Blog Pendidik

@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Di Negeri Paman Besut: Si Anggaran Negara tahu bahwa para politikus berpesta menghisapnya tanpa memberi kesempatan tumbuh

Leave a comment

Di Negeri Paman Besut
Penduduknya gemar sekolah buat jadi Pegawai Negeri yang dibayar Anggaran Negara
Elit politik bersaing jadi bupati, gubernur, presiden buat boroskan Anggaran Negara
Rakyat jelata barter suara minta pendidikan & kesehatan gratis dibiayai Anggaran Negara
Pegawai pemerintah dimanja terima tunjangan ini itu dari Anggaran Negara
Pengusaha rela membayar upeti mahal untuk dapat proyek dari Anggaran Negara

Mau pulang kampung lebaran minta gratisan dari Anggaran Negara
Melahirkan dan sakit penduduk negeri minta gratis atas biaya Anggaran Negara
Sekolah gratis tak bayaran tiap bulan, biaya sekolah dari Anggaran Negara
Murid yang sekolah dengan surat bohong dari kelurahan dapat beasiswa dari Anggaran Negara

Mahasiswa tak mau membayar, menuntut gratis kuliah atas biaya Anggaran Negara
Mereka masih menuntut biaya beli buku, transport dari pemerintah atas biaya Anggaran Negara
Lucunya, saat mereka mau jadi pegawai atau anggota militer dan polisi rela menyogok banyak walau tau negara membiayai dari Anggaran Negara

Ada pembelajaran yang nyaring bahwa hidup ini gratis, semua ditanggung Anggaran Negara
Tak perlu berjuang untuk memperoleh apapun karena ada Anggaran Negara
Cukup rakyat beri dukungan pada politikus untuk jadi apa yg dia mau, maka politikus itu akan gratiskan smuanya dari Anggaran Negara
Saat bekerja, pegawai tak perlu serius karena pasti dibayar dari Anggaran Negara
Mental rakus timbuhkan korupsi luar biasa manfaatkan habiskan Anggaran Negara dan apapun yang bisa dikorupsi

Si Anggaran Negara merasa lelah dan terlalu berat menanggung beban
Si Anggaran Negara merasa tak ditambah dalam jumlah yang cukup
Si Anggaran Negara merasa harus menanggung semua beban penduduk negeri atas perintah politikus
Si Anggaran Negara tahu bahwa para politikus berpesta menghisapnya tanpa memberi kesempatan tumbuh

Saat si Anggaran Negara menghilang
Sementara rakyat sudah terbiasa gratis
Pegawai pemerintah apatis tak kreatif
Apakah Negeri Paman Besut jadi bangkrut?
Apa yang terjadi di sana?

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s