Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan


2 Comments

Menikmati Jakarta dan Remy Sylado

Jakarta-Panorama

Jakarta, kota dimana Saya dilahirkan, bermain, bekerja dan berkeluarga … sejuta peristiwa dan kenangan yang bakal tak terlupa … seberapapun macet dan kerasnya Saya selalu bisa menikmati Jakarta dari berbagai sisi hingga selalu bisa produktif memberi manfaat buat sesama manusia dan alam semesta.

Tiba-tiba Saya ingat Puisi tentang Jakarta yang ditulis oleh Remy Sylado yang dulu sering Saya bacakan di berbagai Lomba atau kesempatan, bahkan sering Saya baca berulang-ulang dinikmati sendiri saat sendirian.

IBU KOTA, KOTA IBU

kalau aku makmur
kubeli jakarta, kucelup jadi putih

kau bisa bayangkan
kalau jakarta tiba – tiba putih semua
mas di puncak monas : putih
patung selamat datang : putih
pohon taman surapati : putih
lapangan sepakbola istora : putih
air ciliwung : putih

barangkali dengan putih
dosa – dosa jakarta akan tersamar
penjambretan, ponodongan, pemerkosaan
perjudian, pelacuran, pembunuhan :
putih !

putih kau tau warna kesucian
tapi putih kau pun tau, warna kekalahan
bagaimana orang bisa dipercaya bicara
jika ia berada dalam kelas yang kalah
seperti kini jakarta disesaki olehnya

kalau aku kalah
kumau kalah dengan kesucian
tapi aku tidak persis dalam kalau – ku
kunyanyikan ode ini untukmu
betapapun tak merdu, sediakanlah kupingmu

ini kota, kau tau, bukan sekedar ibu kota
tapi kota ibu
dengan sejumlah kalau

REMY SYLADO

“KETIKA KATA KETIKA WARNA”
( YAYASAN ANANDAYA JAKARTA – 1995 )


Leave a comment

Diingatkan Mbah Google, terima kasih Mbah

smkn 27 jktsmkn 53 jkt
Saat browsing Saya menemukan foto-foto diatas tersangkut di Google, yang kostum merah adalah murid SMKN 27 Jakarta, dibawahnya dari SMKN 53 Jakarta, jadi terkenang training-training yang berlangsung beberapa tahun yang lalu di Cibubur Jakarta yang sudah saya dokumentasikan disini, semoga bermanfaat.


Leave a comment

Fenomena Siswa dan Motor

Silahkan simak apa pendapat anak sekolah tentang anak kecil yang membawa motor ke sekolah

wulanhari

Guys guys guys gue mau cerita nih tapi sebelumnya gue mau salam dulu

Assaalamualaikum

Nah gue mulai nih ye. Udah pada tau kan fenomena jaman sekarang, yaelah bahasa gue fenomena tidur aja masih merem haha. Oke abaikan kegajeanku tapi sekarang serius nih kita tapi jangan serius – serius banget dah bawa rilex aja bro.

Menurut lo pada nih apasih tuh yang namanya peraturan atau tata tertib ? ya kalo menurut yang gue dengar dari orang – orang nih ye, peraturan itu adalah aturan yang harus dilakukan atau dilaksanakan yang dibuat untuk mengatur dan menertibkan kehidupan dan lingkungan sekitar.

Tapi, yang gue bingung nih udah tau tuh peraturan dibuat untuk dilaksanain masih aje pada pada melanggar peraturan. Yang paling gue kesel nih ye udah tau melanggar masih aja  pada banyak alasan, alasan inilah, alasan itulah, basi bro basi.

Ngomong – ngomong tentang peraturan nih, gue kan masih sekolah pastinya di sekolah…

View original post 549 more words


2 Comments

Pak Guru, Bu Guru: Silahkan cukur rambut muridmu

rambut

ilustrasi

Di Negeri Paman Besut Guru-guru semakin takut untuk menegakkan disiplin kepada murid-muridnya disebabkan perubahan paradigma pandangan orang tua terhadap kekerasan dan Hak Azasi Manusia (HAM). Seolah kini Guru-guru tak peduli terhadap disiplin anak dalam hal kehadiran di sekolah, anak yang sering tak masuk sekolah pun Kepala Sekolah tak berani memberikan sangsi dikeluarkan dari sekolah karena takut berhadapan dengan orang tua murid, pengacara, atau tekanan pejabat PEMDA yang punya hubungan dengan murid yang tak disiplin masuk sekolahnya, bahkan ada sekolah yang menugaskan Gurunya untuk menjemput murid yang sering tak masuk sekolah untuk mengikikuti Ujian Akhir Sekolah.

Kalau dahulu sering ada kerja bakti membersihkan sekolah yang melibatkan guru, karyawan dan semua murid, sekarang banyak Guru yang tak percaya diri meminta bantuan murid untuk ikut serta membersihkan sekolah, takut ada anak yang bilang pada orang tuanya bahwa dia disuruh mengerjakan pekerjaan yang tak pernah dilakukan di rumah, sehingga orang tua protes hingga ke Dinas Pendidikan atau PEMDA yang berbuntut panjang dan melelahkan.

Lihat juga penampilan rambut murid-murid Lelaki yang sering panjang dan tak dipedulikan Guru-gurunya karena takut diperkarakan ke polisi hingga ke pengadilan seperti yang terjadi di Negeri tetangga.

Peradilan sesat di Negeri tetangga telah menjatuhkan hukuman kepada Guru yang mencukur rambut muridnya pada tahun 2012, yang dilaporkan oleh orang tua murid ke Polisi, tetapi Hakim yang tak sesat di Mahkamah Agung membebaskan Guru itu pada tahun 2015. Hakim-hakim yang bermutu kemudian menghukum Orang Tua Murid yang melaporkan Guru di atas dan membalas mencukur rambut Guru itu, sehingga orang tua yang terlalu sayang dengan anaknya itu harus dipenjara.

Di sekolah-sekolah gratis guru makin takut terapkan disiplin kepada muridnya, yang dalam jangka panjang membuat sekolahnya tak diminati masyarakat, kecuali mereka yang terpaksa tak punya nilai yang bagus atau tinggal tak jauh dari sekolah itu.

Sementara ada sekolah yang muridnya membayar puluhan juta kepeng untuk masuk serta iuran bulanan jutaan kepeng, menerapkan disiplin super ketat, murid yang menyontek saat ulangan harian di kelas jadi pelanggaran disiplin sangat serius dan diberi sangsi dikeluarkan dari sekolah yang didirikan hampir seratus tahun yang lalu.

Bagaimana di sekolah Anda?

 

 


Leave a comment

Menikmati dua yang pertama & dua yang terakhir

dwitagama tunas harapan

dwitagama smkn 36

Foto pertama adalah suasana workshop Guru-guru Sekolah Tunas Harapan Bekasi yang menjadi memory Training Saya yang pertama di tahun 2015, berlangsung pada tgl 10 Januari 2015.

Foto kedua adalah memory melepas kerinduan di Apel Pagi SMKN 36 Jakarta, 26 Januari 2015 sebagai presentasi saya yang kedua di tahun 2015.

dwitagama-bsn-bppt-1

dwitagama-twc-5

Foto ketiga di atas adalah presentasi saya yang ke 65 tgl 17 Desember 2015 di Badan Standarisasi Nasional, BPPT RI, Jl. MH Thamrin Jakarta, sharing tentang Komunikasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, kegiatan yang diselenggarakan bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional, BNN RI.

Foto terakhir adalah presentasi terakhir Saya 24 Desember 2015 yang ke 66 sepanjang tahun itu, bersinergi dengan KOMUNITAS SEJUTA GURU BLOGGER INDONESIA – KSGBI. IKATAN PROFESI GURU INDONESIA – IPGI, METRO TV, dsb.

Ratusan foto-foto training saya yang saya dokumentasikan di Blog TRAINER KITA

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada ratusan bisa dinikmati disini.