@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

dia tak bisa lepas dari asap… maaf saya menguap

Leave a comment

Bangun tidur dia hisap
Sambil buang air besar dia hisap
Sambil minum kopi plus gorengan dia hisap
Menuju ke agen penjual rokok dia hisap
Menjajakan pada pelanggan dia hisap

Sesudah makan siang dia hisap
Lanjutkan dagang terus hisap
Kembali ke kontrakan sambil hisap
Bunuh udara malam ditemani asap
Mata terpejam berhenti asap

Kejadian di atas berulang hari setiap
Sejahtera dan nikmat hanya sekejap
Mulut asam, otak tak siap slalu tuntut asap
Sisihkan uang buat keluarja sering tak siap
Hidup miskin dan susah tetap

Itu potret penjaja asap gantungkan hidup mada nikmat sekejap
Sengsara dan sakit kemudian tetap
Sementara produsennya beruang melebihi atap

Guru dan sekolah ngurus ujian nasional tetap
Pemerintah biarkan rakyat kecanduan asap
Maaf … Saya menguap

Terima kasih telah berkunjung & komentar, saya harap blog ini bisa menemani anda berbagi manfaat buat sesama. Semoga kita dalam sehat & sukses senantiasa.

About these ads

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building also as photografer. Please visit; https://dedidwitagama.wordpress.com, http://trainerkita.wordpress.com and http://fotodedi.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 14,047 other followers