Blog Pendidik

@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Negeri seolah-olah

2 Comments

Di Negeri Paman Besut
Pemerintahnya sering melakukan kerja seolah-olah
Seolah-olah mengurus pendidikan tapi anak didik dibiarkan
Rakyat mendirikan sendiri sekolah-sekolah yang bagus
Anak memilih sekolah sesuai dengan seleranya

Kepala Sekolah dan Guru seolah mendidik murid
Tapi mereka serba takut melakukan tindakan pendidikan
Yang tak disukai anak dan orang tuanya
Kesalahan kecil saja jadi konsumsi besar di media
Tekanan para pemilik mulut besar memojokkan pendidik

Daripada menhadapi masalah dan beraneka tekanan
Para pendidik memilih mendidik bergaya seolah-olah
Seolah anak sekolah karena tiap hari berseragam
Belajar tiap hari mengejar target lulus Ujian Nasional
Anak didik masih harus berkeringat di ruang-ruang bimbingan belajar

Saat pelajaran usai, anak sekolah diminta segera tinggalkan sekolah
Karena dikhawatirkan membuat video yang memalukan
Maka seolah sekolah menjadi tempat anak menunggu diberi ijazah
Bukan untuk memunculkan potensi anak negeri yang beraneka

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

2 thoughts on “Negeri seolah-olah

  1. 19 baris yang mencerminkan pendidikan Indonesia
    dan kita pun seolah-olah mengenyam pendidikan, padahal…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s