Blog Pendidik

@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Masih adakah Guru Umar Bakri di Jakarta? banyak murid di sekolah sendiri yang tak mengenalnya

2 Comments


Guru yang naik sepeda, pake baju safari, terus kalo ketemu murid nakal tawuran lari terbirit-birit. Kebanyakan guru di Jakarta sudah pake motor dan mobil, yang masih honor alias belum PNS bisa makmur dengan mengajar di beberapa sekolah, sementara yang sudh PNS sudah sangat makmur dengan berbagai tunjangan dan penghasilan resmi dari pemerintah pusat dan daerah.

Coba instrospeksi deh, masih kenakan baju safari seperti di video di atas? masih takut jika ada anak tawuran? atau masa bodo mengetahui murid di sekolah anda tawuran? karena merasa bukan tugas anda, anda fikir itu urusan pembina siswa, wakil kesiswaan atau kepala sekolah. Urusan anda cuma mengajar, masuk kelas, pindah kelas, pindah sekolah dan pulang. Mungkin karena banyak guru yang bersikap seperti ini masalah tawuran tak pernah usai di negeri ini, selalu terjadi dan makin banyak yang mati. Bahkan seorang Bupati sampai turun tangan melarang sekolah pelaku tawuran untuk menerima murid baru, karena dia ingin tak ada lagi tawuran pelajar di wilayahnya.

Guru bisa kreatif melakukan berbagai upaya untuk meminimalisasi tawuran, dengan secara mendadak memeriksa tas murid di kelas, berdialog tentang masalah itu, mencari tahu tempat-tempat mangkal atau kumpul sebelum murid melakukan tawuran, dan sesekali singgah menemui murid di sana, kalau perlu memotret wajah-wajah yg ada disana dengan berbagai alasan misalnya untuk di unggah ke media sosial, atau melakukan apa saja yang meminimalisasi tawuran di sekolahnya.

Jika guru cuma mengeluh penghasilan kecil, takut sama kenakalan anak bahkan melarikan diri … bagaimana guru bisa berfikir tentang cara-cara yang menarik ketika mengajar sehingga murid senang belajar, juga senang pada gurunya … karena anak-anak Jakarta itu unik, berani, dsb … jika mereka tahu gurunya penakut maka murid berani bahkan kadang murid jail ngerjain gurunya hingga jadi bahan lelucon, sekali waktu guru perlu galak, tegas, sehingga murid tak kurang ajar … ini Jakarta booo.

Sekolah saya mah ga pernah tawuran Pak Dedi … wah hebat itu!!! anda jadi lebih gampang dan tenang mengajar, lalu sudah seberapa hebatkan anda jadi guru? seberapa dahsyat prestasi anda dikenal oleh guru-guru di sekolah sendiri? seberapa banyak guru lain sekolah mengenal anda? se kabupaten mengenal anda? se propinsi? atau seantero negeri? jangan-jangan masih banyak murid di sekolah anda yang belum tahu nama anda, karena mereka tak menemukan anda di twitter …

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

2 thoughts on “Masih adakah Guru Umar Bakri di Jakarta? banyak murid di sekolah sendiri yang tak mengenalnya

  1. Setuju dengan tulisan Pa Dedi bahwa menjadi guru di Jakarta harus “berani” kar’na pengalaman membuktikan itu. Harus punya nyali menghadapi siswa terlebih siswa yang dalam “usia rawan” ditambah latar belakang keluarga yang “broken home” Subhanallah… beraat….
    Salut dengan video klip-nya. Karya siswa dari sekolah Pa Dedi ya? Salah satu bukti bahwa dibalik siswa pintar pasti ada peranan guru yang sangat pintar. Siswa kreatif tentulah karena didikan dari guru yang juga kreatif…🙂
    Semoga saya bisa menjadi sosok guru yang bisa menghasilkan siswa pintar & kreatif seperti Pak Dedi, aamiin)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s