Blog Pendidik

@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Leave a comment

Anak SMK menulis tentang SMK … baca deh

Nanda Febriani

Sekadar sharing, suka duka mengenakan seragam putih abu-abu dengan seragam kejuruannya. Saya pelajar SMK. Saya kadang heran, kenapa pelajar SMK selalu dibandingkan dengan pelajar SMA, dengan perbandingan kalau pelajar SMK itu lebih rendah dibanding pelajar SMA. Ini saya alami ketika kemarin saya harus memilih sekolah selepas lulus dari bangku SMP. Mayoritas teman-teman saya memilih SMA, dengan alasan, “Nggak ah kalau SMK, banyak anak alay, banyak yang hamil diluar nikah, rata-rata nggak punya keinginan buat nerusin pendidikan kejenjang yang lebih tinggi, rata-rata males sekolah”.

Lho, kenapa sih ini? Jujur, saya dulu juga tidak tertarik memilih SMK sampai akhirnya saya memilih SMK karena paksaan orang tua. Tetapi semakin lama dan seiring berjalannnya waktu, saya juga semakin sering sharing dengan teman-teman dan guru-guru, dan akhirnya persepsi saya berubah. Menurut saya, tidak ada yang salah dengan SMK.

SMK Dual Education, SMK dengan pendidikan ganda, SMK dengan mempersiapkan muridnya untuk siap bekerja di dunia industri…

View original post 253 more words

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s