@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

angkot, seragam dan pemerkosa

1 Comment

Seorang wanita muda pulang kerja naik angkot diperkosa oleh beberapa pria … Lalu ditinggalkan di sebuah tempat … Selama dua belas hari wania itu mencari para pelaku dan menemukannya salah satu di sebuah terminal di selatan Jakarta, dengan bantuan seorang polantas, pria itu ditangkap.

Setelah itu timbul wacana, bagaimana mencegah pemerkosaan di angkot; seragam untuk para sopir angkot, larangan gunakan kaca gelap dsb.

Dari sini saya lihat manajemen transportasi angkot sangat amburadul … Jangan-jangan pemerintah daerah tak tahu berapa jumlah angkot di wilayahnya … Jangan-jangan tak tahu jumlah sepeda motor, mobil, truk, bis, delman, bajaj, …. Lalu, apa fungsi KIR, STNK, IZIN TRAYEK, dsb.

About these ads

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building also as photografer. Please visit; https://dedidwitagama.wordpress.com, http://trainerkita.wordpress.com and http://fotodedi.wordpress.com

One thought on “angkot, seragam dan pemerkosa

  1. ,….ya iyalah pasti amburadul,……yang penting kan bagi pemerintah itu bs menarik pajak sebanyak2nya dr rakyat,….perkara jumlah kendaraan ataupun bener ga penggunaan pajak,ya itu urusan belakangan,……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 14,065 other followers