENYESAL

Pagiku hilang, sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang sudah membayang
Batang usiaku sudah tinggi

Aku lalai dipagi hari
Beta lengah di masa muda
Kini hidup meracun hati
Miskin ilmu, miskin harta

Akh, apa guna kusesalkan
Menyesal tua tidak berguna
Hanya menambah luka sukma

Kepada yang muda kuharapkan
Atur barisan di pagi hari
Menuju kearah padang bakti

Prof. Ali Hasjmy (nama lahir: Muhammad Ali Hasyim) alias Al Hariry, Asmara Hakiki dan Aria Hadiningsun lahir di Idi Tunong, Aceh, 28 Maret 1914 – meninggal 18 Januari 1998 pada umur 83 tahun adalah sastrawan, ulama, dan tokoh daerah Aceh. Lebih lengkap tentang Beliau bisa disimak disini.


2 Comments

Menikmati Jakarta dan Remy Sylado

Jakarta-Panorama

Jakarta, kota dimana Saya dilahirkan, bermain, bekerja dan berkeluarga … sejuta peristiwa dan kenangan yang bakal tak terlupa … seberapapun macet dan kerasnya Saya selalu bisa menikmati Jakarta dari berbagai sisi hingga selalu bisa produktif memberi manfaat buat sesama manusia dan alam semesta.

Tiba-tiba Saya ingat Puisi tentang Jakarta yang ditulis oleh Remy Sylado yang dulu sering Saya bacakan di berbagai Lomba atau kesempatan, bahkan sering Saya baca berulang-ulang dinikmati sendiri saat sendirian.

IBU KOTA, KOTA IBU

kalau aku makmur
kubeli jakarta, kucelup jadi putih

kau bisa bayangkan
kalau jakarta tiba – tiba putih semua
mas di puncak monas : putih
patung selamat datang : putih
pohon taman surapati : putih
lapangan sepakbola istora : putih
air ciliwung : putih

barangkali dengan putih
dosa – dosa jakarta akan tersamar
penjambretan, ponodongan, pemerkosaan
perjudian, pelacuran, pembunuhan :
putih !

putih kau tau warna kesucian
tapi putih kau pun tau, warna kekalahan
bagaimana orang bisa dipercaya bicara
jika ia berada dalam kelas yang kalah
seperti kini jakarta disesaki olehnya

kalau aku kalah
kumau kalah dengan kesucian
tapi aku tidak persis dalam kalau – ku
kunyanyikan ode ini untukmu
betapapun tak merdu, sediakanlah kupingmu

ini kota, kau tau, bukan sekedar ibu kota
tapi kota ibu
dengan sejumlah kalau

REMY SYLADO

“KETIKA KATA KETIKA WARNA”
( YAYASAN ANANDAYA JAKARTA – 1995 )


Leave a comment

Diingatkan Mbah Google, terima kasih Mbah

smkn 27 jktsmkn 53 jkt
Saat browsing Saya menemukan foto-foto diatas tersangkut di Google, yang kostum merah adalah murid SMKN 27 Jakarta, dibawahnya dari SMKN 53 Jakarta, jadi terkenang training-training yang berlangsung beberapa tahun yang lalu di Cibubur Jakarta yang sudah saya dokumentasikan disini, semoga bermanfaat.


Leave a comment

Fenomena Siswa dan Motor

Silahkan simak apa pendapat anak sekolah tentang anak kecil yang membawa motor ke sekolah

wulanhari

Guys guys guys gue mau cerita nih tapi sebelumnya gue mau salam dulu

Assaalamualaikum

Nah gue mulai nih ye. Udah pada tau kan fenomena jaman sekarang, yaelah bahasa gue fenomena tidur aja masih merem haha. Oke abaikan kegajeanku tapi sekarang serius nih kita tapi jangan serius – serius banget dah bawa rilex aja bro.

Menurut lo pada nih apasih tuh yang namanya peraturan atau tata tertib ? ya kalo menurut yang gue dengar dari orang – orang nih ye, peraturan itu adalah aturan yang harus dilakukan atau dilaksanakan yang dibuat untuk mengatur dan menertibkan kehidupan dan lingkungan sekitar.

Tapi, yang gue bingung nih udah tau tuh peraturan dibuat untuk dilaksanain masih aje pada pada melanggar peraturan. Yang paling gue kesel nih ye udah tau melanggar masih aja  pada banyak alasan, alasan inilah, alasan itulah, basi bro basi.

Ngomong – ngomong tentang peraturan nih, gue kan masih sekolah pastinya di sekolah…

View original post 549 more words


2 Comments

Pak Guru, Bu Guru: Silahkan cukur rambut muridmu

rambut

ilustrasi

Di Negeri Paman Besut Guru-guru semakin takut untuk menegakkan disiplin kepada murid-muridnya disebabkan perubahan paradigma pandangan orang tua terhadap kekerasan dan Hak Azasi Manusia (HAM). Seolah kini Guru-guru tak peduli terhadap disiplin anak dalam hal kehadiran di sekolah, anak yang sering tak masuk sekolah pun Kepala Sekolah tak berani memberikan sangsi dikeluarkan dari sekolah karena takut berhadapan dengan orang tua murid, pengacara, atau tekanan pejabat PEMDA yang punya hubungan dengan murid yang tak disiplin masuk sekolahnya, bahkan ada sekolah yang menugaskan Gurunya untuk menjemput murid yang sering tak masuk sekolah untuk mengikikuti Ujian Akhir Sekolah.

Kalau dahulu sering ada kerja bakti membersihkan sekolah yang melibatkan guru, karyawan dan semua murid, sekarang banyak Guru yang tak percaya diri meminta bantuan murid untuk ikut serta membersihkan sekolah, takut ada anak yang bilang pada orang tuanya bahwa dia disuruh mengerjakan pekerjaan yang tak pernah dilakukan di rumah, sehingga orang tua protes hingga ke Dinas Pendidikan atau PEMDA yang berbuntut panjang dan melelahkan.

Lihat juga penampilan rambut murid-murid Lelaki yang sering panjang dan tak dipedulikan Guru-gurunya karena takut diperkarakan ke polisi hingga ke pengadilan seperti yang terjadi di Negeri tetangga.

Peradilan sesat di Negeri tetangga telah menjatuhkan hukuman kepada Guru yang mencukur rambut muridnya pada tahun 2012, yang dilaporkan oleh orang tua murid ke Polisi, tetapi Hakim yang tak sesat di Mahkamah Agung membebaskan Guru itu pada tahun 2015. Hakim-hakim yang bermutu kemudian menghukum Orang Tua Murid yang melaporkan Guru di atas dan membalas mencukur rambut Guru itu, sehingga orang tua yang terlalu sayang dengan anaknya itu harus dipenjara.

Di sekolah-sekolah gratis guru makin takut terapkan disiplin kepada muridnya, yang dalam jangka panjang membuat sekolahnya tak diminati masyarakat, kecuali mereka yang terpaksa tak punya nilai yang bagus atau tinggal tak jauh dari sekolah itu.

Sementara ada sekolah yang muridnya membayar puluhan juta kepeng untuk masuk serta iuran bulanan jutaan kepeng, menerapkan disiplin super ketat, murid yang menyontek saat ulangan harian di kelas jadi pelanggaran disiplin sangat serius dan diberi sangsi dikeluarkan dari sekolah yang didirikan hampir seratus tahun yang lalu.

Bagaimana di sekolah Anda?

 

 


Leave a comment

Menikmati dua yang pertama & dua yang terakhir

dwitagama tunas harapan

dwitagama smkn 36

Foto pertama adalah suasana workshop Guru-guru Sekolah Tunas Harapan Bekasi yang menjadi memory Training Saya yang pertama di tahun 2015, berlangsung pada tgl 10 Januari 2015.

Foto kedua adalah memory melepas kerinduan di Apel Pagi SMKN 36 Jakarta, 26 Januari 2015 sebagai presentasi saya yang kedua di tahun 2015.

dwitagama-bsn-bppt-1

dwitagama-twc-5

Foto ketiga di atas adalah presentasi saya yang ke 65 tgl 17 Desember 2015 di Badan Standarisasi Nasional, BPPT RI, Jl. MH Thamrin Jakarta, sharing tentang Komunikasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, kegiatan yang diselenggarakan bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional, BNN RI.

Foto terakhir adalah presentasi terakhir Saya 24 Desember 2015 yang ke 66 sepanjang tahun itu, bersinergi dengan KOMUNITAS SEJUTA GURU BLOGGER INDONESIA – KSGBI. IKATAN PROFESI GURU INDONESIA – IPGI, METRO TV, dsb.

Ratusan foto-foto training saya yang saya dokumentasikan di Blog TRAINER KITA

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada ratusan bisa dinikmati disini.


Leave a comment

Pencinta Rosululloh seharusnya tak merokok?

image

Saya senang sekali menemukan foto di atas pada timeline instagram saya, karena sejak lama saya prihatin dengan jumlah perokok di Negeri Paman Besut yang makin banyak dan makin banyak anak muda yang kecanduan rokok, pendidikan, agama seolah tak berpengaruh, orang tua sepertinya membiarkan anak-anaknya yang masih belia merokok di hadapannya.

Andai para pemuka agama di Negeri Paman Besut bersepakat menyatakan bahwa rokok itu haram lebih dari sekedar makruh (yang disepakati saat ini) mungkin para pencinta Rosul dengan senang hati taat tak merokok.

Jika Rosululloh SAW masih ada hingga kini dan dimintakan pendapat Beliau tentang rokok, apakah beliau membiarkan umatnya membeli benda yang berisi zat-zat pembunuh.

Pemerintah  di Negeri Paman Besut perlu diingatkan  jika rokok dinyatakan sebagai pembunuh & mengharuskan perusahaan rokok mencetak peringatan bahwa rokok itu pembunuh manusia, kenapa rokok dibiarkan dijual bebas, dibeli oleh siapa saja, dijual secara eceran per batang.

Saya membayangkan, para pencinta Rosululloh SAW  di Negeri Paman Besut  menuju ke lokasi Maulid dengan seragam putih & jaket hitam berstrip silver, dengan logo kubah masjid, wangi farfum sorgawi, tak merokok selama diperjalanan ke lokasi maulid, selama maulid berlangsung hingga pulang ke rumah masih tetap wangi sorga & bertambah cintanya pada Rosul, tak merokok karena mencintai organ tubuh yang diberi oleh Allah SWT untuk dimanfaatkan bagi kebaikan sesama manusia.

Kamu Pencinta Rosul? Tak merokok? Atau akrab dengan pembunuhmu? Berbonus bau asep plus baju koko jadi bolong-bolong kerana asap?


4 Comments

Saya telah melanggar HAM

Tadi pagi saya menamani putra Saya berusia 9 tahun belajar mengendarai sepeda di Perumahan Pesona Sindang Laut Cirebon tak jauh dari pabrik gula sambil menikmati serabi plus tempe goreng tepung.

Tiba-tiba saya dikejutkan oleh seorang anak laki-laki yang badannya lebih kecil dari anak Saya, mungkin umurnya tak berselisih banyak, dia menghisap rokok sambil matanya menengok kiri kanan seolah melihat sekitar untuk waspada, rokoknya sudah dihisap seperempat.

“Bapakmu membolehkan kamu merokok?” Tanya Saya kepada anak itu.

“Iya Pak,  gapapa.” Dia menjawab.

Saya berfikir apa iya orang tua anak ini membiarkan anaknya yang sekecil itu merokok.

“Kamu sekolah?” Sambil menatap matanya.

“Iya Pak, Saya sekolah”, jawab dia sambil kembali menghisap rokoknya.

“Maaf ya, jika benar orang tua kamu membolehkan kamu merokok, tapi saya tak tahan melihat anak sekolah tak memakai otaknya untuk berfikir yang benar,” suara saya meninggi karena emosi.

“Matikan rokok kamu dan pulanglah ke rumah lalu merokok di depan orang tuamu!”, bentak saya kepada anak kecil itu.

Dia menjatuhkan rokoknya, saya mendekat sambil melanjutkan menghancurkan rokok yang tersisi dengan menggesekkan kaki ke lantai.

Saya telah melanggar HAM, Hak Azasi Manusia anak itu yang punya hak untuk merokok.

Apakah undang-undang menuliskan anak berhak merokok kapanpun dia mau dan orang lain tak bisa melarangnya.

Menurut anda?


Leave a comment

Menyeleksi foto” dari http://trainerkita.wordpress.com


Ratusan foto-fota training saya yang saya dokumentasikan di Blog TRAINER KITA Saya seleksi beberapa dan Saya posting disini sebelum Saya hapus dari harddisk Saya, supaya ruang kerja notebook Saya masih leluasa untuk bekerja di tahun 2016.

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada ratusan bisa dinikmati disini.


Leave a comment

Menikmati DUA DEDI bicarakan Pendidikan

ht pth

Nikmati videonya, klik link di bawah ini:

http://mytrans.detik.com/embed/20L

Hitam Putih episopde 8 Januari 2013, Ananda Omes menceritakan seputar kisah memalukannya di masa lalu, ia pernah menangis di bioskop. Omes juga akan berbagi seputar masa SMAnya. Tanpa diketahui oleh Omes, tim Hitam Putih mengundang salah satu sahabat dekat Omes semasa SMA. Siapa kah dia? Dan apa saja cerita memalukan dari Omes semasa SMA? Lalu apa alasan Omes menangis di bioskop tersebut? Selain itu, ada presenter cantik dari Korea berdarah Indonesia, Oktiya Haniarti yang akan bercerita tentang pengalamannya menjadi presenter di Korea, serta cerita tentang Guru Era Baru oleh pakarnya, Bapak Dedi Dwitagama mulai menit ke-32.


2 Comments

Beda orang tua murid dulu dan sekarang

Beberpa hari yll saya bertemu dengan Guru-guru Agama dan PPKn SMP se Jakarta Utara, ngobrol tentang pencegahan kekerasan di sekolah.

Ada fakta lucu yang saya catata dari ngobrol-ngobrol itu, diantaranya adalah dalam hal penanganan anak yang nakalndi sekolah.

Dua puluh tahun yll, jika ada guru yang emosi lalu memberi hukuman atau sangsi fisik, misalnya menjewer (mencubit telinga), memukul, dsb. Ketika peristiwa itu diberitahu kepada orang tua murid, umumnya mereka marah kepada anaknya bahkan ada yang memberi tambahan hukuman atas kenakalan yang dilakukan anaknya.

Sementara sekarang, orang tua yang tahu anaknya mendapat kekerasan bersikap marah, tak terima, lapor ke polisi hingga komnas HAM, dsb.

Mungkin akibat perubahan situasi ini guru-guru enggan mendidik dg serius yg bisa menyulut emosi atau tindak kekerasan, hingga seolah ada pembiaran terhadap sikap atau perilaku murid yang tak pantas di lingkungan sekolah, yang dalam jangka panjang akhirnya murid menjadi warga negara yang tak memiliki etika atau karakter baik.

Pantas jika di mass media bertebaran berita pelanggaran etika, korupsi, kekerasan, perampasan, pembunuhan, dsb karena sejak kecil penduduk negeri merasa bebas melakukan apa saja tak ada yang mengingatkan, mengentikan, atau menghukum, dan kemudian dia mendapat hukuman dari negara, hukuman dihajar masa, hukuman mati sndiri akibat pelanggaran yg dilakukan (balap liar, narkoba) atau hukum karma (jika percaya).

Kamu pernah ketemu si Karma?


Leave a comment

Masih suka ngasih uang ke pengemis?

image

Mungkin Negara masih lupa bahwa orang-orang terlantar harus diurus oleh negarab dan Peraturan yang melarang pengemis beraksi, plus rakyat yang sering berfikir salah: merasa hebat atau lebih sejahtera dengan memberi orang yang berpenampilan lusuh, padahal si pemberi lebih sedikit penghasilannya, rakyat tak sadar telah dibodohi, bahkan mungkin tak tahu bahwa dirinya bodoh, bukannya mengingatkan penguasa yang telah dipilih untuk ciptakan kehidupan yang nyaman & sejahtera tanpa pengemis, eh malah membiarkan makin banyak orang menjelekkan dirinya mencari belas kasihan  enggan bekerja, senang meminta, menipu rakyat yg bodoh & menderita supaya merasa lebih kaya & sejahtera dengan memberi, menurut Anda?


Leave a comment

Teroris & Tawuran itu efeknya sama

Tawuran-itu-Cowok-Bangets-Majalah-remaja-islam-Drise

Di kota besar dunia yang besar ada serangkaian peristiwa yang menimbulkan korban jiwa, diduga dilakukan oleh teroris, efeknya seluruh dunia terkejut dan menimbulkan ketakutan penduduk negeri besar itu, kini penduduk takut dan was-was di rumah atau beraktifitas ke luar rumah, nyawa seolah tak ada harganya & kematian bisa muncul kapan saja dengan cara yang sadis.

Di ibukota negeri paman besut tawuran masih sering terjadi walau peristiwanya berlangsung sejak puluhan tahun yang lalu, beberapa waktu lalu kembali memakan korban, murid sekolah dibacok hingga harus dioperasi, efeknya seluruh negeri kembali terkejut dan menimbulkan ketakutan penduduk negeri yang dikabarkan ramah-ramah itu, kini penduduk takut, orang tua & keluarha was-was di rumah saat anaknya atau anggota keluarga beraktifitas ke sekolah, saat berangkat, pulang sekokah atau di luar rumah, nyawa seolah tak ada harganya & kekerasan atau kematian bisa muncul kapan saja dengan cara yang sadis.

Ternyata teroris dan tawuran punya efek yang sama, bikin penduduk takut, khawatir keselamatan anak atau anggota keluarga saat bersekolah, jika murid satu sekolah yang terlibat tawuran atau jadi korban berjumlah 900 orang, maka 1.800 ayah, ibu yang was-was, andai ada adik, kakak  saudara, maka jumlahnya bisa 2.700 atau 3.600 bahkan jika digabung dengan sekolah lawan jumlahnya bisa memcapai puluhan ribuan orang yang tak tenang hidupnya. Bukan cuma penduduk kota besar dunia yang dihempas badai teroris tapi penduduk ibukota negeri paman besut juga tak tenang dan merasa terancam nyawanya, teroris & tawuran bikin penduduk takut.

Ada Bupati Purwakarta di sebuah negeri yang memberi sangsi tidak membolehkan menerima murid baru kepada sekolah-sekolah yang muridnya terlibat tawuran, nampaknya berdampak bagus hingga guru-guru & kepala sekolah bekerja sama secara keras & efektif untuk membina muridnya dengan baik & tak terlibat tawuran, kenapa pejabat di negeri paman besut tak lakukan upaya sejenis atau yang lebih dahsyat hingga semua fihak sadar hentikan tawuran yang efeknya sama dengan teroris, menurut Anda?


Leave a comment

Tawuran/perkelahian masal ancaman hukumannya 12 tahun, kata spanduk polisi itu

image

Di Negeri Paman Besut tawuran tak kunjung hilang, selalu saja terjadi dengan alasan & penyebab sendiri-sendiri.

Pelajar negeri itu seperti punya agenda & momemtum untuk melakukan tawuran, ada ulang tahun sekolah, ejekan di jalan atau bis kota, perebutan daerah berkumpul, nongkrong, basis atau no bis yang biasa dinaiki.

Tentang tawuran;
Spanduk bilang hukumannya 13 tahun,
Polisi bilang pelaku masih anak-anak,
Kepala Sekolah bilang tugas guru harus membina murid,
Guru bilang murid tawuran di luar skolah urusan orang tua,
Orang tua bilang anaknya dipaksa senior ikut tawuran,
Ada tata tertib kalo tawuran dikluarin tak dijalankan,
Murid bilang senang tawuran karena sekolah ngetop masuk televisi & koran

Orang tua jadi sangat berhati-hati memasukkan anaknya & tak memilih sekolah yang muridnya sering terlibat tawuran, dampaknya sekolah itu tak diminati, terlihat dari sdikit murid baru yang mendaftar & standar nilai pendaftar yang rendah.

Mungkin tak banyak yang tahu ada sekolah swasta di negeri itu yang sangat peduli terhadap kelakuan muridnya, jangankan tawuran, murid yang menyontek saat ulangan harian dikenakan sangsi dikeluarkan dari sekolah yang saat masuk harus menyumbang puluhan juta kepeng plus iuran bulanan sekian juta kepeng.

Ada bupati di kota negeri tetangga yang berani mengambil kebijakkan melarang sekolah-sekolah yang sering tawuran menerima murid baru, sehingga guru-guru dan kepala sekolah lainnya berusaha mengelola murid-muridnya dengan baik.

Mungkin selama spanduk, polisi, kepala sekolah, guru, orang tua belum konsisten memberi sangsi sesuai hukuman yang berlaku maka tawuran bakal terus terjadi, tentang korban jiwa hanya tinggal menunggu waktu, menurut Anda?


Leave a comment

Watch “UJI COBA TERBANG PESAWAT JABIRU SMKN 29 JAKARTA 120412 (3)” on YouTube

Saat saya membersihkan harddisk, tiba-tiba ketemu file ini dan upload dehbke youtube, buat mengenang prestasi anak-anak & guru-guru hebat SMKN 29 Peberbangan Jakarta yang merakit pesawat Jabiru di atas, sambil mengenang pilotnya Bapak Sugeng (alm) yang membimbing perakitan & menerbangkan pesawat itu di Pondok Cabe, April 2012, love u all, smg Pak Sugeng bahagia di sorga nikmati pahala membimbing anak muda negeri belajar dunia penerbangan, makasih Pak.


Leave a comment

Mendidik warga melanggar hukum

diskusi-anak-motor-55e504784123bdd5359691e1

Di Negeri Paman Besut, orang tua merokok di sembarang tempat di rumah atau dimana saja, walaupun ada anak-anak mereka. Padahal ada Peraturan Daerah yang melarang semua orang penduduk negeri ibukota paman besut merokok, sejak kecil anak dibiasakan melihat orang tuanya melanggar hukum  maka anak-anak itupun menjadi perokok pada usia yang sangat muda tanpa merasa ada hukum yang dilanggar.

Sejak sekolah dasar anak sudah diajarkan mengendarai sepeda motor, terbiasa melihat anggota keluarga lainnya naik motor tanpa helm & tanpa memiliki SIM serta cerita-cerita berkelit atau berdamai dengan polisi ketika ada razia di jalan. Anak-anak itu kemudian menjadi terbiasa naik motor tanpa helm, tak memiliki SIM atau berkendara sesuka hati di jalan tanpa merasa ada peraturan yang dilanggar.

Dengan berbagai alasan anak-anak yang bersekolah di SLTP & SLTA membawa sepeda motor ke sekolah, dan sekolah menyiapkan tempat parkir serta petugasnya seolah lupa bahwa sekolah seharusnya mendidik murid untuk taat hukum dan tak ada instruksi dari Dinas Pendidikan yang mengatur murid bermotor ke sekolah.

Itu hanya beberapa contoh bagaimana keluarga dan sekolah mendidik anak negeri melanggar hukum, pantas jika berita pelanggaran hukum di media massa tak kunjung surut dan kecelakaan laku lintas terus makan korban hingga kematian.

Makin lengkaplah kesalahan fatal institusi negara yg harusnya mendidik karakter baik malah mendidik untuk melanggar hukum: keluarga, sekolah, media.

Beruntunglah anda yang memiliki keluarga yg peduli terhadap pembinaan karakter baik, bersekolah di sekolah yang mendidik karakter baik & taat hukum atau tinggal di lingkungan yang peduli terhadap kebaikan.

Kalau anda jadi guru, bagaimana anda mendidik penerus bangsa?


Leave a comment

Kalo sayang anak, belikan sepeda motor buat mengantar anak ke kematian

sumber: detik.com

sumber: detik.com

“Dia sangat sibuk, kadang ngajar les renang terus ngampus. Makanya saya inisiatif membelikan dia motor, ayahnya melarang namun karena kasihan daripada dia capek, saya tetap belikan motor,” ujar Kania kepada detikcom, Senin (10/11/2015).

Demikian ungkapan seorang Ibu yang sayang anak lalu membelikan sepeda motor yang mengantarkan anak yang disayangnya ke kematian.

Apakah Anda orang tua yang sayang pada anak dan kasihan anaknya mungkin lelah menempuh perjalanan ke sekolah atau ke kampus, akankah membelikan anak kesayangan anda sepeda motor?

Lebih lengkap baca disini

 


6 Comments

Berapa usia Anda saat pertama kali merokok?

image

Di Negeri Paman Besut mungkin mirip dengan data di atas, atau bahkan lebih, warganya sering menggunakan otak untuk mengambil keputusan yang salah, misalnya ayah yang merokok di depan anak kecilnya sehingga si anak merasa bahwa merokok adalah hal yang biasa dan boleh dilakukan oleh siapa saja.

Anda pernah merokok? Mulai usia berapa? Sekarang masih merokok atau sudah berhenti?

Pendidikan di Negeri Paman Besut seolah tak menjadikan penduduk negeri bisa mengambil keputusan yang tepat untuk dirinya, bagaimana menurut Anda?


Leave a comment

ASC (Aqua School Community) Field Activities 2015 “Membangun jiwa mandiri untuk generasi bangsa yang berdaya saing tinggi”

image

ASC (Aqua School Community) Field Activities 2015 “Membangun jiwa mandiri untuk generasi bangsa yang berdaya saing tinggi” dalam ASC enterpreneur workshop.

Semoga bermanfaat.
thanks and regards

by: Annisaa P. Ariyani
@annisaariyani

Demikian email dari teman baru saya yg ktemu dia acara ASQ 30 September 2015 di Cibubur Jakarta yang melampirkan beberapa foto saya in action, yang abda lihat di atas adalah salah satunya, semoga bermanfaat.


2 Comments

Silent Reader ngaku, artinya dia sudah bisa bicara, happy deh

blogging-cat

Saya merasa sangat bahagia sekali ketika ada yang menyatakan bahwa dia sering membaca blog saya, walau tak pernah berkomentar atau biasa disebut Silent Reader (SR), beliau menyatakan bahwa sering membaca tulisan Saya di blog, dan sudah merasa kenal akrab lewat celoteh dan foto-foto saya di blog ini.

SR adalah seseorang yang sesekali atau sering berkunjung, membaca tulisan atau menikmati karya seseorang di blog atau website, tetapi tidak pernah memberi komentar di posting yang dibacanya, sehingga pemilik blog tak mengetahui bahwa seseorang itu biasa mengunjungi blognya. Ini seperti pengagum rahasia.

Saya pun sering menjadi SR di blog-blog celeb seperti milik Om Enda Nasution, Pak Budi Rahardjo, Wijaya Kusumah, Agus Sampurno, dsb, kadang saya kasih komentar, reblog, tetapi lebih sering cuma diam alias jadi SR.

Saya berterima kasih kepada semua pengunjung blog saya, soal apakah anda kasih koment atau jadi SR saya sangat senang, semoga interaksi kita bermanfaat buat kehidupan umat manusia di masa kini dan masa depan, semoga Anda dalam sukses dan sehat selalu.

Bagaimana dengan Anda? masih jadi SR? atau sudah mulai ngaku dan kasih komment?


Leave a comment

makasih mas bro @adiyatmamonto bahagia banget saya membaca mention foto instagram kamu

 

Diundang SMKN 32 Jakarta,
kasih motivasi
tentang gimana raih sukses
menyelipkan topik tentang rokok
bahwa bisa lebih mudah raih sukses dan sehat
kalo ga ngerokok

disampaikan sambil ngocol
ngikutin stand up komedi di tipi
saya senang liat peserta ketawa
plus berdoa agar ada yang terinspirasi
buat tak merokok atau berhenti merokok

ternyata, lewat instagram ada peserta yang bilang trima kasih
bahwa gara-gara hadir di seminar saya, dia berhenti merokok
saya doakan agar anak muda itu terus hidup sehat
dan raih sukses bisa hidup bahagia

makasih mas bro @adiyatmamonto
bahagia banget saya membaca mention foto instagram kamu
salam buat ayah ibumu, mereka harus bangga punya anak yang hebat
bisa berubah untuk jadi lebih baik
mereka boleh menunggu saatnya nikmati sukses anak yg dilahirkan
semangat terus berjuangnya ya mas bro, love u


Leave a comment

Apa hasil kreatifitas kamu hari ini?

patung riau

Aktifis lingkungan di Pekanbaru Riau sangat kreatif menyampaikan pesan keprihatinan peristiwa kebakaran hutan di wilayahnya dengan memasangkan masker di mulut patung yang ada dikotanya. Sebuah ide yang bagus dan bisa terekspos ke dunia.

Adakah kreatifitas kamu yang sudah diekspos dan diketahui abanyak orang? Saya mah cuma bisa nulis di Blog ini sejak 2005 tentang apa saja yg ada dalam fikiran saya atau mendokumentasikan apa yang sudah saya lakukan, semoga bermanfaat.


Leave a comment

Menikmati Pemancing dan Bayangan di Danau UI Depok

dwitagama danau UI
Mengantarkan buah hati kuliah ke UI di Depok, Saya selalu berusaha untuk mampir menikmati panorama Danau UI dan kesibukan para pemancing, sayang sekali saat browsing siang ini, cerita Danau UI di google lebih banyak yang tak sedap dibaca, Saya mah menikmati sedapnya pantulan bayangan gedung di danau dengan kamera HP lalu mengunggah ke instagram, bagaimana dengan Anda?


Leave a comment

Keluarga, Sekolah dan Polisi tak membuat kondisi lalu lintas negeri jadi lebih baik

diskusi-anak-motor-55e504784123bdd5359691e1

70 tahun lebih Negeri Paman Besut berdiri, mengapa lalu lintas tak kunjung tertib dan cenderung makin semerawut atau kacau, mengapa?

Saya menduga salah satu peyebabnya adalah pemahaman aturan berlalu lintas yang salah atau kebiasaan melanggar peraturan lalu lintas di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Anak-anak sejak masih kecil atau di sekolah dasar sudah diajarkan mengendarai sepeda motor, peraturan bahwa pengendara sepeda motor harus sudah berusia 17 tahun dan sudah memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi) dilanggar, peraturan-peraturan lalu lintas yang lain kemudian dilanggar secara terbiasa, pengendara sepeda motor anak-anak berlalu lalang di jalan tanpa memperdulikan peraturan lalu lintas dan membahayakan dirinya sendiri maupun pengguna lalu lintas yang lain, hingga tak sedikin korban jiwa melayang akibat kecelakaan lalu lintas. Lucu sekali bahwa tak sedikit orang tua yang bangga anaknya yang masih kecil sudah mampu mengendarai sepeda motor.

Sekolah, institusi pendidikan yang harusnya mendidik anak taat hukm dan peraturan seperti lupa karena empati yang kurang tepat, melihat buruknya sistem transportasi atau angkutan umum di ibukota negeri, murid SD, SLTP, SLTA diperbolehkan membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Dalam hal ini Sekolah punya andil menciptakan kondisi lalu lintas yang tak tertib dan membahayakan warga negara.

Polisi yang harus menerapkan aturan hukum dengan berbagai alasan sering menerapkan cara penanganan yang salah ketika menjumpai anak kecil atau murid berseragam yang mengendarai kendaraan bermotor, seharusnya ditilang, atau ketika tak membawa SIM & STNK maka kendaraannya harus ditahan, yang sering terjadi anak-anak punya cara untuk mengajak polisi berdamai degan cara tertentu yang cenderung sangat ringan sehingga membuat anak itu atau pelaku tak merasa kapok atau jera untuk tak berkendara lagi, bagaimana menurut Anda?


Leave a comment

Tips Mendisiplinkan Murid di Sekolah

“Sebagai Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Saya melihat sedikit sekali Guru yang mau ikut serta mendisilinkan murid di sekolah. Bagaimana caranya mendorong atau memotivasi Guru-guru di Sekolah agar turut serta membina disiplin murid.”

Demikian pertanyaan seorang peserta training Saya, jawaban saya begini:

Dalam posisi Bapak sebagai Wakil Kepala Sekolah saat ini, atau setelah nanti Bapak jadi Kepala Sekolah, Kepala Dinas Pendidikan hingga Menteri Pendidikan jangan pernah berharap semua guru peduli terhadap disiplin murid di Sekolah, itu cuma bikin lelah hingga frustasi, lebih baik kerja aja bersama tim kesiswaan di sekolah Bapak untuk menegakkan disiplin murid, jika ada guru yang membantu segera beri apresiasi atau ucapkan terima kasih sehingga mendorong giri itu untuk terus membantu sekolah mendisiplinkan murid, sementara yang tidak peduli tak perlu dilihat atau diambil hati, biarkan saja mereka berada di alam ketidakpeduliannya, karena mungkin mereka sedang mengalami masalah yang berat seperti soal keluarga, utang piutang, kesehatan, dsb. Atau mungkin mereka merasa dirinya belum berdisiplin baik sehingga tak percaya diri mendisiplinkan murid di sekolah. Mungkin juga mereka tak memiliki jiwa mendidik karena jadi guru hanya sebagai pelarian tak ada pekerjaan lain.

Ketika Tim Kesiswaan di sekolah berhasil mendisiplinkan murid di sekolah, sehingga suasana belajar berlangsung kondusif atau nama baik sekolah terangkat hingga mendapat predikat baik di masyarakat, semua guru di sekolah itu pasti senang, termasuk yang tidak berpartisipasi mendisiplinkan murid, kadang diantara mereka memberi apresiasi atau mengucapkan terima kasih kepada Tim Kesiswaan atas prestasi yang dicapai, sebagian dari mereka mungkin diam karena beranggapan bahwa itu sudah jadi tugas dan tanggung jawab tim kesiswaan.

Sesungguhnya, ada tiga atau lima orang guru yang bekerja sama mendisiplinkan anak di satu sekolah itu sudah cukup untuk membuat disiplin sekolah jadi baik, sementara guru-guru yang lain cukup mendisiplinkan kelas dimana dia mengajar pada jam tertentu, maka sekolah anda akan menjadi baik.

Jadi, mari kita kerja yang terbaik yang kita bisa, tak perlu berharap semua orang peduli atau membantu kerja kita, kita isi waktu kita dengan kebaikan, happy deh.


Leave a comment

Anak Berprestasi Kebanggaan Negeri

murid jagi masak dari SMKN 50 Jakarta

Marwah Leila

Hai guys.. Apa kabar semuanya? Alhamdulillah bila masih diberi kesehatan oleh Allah SWT. Hem.. Kalian pasti punya temen yg berprestasi kan? Atau mungkin kalian sendiri tuh yang berprestasi. Duh seneng yaa, berprestasi dalam bidang apapun yang menurut kalian itu “waw!!” gitu.. Disini, saya mau menceritakan tentang temen saya yg menurut saya “waw!!” nih di SMK Negeri 50 Jakarta Timur. Disimak yaaa:)

image

Nama : Umy Farida
TTL : Jakarta, 22 Februari 1999
Alamat : Jl. Rajiman WD, Kp. Pedurenan Rt. 8 Rw. 6, Jakarta Timur
Nama Bapak : Sahirin
Nama Ibu : Salma
Anak ke : 2 dari 3 bersaudara, yakni kakaknya bernama Miftahul Hasanah dan adiknya bernama Ridwan Yahya
Pendidikan :
●MI Alwathoniyah Alhamidiyah
●MTs Negeri 31 Jakarta
●SMK Negeri 50 Jakarta

Tau ga guys.. Dia ini memiliki prestasi yg “waw!!” loh. Pada tahun ini, tepatnya bulan juni 2015, ia memenangkan lomba Scouting Chef dengan meraih juara 3. Duh duh…

View original post 151 more words


2 Comments

Guru tak dikenal di sekolah

A: Eh, ada yg meninggal di erte kita,

B: Siapa?

A: Dia guru

B:Koq tahu kalau dia guru?

A: Karena sering pake baju biru

B: Namanya?

A: Ga tau?


Selamat pagi Bapak, Ibu Guru, sudah seberapa seriuskah kita mengajar dan mendidik murid?

Jika kita melakukan dua hal itu dengan baik, barangkali kejadian di atas tak terjadi pada kita.

Coba deh introspeksi diri, berapa murid di sekolah kita, berapa persen dari mereka yang menganal kita? Jika prosentasenya tinggi, maka anda boleh diacungi jempol, jika prosentasenya kecil, tanyakan kepada sahabat terdekat anda kenapa? atau anda makin tak dikenal murid di sekolah sendiri, karena ketidakpedulian guru akan dibalas oleh ketidakpedulian murid-muridnya, mau?


Leave a comment

Cita-citamu antarkan dirimu

cita%22

Seorang anak remaja, kurus, kecil tinggal di sebuah Kota di Sumatra, tepatnya di Riau, sejak kecil bercita-cita bekerja di perusahaan penerbangan, mungkin dia terpesona oleh kecanggihan teknologi dirgantara, sehingga dia meminta izin kepada orang tuanya untuk bersekolah di Jakarta, di STM Penerbangan dan tinggal di rumah keluarganya yang lumayan jauh dari sekolahnya di Kebayoran, yaitu di Depok.

Mungkin di Riau anak itu tak mendapat kabar bahwa STM Penerbangan Jakarta adalah sekolah yang dikenal kurang baik, muridnya terbiasa atau terkesan gemar tawuran di jalan-jalan Jakarta hingga sering menjadi objek berita di mass media.

Anak kecil kurus lulusan SMP di Riau itu diterima di STM Penerbangan Jakarta, tiga tahun dilaluinya dengan terus konsisten pada cita-cita bekerja di perusahana dirgantara, tak terhitung berapa puluh kali teman-temannya menghiasi berita mass media seolah berpesta melakukan tawuran, mencari perhatian orang di jalan, di ruang baca dan celah televisi, anak itu tetap tak bergeming ikut tawuran, dengan akalnya dia mengatur perjalanan pergi dan pulang dari depok ke kebayoran dan sebaliknya untuk bisa selalu aman dan selamat tiba di sekolah dan di rumah.

Tiga tahun tak terasa dia lalui, ternyata pada tahun ketiga image STM Penerbangan Jakarta telah berubah di mata Perusahan Dirgantara karena kerja keras Guru-guru, Karyawan dan Orang Tua yang membina anak Kapal (demikian mereka biasa dipanggil), lewat kerja keras dan kekompakan Guru-guru & karyawan, anak kapal makin jarang tawuran, sementara prestasi positif di bidang ekstra kurikuler, olah raga, kesenian, PMR, Paskibra, dsb makin sering didapat, aktifitas ekskul setelah pulang sekolah bergerak aktif, liputan mass media cetak dan televisi mengalir deras kabarkan perubahan luar biasa di kapal.

Menjelang lulus dari sekolah, Perusahaan Dirgantara terbesar di negeri ini datang ke kapal dan melakukan tes untuk merekrut calon teknisi yang akan dididik selama tiga tahun dan selanjutnya diangkat menjadi karyawan disana, anak Riau itu ikut serta seleksi dan lulus bersama beberapa teman di angkatannya.

Sekarang, saat posting ini dibuat, dia masih ikut pendidikan …

Sementara, seorang remaja yang tinggal tak jauh dari STM Penerbangan bercita-cita masuk sekolah itu karena ingin menikmati ketegangan berlari di jalan membawa senjata tajam, mengejar atau dikejar musuh yang berbeda nomor atau nama sekolah, bahan ngobrol dengan temannya adalah persoalan basis, musuh, menyerbu, diserbu, ke gep (tertangkap polisi), ziarah ke makam teman yang mati saat tawuran, dimana menyembunyikan senjata tajam, dimana berkumpul untuk menyerang, dsb. Dan remaja itu akhirnya tertangkap berkali-kali sehingga dikeluarkan dari sekolah.

Adakah diantara kamu yang kenal dengan anak Riau yang sekarang di Garuda?


Leave a comment

Sulit berhenti merokok?

              .

Anda tidak sendiri, jutaan orang yang masih hidup, sudah meninggal, bahkan binatang mengalami kesulitan berhenti merokok. Orang-orang yang berhasil berhenti merokok bercerita, ada yang sangat sulit, berlangsung bertahun-tahun, ada yang sangat mudah, kata mereka: kalau mau berhenti merokok, jangan pernah lagi menyentuh rokok, selesai.


Leave a comment

Kekerasan tak kunjung usai di sekolah usang yang dulu pernah cemerlang

bullying
Di ibukota Negeri Paman Besut, sebuah Kota Mega-megapolitan, pernah ada sekolah lanjutan tingkat atas yang sangat terkenal, puluhan tahun sekolah yang terletak di pusat kota itu menjadi favorit incaran anak-anak pintar, anak-anak pejabat, artis, selebritis, dan kaum berpunya.

Setelah puluhan tahun, kini hanya tinggal kenangan, sekolah di tengah kota itu tak lagi favorit, murid banyak yang enggan masuk ke sekolah itu karena tahu bahwa di sekolah itu masih terjadi kekerasan yang dilakukan senior kepada yuniornya, hal itu terjadi hingga saat ini.

Salah satu tindak kekerasan yang terjadi adalah setiap murid harus menyetorkan sejumlah uang seminggu sekali dalam jumlah tertentu yang nilainya ditentukan oleh seniornya, yang jika dijumlahkan nilainya bisa mencapai jutaan kepeng. Terlambat menyerahkan uang yang diperintahkan senior berbuah denda yang membuat setoran akan makin banyak jumlahnya.

Kekerasan lainnya, murid senior memerintahkan yuniornya untuk mencucikan sepatu yang sudah dikenakan selama seminggu, jika pada hari senin sepatu itu masih kotor maka senior akan memerintahkan yuniornya untuk mengulangi membersihkan sepatunya, itu berlangsung berulang-ulang.

Saat istirahat, dimana murid makan siang atau jajan di koperasi sekolah, Yunior harus membayar makanan yang dikonsumsi oleh seniornya, bahkan senior memerintahkan juniornya membawa ransum kue atau makan siang untuk seniornya. Yunior sering juga diminta untuk membelikan pulsa telepon untuk seniornya.

Puluhan tahun kekerasan ekonomi, kekerasan emosi dan lainnya berlangsung di sekolah itu dan seolah guru-guru, kepala sekolah hingga pejabat di dinas pendidikan tak mampu menghentikan tindak kekerasa yang sudah lama berlangsung, ada kabar kepala sekolah dan guru diancam oleh alumni jika diketahui akana melakukan tindakan menghentikan tindak kekerasan, ada kabar yang menyatakan pelaku kekerasan dan alumni adalah anak petinggi negeri yang memiliki benda logam berbentuk bintang di pundaknya dan berbagai kabar yang berujung ketakberdayaan guru-guru dan stakeholder pendidikan menghentikan kekerasan sistematis di sekolah yang pernah berjaya puluhan tahun lalu.

Guru-guru sekolah itu berpendidikan sarjana, pasca sarjana, S1, S2 hingga S3, tapi seolah enggan menggunakan kemampuan berfikir untuk menyelesaikan masalah yang berlangsung puluhan tahun dan seolah tak peduli dengan apa yang terjadi di sekolahnya, tempat mereka bekerja, seolah tak mengetahui penderitaan murid-murid yunior atas perlakuan seniornya, atau masa bodo?

Menurut Anda?


Leave a comment

Sekolah seolah pasrah dan tak bergairah

“Pak Dedi, mayoritas murid sekolah kami berasal keluarga miskin, mereka tinggal di rumah kontrakan satu kamar yang punya banyak fungsi untuk ruang keluarga, kamar tidur, dsb, kemampuan intelektualnya rendah, perilaku disiplin sulit buat mereka, kalau diterapkan sangsi tegas sesuai aturan tata tertib akan banyak murid yang dikeluarkan dari sekolah, mungkin jika mereka punya ijazah nanti ada peluang hidup lebih baik, oleh sebab itu sekolah sering membiarkan pelanggaran disiplin atau tata tertib, kami sulit merubah karakter nakal atau perilaku tak baik anak-anak miskin itu”.

Foto: Ilustrasi

 

Maka sekolah itu puluhan tahun menjadi sekolah pilihan terakhir dari masyarakat di sekitarnya, bukan sekolah pilihan pertama, sekolah itu tetap diminati mungkin karena statusnya sebagai sekolah negeri, gratis, bagus gedungnya, letaknya dekat jalan utama.

Bagaimana dengan misi sekolah membentuk karakter, merubah kualitas hidup dari yang kurang baik menjadi yang lebih baik, seolah sekolah hanya jadi institusi pemberi ijazah tanpa meningkatkan mutu anak negeri? Jika hal itu dibiarkan akhirnya sekolah itu tak akan diminati oleh masyarakat karena mereka sadar bahwa guru-guru di sekolah itu tak bekerja secara profesional. Mungkin guru-guru di sekolah itu tak tahu bahwa tak jauh dari sekolah mereka ada sekolah yang punya aturan siswa yang menyontek saat ulangan akan dikeluarkan dari sekolah, tetapi orang tua murid bersedia membayar sumbangan puluhan juta rupiah kepada sekolah untuk bisa diterima di sekolah itu dan membayar iuran dua juta rupiah lebih setiap bulan, karena para orang tua yakin anaknya dididik dengan baik di sekolah yang tak gratis itu.

Jika anda orang tua murid, pilih sekolah yang mana?

Jika anda guru, apakah pasrah pada keadaan,  membiarkan saja proses pendidikan di sekolah berlangsung sekedar formalitas, tanpa greget membentuk generasi yang lebih baik karena sudah puas dengan penghasilan yang tinggi, takut kena isu-isu HAM, tak dimotivasi pimpinan, atau sebab lainnya?

Karena ada pejabat di pemerintah daerah kota itu yang bilang bahwa kinerja yang bagus aparatnya terlihat dari penggunaan seragam & atribut yang lengkap serta datang dan pulang tepat waktu (termasuk guru?).


Leave a comment

MOS – MOPDB SMKN 36 Jakarta bekerjasama dg Tentara, good job guys

                  

 

Lewat instagram, twitter, dan fanpage facebook OSIS SMKN 36 Jakarta Saya berkomunikasi tentang masa orientasi siswa baru disana yang mendapat dukunan Tentara seperti yang sudah dilakukan pada tahun-tahun yang lalu, good job guys.


Leave a comment

Tips menghijaukan sekolah

 

Perhatikan lingkungan sekolah Anda, berdirilah atau duduk di salah satu sudut sekolah, lalu arahkan pandangan ke sekeliling sekolah: hijau, teduh, asri, gersang, kering, berdebu, atau ……..?

Awal tahun ajaran adalah saat yang tepat untuk merubah sekolah Anda menjadi lebih baik sehingga membuat semua warga sekolah lebih betah berada di sekolah dan produktif menghasilkan karya karena udara segar memberi asupan oksigen yang berlimpah untuk bernafas warga sekolah, berikut ini adalah tips menghijaukan sekolah.

1. Bicarakan dengan dinas pertamanan, teman guru, tata usaha, murid atau orang tua atau siapa saja yang memiliki kepedulian terhadap perbaikan mutu lingkungan hidup di sekolah.

2. Tentukan lokasi, areal atau wilayah mana yang akan ditanami pohon, perhatikan kondisi tanah di lokasi itu, jika dirasa kurang baik, buatlah galian tanah untuk diisi tanah yang baik disertai pupuk, biarkan selama beberapa hari sebelum ditanam.

3. Tentukan jenis tanaman yang akan ditanam, usahakan diperlihatkan kepada semua warga sekolah, diserta dengan kriteria, nama, jenis, warna, tinggi, dsb, bahkan beri tahu dimana bisa didapatkan pohon tersebut dengan harga kisarannya, dll.

4. Tugaskan setiap murid lama untuk membawa satu pohon, murid baru membawa dua atau tiga pohon, bahkan guru-guru dan tata usaha bisa juga dikerahkan untuk membawa pohon, beri jarak bebebrapa hari, lebih baik seminggu, sejak pemberian informasi hingga hari eksekusi membawa dan menanam bersama.

5. Pilih momen yang bagus untuk kegiatan menghijaukan sekolah seperti, upacara pertama, hari kemerdekaan, hari sumpah pemuda, hari pahlawan, hari lingkungan hidup, ulang tahun sekolah, ulang tahun kota, tahun baru,,dsb.

6. Foto lingkungan sekolah anda sebelum penghijauan, dokumentasikan saat acara penenaman pohon, dan abadikan setelah pohon-pohon yang ditanam tumbuh, cetak dan display di mading sekolah atau website sekolah.

7. Pada hari yang ditentukan siapkan beberapa tenaga ahli, biasanya kita bisa minta bantuan tukang taman, penjual tanaman atau siapa saja yang peduli terhadap lingkungan untuk membantu semua warga sekolah menanam pohon yang dibawa sehingga bisa memperbesar peluang tanaman untuk tumbuh subur. Semua warga sekolah menanam sendiri pohon yang mereka bawa, tenaga ahli memberi bantuan, pendampingan dan arahan agar proses penanaman memberi hasil yang baik.

8. Beri pupuk kandang atau pupuk lainnya untuk mempercepat pertumbuhan tanaman dan menyehatkan pohon.

9. Tugaskan tata usaha atau seseorang sebagai perawat tanaman yang menyiram, memberi pupuk, memangkas, membuah daun atau batang yang mati secara rutin. Murid yang terlambat atau bermasalah bisa diberi tugas menyiram pohon atau memberi pupuk sebelum masuk sekolah (daripada diberi hukuman yang kurang bermanfaat).

10. Lakukan studi banding, melihat, memotret lingkungan sekolah lain yang bagus, sehingga diperoleh info jenis pohon, lokasi menanam, cara pengerahan, dsb. Lakukan perbaikan terhadap proses pengelolaan lingkungan di sekolah anda sesuai kebutuhan.

11. Pohon-pohon yang mati harus segera diganti sesuai dengan jenis pohon yang rencanakan di lokasi itu, perhatikan kondisi tanah atau penyebab lain yang membuat pohon itu mati, segera perbaiki masalahnya, dan tanami kembali tanah yang kosong.

12. Penggunaan pot yang terbuat dari tanah, keramik atau plastik sebaiknya dihindarkan kecuali untuk dekorasi di dalam ruangan, karena tumbuhan dalam pot tak memperoleh gizi yang cukup untuk pertumbuhannya, seperti memelihara burung dalam sangkar yang tak sebaik melepasnya di alam terbuka. Tumbuhan untuk dekorasi dalam ruangan sebaiknya di ganti beberapa hari sekali, dikeluarkan dari ruangan diletakkan di tempat terbuka yang kena sinar matahari, diberi pupuk dan disiram.

13. Jangan biarkan ada tanah yang menganggur tak ditanami, karena tanah menyuburkan tanaman, memproduksi oksigen untuk bernafas, memberi hijau dan keteduhan di pandang maupun dirasakan saat anda berteduh di bawahnya, kekayaan Indonesia yang memiliki jutaan jenis tanaman bakal memberi pengalaman dan kebahagiaan yang dahsyat sambil mencegah bumi jadi gersang tak enak dipandang.

14. Eksperimen mengkombinasikan warna tanaman, karakter, fungsi, dsb akan mendorong gairah warga sekolah untuk terus menanam dan merawat lingkungan sehingga menjadi nyaman untuk dihuni untuk mendorong kita makin produktif dalam hidup yang cuma sebentar ini, selamat hijaukan sekolah anda.

Punya tips lain?


Leave a comment

Berkunjung ke Kantor Jawa Pos di Jakarta


Bekerja dengan penuh tanggung jawab sambil menikmati dinamika yang terjadi, mensyukuri nikmat yang ada, memperbaiki diri jika ada yang perlu ditingkatkan, mendokumentasikan dalam bentuk foto, tulisan, video, diunggah di blog, facebook, instagram, youtube, dsb.

Ternyata berbagai kegiatan, celoteh, dokumentasi diperhatikan oleh jurnalis dan membuat saya mendapat kehormatan berkunjung di Graha Pena Jawab Pos di Kebayoran Lama Jakarta Selatan pada hari Sabtu lalu, untuk sebuah wawancara.

Alhamdulillah, terima kaaih kepada Mba Puji dan manajemen Jawa Pos yang berkenan memilih saya sebagai pendidik yang aktif melakukan pemberdayaan profesi guru & melakukan upaya-upaya yang tak biasa dalam mendidik anak negeri, dikabarkan bahwa tulisan akan terbit setelah Lebaran, semoga bermanfaat.


2 Comments

Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-KRR)

dwitagama PIK SMKN 50 JKT

Beberapa tahun Saya bertugas di SMKN 50 Jakarta, ada satu kegiatan ekstra kurikuler yang sangat dahsyat dengan prestasi yang menjulang hingga tingkat Nasional, yaitu PIK Remaja KAWAT SMKN 50 Jakarta,, foto di atas adalah salah satu kegiatan mereka, dimana saya melatih kemampuan anggota ekskul PIK berbicara di muka umum atau Public Speaking, apakah PIK? silahkan simak di bawah ini, jika di sekolah anda belum ada, mungkin kegiatan ini bisa jadi pilihan, silahkan.

Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-KRR) oleh BKKBN dibagi
menjadi dua yaitu: Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) dan Pusat Informasi dan
Konseling Mahasiswa (PIK Mahasiswa)

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-REMAJA)

a. Pengantar
Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-Remaja) adalah suatu wadah kegiatan program
PKBR yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan
konseling tentang Perencanaan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja serta kegiatan-kegiatan
penunjang lainnya. PIK Remaja adalah nama generik. Untuk menampung kebutuhan program
PKBR dan menarik minat remaja datang ke PIK remaja, nama generik ini dapat dikembangkan
dengan nama-nama yang sesuai dengan kebutuhan program dan selera remaja setempat.
Tujuan umum dari PIK Remaja adalah untuk memberikan informasi PKBR, Pendewasaan Usia
Perkawianan, Keterampilan Hidup (Life Skills), pelayanan konseling dan rujukan PKBR.
Disamping itu, juga dikembangkan kegiatan-kegiatan lain yang khas dan sesuai minat dan
kebutuhan remaja untuk mencapai Tegar Remaja dalam rangka tegar Keluarga guna
mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera.

Ruang lingkup PIK Remaja meliputi aspek-aspek kegiatan pemberian informasi KRR,
Pendewasaan Usia Perkawinan, Keterampilan Hidup (Life Skills), pelayanan konseling, rujukan,
pengembangan jaringan dan dukungan, serta kegiatan-kegiatan pendukung lainnya sesuai
dengan ciri dan minat remaja. Continue reading


Leave a comment

Menikmati sendiri, bukan karena terlalu lama sendiri

  
Unsur seni dalam dunia fotografi sangan tinggi nilainya, saya sangat menikmati foto di atas yang diambil oleh seorang Guru seni rupa SMAN 74 Jakarta (maaf, saya lupa nama Pak Guru itu) angle pengambilan foto itu perlihatkan fokus pada judul presentasi saya, wajah saya dan peserta Raker di sekolah itu.

Samar-samar tulisan pada slide pembuka masih terbaca … mau tahu cerita lengkap training-training saya? silahkan berkunjung kesini, tahun 2015 saya sudah berbagi di 24 sessi training, tahun 2014 saya mencatat 114 kali berbagi ide, tahun 2013 ada 125 sessi training saya, semoga bermanfaat


Leave a comment

Robby Indra Wahyuda, meninggal di usia belia karena terbiasa merokok sejak SD

Namanya Robby Indra Wahyuda, meninggal di usia belia karena terbiasa merokok sejak SD hingga terkena kangker pita suara, dia meninggal bebera. hari yang lalu, selamat jalan anak muda, kesadaran kamu kampanyekan hidup sehat semoga hantarkan dirimu ke sorga dan peroleh ampunan Allah.


1 Comment

kapan anda terakhir tersenyum? kapan anda terakhir tertawa riang?

 

Anjing ini tersenyum atau tertawa lepas
hingga mulutnya terbuka lebar
lidah terjulur, muka berkerut semua

kapan anda terakhir tersenyum?
kapan anda terakhir tertawa riang?
senyum dan tertawa itu menyehatkan
karena memberi perasaan senang,
menarik otot-otot muka ke arah yang baik
sehingga memberi efek kelenturan
tampak lebih awet muda

tebarkan senyum pada setiap orang yang anda jumpai
tertawalah jika ada hal-hal yang lucu
anak sekarang bilang: “ga usah jaim keleees”
group lawak legendaris warkop DKI bilang: “tertawalah, sebelum dilarang”
senyum yuu … hmmmmmm
tertawa yu … hahahahahahaha, happy deh


Leave a comment

Album foto menunjukan karakter pemiliknya

image

Punya album foto zaman jebot yg masih di cetak di studio foto? Atau punya album foto di Handphone, facebook, twitter, instagram, path atau berbagai platform media sosial lainnya?

Ada berapa foto anda? Perhatikan isinya secara umum, kalo kbanyakan isinya foto anda sedang mejeng berjejer dengan teman-teman, pejabat plus latar belakang yg menunjukan lokasi atau kegiatan, berarti anda punya karakter kurang percaya diri, merasa kurang punya arti jika orang lain tak mengetahui anda pernah dekat dg orang besar, berada di kegiatan besar atau berada di lokasi fenomenal, dsb.

Kalo foto anda kebanyakan di tempat makan dengan makanan atau foto-foto makanan saja, berarti anda punya karakter cemas, takut tak sempat menikmati sedapnya kuiliner yg anda sukai, ingin selalu mengenang lezatnya kuiliner di mulut anda, dsb.

Jika foto anda kebanyakan mendokumentasikan pemandangan, kegiatan, aktifitas, suasana kerja walau tanpa foto diri anda ada disana, berarti anda punya karakter rajin, kerja keras, produktif, dsb.

Jika foto anda kebanyakan wajah dengan senyum yang di setting, bibir di penyok-penyokin, mata yang di macem-macemin, artinya karakter anda masih belum sadar banget akan keadaan yg sesungguhnya ttg diri anda dg unsur-unsurnya yg dalam jangka panjang bisa memunculkan karakter tak percaya diri dan minder.

Jika anda tak punya album foto? Kasian banget, gajah mati tinggalkan gading, harinau mati tinggalkan belang, kalo anda mati cuma tinggalkan nama mah tak kelihatan apa-apa, atau memang anda tak ingin di kenal dan dikenang siapa-siapa, karena anda memang tak punya apa-apa, cian bet.


Leave a comment

Ngobrol sama teknisi Garuda: GMF yang alumni SMKN 29 Penerbangan Jakarta

image

“Sy dah duga Om @agus_rahmansaleh bakal datang, sy kangen gus, juga buat mirga, bagus, yuni & smua yg di foto itu, andai bisa kita janjian ke kapal trus kasih motivasi bwat adik” mu spt pak rivai lakukan itu bwat kamu, bakal warbyasah deh anak” kapal, cc: Ibu @lelaaurjaman”

Demikian cuplikan dialog saya dg alumni Kapal yg bekerja di GMF di instagram, bangganya warbyasah bahwa Saya pernah mengenal mereka & tahu betapa beratnya perjuangan mereka buat memberi arti pada kehidupannya & berbakti pada orang tua, love you and proud of you banggets guys.


Leave a comment

Orang yg miskin banget perokok, orang yg kaya banget tak merokok, kamu?

image

#Repost @indozone:

Pemilik PT. Gudang Garam Susilo Wonowidjojo memiliki kekayaan senilai 5,3 miliar dolar amerika yang dalam mata uang Indonesia 58,3 triliun rupiah dengan kurs 11 ribu rupiah per dolarnya.

Kekayaan itu diperoleh dari Grup Gudang Garam yang sangat terkenal dengan produk rokoknya. Ada yang menarik dari pribadi beliau, karena meskipun pemilik salah satu pabrik rokok terbesar di Indonesia, namun ternyata beliau tidak merokok.

Benar atau Tidak, Beginilah Herannya Pegawai pabrik rokok tersebut, karena teryata owner Gudang Garam yang sangat kaya raya malah tidak merokok sama sekali.

Pegawai : “Bapak, kenapa kok Bapak tidak merokok sama sekali?”

Owner : “Lhoh, memangnya kenapa?”

Pegawai : “Kan bapak pemilik Gudang Garam, kenapa malah tidak merokok?”

Owner : “Itu di bungkus rokok kan ada tulisannya: Merokok dapat menyebabkan kanker, penyakit jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin. Ngapain saya merokok kalo bisa jadi penyakitan.”

Pegawai : “Maksud Bapak….?”

Owner : “Percuma jadi orang kaya kalo kena kanker, penyakit jantung, apalagi impotensi.”

Pegawai : “Lhah, kenapa bapak bikin pabrik rokok?”

Owner : “Rokok itu dibikin hanya untuk orang orang yang NGGAK BISA BACA saja..!”.

(Source KamasTop)

Semoga bisa jadi inspirasi untuk kalian.. Tag teman kamu yang perokok guys! 😄😄😄

Follow, like, komentar dan tag temanmu untuk ikut bersama kita guys :) #kamuharustau #indozone

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 19,638 other followers