Blog Pendidik


Leave a comment

Satu pelajaran kenapa Korea bisa maju Penduduknya bekerja dengan semangat dan gairah yang panjang

Sekitar Pukul 9 pagi empat orang meeting di sudut restoran
Mereka berbicara hampir dua jam
Beberapa teman datang silih berganti
Menunjukkan sesuatu yang jadi bahan rapat

Sekitar pukul 9 malam empat orang tadi menunggu tamu di lobby
Mereka menyambut dan mengantar tamu ke lantai atas
Wajah-wajah mereka tetap segar seperti saat rapat pagi hari
Saya menikmati mereka sambil browsing di Courtyard Marriott Seoul

Terus saya instrospeksi
Pagi ini saya berbusana serapih yang saya bisa dan akan tetap rapih hingga malam
Satu pelajaran kenapa Korea bisa maju
Penduduknya bekerja dengan semangat dan gairah yang panjang

Selamat pagi pembaca
Semoga anda dalam sehat dan sukses selalu

Advertisements


Leave a comment

hingga anda meninggal dan jadi tulang belulang, tetap saja tak berhenti merokok

TAK HENTI

Saat ini anda merokok?
walau tahu betapa bahayanya rokok?
ah, nanti saya mudah saja menghentikannya

ternyata tak mudah berhenti merokok
hingga anda meninggal dan jadi tulang belulang
tetap saja tak berhenti merokok
lihat foto di atas
atau, berkunjunglah ke Tana Toraja

Foto lain dan cerita bisa disimak disana.


Leave a comment

Pemuda yang Rajin demonstrasi dan masuk koran suarakan Reformasi & kesejahteraan rakyat terdengar dia jadi anggota Parpol baru yang melejit pemilihnya Parpol yang mengusung bersih dari korupsi dan peduli rakyat kecil Sekarang ikut serta lakukan KORUPSI, “Saya telah gagal mendidik Pemuda itu …”

Seorang Pemuda
Ketika sekolah di SLTA dia jadi aktifis hingga jadi Ketua OSIS
Rajin berkumpul di ruang ibadah sekolah
Ketika kuliah dia masih aktif hingga jadi Ketua BEM sebuah PTN
Rajin demonstrasi dan masuk koran suarakan Reformasi & kesejahteraan rakyat
terdengar dia jadi anggota Parpol baru yang melejit pemilihnya
Parpol yang mengusung bersih dari korupsi dan peduli rakyat kecil
Terpilih jadi anggota DPRD tak jauh dari Ibukota Negeri Paman Besut

Dia masih kontak dengan Guru saat di SLTA
Guru Pemuda itu punya usaha lain selain mengajar
Jadi Event Organizer berbagai kegiatan dijalani Guru Pemuda itu
Bertemulah Pemuda itu dengan Guru saat SLTA
Menawarkan sejumlah proyek di wilayah kerjanya
Dengan berbagai potongan untuk berbagai alasan yang tak sedikit

Guru Pemuda itu sangat terkejut
Ada apa dengan Pemuda anak didiknya dulu
Yang Ketika sekolah di SLTA dia jadi aktifis hingga jadi Ketua OSIS
Rajin berkumpul di ruang ibadah sekolah
Ketika kuliah dia masih aktif hingga jadi Ketua BEM sebuah PTN
Rajin demonstrasi dan masuk koran suarakan Reformasi & kesejahteraan rakyat
terdengar dia jadi anggota Parpol baru yang melejit pemilihnya
Parpol yang mengusung bersih dari korupsi dan peduli rakyat kecil
Sekarang ikut serta lakukan KORUPSI
“Saya telah gagal mendidik Pemuda itu …”


Leave a comment

Surat buat Kapolda Metrojaya yang baru agar Tawuran berkurang di Jakarta

Selamat kepada Bapak Irjen Putut Eko Bayuseno yang dilantik jadi Kapolda Metrojaya baru, saya yakin Pak Putut sudah faham tentang Jakarta dan tawuran pelajar di Jakarta.

Tawuran umumnya terjadi saat pelajar pergi atau pulang dari sekolah, berawal dari segerombolan anak suatu sekolah yang pergi bersama karena tinggal di rumah yang berdekatan. Polisi lalu lintas atau polisi lain di Polsek yang dilewati gerombola pelajar itu pasti tahu … Gerak-geriknya juga mudah terbaca, apakah pelajar itu sekedar akan pergi atau pulang sekolah atau punya niat lain seperti hendak tawuran, karena Polisi sudah dididik Psikologi dan faham gejala-gejala sebelum peristiwa kriminal terjadi.

Pertemuan dengan gerombolan lain yang sedang berniat tak baik sangat mudah dicegah lewat sistemkomunikasi radio yang canggih milik polisi dan brigade motor yang sangat lincah bergerak … Anak-anak yang berniat tak baik biasanya langsung pergi atau urungkan niat tawuranjika melihat aparat ada di lokasi.

Jika terlanjur terjadi peristiwa tawuran, Polisi bisa mengamankan beberapa pelaku … Biasanya setelah ada yang diamankan atau ditangkap, maka teman-teman yang lain hentikan perbuatannya dan cerai berai selamatkan diri … Anak yang tertangkap sebaiknya langsung saja diproses dengan pasal mengganggu ketertiban umum, memprovokasi atau undang-undang darurat karena membawa senjata tajam.

Sekolah mungkin tak perlu jadi pahlawan dengan terus menerus mendidik dengan membiarkan anak yang mengisi tasnya bukan dengan buku pelajaran, tetapi dengan clurit, pisau, belati, pedang, roda gir atau bom molotov, …. Mereka tak ingin sekolah, mereka cuma ingin punya status anak sekolah tapi gemar berbuat onar dan membunuh …. Sekolah sering tak mampu mendeteksi anak macam ini karena jumlah murid yang menddkati atau lebih dari seribu orang dan luas area sekolahnya sekoan hektar … Atau meski sekolahnya kecil, budaya mendidiknya tak ada lagi, hanya mengejar Lulus Ujian Nasional dan naikkan jumlah muridnya tahun depan agar ongkos operasional sekolah tertutupi …. Anak-anak yang tak mengisi tasnya dengan buku sebaiknya tak diizinkan berada di sekolah lagi …

20121027-102848.jpg
Jika Polisi tegas tegakkan aturan hukum, seperti ketika menangkap puluhan anak SMK Bhakti Jakarta yang hendak menyerang sekolah lain dan anak SMK Boedoet yang bergerombol memalak anak sekolah lain di Kota … Akan membuat anak-anak lainnya jadi enggan lakukan onar, semoga tak ada yang mati lagi sia-sia saat muda akibat korban tawuran … Selamat datang kembali di Jakarta Pak Kapolda … Kami siap membantumu.


Leave a comment

maaf, saya kira anggota parlemen itu bakal memberi uang

Seorang rakyat di Negeri Paman Besut
Datang berkeluh kesah pada anggota partai
Yang jadi anggota parlemen di ibukota Negeri Paman Besut
Rakyat itu cerita Ijazah anaknya belum diambil
Karena masih ada tunggakan kewajiban sekolah yang belum dilunasi

Seperti Dokter yang tuliskan resep
Aggota parlemen itu menulis memo
Yang harus diantar ke Kepala Sekolah anaknya
Isi memo itu meminta kepala sekolah memutihkan tunggakan
Dan beri ijazah anaknya

Kepala sekolah meminta stafnya untuk survey
Kerumah orang pembawa memo dan memotretnya
Ternyata keluarga itu termasuk mampu
Anaknya yang belum mengambil ijazah itu
Ternyata sudah kerja, disalurkan oleh sekolah
Dan berpenghasilan sekitar lima juta kepeng per bulan

Pada pertemuan orang tua berikutnya
Kepala sekolah perlihatkan foto rumah orang tua mampu itu
Disandingkan foto rumah keluarga lain di daerah kumuh pinggir kali
Keluarga miskin itu sudah lunasi semua kewajiban sekolahnya
Ijazah sudah diambil dan kini sudah bekerja

Orang tua mampu itu senyum kecut, malu
Dia bilang gini: “maaf, saya kira anggota parlemen itu bakal memberi uang … Ternaya hanya kertas memo …”

Apakah anggota partai macam itu bakal dipilih lagi oleh rakyat?

20120929-170221.jpg


Leave a comment

Tawuran & tidur di pinggir jalan, apa hubungannya coba? #pendidikankarakter

20121025-111128.jpg

Kamu murid SLTA atau Mahasiswa yang masih suka tawuran? hahaha ga gaul yah looo

anak SLTA atau Mahasiswa skarang dah ga musin tawuran lagiiiii, dah eranya anak SMP … anak SLTA dan mahasiswa mah harus siapin hidup sukses dan sejahtera atau jadi gembel tidur di pinggir jalan, seperti yg saya jumpai pagi ini 25 Okt 2012 di sekitar Senen dekat Sekolah Penabur sekitar pk 7 pagi
20121025-111227.jpg


2 Comments

kangen Pak Haji Tuan, kangen Babeh … kangen arwana …. ach … smua deh


saat bereskan file digital … tiba-tiba saya menemukan ini … ingat ullan (None Jakarta Utara 2012) pembuat video, alam sebagai kameramen dan semua yang di film dan tak ada di film itu … miss u all, smg semua dalam sehat dan sukses selalu … kangen Pak Haji Tuan Wakil Kesiswaan yang punya segudang ikhlas dan serius kerja, kangen Babeh yang kuasai bengkel beserta semua isinya … kangen arwana yang temani kerja nikmat di ruang kerja yang minimalis, dia selalu keliatan keren setiap saat dan geraknya gemulai namun berwibawa, kangen juga semua anak 36 yang asik dan lucu2 plus keren bedh …. ach … smua deh


Leave a comment

ikuti kontes GURU PALING NGEBLOG KOMPASIANIVAL 2012, nominasikan blog kamu & temanmu

Di antara banyak profesi yang ada di dunia, guru adalah salah satu profesi yang paling mulia. Beragam kisah, baik pro dan kontra, menunjukkan eksistensi seorang guru dalam menekuni bidang pendidikan. Kehadiran seorang guru begitu dipuji tatkala dia berhasil menciptakan seorang murid menjadi orang yang sukes. Namun, tak jarang pula, guru dicibir jika terdapat kesalahan pada sang murid.

Sebagai bentuk penghargaan kepada guru, Kompasiana akan memberikan sebuah perhargaan “Guru Paling Ngeblog” dalam rangkaian kegiatan Kompasianival 2012. Anda dapat mencalonkan diri sendiri atau blogger-berprofesi-guru lainnya.

Bagaimana cara menominasikan calon Guru Paling Ngeblog? Pendaftaran nominator dilakukan lewat email ke kompasiana[at]kompasiana[dot]com dengan subjek Guru Paling Ngeblog. Sertakan data berikut:

Identitas nominator: Nama calon, tempat tugas (nama sekolah), masa pengabdian, identitas profesi (atau bukti lain untuk verifikasi profesi)
Deskripsi calon dan alasan pencalonan sebagai Guru Paling Ngeblog (promosi nominator)
Alamat akun Kompasiana nominator
Alamat blog nominator di luar Kompasiana (jika ada)
Minimal satu alamat jejaring sosial nominator (Facebook, Twitter, Linked In, Google Plus, Slideshare, Youtube, dll)

Selanjutnya, tim juri akan menilai nominator-nominator yang masuk dan menetapkan peraih penghargaan Guru Paling Ngeblog. Semakin banyak akun blog dan jejaring sosial yang dimiliki, semakin aktif seorang guru di media sosial, serta semakin besar pengaruh dan popularitasnya di kalangan pengguna media sosial lain, maka semakin besar peluang yang dimiliki.

Pengumuman Guru Paling Ngeblog dan Guru Paling Favorit akan dilaksanakan pada acara puncak Kompasianival 2012 yang berlangsung pada Sabtu, 17 November 2012 di Skeeno Hall Gandaria City, Jakarta.

Ayo, tunggu apalagi? Daftarkan diri Anda atau orang yang Anda kenal untuk jadi Guru Paling Ngeblog Kompasiana dan dapatkan gadget serta piagam penghargaan dari Kompasiana untuk pemanang! (ANN)


Leave a comment

sharing Best Practise di hadapan Guru SMA, SMK dan Pengawas di lingkungan Sudin Dikmen Jakarta Barat di Perguruan Al Kamal

20121022-134104.jpg
Sudin Dikmen Jakarta Barat mengundang saya untuk sharing Best Practise di hadapan Guru SMA, SMK dan Pengawas di lingkungan Sudin Dikmen Jakarta Barat di Perguruan Al Kamal Senin 22 Oktober 2012.

Terima kasih kepada Bapak Sunaryo, Panitia dari Sudin Dikmen Jakarta Barat , Bapak H. Slamet Widodo, M.Pd Kepala Sudin Dikmen Jakarta Barat dan semua yang support kegitan hari ini, semoga bermanfaat.


Leave a comment

Sekolah bisa jadi tempat tumbuhkan kreatifitas – Creative Public Space di Sekolah

20121021-165619.jpg
Jiko Wi ketemu Menteri Pariwisafa & Ekonomi Kreatif Mari E. Pangestu siang ini bersepakat bangun ruang kreasi publik … Pembiasaan sebaiknya dilakukan di Sekolah … Sekolah harus mendorong semua warganya untuk terbiasa kreatif … Salah satu caranya dengan memberi apresiasi kepada Pelajar, Guru dan Kepala sekolah atau Tenaga Kependidikan … Saya didukung Ketua Komite Sekolah di SMKN 36 dan SMKN 29 Jakarta memberi Beasiswa Bebas Sumbangan Rutin Bulanan hingga Lulus Sekolah bagi mereka yang berprestasi Juara 1 DKI, 3 Besar Nasional dan 5 Besar Internasional dalam bidang apa saja … dan ternyata hal itu mendorong anak didik kreatif dan berprestasi dalam berbagai bidang … Sekolah bisa jadi tempat tumbuhkan kreatifitas dan takmhanya fokus pada Ujian Nasional.


Leave a comment

koq makin semerawut dah Jekardah

di sebuah perempatan jalan
lampu lalu lintas berwarna merah
Saya berhenti pertama paling depan
sepeda motor, angkot, mobil pribadi ambil posisi lebih depan lagi dari saya
Sementara lampu masih merah
sebagian motor dan mobil berjalan

lampu hijau
saat akan beranjak
puluhan motor dan mobil bergerak dari arah lain
yang lampunya berubah merah
siang ini di traffic light kramat raya & raden saleh

koq makin semerawut dah Jekardah


4 Comments

ingin terus bersama mereka jalani persiapan sukses masa depan … jadi pribadi yang bermanfaat buat diri sendiri dan orang sekitar … thx guys … smg sukses smuah … micu all

Workshop Jurnalistik SMA-SMK Jkt Utara di Cibodas Sept 2012


Seriusnya pemilik sukses masa depan


Berada bersama mereka terasa waktu tak berjalan … ingin terus bersama mereka jalani persiapan sukses masa depan … jadi pribadi yang bermanfaat buat diri sendiri dan orang sekitar … thx guys … smg sukses smuah … micu all.

Dua foto yang diabadikan asisten saya Achmad Alamsyah, kembali ingatkan suasana malam yang tetap hangat walau di luar dingin menggigit udara Cibodas, saat workshop Jurnalistik SMA-SMK Jakarta Utara … Dokumentasi training-training saya lainnya bisa disimak disana.


Leave a comment

Merah, putih dan sukses

20121006-152515.jpg
Pekerjaan kecil sepertinya tak bermakna
Kadang seperti memberi luka

Orang-orang yang sukses
Tak mencatat perih
Biarkan merah
Terus saja berbuat
Walau tak dilirik orang

Karena sesungguhnya
Sukses adalah serangkaian kerja yang dilakukan
Apapun hasil yang didapat

Organisasi dan kegiatannya
Bisa percepat pencapaian sukses
Karena di organisasi seseorang dibiasakan berencana
Kerjakan sesuatu, mengevaluasi dan kerjakan lagi

Karja aja yuuu
Karena Allah akan membalas setiap perbuatan
Dan nikmat, rejeki, kebahagian bakal jumpai orang-orang yang sering berbuat baik


Leave a comment

Pak Guru & Kepsek jangan takut ama siswa provokayor & pembunuh, BACA INI

SISWA PEMBUNUH DAN PROVOKATOR: PIDANAKAN SAJA!

oleh Reza Indragiri Amriel
Dosen psikologi forensik

Tawuran pelajar mengakibatkan sesama mereka luka-luka bahkan hingga kehilangan nyawa! Pelajar menjadi pembunuh! Sebutan itu berat masuk di nalar, tapi nyata.

Tragedi tersebut menghangatkan kembali wacana tentang pentingnya pendidikan karakter. Saya setuju. Orangtua perlu berperan lebih aktif dalam proses pendidikan anak-anak mereka, dan tidak ‘memasrahkan’nya kepada pihak sekolah semata. Baguslah itu. Siswa perlu diberikan kesempatan lebih luas untuk mengekpresikan gairah muda sesuai tuntutan psikologis mereka. Ide yang pantas didukung.

Tapi semua gagasan di atas butuh waktu tidak singkat agar dapat berproses, sehingga menghasilkan manfaat yang diharapkan. Masalahnya, problem paling akut saat ini–hemat saya–adalah menindak para pelajar yang menjelma sebagai pembunuh tersebut.

Pelajar yang melakukan pembunuhan, sesuai Undang-undang Perlindungan Anak (UUPA), bisa jadi masih berusia anak-anak. Di dalam UUPA tercantum bahwa anak adalah individu sejak berada dalam kandungan hingga sebelum delapan belas tahun. Terhadap anak-anak, kelakuan mereka yang tidak baik lazimnya dikategorikan sebagai kenakalan, bukan kejahatan. Konsekuensinya, terhadap anak yang sebenarnya telah melakukan pelanggaran hukum, dianggap tidak patut jika mereka dipidanakan.

Sebagai gantinya, kepada mereka dikenakan cara-cara alternatif (alternative dispute resolution), semisal group conferencing. Tujuannya lebih pada membingkai persoalan anak sebagai persoalan keluarga, sekolah, bahkan masyarakat luas. Dengan pendekatan seperti itu, diyakini bahwa proses edukasi ulang akan lebih besar peluang keberhasilannya menghasilkan anak dan keluarga (orangtua, utamanya) dengan perilaku yang telah termodifikasi.

Kesannya, sampai di situ, ideal. Tapi kalau kita mau konsekuen dengan UUPA, berarti walau pelajar yang telah melanggar hukum tidak dipidana, faktanya pernahkah ada alternative dispute resolution yang diselenggarakan secara paripurna? Apakah pernah, misalnya, kedua keluarga (pelaku dan korban) dipertemukan? Apakah pemantauan berkala dilakukan terhadap anak dan keluarganya oleh otoritas terkait semacam dinas sosial? Paling tidak karena pendekatan non-pemidanaan membutuhkan dana yang tidak kecil serta kerja sistemik yang komprehensif, terintegrasi, dan sinambung, saya ragu ada cerita sukses tentang pelaksanaan cara-cara alternatif dalam mengatasi anak Indonesia yang bermasalah dengan hukum.

Soal lain, kelakuan-kelakuan keji seperti yang dilakukan pelajar-pembunuh kerap kali dipandang sebagai manifestasi buruknya pengasuhan orangtua. Sekali lagi, jika kita mau konsekuen dengan UUPA dan pandangan tersebut, siswa (anak) pembunuh itu sesungguhnya berhak diasuh atau diangkat oleh orang lain sesuai peraturan yang berlaku (pasal 7 UUPA). Bahkan, pasal 13 UUPA juga memberikan ketegasan bahwa orangtua yang tidak melaksanakan kewajiban pengasuhan sebagaimana mestinya, baik dengan melakukan penelantaran maupun memperagakan kekejaman atau perlakuan salah lainnya, orangtua tersebut dikenakan pemberatan hukuman.

Sebagai catatan, penelantaran maupun kekejaman dan perlakuan salah merupakan tiga penjelasan umum tentang penyebab perilaku-perilaku buruk anak. Anak menampilkan perilaku buruk sebagai cara untuk menarik perhatian karena telah ditelantarkan, atau sebagai balas dendam karena telah diperlakukan secara keji, atau wujud duplikasi perilaku karena sehari-hari melihat orangtua ber’komunikasi’ dengan mengandalkan kekerasan.

Kenyataannya, saya juga tidak percaya, ada majelis hakim yang telah menyandarkan diri pada UUPA untuk menghukum orangtua anak berdasarkan kondisi-kondisi di atas.

Atas dasar itu, titik berangkatnya, saya mengusulkan dilakukannya perubahan terhadap pengkategorian usia anak. Usulan ini dilatarbelakangi oleh pandangan bahwa dalam kejadian ekstrim siswa membunuh siswa lain, saya justru melihat penggunaan acuan usia anak berdasarkan UUPA tidak menunjukkan keberpihakan terhadap korban.

Berbeda dengan UUPA yang menetapkan kategori anak-anak berdasarkan usia biologis, agar proses hukum dapat berjalan ke depannya perlu dipertimbangkan bahwa penetapan kategori anak maupun pasca-anak diperhitungkan berdasarkan usia psikologisnya. Pergeseran penetapan usia anak ini diutamakan pada kasus-kasus berat, termasuk pembunuhan. Dengan melibatkan amicus curiae seperti dari kalangan psikologi perkembangan, daya nalar anak ditakar. Apabila pelajar yang membunuh tersebut disimpulkan sudah mempunyai pemahaman yang memadai tentang baik buruk atau benar salah, maka–menurut saya–tidak tepat lagi jika ia tetap dikategorikan sebagai anak hanya karena UUPA by default mengelompokkan usia biologisnya sebagai usia anak-anak.

Sebagai gantinya, kepada pelajar yang bukan anak lagi tersebut dimintai pertanggungjawabannya secara pidana. KUHP ditegakkan. Demikian pula, sejumlah pasal ketentuan pidana dalam UUPA (bab XII) ditegakkan bukan untuk meringankan ancaman bagi si pelaku, melainkan guna memberikan pemberatan sangsi bagi siswa-pembunuh tersebut.

Siswa Provokator

Logika kerja yang sama, yakni penetapan kategori pasca-anak berdasarkan usia psikologis, bisa diterapkan pula terhadap siswa-siswa senior yang telah memprovokasi adik-adik kelas mereka untuk memusuhi bahkan mencederai dan menghabisi siswa-siswa dari sekolah yang berbeda. Siswa provokator dapat dijerat dengan dua pasal.

Pertama, pasal 160 KUHP, “Barangsiapa di muka umum dengan lisan atau dengan tulisan menghasut supaya melakukan sesuatu perbuatan yang dapat dihukum…, dihukum dengan penjara selama-lamanya enam tahun atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 4.500.00. Kedua, pasal 87 UUPA, “Setiap orang yang secara melawan hukum merekrut atau memperalat anak…atau pelibatan dalam peristiwa yang mengandung unsur kekerasan…dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).”


Leave a comment

Fariz, Photografer, pelajar SMAN 1 Jakarta mendokumentasikan di blognya, tk brada

 

 
   Sekilas tentang Guraru Award 2012, Guraru Award 2012 adalah penghargaan yang merupakan upaya untuk membuat guru guru di seluruh Indonesia untuk memanfaatkan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar.
 
   Guraru Award merupakan Kependekan dari Guru Era Baru. Tahun 2010, Acer Guraru Award menjaring sekitar 40-an blog guru yang dinominasikan oleh 270 orang. Jumlah ini meningkat sangat signifikan tahun 2011, yaitu 275 blog guru yang dinominasikan oleh 2566 orang. (http://guraru.org/guraru_award.html
 
   Penghargaan Khusus GURARU Akhiroh dari Jombang, Jawa timur. Sedangkan Penghargaan Utama diberikan Kepada Bapak Dedi Dwitagama Dari SMKN 29 Penerbangan Jakarta. Penghargaan berpa trophy dan juga Acer Aspire S3. Sahabat (Bpk Wijaya Kusuma) dan Keluarga Dari Pak Dedi Dwitagama Turut menggambarkan kegembiraan atas diraihnya penghargaan ini.

 
Picture-nyaa
 

View original post


7 Comments

Masih perlukah sekolah buat anak kita?

Di Negeri Paman Besut, Orang Tua yang anaknya mati ketika ada tawuran bilang gini:
“Sekolah ga perlu, cuma bikin anak saya mati … ”

Di Negeri lain ada anak muda yang tak tamat SMA tapi bisa berprestasi mendunia, ini cerita penggemar musik:
“@soal_MUSIK: Meskipun Rihanna tdk tamat SMA, prestasi musiknya sukses dgn 5 AmericanMusicAwards, 18 BillboardMusicAwards & 5 GrammyAwards. #FaktaMusik”

Masih perlukah sekolah?
Buat apa sekolahin anak kalo tiap hari was-was tentang keselamatannya di perjalanan karena polisi sangat sibuk sehingga tak sempat amankan jalan raya, tempat nongkrong yang tak aman, tempat jajan yang mahal plus debu, kekerasan senior yang tak henti, guru yang tak peduli, kepala sekolah yang ngalah atau kalah polah, pejabat dinas yang perlunya lulus seratus persen ajaaa, ….

20121017-140104.jpg
Bapak Jimin, pendiduk Negeri Paman Besut sedang berfikir ulang … Hendak menarik anaknya dari sekolah dan beri HOME SCHOOLING ajaaa, Pak Jimin merasa Negeri nya hanya bangga dengan SEKOLAH GRATIS tapi tak urus kualitas sehingga terus bikin was-was orang tua …. bagaimana dengan anda?


Leave a comment

Uangnya hanya cukup untuk merokok, biaya pendidikan tak ada

20121005-175713.jpg
Di Negeri Paman Besut, Pemerintah dan rakyatnya gemar teriak “PENDIDIKAN GRATIS”, ternyata ini memperkaya industri benda putih sembilan senti, karena uang otang tua habis cuma buat penuhi kecanduan … padahal, buat pipis mereka rela membayar …. Artinya, pipis lebih penting dari sekolah anak …. dimanakah anda sekolahkanbuah hati?


Leave a comment

Fenomena Joko Wi di @SMKN29 Penerbangan Jakarta

Joko Wi datang dari Solo
Bertarung di Jakarta
Dan raih kemenangan

20121016-221524.jpg
Anak kapal @SMKN29 Penerbangan Jakarta
Bertarung di Bandung
Pada Lomba Aeromodeling Rubber Power di Polman Bandung
Dan raih juara umum

Tujuh tim berlatih, bertarung di Bandung
Dan raih nilai tertinggi
Hebaaat banget anak-anak kapal itu
Terima kasih buat Ibu Lela, Ibu Tika, Bapak Amiran dan semua yang support
Tahun depan menang lagi yah


Leave a comment

bisa online walau tak online, coba deh …

20120923-132828.jpg
seorang teman di twitter mention saya seperti di atas, mungkin dikira saya online dan muncul di timeline nya saat subuh … padahal, saya kemunculan saya di time line karena posting blog saya yang saya jadwalkan beberapa minggu sebelumnya.

WordPress menyediakan fasilitas untuk mengatur jadwal kapan tulisan kita akan diterbitkan. Dan terhubung dengan twitter atau facebook sehingga teman kita bisa tahu ada posting baru di blog kita.

Tulisan yang anda baca ini saya tulis tanggal 230911 dan terbit 161012 … jadi kita bisa online walau tak online, coba deh …

20120923-140726.jpg


2 Comments

@dwitagama di Kompas.com berita Acer Guraru 2012

JAKARTA, KOMPAS.com — Dukungan bagi guru untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam dunia pendidikan secara berkala diberikan Acer Indonesia sejak tahun 2010 lewat program penghargaan Acer Guru Era Baru (Guraru). Pada pelaksanaan Acer Guraru 2012 di Jakarta bersamaan dengan acara Social Media Festival, tiga guru meraih penghargaan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah.

Penghargaan utama diberikan pada Kepala SMKN 29 Jakarta Dedi Dwitagama dengan blog http://www.dedidwitagama.wordpress.com. Juri menilai inovasi yang dilakukan Dedi dalam memadukan kegiatan mengajar melalui berbagai media sosial dan secara aktif berbagi pengetahuan mengenai manfaat media sosial dalam kegiatan belajar mengajar.

Adapun dua penghargaan khusus diberikan pada Yusrizal Panjaitan (SMKN 2 Tanjungbalai, Sumatera Utara, dengan blog http://www.bjgp-rizal.com) dan Amiroh (SMKN 3 Jombang, Jawa Timur, dengan blog amiroh.web.id). Keduanya terpilih karena dedikasinya dalam memaksimalkan peran media sosial dalam kegiatan belajar dan mengajar.

Dewan Juri yang terdiri dari penerima Acer Guraru Award sebelumnya, perwakilan Acer Indonesia, dan Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan sebagai Juri Kehormatan.

“Pada pelaksanaan Acer Guraru Award 2012 ini, terjadi kenaikan jumlah blog guru yang dinominasikan dibanding tahun lalu. Seleksi dilakukan pada 359 blog guru, lalu terpilih 15 finaslis. Namun, penghargaan hanya diberikan untuk tiga guru,” jelas Public Relation Acer Indonesia Priscila F Carlita, Senin (15/10/2012) di Jakarta.

Acer menilai perkembangan teknologi komputer dan internet, serta mencuatnya situs-situs media sosial (blog, Facebook, Twitter, dan sebagainya) sangat berpotensi untuk dijadikan media dalam proses belajar dan mengajar. Program Acer Guraru Award bertujuan untuk memberi penghargaan kepada guru-guru yang inspiratif dan senantiasa memanfaatkan teknologi untuk berbagi mengenai pendidikan.

Di dunia online, Guraru menyediakan sebuah blog (www.guraru.org) dan akun social media (@guraruID) yang menjadi wadah komunitas online para guru seluruh Indonesia untuk berkomunikasi dan berbagi pengetahuan. Sebagai puncak dari rangkaian kegiatan seminar dan pelatihan Guraru, tiap tahunnya Acer mengadakan Acer Guraru sebagai penghargaan kepada guru-guru yang inspiratif dan senantiasa memanfaatkan teknologi untuk berbagi mengenai pendidikan.

Editor :Nasru Alam Aziz

20121027-071931.jpg


Leave a comment

Menikmati @dwitagama di situs guraru.org, makin semangat nulis deh

alhamdulillah


betapa tidak, karena ternyata tulisan saya disimak oleh banyak fihak, anda, para Juri, ACER, termasuk Bapak Prof. Anis Baswedan yang menjadi Juri GURARU AWARD 2012, alhamdulillah .. semoga bermanfaat buat bikin anak negeri makin bersinar, terima kasih buat yang menominasikan dan setia berkunjung kesini, luph u all.


2 Comments

meraih hadiah sebagai Pemenang Penghargaan Utama Guraru Award 2012, alhamdulillah

20121015-055909.jpg
Ajang perhelatan akbar dan bergengsi bagi komunitas Guru/Pendidik melek IT, Acer Guraru Award 2012, semalam baru saja selesai digelar pada puncak Acara SocMedFest di Gelanggang Renang ISTORA, Jakarta.

Setelah lebih dari 2 bulan berkompetisi, kini terjawab sudah teka-teki siapa pemenang Acer Guraru Award tahun 2012 ini.

Acer Guraru Award merupakan penghargaan kepada guru-guru terpilih yang dinilai telah memanfaatkan teknologi dengan efektif dan kreatif, serta secara konsisten mengoptimalkan penggunaan blog dan media sosial untuk berbagi seputar pendidikan sekaligus memanfaatkannya untuk berinteraksi dengan murid dan audiens yang lebih luas.

Dan tahun ini, sebanyak 359 peserta blog guru, baik dari tingkat SD, SMP/MTs, SMA/SMK, Lembaga Bimbingan, Pengamat/Praktisi Pendidikan, dari seluruh wilayah Indonesia, ikut berkompetisi di ajang ini.

Dari 359 peserta selanjutnya difilter menjadi 15 peserta Finalist Guraru Award, untuk kemudian diperoleh 3 guru terpilih yang berhak mendapatkan penghargaan untuk kategori 1 Pemenang Utama dan 2 Peraih Penghargaan Khusus, Guraru Award 2012.

Dan…Alhamdulillah, Pemilik Blog ini meraih hadiah sebagai Pemenang Penghargaan Utama Guraru Award 2012 dan Ibu Amiroh, SMKN 3 Jombang, meraih Penghargaan Khusus Guraru Award 2012 bersama Bpk. Yusrizal Panjaitan (SMK Negeri 2 Tanjungbalai SUMUT), selamat kepada Ibu Ami dan Bapak Panjaitan … Mari terus mengisporasi guru di tanah air.


3 Comments

@dwitagama peroleh GURARU AWARD 2012 lewat blog yang anda baca ini

20121014-195547.jpg

20121014-195554.jpg

20121014-195620.jpg
jadi guru yang selalu belajar, update seauatu sehingga selalu jadi guru baru dan menebar cahaya lewat ruang kelas, sekolah, teknologi informasi dan media sosial untuk beri cahaya pada generasi muda …. GUru eRA baRU – GURARU AWARD 2012 memberi apresiasi buat guru-guru yang sudah tinggalkan jejak lewat blog dan media sosial.

Pergaulam saya dengan guru hebat Agus Sampurno @gurukreatif dan omjay @wijayalabs antarkan saya peroleh GURARU AWARD 2012 lewat blog yang anda baca ini, thx brada … trm kasih juga yang telah menominasikan blog saya, smg bermanfaat.

pengumuman dan pemberian hadiah dilakukan sore ini 141012 pada penutupan Socmed Fest 2012 di Stadion Renang Senayan Jakarta.

Buat Acer, lets rock the world …. I am comiiing, thx for appreciate.


Leave a comment

Libur Produktif @SMKN29 Penerbangan Jakarta

20121014-130825.jpg
Libur bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang produktif, misalnya belajar jurnalistik …. Seperti yang saya lakukan hari ini, 14 Oktober 2012 bersama 23 pelajar dan 4 Guru SMKN 29 Penerbangan Jakarta.


1 Comment

Membuat slide foto di wordpress

Langkah-langkah:

– New post

– Klik Add Media

– Pilih beberapa foto

– Klik Save all changes

– Klik Slideshow sehingga di dalam kotak posting muncul “

This slideshow requires JavaScript.

– Posting deh

This slideshow requires JavaScript.


Leave a comment

Hidup tak bisa biasa-biasa aja, slalu dalam kebaikan yuuu #pendidikan karakter

20120921-055754.jpg
Cuma ada dua pilihan di dunia & akherat
Hidup atau mati
Kaya atau miskin
Baik atau buruk
Rapi atau berantakan
Sehat atau sakit
Tawuran atau akrab
Lulus atau mengulang
Masuk atau keluar
Sukses atau gagal
sorga dan neraka

Tak ada pilihan yang tengah
Kita tak bisa diantaranya

Tak hidup atau tak mati
Ya menderita, sama aja mati
Tak kaya atau tak miskin
Ya menderita, susah terus
Tak baik atau tak buruk
Ya ga jelas sikapnya, pasti dijauhi orang
Tak rapi atau tak berantakan
Itu galau kata anak sekarang
Tak sehat atau tak sakit
Mungkin kurus kering atau gemuk air
Tak tawuran atau tak akrab
Sendirian aja kemana-mana, ga punya teman
Tak lulus atau tak mengulang
Ga sekolah dan ga kuliah dong
Tak masuk atau tak keluar
Diam aja pasti
Tak sukses atau tak gagal
Ga ngapa-ngapain pasti
Ga di sorga atau ga di neraka
Kelayapan dong, jadi setan atau kuntilanak

Ga ada pilihan di tengah
Manusia itu pemimpin
Paling tidak buat dirinya sendiri
Pemimpin harus mengarah ke kabaikan
Kita harus berfikir baik
Berharap yang baik
Bekerja yang baik

Soal rejeki
Allah sudah menjamin
Setiap yang bernyawa
Sudah disiapkan porsinya (Hud 46)
Kita kerja aja sebaik yang kita bisa
Happy deh

210912


3 Comments

Mencegah tawuran versi Mendikbud

Jakarta Peristiwa tawuran antara siswa SMA 70 dan SMA 6 Jakarta membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan harus mencari jalan keluar. Maka untuk mencegah peristiwa tersebut tidak terulang lagi, Kemendikbud, Komite kedua sekolah dan pemerhati dunia pendidikan se DKI Jakarta berkumpul untuk membuat rumusan pencegahan tawuran.

“Hari ini untuk membahas bareng gimana caranya kita men stop, all out urusan tawuran itu, kita bertekad semua jajaran baik kementerian, dinas, sekolah semua turun tangan beresin, karena dibiarkan justru bertambah parah,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh, kepada wartawan di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (2/10/2012).

Perkataan M Nuh tersebut tertuang dalam acara “Stop Tawuran SMK/SMU Se Jadetabek”. Acara itu dihadiri oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab, Komnas PA Seto Mulyadi dan guru-guru kedua sekolah dan komitenya, baik SMA 70 maupun SMA 6.

M Nuh menjelaskan langkah konkret yang akan ditempuh agar tawuran tidak kembali terjadi, adalah dengan cara membuat tiga rumusan dasar.

1. Tegakkan disiplin internal sekolah.
2. Kita bangun kegiatan bersama antar sekolah.
3. Kita berikan dukungan penuh kepada kepolisian untuk menegakkan hukum siapapun yang salah harus dihukum,” ungkapnya.

M Nuh menambahkan dari ketiga rumusan dasar itu akan diuraikan teknis pelaksanaannya. Nanti akan diketahui bagaimana membangun kerja sama sekolah dan membangun disiplin sekolah.

“Nanti ketiga rumusan itu kita urai. Satu persatu untuk membagun kerja sama sekolah seperti apa, membangun disiplin sekolah seperti apa,” tutupnya.

Sumber: detikcom


Leave a comment

Sukseslah anak-anak negeri jadinpemimpin yang punya skill publik speaking baik, luph u all

Sebelum rapat tim jurnalis SMKN 29 Penerbangan Jakarta, Aldio, koordinator mereka menyampaikan sesuatu … Ini salah satu cara kami mendidik karakter percaya diri, orientasi masa depan, kerapihan, koordinasi, dll.

Setiap apel pagi hari selasa hingga jumat ada dua pelajar yang menjadi pembina apel menyampaikan sesuatu di hadapan lebih dari 800 teman dan guru-gurunya, sehingga dalam setahun ratusan murid kami punya kesempatan belajar public speaking dengan praktek langsung … Semoga bermanfaat buat dewasa kelak … Sukseslah anak-anak negeri jadinpemimpin yang punya skill publik speaking baik, luph u all.