Blog Pendidik

Ujian Nasional & MUTU PENDIDIKAN

1 Comment

Pendidikan merupakan suatu upaya yang berkesinambungan untuk mengantarkan rakyat negeri ke tingkat kesejahteraan yang lebih baik. Kesejahteraan dengan sendirinya akan diperoleh karena negara berupaya mendorong peningkatan kualitas hidup terus menerus, jika pemimpin tak mengusahakan ke arah itu maka negara akan bangkrut dan “tenggelam” dari pergaulan dunia …

Dari hasil proses pendidikan yang bermutu akan terbentuk warga negara yang bermental kuat, bermoral dan berbudi pekerti baik, cinta tanah air, mampu hidup mandiri dan punya keterampilan yang dapat diandalkan untuk hidup.

Bagaimana dengan Ujian Nasional? Saya sangat terkejut membaca ungkapan anggota BSNP yang menyatakan bahwa “UN Tidak Meningkatkan Mutu Pendidikan” … lalu??

Begini tulisan selengkapnya;

Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI dan Badan Standar Nasional Pendidikan atau BSNP berdebat tentang pelaksanaan ujian nasional dan ujian akhir berstandar nasional, Selasa (10/6). Dalam perdebatan itu, anggota BSNP mengakui bahwa UN tidak meningkatkan mutu pendidikan secara keseluruhan.

KPAI diundang BSNP untuk audiensi lantaran penolakannya terhadap UN dan UASBN.

Ketua KPAI Masnah Sari mengungkapkan keberatan lembaganya karena UN sebetulnya tidak memetakan pencapaian pendidikan, serta tidak konsisten dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Selain itu, UN mengabaikan kecerdasan multilevel dan kemampuan khusus anak.

Menurut Masnah, anak mempunyai hak hidup, bertumbuh, dan berkembang sesuai dengan potensinya. Karena itu, BSNP diharapkan dapat dengan bijak memenuhi hak-hak anak tersebut. ”Prinsip kerja kami ialah kepentingan terbaik bagi anak,” ujarnya.

Sekretaris KPAI Hadi Supeno mengatakan, ujian tersebut membuat seluruh konsentrasi anak terpusat kepada berbagai upaya untuk lulus UN atau UASBN. ”Anak belajar dalam suasana mencekam. UN hanya mendorong anak mampu dalam beberapa mata pelajaran. Tetapi, apakah UN dan UASBN mampu menghasilkan anak-anak yang jujur dan tidak bermental korupsi? Inilah persoalan terbesar bangsa ini,” katanya.

Tidak tingkatkan mutu

Dalam kesempatan itu, anggota BSNP, Djaali, mengatakan, UN dan UASBN memang hanya memengaruhi proses belajar. Ujian tersebut tidak meningkatkan kualitas secara keseluruhan, terutama dari sisi afektif dan kualitas terkait kepribadian, dan akhlak. ”Fungsinya untuk memotivasi anak agar anak Indonesia menjadi anak yang kuat dan berprestasi,” ujarnya. (INE)

Source: Kompas, Rabu, 11 Juni 2008 | 01:40 WIB

Advertisements

Author: Dedi Dwitagama

Pendidik yang bermimpi makin banyak anak negeri berani berkompetisi, silahkan mampir ke; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com dan https://dedidwitagama.wordpress.com

One thought on “Ujian Nasional & MUTU PENDIDIKAN

  1. Pak, masa hasil belajar siswa cuma ditentukan oleh 3 hari ujian ?Tahun ini 28 siswa yang gagal di 38, gimana kalo ada juknis yang lebih lengkap tentang pernyataan bahwa UN bukan satu-satunya penentu kelulusan ?Misal sekolah, dalam hal ini Dikmenti bisa mengeluarkan ijasah sendiri bagi siswa yang secara UN dinyatakan tidak lulus, tapi oleh rapat Dewan guru dinyatakan lulus (tentu dengan data-data yang kuat). Mohon melalui Pak Dedi, Bu Ana, Bu Win dan para KepSek untuk memperjuangkan ide tersebut ke level yang lebih tinggi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s