Berinternet karena SAKIT HATI

internet.jpgAnda sering berinternet ria? apa yang membuat anda merasa harus mengakses internet? ada yang mendengar gossip tertentu lalu menelusuri lebih jauh melalui internet, ada yang karena membenci atau kesal, bahkan sakit hati terhadap sesuatu lalu mencari tahu tentang bagaimana menghandle kebencian itu, ada yang karena tertarik atau hobi terhadap sesuatu lalu browsing, ada yang karena iseng, tak mau ketinggalan zaman, ada yang karena kebutuhan order pekerjaan, keinginan menambah pengetahuan … dan masih banyak lagi. Apapun alasan Anda ga masalah, karena anda memulai sesuatu yang berakhir dengan niat di awal perbuatan … kecuali Anda tobat dan merevisinya … he he

Menarik untuk simak tulisan berjudul “Fenomena Internet” yang dimuat di Kompas, begini selengkapnya:

Selama beberapa tahun terakhir sejak reformasi berlaku di Indonesia
dan menghadirkan sistem demokrasi yang berbeda dibandingkan dengan
Orde Baru, muncul pertanyaan apakah percepatan kemajuan teknologi
komunikasi informasi menghadirkan beragam bisnis dotcom dan blog akan
menekan daya tahan media massa dalam berbisnis dan sebagai sumber
informasi?

Kenyataannya, diseminasi informasi sekarang tidak lagi didominasi
media massa tradisional yang memiliki kredibilitas dibangun selama
beberapa dekade. Gelombang kemajuan teknologi komunikasi informasi
telah menggeser kredibilitas yang dianggap sebagai sisa kejayaan
sejarah penerbitan media massa.

Untuk Indonesia, kenyataan ini ditambah dengan tidak adanya kebiasaan membaca sehingga kemampuan untuk meningkatkan tiras pun menjadi lebih
terhambat dan menjadi beban biaya yang besar ketika harus berhadapan
dengan media modern, seperti dotcom dan blog.

Fenomena blog menjadi luar biasa dan menjadi alternatif menarik sumber
informasi bagi mereka yang tidak lagi mengandalkan surat kabar atau
majalah sebagai sumber primer kebutuhan masyarakat, terutama generasi
muda belia dari remaja sampai usia 30 tahunan.

Bahkan, majalah BusinessWeek memasukkan Jakarta, Beijing, Singapura,
dan Mumbai sebagai empat kota Asia dalam “Blog Belt”, dengan lalu
lintas posting dan komentar terbesar di antara 30 kota dunia.

Celakanya, pengusaha media massa hanya melihat kemajuan teknologi
komunikasi informasi dengan sistem jaringan yang semakin canggih,
sekadar perpanjangan usaha informasi, bukan berupaya untuk
mentransformasikan kemampuannya dalam berbisnis informasi menjadi
peluang baru menyongsong kehadiran Web 2.0.

Sebagian melihat jaringan internet adalah tempat mendigitalkan
keseluruhan isi media massa dalam bentuk konvensionalnya, tanpa mampu
mengembangkannya sebagai unit usaha baru dengan cara baru, semangat
baru, visi baru, serta manajemen baru. Ini antara lain yang
menjelaskan kenapa bisnis dotcom di Indonesia berkembang pesat
menyamai kekuatan bisnis media massa tradisional.

Di Norwegia, sebuah surat kabar memanfaatkan jaringan internet
mengembangkan bisnis baru sebagai penjual keanggotaan spa di samping
menyajikan isi korannya. Di Amerika Serikat, pembaca sebuah situs blog
mengumpulkan uang agar penulis blog berangkat ke Irak untuk melaporkan
situasinya secara langsung ketika Saddam Hussein “dikudeta” tentara AS.

Di Indonesia, dikabarkan ada dana segar mencapai sekitar 400 juta
dollar AS dari berbagai penjuru dunia yang siap untuk ditanamkan pada
perusahaan-perusahaan dotcom lokal.

Media tradisional memang tidak akan mati seperti banyak diperkirakan
orang melihat mengguritanya jaringan internet. Persoalannya, sebagai
bisnis, sumber pemasukkannya akan digerogoti oleh kehadiran portal,
blog, dan lain sebagainya.

Pilihannya, mentransformasikan keseluruhan visi dan bisnis media
tradisional atau ditinggalkan pembaca yang memiliki alternatif
pemberitaan di jaringan internet dan media gratisan yang tersebar di
mana-mana. Waktu melakukannya pun sangat singkat.

Image dari mrzie3r.files.wordpress.com

3 thoughts on “Berinternet karena SAKIT HATI

  1. Wah…kalau saya pak Dedi ber-internet karena pingin dibilang gak ketinggalan kereta alias gatek. cuma sampai sekarang yang belum bisa-bisa adalah Chatting…. tahu sendirilah kebanyakan chating sy liat lama-lama tulisannya (komunikasinya) yang boten-boten wae…apalagi kalau sudah lebih dari 1 jam trulisan-tulisan dari seberang sono sering aya-aya wae kagak karuan. Oh ya Boss Minal Aidin Wal Faidzin ya. Salam buat keluarga semua……

    Chating bagus untuk mengkoordinasikan pekerjaan … untuk sekedar bertukar ide, blog lebih efisien, trm ksh, maaf lahir bathin juga ya … salam buat nyonya, alya dan babynya … semoga semua sehat selalu

    Like

  2. sugiman

    Assalamuaalaikum Wr.Wb

    Pak dedi,
    Di hari yang fitri ini ijinkan kami, mengucapkan

    Minal Aidin Wal Faidzin ,Taqobballahu Minna Wa Minkum
    Syiamana Wa Syiamakum

    MOHON MAAF LAHIR BATIN

    SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1428 H

    SEMOGA KITA MENJADI PRIBADI-PRIBADI FITRI KEMBALI

    Wassalamualaikum Wr.Wb

    Sugiman – Keluarga

    Trm Ksh Mas Sugiman, smg Anda dan keluarga sehat sejahtera senantiasa, kapan main ke Jl. Garuda?

    Like

  3. willy 31

    hehehe ikutan juga pak dedi dwitagama

    saya sekeluarga dari bandung juga mengucapkan

    Taqabbalallahu minna wa minkum

    mohon maaf lahir batin dari awal sampai sekarang mungkin ada salah ucap dan sikap ke bapak apalagi bapak sering dijadikan tempat curhat atas ke geregetan saya mengenai pribadi ataupun sekolahan …hik …jadi mau nangis pak…

    kapan bisa mampir lagi ke tempat bapak…enak nya sih di rumah bapak yah….

    Wah … ada apakah gerangan … bersabar ya bung … berubah itu memang tak mudah dan butuh waktu … terima kasih sudah mampir dan bombardir sy dg banyak komment .. kapan mau ke rumah, telp dulu ya …

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.