Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan

Kampanye puaskan syahwat, setelah dikasih paha & dada trus disuruh pilih

2 Comments

INDONESAA

INDONESAA


AMERIKAA

AMERIKAA


Lihat setting panggung kampanye, di Indonesia luas karena harus menampung alat-alat musik dan areal buat goyang (foto pertama), sementara di Amerika cukup dengan satu podium kecil untuk orang yang kampanye.

Dibawah ini adalah cara-cara kampanye yang bikin muntah, sebenarnya kampanye itu mau sosialisasi program calon atau kasih tontonan seronok buat masyarakat … yang jadi msyarakat juga lucu atau sangat bodoh barangkali, disuguhi hal-hal yang tak baik malah ditonton, andai semua penonton tinggalkan lokasi kampanye … pada malu deh itu pemilik tubuh yang diobral dan orang-orang yang bayar …

MAU JADI YANG TERHORMAT?

MAU JADI YANG TERHORMAT?

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

2 thoughts on “Kampanye puaskan syahwat, setelah dikasih paha & dada trus disuruh pilih

  1. Kapan yach pendidikan politik di negara kita terarah, terprogram dan terpelajar …???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s