Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan

JAKARTA yang BERSIH, MANUSIAWI & BERWIBAWA masih jadi slogan, sudah terwujud, atau?

2 Comments

20130206-081247.jpg
saya berjumpa dengan seorang ibu yang berjualan makanan khas Medan di Pondok Bambu ajakarta Timur seberang Super Market Tiptop beberapa hati yang lalu, gaya bicaranya mirip sekali dengan gaya bicara orang Medan, tapi ternyata beliau berasal dari Kediri Jawa Timur.

Ketika saya bilang, Kediri kota yang nyaman dan rapih, dengan spontan dia bilang begini: pabrik rokok X yang bikin Kediri jadi seperti itu … lalu saya bertanya, Apa benar begitu? Perusahaan rokok X sudah peroleh untung yang luar biasa dengan berbisnis di Kediri, adalah sangat wajar jika sebagian digunakan untuk membuat infra struktur atau sarana publik di kotanya yang akan berdampak juga pada kelancaran bisnis mereka juga … Ibu itu membenarkan.

Saya bertanya apakah Ibu itu betah di Jakarta? Dia bilang, sebenarnya dia tidak betah di Jakarta, karena kotanya tak nyaman, banyak penjahat sehingga dia harus mengajarkan anaknya yang perempuan membela diri dengan menggunakan alat-alat tertentu yang bisa melumpuhkan orang lain yang hendak jahat kepada anaknya.

Oh, mungkin ibu lebih suka tinggal di Medan? Dia bilang, suasana Medan lebih kacau dibanding Jakarta lebih keras karakter orang-orangnya … Sehingga dengansangat terpaksa beliau di Jakarta karena lebih mudah peroleh nafkah dan sekolahkan anak-anaknya … Apalagi orang tuanya yang sepuh sudah diboyong ke Jakarta.

Kediri bisa menggerakkan Perusahaan di Kotanya untuk membantu menata lingkungannnya, atau Perusahaan disana tergerak untuk ikut menata lingkungannya menjadi lebih nyaman … Kenapa Jakarta yang jumlah perusahaannya jauh lebih banyak tak bisa? Andai setiap perusahaan diwajibkan mengalokasikan dana CSR Nya untuk penataan lingkungan yang kapling-kaplingnya di tentukan oleh Pemerintah Daerah … Mungkin Jakarta jadi lebih bersih, nyaman dan tertata baik … Soal keamanan? Polisi harus tegas, tak pandang bulu dan proaktif melakukan pencegahan tindak kriminal … Agar slogan zaman dulu, JAKARTA yang BERSIH, MANUSIAWI & BERWIBAWA tak cuma di tulis di spanduk, tapi terasa buat semua warganya … Aloow Pakde Jokowi dan Om Ahok … selamat bekerja.

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

2 thoughts on “JAKARTA yang BERSIH, MANUSIAWI & BERWIBAWA masih jadi slogan, sudah terwujud, atau?

  1. Semoga bukan slogan saja, Jakarta bersih , manusiawi dn berwibawa adalah dambaan seluruh warga Jakarta dan sekitarnya … berbenah diri wahai Jakarta! Banyak pelajaran yang bs kita petik dari musibah yang menimpa, GOOD LUCK and SUCCESS Pak Jokowi dan Pak Ahok …

    • harusna gitu bu hajjah … masa ibukota negeri kumuh dan ga nyaman … yuu ikutan benahi sekitar rumah kita aja … biar nyaman dan beri sumbangan buat Jakarta yang nyaman, nuhuuuuun komentanaaa😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s