Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan

Kemauan Membaca di Negeri Paman Besut

2 Comments

duniaperpustakaan.com

duniaperpustakaan.com


antaranews.com

antaranews.com


ALooo pembaca, terima kasih kembali berkunjung ke blog saya.
Saya sedang berfikir tentang kemauan membaca penduduk Negeri Paman Besut, belum sampai pada kemampuan … coba ingat kapan terakhir kita membaca? membaca berita online, koran, majalah, buku atau apa saja, apakah anda bisa menikmati sesuatu yang anda baca itu dan terdorong untuk membaca lagi di waktu mendatang.

Bagaimana dengan anak sekolah kita? berapa banyak buku yang dibaca selama menjadi pelajar di sekolah, saya ingat dulu … ketika di SMA, saya membaca karya sastra dari ringkasan bukunya saja … tidak melahap halaman demi halaman, karena yang diuji cuma tentang judul buku, pengarang, tahun terbit, inti cerita … tak ada pertanyaan yang serius yang memaksa murid membaca buku lembar demi lembar.

Negeri yang maju umumnya punya budaya baca yang kuat, penduduknya menikmati buku, menikmati rasa membaca, karena saat sekolah anak negeri didorong menamatkan membaca buku yang tebal-tebal dan diminta untuk memaparkan isi, analisa buku yang dibaca, … puluhan hingga ratusan buku dibaca selama mereka bersekolah sejak di Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi.

Kita budayakan membaca di rumah dan sekolah kita yuuu.

Terima kasih sudah berkunjung, membaca dan berkomentar, smg bermanfaat.🙂

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

2 thoughts on “Kemauan Membaca di Negeri Paman Besut

  1. Setuju, Pa Dedi… Saya dididik oleh ayah saya untuk suka membaca sejak kecil, buku apa pun sampai pernah punya perpustakaan mini di rumah. Anak-anak jaman sekarang, pada umumnya lebih suka menonton tv daripada membaca. Namun saya bersyukur, anak-anak didik di kelas saya suka membaca & tiap minggu saya sediakan jam khusus untuk bisa menceritakan kembali buku yang mereka baca. Memang cuma buku cerita, namun jika rutinitas yang disertai rasa kecintaan itu telah ada, Insya Allah di masa depan mereka akan menjadi manusia yang memiliki banyak ilmu, generasi yang cerdas & bermanfaat demi bangsa, aamiin…🙂

  2. Pingback: Kemauan Membaca di Negeri Paman Besut | jtech

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s