Blog Pendidik

@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Guru tak dikenal di sekolah

2 Comments

A: Eh, ada yg meninggal di erte kita,

B: Siapa?

A: Dia guru

B:Koq tahu kalau dia guru?

A: Karena sering pake baju biru

B: Namanya?

A: Ga tau?


Selamat pagi Bapak, Ibu Guru, sudah seberapa seriuskah kita mengajar dan mendidik murid?

Jika kita melakukan dua hal itu dengan baik, barangkali kejadian di atas tak terjadi pada kita.

Coba deh introspeksi diri, berapa murid di sekolah kita, berapa persen dari mereka yang menganal kita? Jika prosentasenya tinggi, maka anda boleh diacungi jempol, jika prosentasenya kecil, tanyakan kepada sahabat terdekat anda kenapa? atau anda makin tak dikenal murid di sekolah sendiri, karena ketidakpedulian guru akan dibalas oleh ketidakpedulian murid-muridnya, mau?

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

2 thoughts on “Guru tak dikenal di sekolah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s