Play Boy …. Seket


Senin siang kemarin, saya melalui perempatan “minuman ringan” Cempaka Putih Jakarta Pusat, dari sisi kiri ada penjual majalah menawarkan Play Boy pada Saya, dengan kode jari, saya minta di ke sisi kanan, lalu jendela saya buka dan saya tanya berapa, dia bilang seratus ribu … saya lihat tulisan harganya telah dimodifikasi dan jadi terlihat seperti tulisan tangan … saya bilang boleh ditawar ga? … dia mengangguk, … “dua lima ya mas..” … “wah belum dapat pak … setorannya mahal” … logat suaranya berasal dari suatu daerah yg saya kenal … “wis mas, telung puluh ya …?” … “urung olih pak … larang setore” … “pitu lima pak … ora pa pa” … “yo wis telu lima …” tawaran saya naikkan … “ora bisa pak … setore larang … wis lah, seket!” … lampu hijau menyala, saya beri senyum padanya dan katakan … “maaf mas … larang pisan … difoto bae ya ….”, sayang dia mengindar wajahnya terekam kamera saya … “majalahe bae pak”

4 thoughts on “Play Boy …. Seket

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.