Memahami SD dan SMP Negeri di Kompleks Pak Besut

www.yu.edu
http://www.yu.edu
Di kompleks perumahan Pak Besut
Kepala Sekolah SD dan SMP
dilarang lakukan pungutan ini itu
birokrat dan politikus kompleks itu
dengungkan pendidikan gratis
dikabarkan bahwa Pak Besut
mencukupi semua biaya sekolah warga

Saat Kepala Sekolah ditanya apakah cukup
biaya dari Pak Besut untuk operasional sekolah?
umumnya mereka menjawab;
“Cukup, jika untuk pencapaian kinerja reguler”
sementara jika ingin mencapai
sekolah nasional atau internasional
bahkan yang cemerlang
amat sangat tak cukup

Tetapi karena
memungut sedikit saja
bisa timbulkan benturan
dan “terbentur” tembok Pak Besut
banyak kepala sekolah memilih
meletakkan sekolah diposisi reguler
alias biasa-biasa saja tak perlu mikir
bersusah payah berkreasi, cari ide
jadikan pendidikan anak penerus bangsa
lebih berbobot

Sekolah negeri yang reguler jumlah muridnya
bisa tetap banyak, mutu tak dituntut tinggi
sementara sekolah hebat muridnya dibatasi,
kadang berhadapan dengan orang tua yang mau serba gratis,

Lima hingga sepuluh tahun mendatang
SD dan SMP Negeri di Kompleks Pak Besut
akan menjadi reguler kebanyakan
kepala sekolah dan guru enggan mengembangkan sekolah
karena kokohnya tembok mengekang

Sementara sekolah swasta
dibiarkan menggemukkan diri
dengan bayaran tinggi dan fasilitas menawan
dan orang-orang kaya itu makin
pintar merebut semua posisi terbaik negeri

Bagaimana dengan kaum miskin
mereka termakan dengan isu gratisan
dan hanya bisa sekolah level reguler
tak berkembang, tak makin pintar
dan terus tetap miskin

Saat Anda di terminal
dan harus ke toilet,
ada yang gratis?

Selamat malam pembaca, anak Anda sekolah di sekolah Reguler? gratiskah?

One thought on “Memahami SD dan SMP Negeri di Kompleks Pak Besut

  1. Hendi Setyawan

    Sekolah reguler, prestasi menonjol !
    gimana caranya ya Pak …?
    Sekolah menonjol, prestasi rata-rata !
    kenapa ya pak …?
    Sekolah reguler, prestasi rata-rata !
    bagaimana jadinya ya pak ..?
    Sekolah menonjol, prestasi menonjol !
    itu harus !
    Yuk kita duduk bareng, mimpi bareng …
    To do,not to be or to have.

    Bravo ! Pak Besut.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.