Sekolah GRATIS & POLITIKUS

dwitagama-foke.jpgPak Fauzi tak terlalu menggemborkan tentang sekolah gratis di Jakarta saat berkampanye  … mungkin beliau memahami bahwa belum ada indikator yang tepat berapa sesungguhnya cost atau biaya per siswa untuk tingkat pendidikan tertentu per bulannya … misalnya; SD di Kebayoran Baru tentunya berbeda costnya dengan SD di Muara Karang … tuntutan orang tua murid juga berbeda antar wilayah sehingga costnya juga berbeda. Konstitusi negeri ini, pada UU No. 20 th. 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 8 mengungkapkan bahwa ”Masyarakat berhak berperan serta dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi program pendidikan” sehingga pemerintah tak boleh melarang masyarakat untuk berpartisipasi di sekolah … termasuk dalam pembiyaan pendidikan.

Sayangnya … para politikus menjadikan isu pendidikan gratis sebagai materi kampanye yang paling gampang dan amat disukai massa yang mendengar ditengah himpitan kesulitan ekonomi … tapi coba lihat … hingga hampir lima tahun mereka di parlemen tetap saja masyarakat dibebani oleh biaya dalam menempuh pendidikan.

Pak Fauzi yang tuntaskan pendidikan Doktornya di Jerman semoga bisa tiru sistem disana dimana pemerintah berusaha memenuhi kebutuhan sekolah dan kesejahteraan tenaga kependidikan, dengan sistem akuntabilitas keuangan lembaga pendidikan masyarakat tak boleh dilarang untuk berpartisipasi agar sekolah bisa memenuhi tuntutan orang tua sesuai perkembangan zaman … karena biasanya birokrat agak lambat merespon perubahan

Keep Fight Pak Fauzi

Foto: Saya abadikan saat kunjungan Pak Fauzi ke lokasi banjir di Petamburan Februari 2007

10 thoughts on “Sekolah GRATIS & POLITIKUS

  1. saifuladi

    Wah ak baru liat ne foto bareng Penguasa 2004-2009, kapan tuh? Hebat euh.

    Klo Aku insya Allah hari minggu 19 Agustus dengan pemberi Mandatnya Pak Hidayat Nur Wahid, smoga.

    Like

    Reply
  2. agusampurno

    Dalam nuansa kampanye, semuanya kalo bisa gratis.
    Kadang bentuk partisipasi dengan membayar itu juga bisa menjadi pola komunikasi dan kemitraan antara sekolah dan orang tua. Menjadi tidak boleh apabila pola partisipasi tersebut menjadi memberatkan dan ditempuh bukan atas dasar kesepakatan dan pembelajaran.

    Keep fight the best kepsek in the world!

    Like

    Reply
  3. Furkan

    sekolah gratis…
    apa udah ada beberapa kabupaten atau kota yang mewujudkannya..
    yang katanya kab. dompu akan di adakan sekolah gratis.

    Mungkin tak gratis sepenuhnya … karena siswa masih harus beli buku kalau mau lebih bernas, thx 4 comment

    Like

    Reply
  4. Ratih Kurniawati

    tolong kirimkan saya alamat sma terbuka ataw gratis,untuk teman saya yang membutuhkannya,,ke alamat email saya.terima kasih

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.