Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan

Adakah sekolah yang mendidik muridnya jadi orang tua yang baik?

1 Comment

broken home

Pernah perhatikan murid yang bermasalah di sekolah?
Bapak, Ibunya bercerai beberapa tahun yang lalu,
Bapaknya menikah lagi dan memiliki anak baru,
Ibunya juga menikah lagi dan memiliki anak baru juga,

anak itu kadang tinggal bersama ibu kandungnya
saat tertentu dia tinggal bersama ayah kandungnya
entah apa yang dia rasakan
sepertinya dia marah dan tak terima pada keadaannya

mulai sering tidak masuk sekolah
alasannya beragam, mulai kesiangan hingga tak cocok dengan teman sekelas,
seolah kehancuran keluarganya direspon dengan menghancurkan dirinya
mungkin anak itu berharap orang tuanya jadi lebih peduli dengan dirinya

sayang kedua orang uanya sibuk dengan keluarga barunya
si anak seperti melayang diantara sedih, marah, kecewa, menderita
si anak lupa bahwa hidupnya adalah milik dirinya sendiri
andai orangtuanya mesra hingga akhir hidup, anak harus mandiri
walau orangtuanya saling benci saat anaknya masih kecil, anak harus mandiri

adakah sekolah yang mendidik muridnya jadi orang tua yang baik?
adalah sekolah yang mendidik muridnya jadi anak yang baik?
Coba simak saat upacara bendera, amanat apa yang paling serring terucap?
Lulus Ujian Nasional 100 %, Bela Negara, jaga nama baik sekolah, …

Menurut kamu?

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

One thought on “Adakah sekolah yang mendidik muridnya jadi orang tua yang baik?

  1. mf paksy pernah kumpulkan orangtua kelassatu SD yg suka ngatur guru, say berikan masukkan agar orangtua tdk boleh menunggu anaknya di kelas. dan memberitahu awasi anak serta batasi penggunaan playstation. menyarankan agar waktu magrib sampai isya jangan menyetel televisi gunakan untuk membaca alqura’an

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s