Blog Pendidik

Seragam di Negeri Paman Besut bikin hilang rasa percaya diri

Leave a comment

  

Di negeri paman besut orang senang dan cenderung fanatik berseragam, hingga ada yang hilang rasa percaya dirinya ketika tak kenakan seragam yang sama dengan yang lainnya. 

Hal itu terjadi karena sejak dilahirkan, belasan tahun sekolah, saat beli baju baru buat hari raya, kuliah, kerja, dsb … rakyat negeri dibiasakan seragam, hingga pakaian seragam atau kaos kesebelasan se dunia laku keras di negeri paman besut, bahkan tak sedikit yang mengeluarkan uang jutaan kepeng untuk membeli kaos idaman, hingga ke stadion markas kesebelasan favoritnya di negeri yang empat musim itu.

Wajah-wajah pada foto di atas mungkin tak peduli pada warna atau corak seragam hingga tulisan di kaosnya, mereka memakai kostum tergantung kesebelasan dimana mereka bekerja, bermain bola.

Mereka, berlatih, berkompetisi, berprestasi, dsb … soal seragam yang dikenakan itu ga penting. Sementara di negeri paman besut, mati-matian mengupayakan punya & mengenakan seragam tanpa bekerja, latihan, kompetisi & prestasi.

Pake kaosnya aja udah bangga banget, main bola tak bisa, berprestasi ga pernah, seolah mementingkan kulit dibanding isinya. Sementara di negeri lain mereka berprestasi dan berganti sergam sekian waktu sekali karena kontrak kerja & prestasi, punya berapa jersey?

Advertisements

Author: Dedi Dwitagama

Pendidik yang bermimpi makin banyak anak negeri berani berkompetisi, silahkan mampir ke; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com dan https://dedidwitagama.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.