Blog Pendidik

@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Keluarga, Sekolah dan Polisi tak membuat kondisi lalu lintas negeri jadi lebih baik

Leave a comment

diskusi-anak-motor-55e504784123bdd5359691e1

70 tahun lebih Negeri Paman Besut berdiri, mengapa lalu lintas tak kunjung tertib dan cenderung makin semerawut atau kacau, mengapa?

Saya menduga salah satu peyebabnya adalah pemahaman aturan berlalu lintas yang salah atau kebiasaan melanggar peraturan lalu lintas di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Anak-anak sejak masih kecil atau di sekolah dasar sudah diajarkan mengendarai sepeda motor, peraturan bahwa pengendara sepeda motor harus sudah berusia 17 tahun dan sudah memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi) dilanggar, peraturan-peraturan lalu lintas yang lain kemudian dilanggar secara terbiasa, pengendara sepeda motor anak-anak berlalu lalang di jalan tanpa memperdulikan peraturan lalu lintas dan membahayakan dirinya sendiri maupun pengguna lalu lintas yang lain, hingga tak sedikin korban jiwa melayang akibat kecelakaan lalu lintas. Lucu sekali bahwa tak sedikit orang tua yang bangga anaknya yang masih kecil sudah mampu mengendarai sepeda motor.

Sekolah, institusi pendidikan yang harusnya mendidik anak taat hukm dan peraturan seperti lupa karena empati yang kurang tepat, melihat buruknya sistem transportasi atau angkutan umum di ibukota negeri, murid SD, SLTP, SLTA diperbolehkan membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Dalam hal ini Sekolah punya andil menciptakan kondisi lalu lintas yang tak tertib dan membahayakan warga negara.

Polisi yang harus menerapkan aturan hukum dengan berbagai alasan sering menerapkan cara penanganan yang salah ketika menjumpai anak kecil atau murid berseragam yang mengendarai kendaraan bermotor, seharusnya ditilang, atau ketika tak membawa SIM & STNK maka kendaraannya harus ditahan, yang sering terjadi anak-anak punya cara untuk mengajak polisi berdamai degan cara tertentu yang cenderung sangat ringan sehingga membuat anak itu atau pelaku tak merasa kapok atau jera untuk tak berkendara lagi, bagaimana menurut Anda?

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s