Blog Pendidik

@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Sementara para perokok tetap miskin, hidup susah dan penyakitan, bagaimana dengan anda?

1 Comment

IMG_4288-0
Pada saat tertentu di negeri paman besut saya berada dalam situasi dimana hampir semua orang di tempat itu merokok. Mereka seperti sangat menikmati setiap hisapan asap benda putih 9 cm, sering tak bersuara menghisap asap, menghembuskan lewat mulut dan hidup, kadang matanya terpejam, merem melek gitu, terlihat mereka sangat menikmati asap yang dibungkusnya tertulis “membunuhmu”.

Mungkin buat mereka itu adalah suatu kenikmatan tiada tara, dengan kemampuan keuangan yang terbatas mereka membeli rokok sebatang dan menjadikan rokok itu sebagai media pengantar kenikmatan, yang tumbuhkan rasa suka, senang, bahagia, dsb.

Mereka tak berfikir buat traveling naik pesawat plus nikmati kuiliner khas daerah wisata yang dikunjungi, uang yang terbatas, pengaruh teman-teman, persepsi keliru tentang rokok, solidaritas, setia kawan, telah menjerumuskan mereka menjadi perokok yang menumpuk ribuan macam zat kimia beracun di dalam tubuh, ditambah promosi gencar politikus yang memberi fasilitas gratis berobat di rumah sakit untuk si miskin atau peserta program kesehatan tertentu.

Kadang saya tergoda untuk berbicara atau bertanya pada perokok itu, apa nikmatnya menghisap asap, sejak kapan jadi penghisap, berapa biaya yang dialokasikan untuk membeli benda yang harus dihisap, dsb.

Tahukan mereka bahwa jutaan perokok yang ada di negeri paman besut telah memberi keuntungan banyak sekali buat pemilik pabrik rokok dan kabarnya menjadikan pemilik pabrik rokok itu sebagai orang terkaya di dunia. Sementara para perokok tetap miskin, hidup susah dan penyakitan, bagaimana dengan anda?

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

One thought on “Sementara para perokok tetap miskin, hidup susah dan penyakitan, bagaimana dengan anda?

  1. ijin share juga pak …. sedih juga melihat rakyat indonesia jadi perokok ulung … bahkan kini sd smp sudah bangga dengan merokok🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s