Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan

Mau tau cara menghentikan tikus pemalak yang bisa ngomong sambil membuat ekskul baru di sekolah? gampang woooi

2 Comments

20130913-133333.jpg

Seorang Kepala Sekolah di Negeri Paman Besut sedang mencari cara menghentikan kebiasaan sekelompok orang yang sering datang ke sekolah meminta uang dengan imbalan pemuatan berita tentang kegiatan Sekolah di Koran yang tak jelas berapa banyak dicetak setiap kali terbit dan tak bisa dibeli di toko buku,  tukang koran yang mangkal di banyak tempat ataupun yang berkeliling gunakan sepeda atau sepeda motor , lucunya koran abal-abal itu ada di Dinas Pendidikan & dikliping oleh Dinas Pendidikan, berita miring tentang sekolah di koran itu kadang ditindaklanjuti atau jadi perhatian dinas pendidikan … mungkin ini jadi bikin repot dan keluar lebih banyak uang, makanya banyak Kepala Sekolah yang berlutut dan takut kepada wartawan yang berganti nama sebagai anggota LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat).

Mau tau cara menghentikan tikus pemalak yang bisa ngomong sambil membuat ekskul baru di sekolah? gampang woooi.

Sebagai Kepala Sekolah anda bisa memanggil Guru Bahasa Indonesia, Guru Komputer, Pembina OSIS & Ketua OSIS Sekolah anda, tugaskan mereka untuk membuat penerbitan majalah mini atau tabloid mini yang isinya berbagai kegiatan sekolah, profil murid yang hebat, cantik, lucu, hasil karya guru, murid, tak lupa profil pejabat Dinas Pendidikan Kecamatan, Kotamadya, Provinsi, hingga Kementerian atau tokoh Lurah, Camat, Walikota, Gubernur, sekolah terdeka anda, objek wisata yang dekat sekolah atau apapun yang menurut anda pantas diberitakan. Usahakan banyak tampilkan foto atau gambar, itu menarik minat pembacanya.

Edarkan edisi pertama ke Kantor Dinas Pendidikan, di ruang guru, perpustakaan, mading dan kirimkan kepada setiap orang yang nama dan fotonya ada di terbitan yang anda buat, soal jumlah jadi sangat relatif, jangan lupa sisakan yang banyak di ruang kerja anda. Tugaskan kepada guru komputer dibantu murid untuk upload berita diterbitan itu pada website atau blog sekolah.

Jika datang tikus pemalak yang bersuara, katakan dengan nada lembut permohonan maaf anda tak bisa lagi memberi uang seperti biasa karena uangnya sudah dialokasikan untuk mencetak penerbitan sendiri, pasti tikus itu mengerti dan faham kenapa kini anda pelit padanya.

Silahkan bersiap mendapat apresiasi dari banyak hak, karena berita tentang sekolah anda selalu dikliping di Dinas Pendidikan dan dibaca oleh para pejabat disana, guru-guru dan anak-anak senang bisa membuat berita dan memberitakan kegiatannya buat promosi kepad banyak fihak …. selanjutya …. terserah anda.

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

2 thoughts on “Mau tau cara menghentikan tikus pemalak yang bisa ngomong sambil membuat ekskul baru di sekolah? gampang woooi

  1. hehehe… ada toh masalah itu disekolah… saya belum pernah tahu, mungkin karena seringnya di lab komputer jadi kurang informasi… tapi solusinya mantabs tuh pak, mencerdaskan..!!!

    • banyak pak koes, saya sering kasihan liat mereka yg tak mampu dan jadi ATM pemburu berita dengan jumlah oplah koran yg terbatas … saya juga kasihan sama pelakunya, mungkin kalo ada pekerjaan yg lebih baik dia juga malu mengemis kesana kemari … smg cepat ulih smuanya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s