Blog Pendidik

@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Sudah puluhan tahun tawuran anak sekolah tak lenyap, mau sampai kapan?

Leave a comment

apakah akan makin banyak tawuran di Imdonesaa?

A photo posted by Dedi @dwitagama (@dwitagama) on

saya bertanya pada google tentang “TAWURAN, JAKARTA, DIKELUARKAN”, ternyata respon orang nomor satu dan dua di Jekardah sangat berbeda seperti pada foto di atas.

Bagi pengelola sekolah tawuran sering jadi buah simalakama, murid pelaku tawuran yang tertangkap polisi sedang membawa senjata tajam dikembalikan ke sekolah yang seharusnya diproses hukum & dipenjara sesuai undang”, sekolah yang berani mengeluarkan sering harus berhadapan dengan orang tua yang tak terima diberi sangsi, dibantu pengacara, keluarganya yang pejabat, bahkan mengadu ke dinas atau peringgi di daerah & negara menbuat lelah pengelola sekolah karena mendapat tekanan dari berbagai fihak termasuk mass media.

Sementara murid yg pernah tertangkap polisi lalu bebas seperti mendapat tambahan keberanian, merasa polisi tak berani beri sangsi, guru dan sekolah takut, orang tua membela walau isi tas sekolah anaknya bukan buku tapi senjata tajam.

Di negara terdekat peraturan atau hukum dijalankan dengan tegas, misalnya orang yang membuang sampah sembarangan dikenakan denda maka negeri itu jadi bersih. Kalau mau tawuran hilang dari negeri yang katanya saling sayang, punya Tuhan & beragama, mari jalankan undang”, hukum pembawa senjata tajam, tangkap & hukum pengganggu ketertiban & pembuat resah, karena saat tawuran masyarakat jadi tak tertib & resah. Ada beberapa fakta dimana masyarakat marah & mengeroyok anak” sekolah pelaku tawuran agar tidak melakukan tawuran di wilayahnya.

Penerintah daerah Purwakarta melakukan tindakan berani dengan melarang sekolah yang sering terlibat tawuran untuk menerima murid baru, ini bisa jadi efek jera buat murid, guru, dan manajemen sekolah agar bisa bekerja sama mencegah murid sekolahnya tawuran.

Sudah puluhan tahun tawuran anak sekolah tak lenyap, mau sampai kapan?

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s