Blog Pendidik

@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Pemimpin yang baik bisa dibentuk di Sekolah, tak cuma fokus Ujian Nasional

Leave a comment

ILLUSTRASI

ILLUSTRASI


Di Negeri Paman Besut hari-hari ini sedang sibuk mencari calon Presiden yang tepat buat negerinya, dua ratus tiga puluh juta lebih penghuninya sedang bengung menimbang beberapa calon yang ada, tak mencapai lebih lima orang yang dianggap layak buat memimpin negeri.

Pada masa otoriter, dimana cengkeraman militer begitu kuat, pemimpin negeri diseleksi dengan sangat ketat oleh pemegang kekuasaan, partai politik tak terasa perannya melahirkan pemimpin, keberadaan partai hanya terasa saat pemilu berlangsung, setelah pemilu partai politik seolah tertidur pulas, di parlemen para wakil dari partai politik seolah bungkam terkooptasi atau dikendalikan oleh penguasa.

Sekarang, di era reformasi, sistem tata negara dirubah, militer kembali ke barak jalankan fungsi pertahanan negara, kekuasaan lainnya dihilangkan, partai politik seolah jadi mesin yang memproduksi pemimpin; calon angota legislatif, calon bupati, calon gubernur, calon presiden harus melalui partai politik, seolah tak ada lembaga lain yang punya kemampuan melahirkan pemimpin negeri.

Hampir dua puluh tahun masa reformasi berlangsung, ternyata negeri ii masih kesulitan mencari pemimpin yang baik, hingga bulan Januari 2014 sebanyak 318 orang dari total 524 orang kepala daerah dan wakil kepala daerah tersangkut dengan kasus korupsi yang sebagian besar diantaranya sudah ditahan.

Apakah ini bisa diartikan partai politik tak mampu melahirkan pemimpin yang baik. Seharusnya pemimpin yang baik itu dilahirkan dan dibentuk di sekolah. Secara sadar lembaga pendidikan harus merancang berbagai program kegiatan yang bertujuan melahirkan pemimpin negeri yang handal, tak cuma fokus Ujian Nasional. Sejak Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi jutaan sekolah di negeri paman besut melakukan upaya membentuk pemimpin negeri yang baik, maka akan banyak tersedia calon pemimpin negeri yang bisa dihandalkan dan selalu siap dimunculkan saat dibutuhkan.

Bagaimana di sekolah Anda? bagaimana usaha melahirkan pemimpin baru negeri ini … diantara ratusan murid pasti ada yang memiliki kemampuan leadership yang baik, diasah yuuuuuu … happy deh.

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s