Blog Pendidik

@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Menyikapi Era Digital di Negeri Paman Besut (2)

Leave a comment

ilustrasi

ilustrasi


ada kampus sekolah tinggi di Negeri Paman Besut
yang pendidikannya berasrama
pola atau metodenya mirip militer
rambut botak, atribut seperti tentara

mungkin di kampus itu terbiasa dengan kekerasan
senior bisa bertindak berlebihan kepada yuniornya
kadang hingga nyawa menghilang
hingga jadi heboh mengisi berita mass media

mahasiswa yang kuliah di kampus itu dilarang membawa smartphone
mereka hanya diijinkan membawa handphone tanpa kamera
barangkali, pengelola kampus khawatir
kegiatan yang tak bagus terekspos di media
bersumber dokumentasi smartphone mahasiswanya

mungkin tak relevan bertanya apakah dikampus itu ada wifi?
menerapkan e-learning, atau hal-hal inovatif berbau digital
bisa dibayangkan
bagaimana rasanya anak-anak muda era digital
berada dalam suasana zaman dulu, sekian puluh tahun lalu

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s