Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan


Leave a comment

Jalan rusak yang abadi

detikcom

detikcom


Long weekend beberapa waktu yang lalu saya sempatkan untuk bersilaturahmi ke rumah orang tua di luar kota, tiket kereta api habis dipesan, gunakan kendaraan melalui pantura jalannya rusak parah, kembali ke Jakarta melalui jalur tengah Majalengka, Cikamurang, Sadang juga rusak tak terkira, sehingga perjalanan butuh waktu 12 jam, padahal biasanya secara santai kami bisa menemuhnya dalam waktu 5 jam.

Heboh Gubernur Jawa Tengah yang marah kepada petugas jembatan timbang bebrapa hari terakhir adalah salah satu gejala, bahwa truk dibiarkan lewat dengan muatan yang melebihi ketentuan, selalu bisa melewati jembatan timbang karena membayar sejumlah uang kepada petugas jembatan timbang … melewati pantura dengan nyaman mungkin jadi mimpi tiap tahun … kemanakah para bupati, gubernur, walikota dan presiden negeri ini?


Leave a comment

NgomPol-in Capres : Pengaruh Media “On top of mind”

marketing … bisa direkayasa?

Dongeng Geologi

top-of-mind-graphic[1] Saat ini kita hanya disodori capres yang itu-itu saja. Mana yang lain ? Kemana calon pemimpin yang bagus dan baik ?

😦 “Lah emangnya ada pilihan lain Pakdhe ?”

On top of mind

Ini adalah jargonnya marketing dalam menjual produk. Dalam dunia media saat ini dimana media menjadi “tontonan” tiap hari, akhirnya apa yang sering muncul menjadi “tuntunan” dalam memilih. Ini berlaku dalam segala aspek dan tidak hanya produk sabun cuci dan mie instant saja. Demikian juga dalam branding “calon pemimpin”. Semakin sering dimunculkan dalam media, maka “generasi penerus dan orang baik” yang ada dibenak masyarakat Indonesia ini ya si itu-itu saja. Branding dan marketing Jokowi cukup bahkan sangat sukses membuat banyak orang “terpaksa terkesima” karena tidak dimunculkannya “orang baik” yang lain. Bukan berarti tidak ada alternatif lain dari Jokowi, tetapi “tidak ada” yang di branding secara sepadan selama ini.

View original post 422 more words


Leave a comment

Job Fair SMKN 50 Jakarta

Reportase video dibuat oleh @syarifaumi, ini bisa jadi salah satu cara membiasakan murid menggunakan gadget untuk hal-hal baik dan bisa jadi kenangan saat dewasa nanti. Kegiatan berlangsung di SMKN 50 Jakarta 25 April 2014 untuk memasarkan lulusan SMKN 50 Jakarta ke Dunia Usaha dan Industri.

 


Leave a comment

Dikangenin itu ___________________

20140420-203858.jpg
Usai berinteraksi dengan peserta pada seminar atau training, peserta meminta saya berfoto bersama dengan mereka, kadang dengan group satu sekolahnya atau khusus berdua … rupanha mereka menyimpan di instagram atau mention ke twit saya … bahagia benget rasanya, semoga bermanfaat guys. Arsip kegiatan training & seminar saya bisa dinikmayi disini.