Blog Pendidik

Air Mengalir dari Puncak

1 Comment

Subuh penuh suara gemuruh

Buih kabut mencengkeram  pandangan

Membekap tulang, membuat gigi gemeretak

Matahari makin tinggi, tapi pandangan terus terbatas 

Kabut ditemani butiran hujan makin deras

Terbayang perjalanan air menuju Jakarta

Ditambah hujan merambah juga Ibukota 

Semoga kiriman air dari sekitar Puncak

Tak membuat Jakarta makin tenggelam

Jalan-jalan juga tak semakin berlubang

Ah … Jakartaku malang pisan  

Cisarua, Selasa 19 Februari 2008

Advertisements

Author: Dedi Dwitagama

Pendidik yang bermimpi makin banyak anak negeri berani berkompetisi, silahkan mampir ke; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com dan https://dedidwitagama.wordpress.com

One thought on “Air Mengalir dari Puncak

  1. Hampir semua rumah merasakan genangan air di Jakarta, Gimana solusi ke depan?

    Haruskah kita buat/beli rumah bertingkat (minimal 2)?
    Apakah kita beli/buat rumah di daerah yang tinngi ( bogor) gt?
    Aktivitas kita di Jakarta, Kita tinggalkan kah?

    so,

    e-learning,e-goverment harus n harus segera terwujud…

    ada kah solusi yang terbaik???

    Selalu ada kelebihan dan kekurangan stiap strategi … tapi mencoba dan gagal lebih baik dibanding diam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.