Blog Pendidik

Guru yang biarkan nyontek itu ditulis namanya di Twitter oleh peserta didik

17 Comments

follow me

Selamat pagi bapak dan ibu guru. Bagaimana perasaan anda jika nama anda ditulis di twitter oleh peserta didik seperti ini:

@hrxxxxxxxx
Hrxxx Eixxxxx
semoga besok yg ngawas Saxxxx, atau Daxxxxx amiiiin 😀 soalnya males banget belajar -____-

Guru killer, mungkin ditakuti atau disegani peserta didik, sehingga muncul kesan-kesan lucu dari peserta didik …. kesan awalnya tak enak …. tapi nanti setelah lama dia lulus, maka kesannya akan jadi bagus, setelah dewasa peserta didik akhirnya faham bagaimana guru profesional bekerja …. bahkan sesungguhnya, saat inipun mereka tahu mana guru yang baik dan tak baik.

Guru yang cuek dan santai dalam mengajar bahkan biarkan murid menyontek sudah dilecehkan sejak saat ini hingga puluhan tahun dikenang oleh para peserta didik … walau sekarang peserta didik sepertinya menyukai anda … sesungguhnya mereka mencibir … twit atau kicauan mereka di twitter seperti yang saya kopi itu jadi buktinya.

Mau jadi guru killer atau cuek, atau tidak keduanya adalah hak anda … yang penting adalah menjaga martabat dan harga diri anda sebagai guru …. karena peserta didik kita makin hari makin canggih, kritis terhadap apa saja disekitarnya … kalau kita tak meningkatan kualitas diri maka kita akan tergilas oleh roda perubahan dan menjadi bukan siapa-siapa … padahal kesempatan untuk menjadi seseorang yang bernilai di dunia pendidian sangatlah mudah … caranya, serius deh bekerja … gunakan fikiran dan hati plus ikhlas … maka penghargaan dan limpahan rejeki bakal hampiri anda tak henti.

Apa itu twitter? bapak dan ibu guru bisa belajar dan praktekan sendiri dipandu buku yang bisa dibeli di toko buku, atau bertanya pada peserta didik …. saya yakin anda sudah menerima tunjanan sertifikasi dan layak disebut guru profesional, maka anda akan bekerja secara profesional, salah satunya dengan tak biarkan peserta didik nyontek.

Gunakan tunjangan sertifikasi untuk membeli buku, alat bantu teknologi dan lainnya agar anda jadi lebih profesional sebagai pendidik, atau bersinergi dengan peserta didik agar anda tahu apa yang mereka butuhkan, apa yang mereka lakukan agar kita tak jadi bahan olok-olokan antar peserta didik

Advertisements

Author: Dedi Dwitagama

Pendidik yang bermimpi makin banyak anak negeri berani berkompetisi, silahkan mampir ke; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com dan https://dedidwitagama.wordpress.com

17 thoughts on “Guru yang biarkan nyontek itu ditulis namanya di Twitter oleh peserta didik

  1. Pertamax.
    Saya termasuk yang pertama itu, gak perduli dikenang atau tidak :), yang jelas harus jujur. Jujurlah padaku…..
    Wassalam

  2. betul betul betul

  3. guru membiarkan siswanya nyontek…akibatnya pada UN, siswa berusha utk kasak-kusuk cari kunci jwbn, bikin contekan, dll. Klo dari awal kita komiet “killer” pada saat ulangan (harian, UTS, UAS). Insya Allah tulisan di twitter akan berbunyi…”gawat besok yg ngawas Mr.X, Mrs.Y…gw hrs belajar nih, klo gak runyam..”

  4. saya setuju dengan analisa Bapak……tapi ada yang saya tanyakan kepada Bpk…semoga Bpk dapat memberikan jawaban ……bagaimana kalau seorang guru dari awal menjadi guru termasuk guru yang malas untuk masuk kelas/ mengajar…apalagi hal-hal yang lain yang berhubungan dengan tupoksi…tapi dengan berjalannya waktu…dengan segala cara orang itu menjadi kep-sek….kejadian seperti ini banyak saya temui……jadi banyak guru mau jadi kepsek salah satu alasannya karena malas mengajar…….makanya dengan ada peraturan masa kep-sek hanya 2 periode banyak menimbulkan reaksi…..karena kalau belum pensiun sudah habis masa jabatannya…. guru tsb enggan untuk mengajar ……..bagaimana tanggapan bapak?

  5. thx 4 ur suggestion..! it’s me qullil haq walau kanaa muraan…! katakan yg benar sekalipun pahit…

  6. Pingback: Menjawab tanya Pembaca Blog tentang Guru yang Nyaru | Dedi Dwitagama

  7. ha ha ha ha,…..panteslah klo orang indo itu gemar sekali nyontek,…..orang dr sd pun mereka sdh d ajar seperti itu,…….jangankan yg mash d indo,yg sudah jauh dr indo aja klo ada exam,kerjanya cuma nyontek,……anehnya lg,mereka ga merasa berdosa ataupun bersalah dgn apa yg mereka lakukan,….sudah mendarah daging x.

  8. *speechless*

  9. Pingback: Guru, Twitter dan Tunjangan Profesi | Dedi Dwitagama

  10. ” Sebanarnya guru yang jujur tidak akan membiarkan siswanya nyontek “

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.