Blog Pendidik

@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Apa arti Jutaan Sekolah? Kenapa sulit sekali cari Pemimpin yang baik?

Leave a comment

ditinggalkan

ditinggalkan


Akhir-akhir ini di Negeri Paman Besut sedang ramai bincangkan calon Presiden yang bakal dipilih beberapa bulan mendatang, terasa sekali di Negeri yang penduduknya sekitar 250 juta orang seperti tak ada yang pantas jadi pemimpin, yang muncul dan berminat menjadi calon Presiden adalah orang-orang yang punya rekam jejak kurang berhasil memimpin, karena dari berbagai kesempatan memimpin di masa lalu terlihat bahwa calon-calon itu tak terlalu bersinar.

Kenapa Negeri yang jumlah penduduknya termasuk yang terbanyak di dunia itu tak mampu melahirkan pemimpinnya saat ini, padahal dulu negeri itu memiliki pemimpin yang disegani hingga di seluruh dunia.

Mungkin sistem kadersiasi kepemimpinan melalu jalur Partai Politik tak lagi bisa diandalkan, karena ternyata banyak sekali tokoh-tokoh partai yang jadi pemimpin di berbagai bidang di Negeri itu terbukti mengkhianati rakyat dengan melakukan korupsi, enggan hadir di Sidang Parlemen, kawin mawin secara resmi atau diam-diam, memperkaya diri sendiri dan kelompoknya atau berbagai kelakuan yang tak seharusnya.

Sekolah harus mengambil peran menyiapkan kader pemimpin di Negeri Paman Besut lewat berbagai kegiatan yang memberi pengalaman kepada murid nikmatnya jadi pemimpin sehingga minat dan kemampuannya untuk menjadi pemimpin terus terasah hingga dewasa. Murid perlu mendapat pengalaman mengelola Organisasi dari yang terkecil hingga besar, fokus belajar tak melulu pada sukses Ujian Nasional, tetapi sukses mengelola organisasi yang menghasilkan berbagai kegiatan menyenangkan yang mendorong murid semakin betah di sekolah dan tak melakukan hal-hal tak sesuai tujuan pendidikan.

Jutaan sekolah di Negeri Paman Besut sejak SD hingga Perguruan Tinggi harusnya bisa lahirkan dua orang terbaik sebagai calon Presiden dan wakilnya setiap lima tahun sekali agar rakyat tak bingung memilih calon pemimpinnya.

Apa yang dilakukan Sekolah Anda membenu Negeri yang sepertinya tak punya pemimpin berkualitas?

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s