Blog Pendidik

@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

apakah yang tawuran dan bentrok itu tak beragama atau beda dasar negaranya? damai aja yuuu … happy deh

2 Comments

ILLUSTRASI

ILLUSTRASI

Rusuh, tawuran antar kelompok di Kalisari Cikini Jakarta Pusat memakan korban nyawa, berlanjut ada tawuran lagi beberapa hari lalu di Kebayoran Baru yang juga memakan korban, kenapa dengan warga Jakarta?

Bicara soal pendidikan, Jakarta mungkin tingkat pendidikannya lebih tinggi dibanding kota” lain di Indonesia, kenapa warganya seperti tak terdidik, tak bisa hidup rukun dengan sesama.

Pendidikan tak cukup hanya di sekolah, peran pendidikan di Keluarga berpengaruh besar terhadap kelakuan individu, pendidikan di luar sekolah juga berpengaruh terhadap perilaku individu. Saat remaja, ketika pulang sekolah murid-murid SD, SLTP melakukan tawuran di jalan, membawa senjata tajam, saling lempar batu & benda” lain yang jelas-jelas menggangu ketertiban umum, seolah-olah dibiarkan berlangsung terus, aparat hukum dan para fihak kurang memberi perhatian serius sehingga peristiwa tawuran pelajar tak kunjung berhenti, berapa puluh tahun sekolah bermusuhan tak kunjung damai, dan pelajar yang korban cedera hingga mati terus berjatuhan.

Pelaku tawuran, apalagi yang membawa senjata harus dikenakan hukuman sesuai KUHAP, model penanganan yang memulangkan pelajar yang terbukti tawuran dan membawa senjata tajam dalam jangka panjang membuat remaja-remaja itu memiliki pemahaman bahwa mengganggu ketertiban umum dan membawa senjata tajam adalah perbuatan biasa atau tak melanggar hukum … ujungnya mereka terbiasa tawuran atau bentrok dengan masyarakat kelompok yang berbeda.

Katanya kita mahluk beragama dan pancasilais? apakah yang tawuran dan bentrok itu tak beragama atau beda dasar negaranya? damai aja yuuu happy deh

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

2 thoughts on “apakah yang tawuran dan bentrok itu tak beragama atau beda dasar negaranya? damai aja yuuu … happy deh

  1. emang miris melihatnya. saat pemerintah, sekolah, dan guru berusaha mengubah pendidikan lebih humanis, tapi ternyata gak cukup sampe di sana, lingkungan berpengaruh besar. mestinya peran orang tua di rumah lebih besar mengambil porsi sebagai benteng moral keluarga. salam super dari guru sekolah dasar di http://bit.ly/11pbrDo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s