Blog Pendidik

@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

X FACTOR INDONESIA, Youtube & SEKOLAH KITA, tanpa biaya alias sonder mbayar or gretoong booo

2 Comments

X Factor Indonesia, suatu acara pencarian bakat yang menyeleksi ribuan penyanyi hingga tinggal tigabelas, lokasi berlangsung di Jakarta, Bali dan kota lain di Indonesia, melibatkan artis ternama seperti Achmad Dani, Rosa, Bebi Romeo, Anggun C Sasmi, Maya, Ari Lasso, dan lainnya.

Megahnya tayangan dan sumberdaya yang terlibat bisa diperkirakan betapa besar biaya yang digunakan untuk memproduksi acara itu … dokumentasi tayangannya bisa kita lihat di Youtube, yang bisa dinikmati fasilitasnya secara gratis, seperti alunan suara Yohana, penyanyi yang punya masalah di matanya bawakan lagu Cakra Khan dan mendapat pujian dari para juri. (Video pertama)

Kita yang tak sempat nonton tayangan di televisi bisa lihat tayangan ulang di Youtube tanpa diselingi iklan. Silahkan anda nikmati dua video di bawah ini:

Video ketiga adalah dokumentasi pendidikan karakter di SMKN 29 Penerbangan Jakarta, dimana murid didorong untuk percaya diri tampil di muka umum menyampaikan ide, pemikiran, perasaan, atau apa saja yang mau dia sampaikan di hadapan hampir seribu teman dan guru-gurunya. Video keempat adalah peragaan busana SMKN 37 Jakarta di acara Penutupan Lomba Keterampilan Siswa LKS tingkat Provinsi DKI Jakarta di SMKN 26 Jakarta beberapa hari yang lalu.

Kedua video (video ketiga dan keempat) diatas diunggah ke Youtube sebagai kenangan buat mereka yang terlibat di proses itu, untuk ucapkan terima kasih atas kerja yang dilakukan, sebagai laporan buat orang tua, masyarakat, Dinas Pendidikan, masyarakat atau siapa saja yang berkepentingan dengan kegiatan pendidikan di sekolah.

Agar orang di luar sekolah tahu apa yang dikerjakan sekolah dalam mendidik anak negeri … Setelah belasan tahun mendatang, buat anak-anak atau guru-guru yang terlibat atau terlihat di video itu memberi perasaan bangga dan kenangan yang berkesan ada dalam dokumentasi yang bisa dilihat orang sedunia secara bebas tanpa biaya.

Bahkan kan seorang Pelajar SMA yang mengganti kemeja putih sekolahnya dengan kaos lengan panjang bergatis bisa berduet dengan Penyanyi level Dunia, Bruno Mars, dan penyanyi hebat dunia itu tak keberatan meletakkan video duetnya di website resmi Bruno Mars … Ini tak akan terjadi jika rekaman siaran X Factor tak ditayangkan di Youtube. (Video kedua)

Banyak sekali kegiatan di sekolah yang bisa di dokumentasikan dalam bentuk video dan dititipkan di Youtube sehingga bisa dinikmati bertahun-tahun dari berbagai tempat hanya dengan koneksi internet. Saya titip hampir 500 video Youtube untuk kenangan bahwa saya pernah ada dan menikmati detik-detik indah bersama orang-orang disekitar saya, silahkan dikmati disana.

Soal bikin video gimana? Gunakan kamera telepon seluler, kamera digital, kamera SLR, atau kamera apa saja … Cara uploadnya gimana? Tanya pada murid anda, banyak murid kita yang bisa, atau cari di google deh … Beri kesempatan anak didik atau guru-guru di sekolah untuk berkreasi dan hasilkan sesuatu yang bermanfaat, supaya setelah lulus sekolah anak didik kita punya kemampuan membuat film dokumenter …. Kemampuan ini bermanfaat di dunia kerja atau di masyarakat …. Supaya tak cuma lulus sekolah tanpa skill sedikitpun …

Ada berapa banyak video pribadi anda atau video sekolah anda di Youtube?

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

2 thoughts on “X FACTOR INDONESIA, Youtube & SEKOLAH KITA, tanpa biaya alias sonder mbayar or gretoong booo

  1. Saya selalu & selalu bermimpi saat pembelajaran di kelas dengan mata pelajaran tertentu yang saya yakini, murid-murid saya menyukainya & selalu meresponnya dengan antusias, maka saya akan merekamnya dalam video. Namun tentu dalam hal ini saya tidak bisa bekerja sendiri, harus ada rekan yang membantu. Doakan ya, Pa Dedi agar saya bisa “pintar” seperti Pa Dedi & punya suatu kenangan luar biasa dalam sejarah hidup saya, aamiin…

    • sy biasa meminta tolong murid untuk mendokumentasikan, arahkan sedikit aja mereka mampu membuat video pendek, maksimal 3 menit … uplod deh … biar banyak kenangan bu dewi, org2 yg ada di video jadi seneng deh … bikin org seneng itu menyenangkan …😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s