Blog Pendidik

@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Kemampuan bertanya dan menyampaikan pendapat orang Indonesia rendah, kenapa?

5 Comments

Audience training saya beragam, mulai anak Sekolah Dasar hingga manula …. saat saya menyampaikan materi yang audiencenya remaja hampir selalu ada yang nyeletuk, merespon untuk menjadi lucu agar ditertawakan peserta yang lain … biasanya saya mengimbangi remaja yang seperti itu dengan menghentikan sebentar laju materi saya dan merespon celetukan lucu-lucuan itu asal yak terlalu sering … jika mulai berlebihan saya tak pedulikan dan terus melanjutkan materi saya.

Saat tiba sessi dialog atau tanya jawab, remaja yang suka nyeletuk itu biasanya malah diam …. yang bertanya atau mengajukan pendapat biasanya mereka yang saat saya menerangkan diam, serius menyimak materi saya, kenapa?

Tentang kemampuan bertanya atau menyampaikan pendapat saya merasa orang Indonesia sangat lemah atau cenderung tak percaya diri, bukan hanya remaja, peserta yang dewasa pun biasanya enggan atau jarang sekali yang bertanya, sharing, atau menyampaikan pendapat, kenapa? Padahal hasil ujian nasional pelajaran Bahasa Indonesia anak-anak Indonesia selalu bagus, kenapa?

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

5 thoughts on “Kemampuan bertanya dan menyampaikan pendapat orang Indonesia rendah, kenapa?

  1. Hemm… pengalaman pribadi, jika ada sesi tanya jawab tapi tidak ada atau malas bertanya kar’na saat penjelasan materi, audience tidak menyimak baik sehingga takut salah membuat pertanyaan atau sifatnya yang pemalu atau tidak terbiasa untuk kritis, pasrah menerima apa pun, ‘nrimo…🙂

    • saat presentasi, misalnya pada saat diskusi atau workshop, seseorang harus memiliki keberanian bicara yang amat bermanfaat buat kehidupan di dunia kerja dan masyarakat … thx bu dewi😀

  2. Kebiasaan untuk mengemukakan pendapat dan bertanya harus sering dilatih, serta budaya membaca diaplikasikan dalam keseharian

    karena dengan membaca kita tahu dunia dan dengan bertanya orang tahu jalan pikiran kita ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s