Blog Pendidik

@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Penyiram air keras itu tertangkap: hampir tiga tahun murid itu ada di sekolah, bagaimana wali kelas, guru BK dan tim kesiswaan bekerja sama?

5 Comments

20131007-095042.jpg

Alhamdulillah, pelaku penyiraman air keras di bis yang memakan banyak korban, diantaranya pelajar sudah tertangkap, ternyata di berstatus pelajar … polisi bilang dia pernah ditahan karena dua kasus yaitu tawuran dan pembajakan biskota, tetapi tidak diproses lebih lanjut.

Saya mempertanyakan;

Kenapa polisi tak memproses setelah dua kali pelaku tertangkap melakukan pelanggaran hukum, tawuran bikin warga resah, jalan jadi macet, masyarakat resah, takut kendaraan atau dirinya terkena lemparan batu atau benda lainnya … membajak bis juga mengganggu ketertiban umum, yang membuat suasana transportasi Jakarta makin tidak nyaman atau menakutkan.

Saya mencoba posotif thinking, mungkin polisi kasihan mempertimbangkan usia anak itu yang masih muda dan kondisi ruang tahanan yang penuh atau tidak nyaman … sehingga dua kali tindak kriminal dilakukan anak itu polisi melepaskan tidak memproses ke jalur hukum … barangkali jika dari dua kasus terdahulu anak itu surah diproses, mungkin tak ada kejadian penyiraman air keras di bis.

Bagaimana sekolah melakukan pembinaan kepada muridnya yang sudah dua kali terbukti tertangkap melakukan tindak kriminal? … bagaimanakah upaya yang dilakukan sekolah untuk merubah kelakuan anak didiknya sehingga tidak lagi melakukan tindak kriminal … hampir tiga tahun murid itu ada di sekolah, bagaimana wali kelas, guru BK dan tim kesiswaan bekerja sama … diharapkan merubah tabiat kelakuan murid yang gemar kriminal, untuk tidak melakukan lagi hingga ke tiga kalinya?

Saya berharap tak ada lagi tawuran atau tidak kriminal yang dilakukan pelajar, jika ada pelajar yang melakukan, sebaiknya polisi melakukan tindakan sesuai hukum yang berlaku, sekolah harus sudah memiliki sistem atau mekanisme mencegah murid melakukan tindak kriminal atau sistem penanganan murid yang melakukan tindak kriminal … membayangkan jalan Jakarta yang macet tapi tak terganggu oleh lemaparan batu anak-anak sekolah yang tawuran atau penyiraman air keras kepada penumpang bis … sedikit happy mungkin ….

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

5 thoughts on “Penyiram air keras itu tertangkap: hampir tiga tahun murid itu ada di sekolah, bagaimana wali kelas, guru BK dan tim kesiswaan bekerja sama?

  1. betul pak, harusnya ada pencegahan sebelum terjadi. kadang di kita nih tindakan preventif kurang diperhatikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s