Pengawas Sekolah di Era OSAMA BIN LADEN

Disebuah Ibukota Negeri Pak Besut
Gubernurnya akui sudah megapolitan
Test calon pengawas sekolah diumumkan lisan
Pengumuman ditempel di dinding gedung
Undangan tes harus diambil atau dijemput

Ada nama tak tercantum bisa ikut tes
tes dilakukan secara massal
satu ruang aula tampung ratusan orang
calon pengawas TK hingga SLTA
panas, gerah berkeringat di kota megapolitan
dalam ruang seperti di kota kecil yang miskin

Hasil tes calon pengawas tak diumumkan
Peserta yang dinyatakan lulus ditelepon
untuk datang ikut pengarahan
secara lisan dikabarkan batas peserta di telepon
ternyata … last minutes masih ada yang ditelepon
dinyatakan lulus dan harus datang esok hari untuk pengarahan

Jadwal pelatihan yang ditentukan
disampaikan juga dengan lisan
ternyata bisa dirubah dengan mudah
diundur karena alasan tertentu

Pengawas Sekolah di Negeri Paman Besut bertugas sebagai kepanjangan tangan Dinas Pendidikan untuk:

1. Melakukan pembinaan pengembangan kualitas sekolah, kinerja kepala sekolah, kinerja guru, dan kinerja seluruh staf sekolah,
2. Melakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan program sekolah beserta pengembangannya,
3. Melakukan penilaian terhadap proses dan hasil program pengembangan sekolah secara kolaboratif dengan stakeholder sekolah.

Jika personal pengawas direkrut dengan cara yang sangat tradisional di era global yang serba canggih ini bagaimana pendidikan di kota megapolitan itu bisa maju. Mungkin sebaiknya semua proses seleksi calon pengawas di kota megapolitan  dilakukan dengan terapkan teknologi Informasi, semua lewat dunia maya yang akan sangat efisien, karena tak pake bensin, macet, pulsa dan sebagainya … karena di Dinas Pendidikan Negeri Paman Besut itu sesungguhnya sudah punya website, tapi mungkin masih belum paham pengoperasian dan manfaatnya.

Selamat pagi para punggawa … saat ini kita hidup di tahun 2011 … dimana penyerbuan Osama Bin Laden diketahui masyarakat dalam hitungan detik lewat media jejaring sosial TWITTER yang diberitakan oleh tetangga rumah Osama dimana tentara asing menyerbu sebuah rumah berpagar tinggi.

4 thoughts on “Pengawas Sekolah di Era OSAMA BIN LADEN

  1. hehee.. mereka tidak mau menggunakan websitenya, bukan karena belum paham pengoperasian dan manfaatnya namun karena kerugian yang akan didapat bila menggunakan website tersebut untuk proses rekrutmen. Nanti tidak bisa main lagi dooong pak…

    Like

  2. suryana77

    inilah yang disebut dengan kerusakan struktural yang membudaya … sehingga kolusi dan nepotisme dapat terus berlangsung tanpa adanya perbaikan … peraturan-peraturan juga dibuat untuk melindungi kerusakan yang terstrutur dan membudaya …. untuk merubah itu semua dibutuhkan prajurit yang siap berkorban (terutama mempertaruhkan karier & jabatan) demi terciptanya penyelengaraan negara yang baik.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.